cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
LINGUA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 74 Documents
EFL Students’ Motivation toward E-learning Muhammad Wahyudi
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 21, No 1 (2020)
Publisher : LINGUA: Jurnal Bahasa dan Sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Learning English as a Foreign Language has faced a diffrent phase in the on-going 21st century since it presents some challenges to be mastered by society to succeed. Mastering information, communication, and technology (ICT) has been one of the issues to equip due to its rapid growth. Consequently, integrating ICT in all aspects of human life cannot be circumvented without exception in the education sector especially in EFL learning. Electronic learning, commonly abbreviated as e-learning assisted by technology to facilitate learning, has altered the traditional method to enable EFL teaching and learning. Due to its development, a variety of e-learning platforms have been created and utilized to support the education goal and try to attract students’ motivation toward its implementation. This paper outlines how EFL students' motivation toward E-learning.Keywords: English as a Foreign Language (EFL), students’ motivation, E-learning.Abstrak: Belajar Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing menghadapi fase yang berbeda di abad ke-21 yang sedang berlangsung karena menghadirkan beberapa tantangan yang harus dikuasai oleh masyarakat untuk berhasil. Penguasaan informasi, komunikasi, dan teknologi (TIK) menjadi salah satu hal yang harus dibekali karena perkembangannya yang pesat. Akibatnya, pengintegrasian TIK dalam semua aspek kehidupan manusia tidak dapat dielakkan tanpa terkecuali di bidang pendidikan khususnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Pembelajaran elektronik, biasa disingkat e-learning dibantu oleh teknologi untuk memfasilitasi pembelajaran, telah mengubah metode tradisional untuk memungkinkan pengajaran dan pembelajaran EFL. Karena perkembangannya, berbagai platform e-learning telah diciptakan dan dimanfaatkan untuk mendukung tujuan pendidikan dan berusaha menarik motivasi siswa dalam penerapannya. Makalah ini menguraikan bagaimana motivasi siswa EFL terhadap E-learning.Kata-kata kunci: Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL), motivasi siswa, E-learning.
Strengthening EFL Teacher Collaboration in the “New Normal”: Leveraging the Use of Online Resources Artanti Puspita Sari
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 21, No 1 (2020)
Publisher : LINGUA: Jurnal Bahasa dan Sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The burden of maintaining the continuity of education amid Covid-19 pandemic highlights the necessity to increase English as a Foreign Language (EFL) teacher collaboration. This article aims to present a review of literature concerning the benefis and challenges of teacher collaboration, forms of teacher collaboration practices, and the roles of educational leaders in fostering teacher collaboration. Then, it explores possible ways in leveraging online resources to support teachers’ collaborative activities. Results of the literature review shows that teachers’ collaborative effrts effctively support their professional development and improve students’ achievement despite several challenges. Some of the challenges are teachers’ lack of time management, inability to provide and receive feedback, inability to appoint collaborative leaders, limited leadership support, defiiency in pedagogical knowledge, and limited technological access and skills. Collaborative practices include peer coaching, pedagogical discussions, sharing of teaching materials, peer observation, pair mentoring, and study groups. Existing literature also shows that the support of educational leaders toward teacher collaboration leads to better teachers’ professional development and students’ achievement. In addition, the review indicates that online platforms serve as powerful media for collaborative activities. Based on the review of literature, several implications are drawn with regards to the roles of schools, teachers, teacher education institutions, the government, and possibilities for future research.Keywords: Teacher collaboration, New Normal, Online ResourcesAbstrak: Beban menjaga keberlangsungan pendidikan akibat pandemi Covid-19 mengharuskan para guru Bahasa Inggris sebagai bahasa asing untuk meningkatkan kegiatan berkolaborasi. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan kajian pustaka mengenai manfaat dan tantangan kolaborasi guru, bentuk-bentuk aktifias dalam kolaborasi guru, dan peran pemimpin institusi/ organisasi pendidikan dalam membina kolaborasi guru. Tulisan ini juga mengeksplorasi berbagai cara yang dapat dilakukan dalam rangka memanfaatkan sumber daya online untuk kegiatan kolaboratif. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa kolaborasi guru efektif dalam pengembangan profesionalisme guru dan peningkatan prestasi siswa walaupun terdapat beberapa tantangan dalam implementasinya. Beberapa tantangan yang dihadapi adalah kurangnya kemampuan guru dalam mengatur waktu, ketidakmampuan dalam memberikan dan menerima umpan balik, ketidakmampuan untuk menunjuk pemimpin dalam kelompokkelompok kolaboratif, terbatasnya dukungan pemimpin, kurangnya pengetahuan pedagogis dan akses terhadap teknologi, serta terbatasnya keterampilan menggunakan teknologi. Bentuk aktifias kolaboratif guru termasuk peer coaching, diskusi mengenai pembelajaran, berbagi bahan pengajaran, peer observation, pair mentoring, dan kelompok belajar. Literatur yang ada menunjukkan bahwa dukungan pemimpin institusi/organisasi pendidikan terhadap kolaborasi guru berdampak pada pengembangan profesional guru dan peningkatan prestasi siswa. Selain itu, pustaka yang ada juga menunjukkan bahwa media online menunjang kegiatan kolaboratif guru. Berdasarkan kajian literatur terhadap kolaborasi guru, disimpulkan beberapa implikasi sehubungan dengan peran sekolah, guru, lembaga pendidikan keguruan, pemerintah, dan kemungkinan arah penelitian ke depan.Kata-kata Kunci: kolaborasi guru, kenormalan baru, media dalam jaringan
Improving the Eighth Grade Students’ Reading Comprehension of Recount Texts through DRAW Strategy at SMP Negeri 28 Palembang: A Classroom Action Research Aminah Nurhasanah
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : LINGUA: Jurnal Bahasa dan Sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This article reports the results of an action research which involved eighth grade students of SMP Negeri 28 Palembang. The objective of the research was to improve students’ reading comprehension on recount texts by means of DRAW (Draw, Read, Attend, Write) strategy. The study was conducted due to several underlying problems, namely: (1) the students experienced difficulties in understanding reading texts, (2) the students were afraid or reluctant to read loudly due to the lack of pronunciation skills, (3) the students reading’s comprehension needed to be improved, i.e. by improving students’ reading comprehension on recount texts, (4) the students did not understand the purpose of reading texts, (5) The students were rarely taught by using effective strategies. This research was conducted in two cycles, each cycle consisted of four steps, namely: (1) plan, (2) action, (3) observation, and (4) reflection. Findings show that there was increasing average score from cycle 1 (64.22) to cycle 2 (75.63). It means that was11, 41% improving reading ability to cycle 2. Based on the results, it is concluded that DRAW strategy can improve students’ reading comprehension on recount texts through two cycles of the implementation of DRAW strategy. Keywords: recount text, DRAW strategy Abstrak: Artikel ini melaporkan hasil penelitian tindakan kelas yang melibatkan   kelas VIII (delapan) di SMP Negeri 28 Palembang. Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk memperbaiki pemahaman siswa membaca recount text dengan menggunakan strategi DRAW( menggambar, membaca, mengikuti dan menulis). Studi ini diadakan untuk memperbaiki pemahaman siswa membaca. Adapun permasalahan dari studi ini adalah: (1)Siswa mengalami kesulitan dalam  memahami text membaca. (2) Siswa takut dan ragu ketika diminta membaca nyaring karena masih lemah dalam melafalkan kata. (3) Pemahaman siswa membaca perlu diperbaiki, misalnya dengan memperbaiki pemahaman siswa membaca recount text. (4) Siswa tidak mengetahui tujuan dari text. (5) Siswa jarang diajarkan dengan menggunakan strategi belajar yang efektif.   Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan menggunakan dua siklus, masing-masing setiap siklus ada 4 (empat) tahap, yaitu : (1) rencana, (2) tindakan, (3) observasi, (4) refleksi. Hasil temuan menunjukkan ada peningkatan nilai rata-rata dari siklus ke satu (64.22) ke siklus ke dua (75.63). Ini berarti bahwa ada peningkatan kemampuan membaca pada siklus ke dua. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa strategi DRAW dapat memperbaiki pemahaman siswa membaca recount text melalui 2(dua) siklus penerapan strategi DRAW. Kata-kata kunci: recount text, strategi DRAW
Social Constructivism-Based Reading Comprehension Teaching Design Welly Ardiansyah; Murwani Ujihanti
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 21, No 1 (2020)
Publisher : LINGUA: Jurnal Bahasa dan Sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aimed to investigate students’ reading comprehension achievement, vocabulary mastery, and social values among students. The methodology was Research & Development (R&D). There were six classes involved in the research and grouped into three high classes and three low classes based on the reading comprehension and vocabulary placement test results. All classes were taught with the social constructivism-based reading comprehension teaching design in the phase of large fild testing in the academic year 2016/2017 with total number of 148 students; 72 in the high class and 76 the low students. To collect the data, tests of reading comprehension and vocabulary were used. Shapiro-Wilk test was used to the normality of data distribution. The fidings from the paired-sample t-tests showed signifiant diffrences revealing the effctiveness of the social constructivism-based reading comprehension teaching design. The article concludes with implications for pedagogy.Keywords: reading comprehension achievement, vocabulary mastery, social constructivismAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi pemahaman membaca siswa, penguasaan kosakata, dan nilai-nilai sosial siswa. Metode yang digunakan adalah Research & Development (R&D). Terdapat enam kelas yang terlibat dalam penelitian ini dan dikelompokkan menjadi tiga kelas atas dan tiga kelas rendah berdasarkan hasil tes pemahaman membaca dan tes penempatan kosa kata. Semua kelas diajar dengan desain pembelajaran pemahaman membaca berbasis konstruktivisme sosial pada tahap uji coba lapangan besar pada tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah 148 siswa; 72 di kelas tinggi dan 76 di kelas rendah. Untuk mengumpulkan data digunakan tes pemahaman membaca dan kosakata. Uji Shapiro-Wilk digunakan untuk mengetahui normalitas sebaran data. Temuan dari uji-t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifian yang menunjukkan keefektifan desain pengajaran pemahaman membaca berbasis konstruktivisme sosial. Artikel ini memberikan kesimpulan dengan implikasi pedagogi.Kata-kata kunci: prestasi pemahaman membaca, penguasaan kosakata, konstruktivisme sosial