cover
Contact Name
Siti Musayaroh
Contact Email
sitimusayaroh17@untirta.ac.id
Phone
+628977491535
Journal Mail Official
plb@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kampus 2 Jl. Ciwaru Raya No. 25, Kota Serang, 42117, Indonesia
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa
ISSN : 24431389     EISSN : 25488031     DOI : http://dx.doi.org/10.30870/unik
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa is expected to serve as a publication media for the results of quality scientific research, especially special education. The scope of the Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa in the field of special education, especially children experiencing barriers to physical, intellectual, and social communication.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2022)" : 10 Documents clear
Pembelajaran bina komunikasi persepsi bunyi irama pada masa pandemi Covid-19 bagi peserta didik tunarungu Poetra, Aditya Mulya; Bachtiar, Ishak Gerard; Lianty, Leliana
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v7i2.14077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan informasi terkait pembelajaran Bina Komunikasi Persepsi Bunyi Irama di Kelas 1 Sekolah Dasar Luar Biasa Pangudi Luhur Jakarta Barat bagi peserta didik tunarungu pada masa pandemi covid-19 yang mempengaruhi cara dan proses pembelajaran yang terkait dengan strategi, proses pelaksanaan dan faktor pendukung serta penghambat pembelajaran. Kemudian penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis fenomologis untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena yang terjadi adalah pembelajaran daring pada pembelajaran BKPBI di kelas 1 SDLB Pangudi Luhur sangat mempengaruhi proses pelaksanaan pembelajaran yaitu pertama strategi dimodifikasi sedemikian rupa, kedua pelaksanaan pembelajaran menggunakan platform online dan guru membuat video dan lembar pekerjaanya sendiri sebagai tugas yang kemudian peserta didik  merekam tugas tersebut sebagai hasil pembelajaran, terakhir pembelajaran secara daring ini juga memberikan dampak pada gutu, peserta didik bahkan pendamping peserta didik. Learning to build communication on the perception of rhythmic sound during the Covid-19 pandemic for deaf studentsAbstract: This research aims to describe information related to learning Rhythm Sound Perception Communication in Class 1 of Pangudi Luhur Elementary School in West Jakarta for deaf learners during the covid-19 pandemic that affects the way and learning process related to strategies, implementation processes, supporting, and learning inhibitions factor. Then the study used a descriptive qualitative approach with phenomenological methods to describe the phenomena that occur in the field. The results showed that the phenomenon that occurred was online learning in BKPBI learning in the 1st grade of SDLB Pangudi Luhur greatly influenced the learning process, using online platforms and teachers made their own videos and worksheets as tasks that then learners recorded the task as learning results. 
Pelatihan gerakan yoga dengan bermediakan buku bergambar untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental anak tunarungu Dianayanti, Ni Luh Pebri; Permana, Beny Agus; Widiastiti, Ni Luh Ayu; Suranata, Kadek
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v7i2.5550

Abstract

Tunarungu adalah salah satu jenis dari anak berkebutuhan khusus. Tunarungu merupakan suatu istilah yang menunjuk pada kondisi tidak berfungsinya organ pendengaran secara optimal. Anak yang mengalami tunarungu tidak mampu mengerti orang lain dan sukar untuk memahami orang lain. Selain itu kondisi fisik anak tunarungu juga mengalami gangguan karena kurangnya interaksi social anak tunarungu dengan orang lain disekitarnya.  Hal tersebut menimbulkan tekanan pada emosinya, yang pada akhirnya dapat menghambat perkembangan kepribadian dan sosialnya dengan menampilkan perilaku seperti menutup diri, bertindak agresif atau sebaliknya menampakan kebimbangan dan keragu-raguan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan kesehatan fisik maupun mental dari anak tunarungu setelah mengikutih pelatihan gerkan yoga suryanamaskar dengan bermediakan buku bergambar khususnya bagi anak tunarungu di SLB N 2 Buleleng. Subjek penelitian (N= 2) adalah siswa kelas VI SLB N 2 Buleleng. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi (terhadap subjek, guru wali kelas VI, dan Ibu Kepala SLB N 2 Buleleng), penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Abstract: Deafness is one type of child with special needs. Deafness is a term that refers to the condition of optimal hearing loss. Children who experience deafness are not able to understand other people and are difficult to understand others. In addition, the physical condition of deaf children is also impaired due to the lack of social interaction of deaf children with other people around them. This creates pressure on his emotions, which in turn can hamper his personality and social development by displaying behaviors such as closing himself, acting aggressively, or otherwise showing doubt and hesitation. So this study aims to determine how the development of the physical and mental health of deaf children after participating in gerkan yoga Suryanamaskar training by providing picture books, especially for deaf children in Buleleng 2nd SLB. The research subjects (N = 2) were grade VI students of Buleleng SLB N 2. The method of data collection in this study used the method of interview, observation, and documentation (on subjects, homeroom teacher VI, and the mother of the head of SLB 2 N Buleleng). This study used quantitative descriptive analysis.
Pelaksanaan pendampingan dalam proses pembelajaran siswa tunanetra di sekolah inklusif Putra, Febriyan Dwi
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v7i2.14078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pendampingan dalam proses pembelajaran siswa tunanetra yang bersekolah di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pendampingan dalam proses pembelajaran siswa tunanetra di Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara Cahaya Batin berbeda-beda bergantung dengan pendamping. Hal ini dapat dilihat dari beberapa data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara. Pelaksanaan pendampingan dalam proses pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa pengetahuan pendamping terkait tunanetra, Pada aspek ketunanetraan seperti definisi, klasifikasi, factor penyebab dan karakteristik tunanetra, pendamping mengetahui cukup baik.  pengetahuan mengenai ketunanetraan, Pada aspek proses belajar terdapat pendamping yang dinilai aktif karena pendamping dapat bekerja sama dengan siswa tunanetra terkait pengerjaan tugas namun terdapat pendamping yang kurang aktif karena pendamping tidak menjalin kerjasama yang baik dengan siswa tunanetra. Pada aspek proses pendampingan, pendamping dinilai aktif karena dapat menjalankan peran dan tugas yang sesuai sebagai fasilitator, motivator dan katalisator yang dibutuhkan siswa. Akan tetapi, ada pula pendamping yang kurang aktif dalam menjalankan peran dan tugas sebagai fasilitator, motivator dan katalisator. Implementation of assistance in the learning process of blind students in inclusive school Abstract : This study aims to determine the implementation of learning assistance program for blind students of Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara Cahaya Batin who attended inclusive education by school. This study uses a descriptive qualitative method. The data collection techniques of this study include observation, interviews and documentation. This study involves six informants. The results of this study indicate that the implementation of the learning assistance is different from one to another, depending on the research subject playing a role as an assistant. The learning assistants have enough knowledge of visual impairment such as the definition, classification, causative factor and characteristics Furthermore, from the learning process point of view, some of them have good cooperation with blind students while there is a learning assistant who do not have good cooperation. In addition, from the aspect of assistance, there are learning assistants who show good quality of assistance to be motivator, facilitator and communicator and in the other hand there is a learning assistance who show poor quality of assistance.  
Penggunaan media audio Murottal Al-Qur’an dalam meningkatkan durasi duduk diam anak dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif Alfisyahri, Alfisyahri; Abadi, Reza Febri; Asmiati, Neti
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v7i2.16063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan media audio murottal dapat memberikan pengaruh dalam meningkatkan durasi duduk diam pada anak dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif di SLBN 167713 Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Pada penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang dialami anak yaitu perilaku hiperaktif yang menyebabkan aktivitas motorik yang cenderung tinggi dan berlebihan sehingga durasi duduk diam pada saat pembelajaran didalam kelas terbilang singkat, sedangkan pembelajaran didalam kelas merupakan kegiatan pembelajaran yang membutuhkan durasi duduk diam lebih lama, sehingga durasi duduk singkat pada saat pembelajaran didalam kelas menyebabkan pembelajaran tidak kondusif dan tidak optimal. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Eksperimen dengan desain Single Subject Research (A-B-A). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Pengamatan, Tes (Instrumen), Dokumentasi, dengan pengumpulan data dalam bentuk durasi. Hasil yang diperoleh subjek dapat dilihat dari perubahan level data pada analisis antar kondisi pada fase intervensi (B) ke fase Baseline-1 (A1) mengalami peningkatan durasi duduk diam dengan selisih durasi 01.35 menit. Sedangkan pada fase baseline-2 (A2) ke fase Intervensi (B)  terdapat perubahan dengan selisih durasi 02.26 menit. Namun, pemerolehan data pada fase baseline-2 (A2) lebih tinggi dibandingkan dengan fase baseline-1 (A1).  Persentase data overlap pada fase intervensi (B) ke fase baseline-1 (A1) dan pada fase baseline-2 (A2) ke fase intervensi (B) adalah 0%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat menjawab hipotesis bahwa penggunaan media audio murottal Al-Qur’an dapat meningkatkan durasi duduk diam pada anak dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif di SDLBN167713 Kota Tebing Tinggi.  Abstract: This study aims to determine whether the use of murottal audio media can have an effect in increasing the duration of sitting still in children with attention deficit disorder and hyperactivity at SLBN 167713 Tebing Tinggi City, North Sumatra. This research is motivated by the problems experienced by children, namely hyperactive behavior that causes motor activities that tend to be high and excessive so that the duration of sitting still during learning in class is relatively short while learning in class is a learning activity that requires a longer duration of sitting still. The short sitting duration during learning in class causes learning to be not conducive and not optimal. The type of research used is Experimental Research with Single Subject Research (A-B-A) design. Data collection techniques in this study are Observation, Test (Instrument), and Documentation, with data collection in the form of duration. The results obtained by the subject can be seen from the changes in the level of data in the analysis between conditions in the intervention phase (B) to the Baseline-1 phase (A1), which increased the duration of sitting still with a difference in duration of 01.35 minutes. While in the baseline-2 phase (A2) to the intervention phase (B) there is a change with a difference in duration of 02.26 minutes. However, data acquisition in the baseline-2 (A2) phase was higher than the baseline-1 phase (A1). The percentage of data overlap in the intervention phase (B) to the baseline-1 phase (A1) and in the baseline-2 phase (A2) to the intervention phase (B) is 0%. So it can be concluded that this study can answer the hypothesis that the use of audio media murottal Al-Qur'an can increase the duration of sitting still in children with attention deficit disorder and hyperactivity in SDLBN167713 Tebing Tinggi City.
Peningkatan hasil belajar peserta didik tunagrahita ringan SDLB melalui media pop up book pada mata pelajaran matematika Lutfi, Mutia; Marwan, Marwan
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v7i2.17027

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tentang pemanfaatan Media Pop Up Book yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi hasil belajar pada siswa SDLB hambatan tunagrahita ringan di SLB N Brebes, dengan melalui media pembelajaran Pop Up Book pada mata pelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Desain penelitian yang  digunakan adalah model dari Kemmis dan McTaggart, yang memiliki empat tahap dalam setiap siklusnya, yaitu tahap Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi. Teknik pengumpulan datanya diperoeh berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan pre test. Populasi data diambil dari siswa SLB N Brebes dengan ruang sampel 3 orang siswa SDLB dengan jenis hambatan tunagrahita ringan kelas 5. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran Pop Up Book dapat meningkatkan kemampuan peningkatan prestasi belajar “operasi hitung penjumlahan bilangan bulat” di sekolah dasar SLB N   Brebes. Dari observasi di SLB N Brebes kelas 5 semester genap diperoleh tingkat aktifitas dan hasil belajar matematika siswa dalam belajar mengajar matematika cukup baik. Dari aktivitas yang diperoleh data awal diperoleh presentase 1) siswa aktif bertanya saat pembelajaran 45%. 2) siswa aktif mengerjakan tugas didepan papan tulis 53%. 3) siswa mampu menjawab pertanyaan langsung dari guru 56%. Di tinjau dari hasil belajar siswa, 60% siswa yang memenuhi standar penilaian KKM.  Abstract: This study on the use of Pop Up Book Media aims to determine the improvement of learning achievement in SDLB students with mild mental retardation in SLB N Brebes, through Pop Up Book learning media in mathematics subjects. This type of research is classroom action research (CAR). The research design used is the model of Kemmis and McTaggart, which has four stages in each cycle, namely the stages of Planning, Implementation, Observation, and Reflection. The data collection technique was obtained based on the results of observations, interviews, and pre-tests. The data population was taken from SLB N Brebes students with a sample room of 3 SDLB students with mild mental retardation in grade 5.The data analysis used was descriptive qualitative analysis. The conclusion of this study is that the Pop Up Book learning media can improve the ability to increase learning achievement "operations counting addition of integers" in elementary schools SLB N Brebes. From observations at SLB N Brebes in even semester 5, it was found that the level of activity and students' mathematics learning outcomes in teaching and learning mathematics was quite good. From the activities obtained, the initial data obtained a percentage of 1) active students asking questions during learning 45%. 2) students are actively working on assignments in front of the blackboard 53%. 3) students are able to answer questions directly from the teacher 56%. In terms of student learning outcomes, 60% of students who meet the KKM assessment standards.
Analisis keterampilan interaksi sosial mahasiswa tunanetra di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Rumatumian, Wendi; Pratama, Toni Yudha; Mulia, Dedi
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v7i2.16932

Abstract

Interaksi sosial merupakan aktifitas manusia yang dilakukan baik secara kelompok dengan kelompok, kelompok dengan individu, individu dengan individu, dan dengan melibatkan alat-alat artikulasi baik verbal maupun non verbal. Tujuan dari penelitian ini, untuk menganalisis bentuk interaksi sosial mahasiswa tunanetra, faktor penunjang interaksi sosial, kendala dalam proses interaksi sosial, serta solusi untuk meminimalisir kendala dalam proses interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng tirtayasa. Informan penelitian berjumlah 6 orang mahasiswa, yang terdiri dari 3 orang mahasiswa tunanetra dan 3 orang teman kelasnya. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa, interaksi sosial mahasiswa tunanetra di lingkungan kampus terjadi dalam bentuk kerjasama, persaingan, pertentangan, persesuaian dan perpaduan. Faktor penunjang interaksi sosial seperti faktor imitasi, sugesti, identivikasi dan simpati. Kendala dalam proses interaksi sosial yaitu kendala sikap, komunikasi, kejujuran / keterbukaan dan kepercayaan diri mahasiswa tunanetra saat berinteraksi di lingkungan kampus. Solusi untuk meminimalisir kendala interaksi sosial mahasiswa tunanetra diantaranya, mempererat komunikasi, mengawali interaksi kepada mahasiswa tunanetra, meningkatkan keperdulian dan saling memahami antara mahasiswa tunanetra dengan mahasiswa tidak berkebutuhan khusus. Abstract: Social interaction is a human activity that is carried out both in groups with groups, groups with individuals, individuals with individuals, and by involving the means of articulation both verbal and non-verbal. The purpose of this study was to analyze the form of social interaction of blind students, factors supporting social interaction, obstacles in the process of social interaction, and solutions to minimize obstacles in the process of social interaction. This study uses a qualitative descriptive method, in the Faculty of Teacher Training and Education, Sultan Ageng Tirtayasa University. The research informants were 6 students, consisting of 3 blind students and 3 classmates. Data collection techniques with observation, interviews and documentation. The validity of the data using source triangulation and technical triangulation. The results showed that, the social interaction of blind students in the campus environment occurred in the form of cooperation, competition, conflict, conformity and integration. Supporting factors of social interaction such as imitation factors, suggestions, identification and sympathy. Constraints in the process of social interaction are attitudes, communication, honesty / openness and self-confidence of blind students when interacting in the campus environment. Solutions to minimize obstacles to social interaction among blind students include strengthening communication, initiating interaction with blind students, increasing awareness and mutual understanding between blind students and students without special needs.
Penggunaan media monopoli modifikasi untuk meningkatkan kemampuan mengenal mata uang pada anak tunagrahita ringan Khairunnisa, Mita; Abadi, Reza Febri; Utami, Yuni Tanjung
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v7i2.16060

Abstract

Mengenal uang merupakan keterampilan yang harus dikuasai oleh setiap anak, termasuk anak tunagrahita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran monopoli modifikasi terhadap kemampuan mengenal mata uang anak dengan hambatan intelektual. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan single subject research. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu observasi, dokumentasi, dan instrumen. Observasi dilakukan untuk mengamati kemampuan mengenal mata uang subjek penelitian. Dokumentasi digunakan sebagai bukti yang akan memperkuat hasil penelitian dan instrumen dibuat untuk mengumpulkan data mengenai kemampuan mengenal mata uang subjek penelitian. Sebelum digunakan, instrumen divalidasi melalui expert judgment. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 1 anak kelas V. Hasil menunjukan walaupun pada fase baseline-2 (A2) data yang diperoleh lebih rendah dari fase intervensi, namun data yang diperoleh lebih tinggi dari data pada fase baseline-1 (A1). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media Monopoli Modifikasi dapat meningkatkan kemampuan mengenal mata uang anak dengan hambatan intelektual kelas V.  Abstract: Recognizing money is a skill that must be mastered by every child, including children with intellectual disability. This study aims to determine the use of modified monopoly learning media on the ability to recognize currency for children with intellectual disabilities. The type of research used is experimental research with single-subject research. Data collection techniques were used namely observation, documentation, and instruments. Observations were made to observe the ability to recognize the subject's currency. Documentation is used as evidence that will strengthen research results, and instruments are created to collect data regarding the ability to recognize the currency of research subjects. Before being used, the instrument was validated through expert judgment. The subjects involved in this study were 1 class V child. The results showed that although in the baseline-2 phase (A2) the data obtained was lower than in the intervention phase, the data obtained was higher than the data in the baseline-1 phase (A1). Thus it can be concluded that Modified Monopoly media can improve the ability to recognize currency for children with class V intellectual disabilities.
Pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak tunagrahita Rahmatunnisa, Tika; Mulia, Dedi; Asmiati, Neti
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v7i2.16000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pola asuh yang diterapkan masing-masing orang tua terhadap kemandirian anak tunagrahita kelas V di SKh Negeri 02 Kota Serang; dan (2) untuk mendeskripsikan kemandirian anak tunagrahita kelas V di SKh Negeri 02 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Informan penelitian merupakan empat keluarga (orang tua) yang memiliki anak tunagrahita kelas V dan satu guru kelas V anak tunagrahita di SKh Negeri 02 Kota Serang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sebagai pembanding atau pemeriksaan data serta mencegah kesalahan dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh keempat orang tua terhadap kemandirian anak tunagrahita kelas V yaitu menerapkan pola asuh yang berbeda, yakni orang tua M menerapkan pola asuh permisif, orang tua A menerapkan pola asuh demokratis, orang tua S mengkombinasi pola asuh otoriter, permisif, demokratis, dan orang tua Y menerapkan pola asuh demokratis cenderung permisif. Dengan pola asuh yang diterapkan oleh masing-masing orang tua tersebut menunjukkan bahwa A, S, dan Y menunjukkan kemandirian yang cukup baik, sedangkan M belum mampu menunjukkan beberapa aspek kemandirian. Abstract: This study aims to (1) describe the parenting applied by parents towards the independence of tunagrahita students 5th grade in SKh N 02 Serang, and (2) to describe the independece of tunagrahita students fifth grade in SKh N 02 Serang City. This study uses a qualitative descriptive study methods. Research informants are four families (parents) who have 5th grade of tunagrahita children and the 5th grade of tunagrahita student’s teacher in SKh N 02 Serang City. Data collection using an observation, interview, documentation, and fieldnotes techniques. Data analysis was carried out with step of data reduction, data display, and conclusion/verification. The validity of the data was tested by triangulation as a comparison or examination of the data and to prevent errors in data analysis. The result from this study show that parenting of four parents towards the independence of tunagrahita students 5th grade is different, parenting style of M’s parent is permissive, parenting style of A’s parent is democratic, S’s parent was used the combine of authoritarian, permissive, democratic parenting style, and parenting style of Y’s parent is democratic permissive. With the parenting style applied by each of these parents, shows that the independence of A, S, and Y is great, while M has not been able to show some aspects of the independence yet.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN RALANTAS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN RAMBU-RAMBU LALU LINTAS UNTUK ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN Yuliani, Yuliani
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v7i2.29014

Abstract

Anak tunarungu atau anak dengan gangguan pendengaran juga mampu memaksimalkan kemampua yang mereka miliki. Anak dengan hambatan pendengaran juga banyak yang mampu mengendarai transportasi sehingga anak harus memahami rambu-rambu lalu lintas tetapi anak yang tidak bisa mengendaraipun harus memahami fungsi dari rambu-rambu lalu lintas tersebut. Tujuan dari pnelitian ini untuk mengatahui pengaruh media Ralantas dalam meningkatkan pemahaman rambu-rambu lalu lintas pada anak dengan hambatan pendengaran kelas VIII SKh Nurbayan 01. Metode kunatitatif yang digunakan oleh penulis dalam penelitian menggunakan jenis metode eksperimen. “To esperiment isto tp try, to look for, to confirm”. Freangkel dan Wallen (2019) dalam Sugiono (2018: 110) menyatakan bahwa eksperimen berarti mencoba, mencari dan menkonfirmasi/membuktikan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu: observasi; observasi dilakukan untuk mengamati keterampilan memahami dan fungsi rambu-rambu lalu lintas satu subjek penelitian. Observasi dilakukan secara langsung oleh peneliti karena peneliti teriibat langsung dalam proses penelitian. Dokumentasi; dokuementasi digunakan sebagai bukti yang kan memperkuat hasil penelitian yang akan dilampirkan dalam hasil penelitian. Instrumen; instrumen penelitian dibuat untuk mengumpulkan data memahami dan fungsi rambu-rambu lalu lintas satu subjek penelitain. Dari hasil yang telah didapatkan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Ralantas dapat meningkatkan kemampuan menyebutkan dan mengetahui rambu-rambu lalulintas satu anak dengan hambatan pendengaran kelas VIII di SKh Nurbayan 01 Kota Tangerang
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN RALANTAS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN RAMBU-RAMBU LALU LINTAS UNTUK ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN Yuliani, Yuliani
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v7i2.29015

Abstract

Anak tunarungu atau anak dengan gangguan pendengaran juga mampu memaksimalkan kemampua yang mereka miliki. Anak dengan hambatan pendengaran juga banyak yang mampu mengendarai transportasi sehingga anak harus memahami rambu-rambu lalu lintas tetapi anak yang tidak bisa mengendaraipun harus memahami fungsi dari rambu-rambu lalu lintas tersebut. Tujuan dari pnelitian ini untuk mengatahui pengaruh media Ralantas dalam meningkatkan pemahaman rambu-rambu lalu lintas pada anak dengan hambatan pendengaran kelas VIII SKh Nurbayan 01. Metode kunatitatif yang digunakan oleh penulis dalam penelitian menggunakan jenis metode eksperimen. “To esperiment isto tp try, to look for, to confirm”. Freangkel dan Wallen (2019) dalam Sugiono (2018: 110) menyatakan bahwa eksperimen berarti mencoba, mencari dan menkonfirmasi/membuktikan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu: observasi; observasi dilakukan untuk mengamati keterampilan memahami dan fungsi rambu-rambu lalu lintas satu subjek penelitian. Observasi dilakukan secara langsung oleh peneliti karena peneliti teriibat langsung dalam proses penelitian. Dokumentasi; dokuementasi digunakan sebagai bukti yang kan memperkuat hasil penelitian yang akan dilampirkan dalam hasil penelitian. Instrumen; instrumen penelitian dibuat untuk mengumpulkan data memahami dan fungsi rambu-rambu lalu lintas satu subjek penelitain. Dari hasil yang telah didapatkan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Ralantas dapat meningkatkan kemampuan menyebutkan dan mengetahui rambu-rambu lalulintas satu anak dengan hambatan pendengaran kelas VIII di SKh Nurbayan 01 Kota Tangerang

Page 1 of 1 | Total Record : 10