cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
BERITA BIOLOGI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 2,125 Documents
SPECIES DIVERSITY OF TRICHOSANTHES IN GUNUNG HALIMUN NATIONAL PARK RUGAYAH, RUGAYAH
BERITA BIOLOGI Vol 5, No 6 (2001)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.51 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v5i6.1073

Abstract

Inventory Trichosanthes L. in Gunung Halimun Nasional Park have been conducted. Seven species recorded occuring in TN Gn.Halimun namely, T. montana, T. ovigera, T. pubera, T. quinquangulata, T. tricuspidata, T. villosa, and T. wawrae.These species are found mostly in humid area in edge forest, or along river sides. Trichosanthes wawrae was found in Cikaniki,whereas the other six species found in Corridor Cianten. Trichosanthes quinquangulata has widelydistributed, it has found in Cibanteng and Leuwijamang as well. Exploration is still continuing to study the distribution of this genus in Gn. Halimun, to recollect the rare species and to do phylogenetic analysis.
ASPEK HUKUM CENDANA DAN PERILAKU MASYARAKAT NTT Pello, Jimmy
BERITA BIOLOGI Vol 5, No 5 (2001)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.113 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v5i5.1456

Abstract

Cendana sebagai komoditi bernilai ekonomi tinggi yang persebaran alaminya terdapat di Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan kebanggaan masyarakat setempat. Nilai ekonomi tanaman cendana terdapat pada kayu gubal, teras, serbuk dan ampas serta minyak cendana. Kayu cendana digunakan untuk kerajinan dan minyak cendana untuk obat-obatan dan kosmetik. Dampak dari nilai ekonomi yangtinggi adalah sering terjadinya penebangan secara liar (tidak terkontrol), sehingga kehidupannya semakin terancam. Penebangan yang tidak terkendali ini tidak memperdulikan aturan-aturan yang berlaku baik dari segi tertib hukum maupun dari segi konservasi seperti ukuran lingkar batang, umur tanaman dan intensitas penebangan. Dilihat dari umur cendana yang berkualitas bagus dapat ditebang pada umur berkisar 40-50 tahun. Walaupun cendana cukup berpotensi karena harga jual yang cukup menjanjikan tetapi tidak membuat kesejahteraan hidup masyarakat meningkat. Hal ini karena monopoli pemerintah terus berlanjut bagi tanaman cendana yang tumbuh di pekarangan maupun lahan lainnya milik masyarakat; sehingga terjadi masalah yang cukup serius mengenai cendana ini bila dilihat dari segi ekonomi,ekologi serta perilaku masyarakat. Selanjutnya bagaimana hukum pengelolaan cendana dan bagaimana perilaku masyarakatnya dengan berlakunya ketentuan hukum tentang cendana di NTT. Dibutuhkan tertib hukum yang menyangkut aspek yuridis seperti hak dan kewajiban, kedudukan hukum, peran serta masyarakat serta kepatuhan masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa pemerintah sebagai penanggungjawab penyelenggaraan pengelolaan cendana di NTT belum mengadopsi azas-azas hukum umum pengelolaan sumber daya alam hayati (SDAH) yang berlaku di Indonesia. Adanya pengaturan hukum yang memberikan hak mengelola cendana kepada Pemerintah Daerah mengakibatkan penyimpangan yang lebih merugikan cendana dan habitatnya di NTT. Sosialisasi hukum lingkungan dan peraturan lingkungan lainnya perlu segera disosialisasikan kepada seluruh masyarakat NTT.
GATRA ETNOBOTANI EBONI {Diospyros celebica Bakh.) Walujo, Eko Baroto
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.901 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1490

Abstract

Eboni,bagi dunia perdagangan kayu telah banyak menyumbangkan devisa.Akan tetapi berapa banyak sumbangan komoditas tersebut terhadap kelestariannya sendiri masih perlu dipertanyakan.Tidak kurang dan puluhan hasil penelitian untuk usaha budidayanya telah dilakukan, namun semuanya belum menentukan titik terang dan jenis eboni ini tetap akan dieksploitasi tanpa memperhatikan gatra kelestariannya.Buktinya, bahwa beberapa tahun terakhir ini eboni (Diospyros celebicn Bakh.)diusulkan dalam Appendix II CITES,sebagai salah satu komoditas perdagangan yang perlu diatur mekanisme kuotanya.Berbagai hal penting yang menyangkut gatra etnobotani, terutama dalam perspektif botani dan pemanfaatannya akan diulas dalam makalah ini.
CHARACTERISTIC OF CMCASE OF Bacillus sp. ISOLATED FROM SOIL OF GUNUNG HALIMUN NATIONAL PARK*[Karakteristik CMCase Bacillus sp. Yang Diisolasi dari Tanah Taman Nasional Gunung Halimun]] Sudiana, I Made
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 1 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.137 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i1.1180

Abstract

Delapan isolat bakten diisolasi dari lanah Taman Nasional Gunung Halimun dipelajari posisi laksonomi dan karaktcr fisiuloginyu. Kemanipuan sclululilik dari 8 isolat Icrscbut diuji dengan membandingkan luas koloni dan zona bening yang terbentuk pada koloni yang ditumbuhkan pada CMC.Selanjutnya Karakteristik CMC-ase dari satu isolat yang mempunyai kemampuan sclulolitik yang paling tinggi diuji. Isolat dengan cepal menggunakan CMC scbagai sumber carbon utama pada suhu 30° C dengan keeepatan pertumbuhan 1.71 . 1,58",dan 1.50 pada pH ft. 7 dan 8. Tidak ada pertumbuhan yang bcrarti pada kultur yang nienggunakan Avicel sebagai sumber karbon utama.Aktivitas CMCase maksiinum sebcsar6 Unit terjadi pada pH 7 setclah 4 hari kultivasi. Maksimum pertumbuhan scl dicapai pada hari ke 4. Penambahan gliikosa incnstimulusi pertumbuhan binmassa tctatpi menghambat aklivitas enzim. Km dan Vmuk dari CMC-ase adalah IDmM dan2.(,8mM.d.
STATUS POPULASI DAN KONDISI HABITAT SURILI {Presbytis comatd) DI CAGAR ALAM SITU PATENGAN, JAWA BARAT Nurjaman, Nurjaman; Bismark, M; Iskandar, Sofian
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 3 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i3.1217

Abstract

Population and habitat survey was conducted in June-July 2000, at Situ Patengan Nature reserve, which aimed to record the current population data and habitat conditions. We recorded seven groups of grizzled leaf monkey/surili occurred at nature reserve, with number of 3 individual were vary between 4-8 individual each group and population density of 17/km . Sex ratio of individuals were 1:1.86, with percentage of age structures consisted of 17.95% adult male, 33.33% adult female, 25.64% juvenile, 20.51% offspring and 2.56% infant. Vegetation analysis recorded 56 species of plants found in the reserve. Some of the species were dominance, i.e. pasang (Quercus sp.), kihiur {Castanopsis javanica) and puspa {Schima walichii). Since population survey were conducted by Ruhiyat (1983) with population 2 3 density of 35 individuals/km and Adriana (1995) with population density of 3.5 individuals/km , the population density of the monkeys shown trend of decreasing. The reserve, located adjacent with some plantation areas and production forest area of Perum Perhutani, isolated the forest. This condition predicted as a potential threat to the habitat and population of the monkeys. The monkeys population will be a doomed population in the future.
THE DIVERSITY OF LEPIDOPTERA (INSECTA) IN MOUNT KENDENG AND MOUNT BOTOL, GUNUNG HALIMUN NATIONAL PARK, WEST JAVA Atmowidi, Tri; Prawasti, Taruni Sri; Sugiri, Nawangsari; Kurniawan, Yana
BERITA BIOLOGI Vol 5, No 6 (2001)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.287 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v5i6.1088

Abstract

-
LAPORAN KETUA PANITIA PENYELENGGARA Foenay, Libreth S
BERITA BIOLOGI Vol 5, No 5 (2001)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.511 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v5i5.1447

Abstract

-
KAJIAN PRODUKSI, PERDAGANGAN, INDUSTRI DAN TEKNOLOGIEBONI Sanusi, Djamal
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1481

Abstract

-
MONITORING THE BIRD COMMUNITY AT G. KENDENG-GUNUNG HALIMUN NATIONAL PARK*[Pemantauan Komunitas Burung di G. Kendeng-Taman Nasional Halimun] Prawiradilaga, Dewi M.; Marakarmah, Alwin; Wijamukti, Satrio; Kundarmasno, Agus
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 1 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i1.1170

Abstract

Untuk mengetahui dinamika komunitas burung di Taman Nasional Gunung Halimun dilakukan pemantauan setiap bulan mulai bulan Januari 2000 sampai Desember 2001.Pemantauan dilakukan di kaki G. Kendeng menggunakan metode tangkap lepas dengan jaring kabut yang dipasang di atas tanah dan pada tajuk pohon. Dalam makalah ini disampaikan hasil pengamatan dari periode kedua yang dilakukan mulai Januari sampai Desember 2001.Hasil pengamatan menunjukkan bahwa keragaman jenis burung di tajuk pohon (26 jenis) hampir sama dengan pada permukaan tanah (25 jenis). Sedangkan 12 jenis tercatat dapat dijumpai di tajuk pohon dan pada permukaan tanah.Burung yang sangat umum dijumpai adalah Cinclidium diana dan Ficedula dumetoria diikuti Arachnothera longirostra.Burung yang sangat jarang dijumpai adalah Accipiter trivirgatus Macropygia unchall, Batrachostomus cornutus, Lacedo pulcheila, Iole virescens,Enicurus leschenaulti, Tesia superciliaris, Phylloscopus trivirgatus, Abroscopus superciliaris, Seicercus grammiceps, Muscicapa daurica,Muscicapaferruginea, Arachnothera ajfinis, Anthreptes singalensis, Zosterops montanus dan Lophozoplerops javanicus.
KEANEKARAGAMAN HERPETOFAUNA DI TAMAN NASIONAL GUNUNG HALIMUN, JAWA BARAT Mumpuni, Mumpuni
BERITA BIOLOGI Vol 5, No 6 (2001)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.563 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v5i6.1078

Abstract

As one of the remaining tropical rain forest and the largest conservation area in Java, Gunung Halimun National Park (GHNP) has at least 53 reptiles and amphibians where two rare endemic tree frogs Nyctixalus margaritifer and Philautus pallidipes were collected.The skink species Sphenomorphus puncticentralis has also been succesfully collected after the first and the only collection in 1979 at Baturaden,Central Java.

Page 59 of 213 | Total Record : 2125


Filter by Year

1968 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 3 (2022): Berita Biologi Vol 21, No 2 (2022): Berita Biologi Vol 21, No 1 (2022) Vol 21, No 3 (2021): Berita Biologi Vol 20, No 2 (2021): Berita Biologi Vol 20, No 1 (2021) Vol 19, No 3B (2020) Vol 19, No 3A (2020) Vol 19, No 2 (2020) Vol 19, No 1 (2020) Vol 18, No 3 (2019) Vol 18, No 2 (2019) Vol 18, No 1 (2019) Vol 18, No 1 (2019) Vol 17, No 3 (2018) Vol 17, No 3 (2018) Vol 17, No 2 (2018) Vol 17, No 2 (2018) Vol 17, No 1 (2018) Vol 17, No 1 (2018) Vol 16, No 3 (2017) Vol 16, No 3 (2017) Vol 16, No 2 (2017) Vol 16, No 2 (2017) Vol 16, No 1 (2017) Vol 16, No 1 (2017) Vol 15, No 3 (2016) Vol 15, No 3 (2016) Vol 15, No 2 (2016) Vol 15, No 2 (2016) Vol 15, No 1 (2016) Vol 15, No 1 (2016) Vol 14, No 3 (2015) Vol 14, No 3 (2015) Vol 14, No 2 (2015) Vol 14, No 2 (2015) Vol 14, No 1 (2015) Vol 14, No 1 (2015) Vol 13, No 3 (2014) Vol 13, No 3 (2014) Vol 13, No 2 (2014) Vol 13, No 2 (2014) Vol 13, No 1 (2014) Vol 13, No 1 (2014) Vol 12, No 3 (2013) Vol 12, No 3 (2013) Vol 12, No 2 (2013) Vol 12, No 2 (2013) Vol 12, No 1 (2013) Vol 12, No 1 (2013) Vol 11, No 3 (2012) Vol 11, No 3 (2012) Vol 11, No 2 (2012) Vol 11, No 2 (2012) Vol 11, No 1 (2012) Vol 11, No 1 (2012) Vol 10, No 6 (2011) Vol 10, No 6 (2011) Vol 10, No 5 (2011) Vol 10, No 5 (2011) Vol 10, No 4 (2011) Vol 10, No 4 (2011) Vol 10, No 3 (2010) Vol 10, No 3 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 9, No 6 (2009) Vol 9, No 6 (2009) Vol 9, No 5 (2009) Vol 9, No 5 (2009) Vol 9, No 4 (2009) Vol 9, No 4 (2009) Vol 9, No 3 (2008) Vol 9, No 3 (2008) Vol 9, No 2 (2008) Vol 9, No 2 (2008) Vol 9, No 1 (2008) Vol 9, No 1 (2008) Vol 8, No 6 (2007) Vol 8, No 6 (2007) Vol 8, No 5 (2007) Vol 8, No 5 (2007) Vol 8, No 4(a) (2007) Vol 8, No 4 (2007) Vol 8, No 4(a) (2007) Vol 8, No 4 (2007) Vol 8, No 3 (2006) Vol 8, No 3 (2006) Vol 8, No 2 (2006) Vol 8, No 2 (2006) Vol 8, No 1 (2006) Vol 8, No 1 (2006) Vol 7, No 6 (2005) Vol 7, No 6 (2005) Vol 7, No 5 (2005) Vol 7, No 5 (2005) Vol 7, No 4 (2005) Vol 7, No 4 (2005) Vol 7, No 1&2 (2004) Vol 7, No 1&2 (2004) Vol 7, No 3 (2004) Vol 7, No 3 (2004) Vol 6, No 6 (2003) Vol 6, No 6 (2003) Vol 6, No 5 (2003) Vol 6, No 5 (2003) Vol 6, No 4 (2003) Vol 6, No 4 (2003) Vol 6, No 3 (2002) Vol 6, No 3 (2002) Vol 6, No 2 (2002) Vol 6, No 2 (2002) Vol 6, No 1 (2002) Vol 6, No 1 (2002) Vol 5, No 6 (2001) Vol 5, No 6 (2001) Vol 5, No 5 (2001) Vol 5, No 5 (2001) Vol 5, No 4 (2001) Vol 5, No 4 (2001) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 4, No 5 (1999) Vol 4, No 5 (1999) Vol 4, No 2&3 (1998) Vol 4, No 2&3 (1998) Vol 4, No 4 (1998) Vol 4, No 4 (1998) Vol 4, No 1 (1997) Vol 3, No 9 (1989) Vol 3, No 8 (1988) Vol 3, No 7 (1987): (Supplement) Vol 3, No 7 (1987) Vol 3, No 6 (1986) Vol 3, No 5 (1986) Vol 3, No 4 (1986) Vol 3, No 3 (1985) Vol 3, No 2 (1985) Vol 3, No 1 (1985) Vol 2, No 9&10 (1984) Vol 2, No 9&10 (1984) Vol 2, No 8 (1984): (Supplement) Vol 2, No 8 (1984) Vol 2, No 7 (1983) Vol 2, No 6 (1981) Vol 2, No 5 (1979) Vol 2, No 5 (1979) Vol 2, No 4 (1979) Vol 2, No 3 (1979) Vol 2, No 2 (1977) Vol 2, No 1 (1977) Vol 1, No 4 (1974) Vol 1, No 3 (1971) Vol 1, No 2 (1968) Vol 1, No 1 (1968) More Issue