cover
Contact Name
Haninun
Contact Email
haninun@ubl.ac.id
Phone
+6285841314009
Journal Mail Official
jurnalvisionist@ubl.ac.id
Editorial Address
Jl. Zainal Abidin Pagar Alam No.89 Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Bandar Lampung, Provinsi Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Visionist
ISSN : 14114186     EISSN : 28088700     DOI : http://dx.doi.org/10.36448/jmv.v10i2
VISIONIST: Jurnal Manajemen, menyajikan artikel yang merupakan hasil refleksi, penelitian atau kajian analitis terhadap berbagai fenomena manajemen yang belum pernah dipublikasikan di media lain.
Articles 211 Documents
Eksplorasi Faktor Perilaku Konsumen terhadap Preferensi dan Keputusan Pembelian Benih Jagung NK Kinsyafman, Kenedhy; Barusman, Andala Rama Putra; Adam, Merina
VISIONIST Vol 14, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v14i1.4863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian produk benih jagung NK yang diproduksi oleh PT. Syngenta Indonesia di wilayah Lampung Tengah dan Lampung Utara, dengan berlandaskan pada konsep teoritis bahwa perilaku konsumen mencerminkan proses bagaimana individu atau kelompok dalam memilih, membeli, menggunakan, serta mengevaluasi suatu produk guna memenuhi kebutuhan dan keinginannya, yang dalam praktiknya dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti budaya, sosial, pribadi, dan psikologis; penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya dinamika persaingan dalam sektor agribisnis, khususnya pada industri benih jagung, sehingga perusahaan perlu memiliki pemahaman yang mendalam terhadap preferensi dan karakteristik konsumen sebagai dasar dalam merumuskan strategi pemasaran yang efektif dan berdaya saing; penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada distributor dan konsumen benih jagung NK, dengan jumlah populasi sebanyak 112 responden dan penentuan sampel sebanyak 88 responden menggunakan rumus Slovin, sementara analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS untuk menguji pengaruh variabel secara parsial maupun simultan; hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, serta secara simultan keempat faktor tersebut juga memiliki pengaruh yang signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa keputusan pembelian merupakan hasil dari interaksi kompleks berbagai faktor internal dan eksternal konsumen, yang menegaskan pentingnya pemahaman perilaku konsumen bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang tepat guna meningkatkan preferensi dan mendorong keputusan pembelian terhadap produk benih jagung NK di wilayah penelitian. 
Determinan Beban Kerja dan Kejenuhan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Pengelolaan Keuangan dan Aset di Lingkungan Layanan Kesehatan Sitepu, Doni Andika; Rahayu, Ni Putu Widhia; Apriyani, Ria
VISIONIST Vol 14, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v14i1.4859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh beban kerja dan kejenuhan kerja terhadap motivasi kerja pengelola keuangan dan asset. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya tuntutan pekerjaan yang diemban tenaga kesehatan yang merangkap sebagai pengelola keuangan, serta meningkatnya tingkat kejenuhan kerja yang berdampak pada penurunan motivasi kerja dan tingginya tingkat pergantian pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh populasi yang berjumlah 56 responden, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Analisis data dilakukan melalui pengujian instrumen, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja pengelola keuangan dan aset. Selain itu, kejenuhan kerja juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berkontribusi terhadap perubahan motivasi kerja dalam model penelitian. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingginya beban kerja dan kejenuhan kerja cenderung memengaruhi tingkat motivasi kerja pegawai. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan beban kerja yang lebih efektif, peningkatan dukungan organisasi, serta upaya pengendalian kejenuhan kerja guna meningkatkan motivasi kerja. Adapun saran yang diajukan adalah perlunya penyesuaian pembagian tugas sesuai kompetensi, peningkatan pelatihan di bidang pengelolaan keuangan, pemberian kompensasi yang lebih adil, serta penciptaan lingkungan kerja yang mendukung untuk mengurangi kejenuhan dan meningkatkan motivasi kerja pegawai. 
Rekonstruksi Strategi Pengembangan Kompetensi Tenaga Kerja dalam Upaya Peningkatan Kinerja Organisasi Modern Sanakri, Kiki; Wahyudi, Agus; Susanti, Desi
VISIONIST Vol 14, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v14i1.4864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi karyawan dalam upaya mengoptimalkan kinerja pada Bank Mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, di mana data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap lima informan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan kompetensi karyawan dilakukan melalui peningkatan kompetensi teknis, manajerial, sosial, dan intelektual/strategik. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan teknis sesuai bidang pekerjaan, pengembangan kemampuan manajerial dalam pengelolaan organisasi, peningkatan keterampilan komunikasi dan kerja sama, serta pemberian kesempatan untuk melanjutkan pendidikan formal guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Implementasi strategi tersebut terbukti mampu mendukung peningkatan kinerja karyawan, meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengembangan kompetensi yang terstruktur dan berkelanjutan berperan penting dalam mengoptimalkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan terus meningkatkan program pelatihan, memperkuat evaluasi kinerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan kompetensi secara berkesinambungan. 
Determinan Beban Kerja dan Kejenuhan Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Pengelolaan Keuangan dan Aset di Lingkungan Layanan Kesehatan Yulianti, Dina Lestari; Sari, Wenny Permata; Zefri, Muhammad
VISIONIST Vol 14, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v14i1.4860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh beban kerja dan kejenuhan kerja terhadap motivasi kerja pengelola keuangan dan asset. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya tuntutan pekerjaan yang diemban tenaga kesehatan yang merangkap sebagai pengelola keuangan, serta meningkatnya tingkat kejenuhan kerja yang berdampak pada penurunan motivasi kerja dan tingginya tingkat pergantian pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh populasi yang berjumlah 56 responden, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Analisis data dilakukan melalui pengujian instrumen, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja pengelola keuangan dan aset. Selain itu, kejenuhan kerja juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berkontribusi terhadap perubahan motivasi kerja dalam model penelitian. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingginya beban kerja dan kejenuhan kerja cenderung memengaruhi tingkat motivasi kerja pegawai. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan beban kerja yang lebih efektif, peningkatan dukungan organisasi, serta upaya pengendalian kejenuhan kerja guna meningkatkan motivasi kerja. Adapun saran yang diajukan adalah perlunya penyesuaian pembagian tugas sesuai kompetensi, peningkatan pelatihan di bidang pengelolaan keuangan, pemberian kompensasi yang lebih adil, serta penciptaan lingkungan kerja yang mendukung untuk mengurangi kejenuhan dan meningkatkan motivasi kerja pegawai.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Bekerja di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Restalia, Dwi; Haninun, Haninun; Zami, Ahmad Nabil Zam
VISIONIST Vol 14, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v14i1.4865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh iklan susu formula, pengetahuan ibu, dan sikap suami terhadap pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Rendahnya capaian ASI eksklusif pada ibu bekerja menjadi perhatian penting karena berdampak pada kesehatan dan tumbuh kembang bayi. Faktor eksternal seperti paparan iklan susu formula serta faktor internal berupa tingkat pengetahuan ibu dan dukungan suami diduga berperan dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian adalah ibu bekerja yang memiliki bayi usia 0–6 bulan di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dengan jumlah sampel sebanyak 42 responden yang ditentukan melalui teknik non-probability sampling. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi pustaka. Analisis data menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh parsial maupun simultan variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan susu formula berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pemberian ASI eksklusif. Sebaliknya, pengetahuan ibu dan sikap suami berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberian ASI eksklusif. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berkontribusi sebesar 41% terhadap variasi pemberian ASI eksklusif, sementara 59% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan ibu serta penguatan dukungan suami merupakan faktor penting dalam meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif, sementara paparan iklan susu formula berpotensi menurunkan praktik pemberian ASI eksklusif. Oleh karena itu, disarankan agar instansi terkait memperkuat edukasi laktasi, meningkatkan keterlibatan suami dalam program promosi kesehatan, serta melakukan pengawasan terhadap promosi susu formula agar tidak bertentangan dengan kebijakan perlindungan ASI eksklusif.
Model Penguatan Kinerja Pegawai Berbasis Pengembangan Karir, Motivasi, dan Kompetensi dalam Sektor Pemerintahan Arieani, Yuli; Oktaviannur, M; Rahmadani, Rahmadani
VISIONIST Vol 14, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v14i1.4862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dan menganalisis secara mendalam pengaruh dari tiga variabel utama, yaitu pengembangan karir, motivasi kerja, dan kompetensi, terhadap kinerja pegawai di lingkungan Kantor Kecamatan. penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah ketiga faktor tersebut memberikan kontribusi yang signifikan, baik saat diuji secara mandiri (parsial) maupun ketika diuji secara bersama-sama (simultan). Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Data primer dikumpulkan melalui instrumen kuesioner yang divalidasi, yang disebarkan kepada seluruh populasi pegawai di Kantor Kecamatan. Mengingat jumlah populasi yang terbatas, yakni sebanyak 31 orang, penelitian ini menerapkan teknik total sampling atau sensus untuk memastikan akurasi data. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan analisis regresi linier berganda guna menguji hipotesis pada tingkat signifikansi 0,05. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pengembangan karir memiliki pengaruh positif yang bermakna terhadap produktivitas pegawai. Demikian pula, motivasi kerja dan kompetensi terbukti menjadi prediktor kuat dalam meningkatkan capaian kinerja individu. Secara statistik, pengujian simultan menunjukkan bahwa sinergi antara pengembangan karir yang jelas, motivasi yang tinggi, dan kompetensi yang mumpuni secara kolektif meningkatkan efektivitas organisasi secara signifikan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penguatan pada aspek pengembangan karir, motivasi, dan kompetensi adalah determinan utama dalam keberhasilan manajemen sumber daya manusia di instansi terkait. Sebagai rekomendasi, pimpinan Kantor Kecamatan Banjar Agung diharapkan dapat merumuskan kebijakan yang lebih proaktif dalam pengembangan potensi pegawai serta menciptakan sistem reward yang kompetitif. Hal ini penting untuk mengubah budaya kerja yang semula hanya terpaku pada instruksi atasan menjadi budaya kerja yang inovatif, mandiri, dan berorientasi pada prestasi jangka panjang. 
Pengaruh Leverage, Likuiditas, dan Profitabilitas terhadap Financial Distress pada Perusahaan Subsektor Tekstil yang Terdaftar di Bursa efek Indonesia Afifah Yohana
VISIONIST Vol 14, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v14i2.4914

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh leverage, likuiditas, dan profitabilitas terhadap kondisi financial distress pada perusahaan subsektor tekstil yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2023. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya kondisi keuangan perusahaan tekstil yang terlihat dari tingginya tingkat utang, kemampuan likuiditas yang belum stabil, serta rendahnya tingkat profitabilitas perusahaan sehingga berpotensi menimbulkan financial distress. Dalam penelitian ini, leverage diukur menggunakan Debt to Asset Ratio (DAR), likuiditas menggunakan Current Ratio (CR), profitabilitas menggunakan Return on Assets (ROA), sedangkan financial distress dianalisis dengan metode Altman Z-Score. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan explanatory survey. Sumber data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan subseektor tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020–2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan menghasilkan 11 perusahaan sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan aplikasi Eviews 12 melalui pengujian Chow Test, Hausman Test, dan Lagrange Multiplier untuk menentukan model terbaik. Selain itu, penelitian juga menggunakan uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage yang diproksikan dengan DAR memiliki pengaruh signifikan terhadap financial distress. Likuiditas yang diukur menggunakan CR juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Sementara itu, profitabilitas yang diproksikan dengan ROA tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap financial distress. Secara bersama-sama, leverage, likuiditas, dan profitabilitas terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap financial distress pada perusahaan subsektor tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2023. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan financial distress mencapai 98,80%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, perusahaan disarankan untuk lebih optimal dalam mengelola utang serta menjaga kemampuan likuiditas agar kondisi financial distress dapat diminimalkan. Investor juga perlu melakukan analisis rasio keuangan secara lebih teliti sebelum mengambil keputusan investasi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambahkan variabel lain, seperti ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan, dan tata kelola perusahaan, serta menggunakan metode pengukuran financial distress yang berbeda agar hasil penelitian menjadi lebih luas dan mendalam. 
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di BPS Kabupaten Lampung Tengah Sukrisno Sukrisno; Titi Multi Sari
VISIONIST Vol 14, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v14i2.4908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lampung Tengah, dengan fokus pada kontribusi masing-masing variabel baik secara parsial maupun simultan dalam meningkatkan pencapaian kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, budaya organisasi yang kuat mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan meningkatkan kolaborasi, serta motivasi kerja berperan penting dalam mendorong semangat dan produktivitas kerja. Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan organisasi dalam meningkatkan kinerja sangat ditentukan oleh penerapan kepemimpinan yang efektif, budaya organisasi yang adaptif, serta motivasi kerja yang tinggi. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk mengembangkan kepemimpinan yang inspiratif, memperkuat budaya kerja yang mendukung inovasi dan kerja sama, serta meningkatkan motivasi pegawai melalui sistem penghargaan, pengembangan karier, dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif guna mencapai kinerja yang optimal dan berkelanjutan.
Strategi Meningkatkan Kinerja Perusahaan Melalui Penyusunan Indikator Kinerja Utama Bagi Pimpinan Proyek di PT Dwi Tunggal Bersama Muhammad Hendrato; Welia Dwi Safitri
VISIONIST Vol 14, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v14i2.4909

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji pengaruh perencanaan sumber daya manusia, gaya kepemimpinan, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, serta mengidentifikasi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai sebagai responden. Teknik analisis data mencakup uji validitas dan reliabilitas, pengujian asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (t), uji simultan (F), serta koefisien determinasi (R²) guna mengetahui besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara individu masing-masing variabel, yaitu perencanaan sumber daya manusia, gaya kepemimpinan, dan budaya organisasi, memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Dari hasil analisis, gaya kepemimpinan menjadi faktor yang paling berpengaruh dibandingkan variabel lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kinerja pegawai dipengaruhi oleh perencanaan sumber daya manusia yang terarah, kepemimpinan yang efektif, serta budaya organisasi yang kondusif. Ketiga aspek tersebut berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung produktivitas. Sebagai rekomendasi, organisasi disarankan untuk mengoptimalkan perencanaan sumber daya manusia secara berkelanjutan, meningkatkan kompetensi kepemimpinan melalui pelatihan, serta memperkuat budaya organisasi yang adaptif dan inovatif. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan variabel lain yang relevan guna memperkaya hasil kajian.
Analisis Implementasi Aplikasi MySimkari (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Kejaksaan Republik Indonesia) Terhadap Hasil Kinerja Pegawai Pada Kejaksaan Negeri Tanggamus Indah Mayatika Sihaloho; Yoshika Elvera AE
VISIONIST Vol 14, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmv.v14i2.4910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan aplikasi MySimkari (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Kejaksaan Republik Indonesia) serta pengaruhnya terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Kejaksaan Negeri Tanggamus. Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji bagaimana implementasi sistem informasi berbasis digital mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan kepegawaian, mempercepat proses administratif, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat dan efisien.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memahami fenomena implementasi aplikasi MySimkari secara menyeluruh dalam konteks organisasi. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposive berdasarkan peran dan keterlibatan mereka dalam penggunaan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi MySimkari memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data kepegawaian, mempercepat penyelesaian tugas administratif, serta meningkatkan akurasi dan transparansi informasi. Selain itu, koordinasi antar unit kerja menjadi lebih terintegrasi dan proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan berbasis data. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya pelatihan bagi pegawai, serta adanya ketidaksesuaian antara sistem dengan kondisi operasional di lapangan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa aplikasi MySimkari memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kinerja pegawai melalui digitalisasi sistem kepegawaian. Meskipun demikian, optimalisasi pemanfaatan sistem masih memerlukan perbaikan, terutama pada aspek teknis dan sumber daya manusia. Adapun saran yang dapat diberikan antara lain perlunya peningkatan kualitas infrastruktur teknologi, penyelenggaraan pelatihan secara berkelanjutan bagi pegawai, serta pengembangan sistem yang lebih adaptif terhadap kebutuhan organisasi. Dengan demikian, implementasi MySimkari diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan kinerja pegawai.