cover
Contact Name
Fuji Rahmawati
Contact Email
fujirahmawati@fk.unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
antariniidriansari@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23555459     EISSN : 26849712     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Sriwijaya berisi artikel-artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian maupun hasil studi pustaka meliputi ranah keilmuan, ilmu keperawatan dasar (konsep dasar keperawatan, teknik-teknik dan metodologi asuhan keperawatan, teknik komunikasi dan pendekatan budaya dalam asuhan keperawatan), ilmu dasar keperawatan (anatomi, fisiologi, fisika kedokteran, biokimia, patologi klinis, patologi anatomi, kimia medik,gizi klinik), keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan komunitas (komunitas, keluarga, lansia, kesehatan kerja), serta keperawatan paliatif.
Articles 318 Documents
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA TINGKAT III KEPERAWATAN ANASTESIOLOGI TERHADAP PENGGUNAAN TERAPI ACUPRESSURE Agra Darmawati, I Dewa Ayu; Anggaraeni, Komang Rosa Tri
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 9 No. 2 (2022): Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v9i2.161

Abstract

Background: acupressure is the act of suppression on the activation point (trigger point), wherein in the case of pain the activation point is the same as the acupoint in acupuncture. Acupoint lies throughout the body that connects through a complex network of meridians. Each acupoint has a special effect on the body’s system, or it has a particular organ inside the body. The aim of the acupressure point is to promote circulation that is able the balance energy (Qi). There are several ways to apply the acupressure technic by pressuring, twisting, knocking, tapping, and pulling at specific points of the body. Knowledge of cognition is a very important domain in forming a certain person's actions through the components of knowledge, comprehension, application, analysis, synthesis dan evaluation. Aim: to find out the knowledge level of a third-year student in anesthesiology nursing in ITEKES Bali's use of acupressure as therapy. Methods: This study is a descriptive quantitative study using a cross-sectional approach to measure the knowledge level of a third-year student of anesthesiology nursing in ITEKES Bali’s use of acupressure as therapy. The study populations are all the students in the level of a third-year of anesthesiology nursing. The sampling method uses purposive sampling using questionnaires as the study instrument. Result: the data analysis showed a lacking in the level of knowledge. In the less category, the score was 25 to 55. The total respondents in the less category are 60 students from 117 willing to be respondents. The student’s total score that obtains the highest score was 88 meanwhile the lower score was 28 from 100 as the highest score in the questionnaires. Conclusion: The representation level of knowledge students in the nursing Anesthesiology in the third level have lacked knowledge about acupressure. Keywords: Knowledge, Acupressure, complementary and alternative therapy ABSTRAK Latar belakang: Acupressure adalah penekanan-penekanan pada titik pengaktifan (trigger point), di mana dalam hal nyeri titik pengaktifan adalah sama dengan titik akupuntur (acupoint). Acupoint terletak di seluruh tubuh yang terhubung satu sama lain melalui jaringan yang komplek dari meridian. Setiap acupoint mempunyai efek khusus pada sistem tubuh, atau dengan organ tertentu di dalam tubuh. Titik-titik acupressure (acupoint) bertujuan memperlancar sirkulasi sehingga tercapai keseimbangan energy (Qi). Ada beberapa cara untuk melakukan acupressure diantaranya dengan cara menekan, memutar, mengetuk, menepuk, dan menarik pada titik-titik tubuh tertentu. Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang (overtbehaviour) yaitu terdiri dari tahu, memahami, aplikasi, analisis, sintesis dan evaluasi. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa tingkat III keperawatan anastesiologi terhadap penggunaan terapi acupressure. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional untuk mengukur adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa tingkat III keperawatan anastesiologi terhadap penggunaan terapi acupressure. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa regular tingkat III Keperawatan Anastesiologi ITEKES Bali. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan instrument penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian: dari hasil analisa data diperoleh tingkat pengetahuan mahasiswa sebagian besar kurang yaitu pada rentang skor 25 sampai dengan 55 dengan jumlah responden sebanyak 60 mahasiswa dari 117 responden. Pada total skor tingkat pengetahuan mahasiswa diperoleh skor tertinggi adalah 88 sedangkan skor terendah adalah 28 dari nilai 100 sebagai skor tertinggi pada kuesioner. Simpulan: Gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa Keperawatan Anastesiologi tingkat III adalah pada level kurang pengetahuan tentang acupressure
PENGARUH PEMBELAJARAN MULTIMEDIA RJP TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM MELAKUKAN RJP Wulansari, Yunita Wahyu; Wirasakti, Guruh
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v9i1.163

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pembelajaran multimedia RJP terhadap kepercayaan diri mahasiswa keperawatan dalam melakukan RJP di STIKES dr. Soebandi Jember. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimental dengan rancangan randomized subject, pretest-posttest without control group design. Jumlah responden sebanyak 36 menggunakan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian di STIKES dr. Soebandi Jember. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor kepercayaan diri mahasiswa keperawatan dalam melakukan RJP antara sebelum dan setelah pembelajaran multimedia RJP (p=0,000). Pada tahap awal sebelum dilakukan pembelajaran multimedia RJP (pretest), rata-rata kepercayaan diri responden mencapai 4,97 (2-3 pertanyaan menjawab percaya diri) dengan nilai terendah 4 dan nilai tertinggi 7. Setelah dilakukan pembelajaran multimedia RJP (posttest), rata-rata kepercayaan diri responden mencapai 7,69 (3-4 pertanyaan menjawab percaya diri) dengan nilai terendah 7 dan nilai tertinggi 8. Sedangkan komponen kepercayaan diri responden dalam melakukan RJP antara sebelum dan setelah pelatihan terjadi perbedaan yang signifikan dengan masing-masing nilai p<0,05. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan multimedia RJP dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam melakukan RJP.
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG ASI EKSKLUSIF TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DI DESA SIDOMULYO 18 Prautami, Erike Septa; Febrianti, Arly; Anggraini, Desy
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.170

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang ASI Eksklusif terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III di Desa Sidomulyo 18. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pre experiment one group pre-test post-test without control group. Tehnik sampling adalah total sampling pada ibu hamil trimester III berjumlah 30 orang. Eksperimen yang diberikan berupa kegiatan pre test sebelum diberikan penyuluhan, kemudian dilakukan penyuluhan, setelah 7 hari dari dilakukan pre test dan penyuluhan lalu diadakan post test. Instrument yang digunakan untuk pengetahuan berupa kuesioner dengan pilihan ganda dan variable sikap menggunakan kuesioner dengan skala likert. Kedua kuesioner sudah dilakukan uji validitas dan uji reabilitas dengan r hasil > r table (0,444), maka pernyataan tersebut valid untuk uji reabilitas r Alpha> konstanta (0,6) maka pertanyaan tersebut reliable. Hasil: Diketahui nilai rata-rata pengetahuan sebelum (pretest) dilakukan penyuluhan nilai mean pengetahuan 2,73 dan setelah (posttest) dilakukan penyuluhan nilai mean pengetahuan 6,33. Diketahui nilai rata-rata sikap sebelum (pretest) dilakukan penyuluhan nilai median sikap 30,50 dan setelah (posttest) dilakukan penyuluhan nilai median sikap 38,50. Selanjutnya diketahui perbedaan nilai rata-rata pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III setelah penyuluhan ASI eksklusif dengan pvalue 0.000 (pvalue ≤ 0.05). Simpulan: secara signifikan pendidikan kesehatan tentang penyuluhan ASI Eksklusif berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III. Kata kunci: ASI eksklusif, pengetahuan, sikap
PHSYCHOMETRIC PROPERTIES INDONESIAN STROKE RECOGNITION QUESTIONNAIRE (SRQ) UNTUK PASIEN DENGAN HIPERTENSI, DIABETES MELLITUS, DAN PENYAKIT JANTUNG Nursiswati, Nursiswati; Maniatunufus, Maniatunufus; Kurnia Herliani, Yusshy
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.173

Abstract

Pengetahuan dan pengakuan yang dibutuhkan untuk stroke dapat diterapkan dalam pelayanan klinis maupun dalam penelitian. Pengetahuan tentang gejala stroke penting agar individu dapat mengambil tindakan dengan cepat untuk mendapatkan intervensi yang efektif dan mengurangi kecacatan dan kematian akibat stroke. Salah satu instrumen yang sering digunakan untuk mengidentifikasi pengetahuan tentang faktor risiko dan gejala stroke adalah Stroke Recognition Questionnaire (SRQ). Psychometric properties mengacu pada validitas dan reliabilitas sebuah instrument pengukuran. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi validitas dan reliabilitas SRQ versi Indonesia. Sample penelitian adalah klien dengan diabetes melitus, hipertensi dan penyakit jantung sebanyak 30 orang responden di salah satu rumah sakit di Provinsi Banten. SRQ original version diterjemahkan back dan forward, lalu dilakukan uji konten oleh expert, uji face validity oleh responden dan uji contruct validity dan uji reliability. Hasil uji validitas SRQ pada seluruh pernyataan gejala stroke dan bukan gejala stroke serta pada pernyataan faktor risiko dan bukan faktor risiko stroke dinyatakan valid karena seluruh item pernyataan mempunyai nilai  r_hitung diatas r_tabel yaitu diatas 0,361. Hasil uji reliabilitas SRQ mempunyai nilai Cronbach’s Alpha pada gejala dan bukan gejala stroke yaitu 0,819 dan 0,755 serta pada faktor risiko dan bukan faktor risiko stroke yaitu 0,719 dan 0,649 yang berarti instrumen dinyatakan reliabel dalam penelitian ini.SRQ versi Indonesia. Kata Kunci:  Stroke, faktor resiko, tanda, gejala, SRQ
PENGARUH THERAPEUTIC EXERCISE WALKING TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDA JARA MARA PATI Kasih Anggreni, Komang Apri; Agung Laksmi, Ida Ayu; Kusuma Putra, Putu Wira
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 10 No. 2 (2023): Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.190

Abstract

Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh therapeutic exercise walking terhadap kualitas tidur lansia di panti sosial tresna werda jara marapati. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimen dengan desain One Group Pre Test Post Test Design dengan jumlah sampel sebanyak 16 responden. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk membandingkan hasil pretest dan posttest. Hasil: Ada perbedaan kualitas tidur lansia setelah diberikan therapeutic exercise walking dengan rata-rata dari hasil pre-test (1,57) dan rata-rata dari hasil post-test (1,29). Hasil statistik didapatkan nilai Z Hitung adalah -2,464 dengan nilai p-value 0,008 (p < 0,05) maka dapat disimpulkan Ha diterima dan H0 ditolak sehingga dapat dikatakan ada  pengaruh therapeutic exercise walking terhadap kualitas tidur lansia di Panti Sosial Werda Jara Mara Pati. Simpulan: ada pengaruh therapeutic exercise walking terhadap kualitas tidur lansia di Panti Sosial Werda Jara Mara Pati.
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI OKUPASI MEMBUAT HANDCRAFT TERHADAP TINGKAT STRES PADA LANSIA DI BANJAR DENBANTAS Pradnya Pramita, Ni Kadek Laksmi; Dita Wulandari, Ni Putu; Dwi Ayu Martini, Ni Made
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 10 No. 2 (2023): Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.195

Abstract

Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian terapi okupasi membuat handcraft terhadap tingkat stres pada lansia di Banjar Denbantas. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest dengan jumlah sampel 50 responden Instrument yang digunakan adalah standar operasional prosedur terapi okupasi membuat handcraft, kuesioner tingkat stres, data diuji menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test (p value <0,05). Hasil: Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test setelah diberikan intervensi didapatkan nilai Z hitung -5,638 (Z hitung > 1,96) dengan nilai p value 0.000 (<0,05) maka dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak atau terdapat pengaruh pemberian terapi okupasi membuat handcraft pada Lansia di Banjar Denbantas Tabanan. Simpulan: Ada pengaruh pemberian terapi okupasi membuat handcraft pada lansia di Banjar Denbantas Tabanan
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DEKUBITUS PADA PASIEN TIRAH BARING DI RUANG PERAWATAN DI SALAH SATU RUMAH SAKIT SWASTA DI YOGYAKARTA Purwantini, Dwi; Ekatrina; Arif , Tandean
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 10 No. 2 (2023): Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.202

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku perawat dalam pencegahan dekubitus pada pasien tirah baring diruang perawatan salah satu Rumah Sakit Swasta Yogyakarta Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperimental, desain penelitian deskriptif analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional.  Sampel sejumlah 32 perawat ruang perawatan  yang diambil secara quota sampling.Penelitian ini dengan uji Spearman. Hasil: Hasil penelitian dengan nilai p value = 0,605 (p>0,05) menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi bermakna antara dua variabel yang diuji dan sejalan dengan nilai kekuatan korelasi (r) = -0,095 pada kategori lemah dan arah korelasi negatif. Simpulan: Senyawa ini berhasil disintesis dan dikarakterisasi dengan gambaran struktur dan senyawa kompleks ini mempunyai aktivitas sebagai agen antibakteri dengan kategori kuat.
EFEKTIFITAS “PILL LIST” TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT DAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI DESA TALANGSUKO TUREN Zahra, Fatimah
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 10 No. 2 (2023): Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.205

Abstract

Tujuan: Lansia dengan hipertensi memiliki kecenderungan kepatuhan yang rendah. Selain dipengaruhi oleh proses degeneratif juga minimnya pengingat minum obat. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas pill list terhadap kepatuhan minum obat dan nilai tekanan darah pada lansia. Metode: Desain penelitian quasi eksperimen dengan 40 sampel dipilih menggunakan simple random sampling yang terbagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan. Kedua kelompok mendapatkan pendidikan kesehatan dan pill list diperilkan pada kelompok perlakuan selama 1 bulan. Kepatuhan di ukur menggunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Hasil: Hasil uji non parametrik Wilcoxon test 0,008 dan uji Mann Withney U tes 0,003. Sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan kepatuhan yang signifikan antara kelompok kontrol dan perlakuan sebelum dan sesudah diberikan pill list Simpulan: Pemberian pill list dapat meningkatkan kepatuhan minum obat secara mandiri pada pasien hipertensi
PENGARUH DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION DENGAN AUDIOVISUAL TERHADAP SELF EFFICACY PADA PENDERITA DM TIPE 2 Nazmi, Annisa; Indriani, Ninis; Yuli Monica Sari, Ni Luh Putu
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 10 No. 2 (2023): Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.207

Abstract

Tujuan: Manajemen diri pasien DM dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah self-efficacy dimana rendahnya self efficacy berdampak pada rendahnya keberhasilan perawatan diri pasien DM. Peningkatan self efficacy ini bisa dilakukan pemberian DSME dengan metode audiovisual. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) dengan metode audiovisual terhadap self efficacy pda pasien DM tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan  jenis penelitian pre  eksperimental dengan rancangan penelitian one group pre test post test design. Jumlah sampel pada kelompok intervensi  sebanyak 22 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah r Diabetes Management Self Efficacy Scale. Analisis data menggunakan uji statistik Paired Sampel T Test. Hasil: Hasil penelitian di dapatkan nilai mean pre test kelompok intervensi 34.6818 dengan standar deviasi 6.86181, sedangkan nilai mean post test 50.0455 dengan standar deviasi 6.72931. Setelah dilakukan analisa menggunakan uji statistik Paired Sampel T Test didapatkan hasil sig = 0.000 < 0.05, Terdapat pengaruh diabetes self management education (DSME) dengan metode audiovisual terhadap self efficacy pada pasien DM tipe 2. Simpulan: Pemberian DSME dengan metode audiovisual sangat berperan penting untuk meningkatkan self efficacy pada penderita DM tipe 2 dalam melakukan kontrol gula darah, aktivitas fisik, pengaturan diet , rutin mengonsumsi obat dan managemen stress.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN POSYANDU REMAJA Avelina, Yuldensia; Nababan, Sudarwati; Anita Delang, Margaretha
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 10 No. 2 (2023): Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.208

Abstract

Tujuan: Penyelenggaraan posyandu remaja diharapkan dapat menjadi wadah untuk memfasilitasi remaja dalam memahami permasalahan kesehatan remaja, menemukan alternatif pemecahan masalah, namun masih ada remaja yang tidak datang ke Posyandu remaja sehingga remaja banyak yang tidak mengetahui tentang kesehatannya. Cakupan pelayanan di posyandu remaja Desa Tebuk tahun 2022 yaitu 18%. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan analisis faktor yang mempengaruhi remaja dalam pemanfaatan posyandu remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik crossectional. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja yang mengikuti posyandu remaja di Desa Tebuk, dengan kriteria inklusi: berusia 10-19 tahun dan  bertempat tinggal di wilayah kerja posyandu remaja Desa Tebuk . Menggunakan Teknik purposive sampling dengan besar sampel 157 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan buku register kunjungan posyandu remaja. Analisis data menggunakan uji Koefisien Kontingensi. Hasil: Hasil uji koefisien kontingensi faktor pengetahuan diperoleh nilai p-value 0.000 <α  0.05, hal ini menunjukkan ada pengaruh pengetahuan terhadap pemanfaatan posyandu remaja. Faktor sarana prasarana diperoleh nilai p-value 0.000 < α 0.05 menunjukkan ada pengaruh sarana prasarana terhadap pemanfaatan posyandu remaja. Faktor dukungan teman sebaya diperoleh nilai p-value 0.048 < α 0.05, menunjukkan ada pengaruh dukungan teman sebaya terhadap pemanfaatan posyandu remaja. Faktor dukungan keluarga diperoleh nilai p-value 0.002 < α 0.05, menunjukkan ada pengaruh dukungan keluarga terhadap pemanfaatan posyandu remaja. Faktor peran kader diperoleh nilai p-value 0,000 < α 0.05, menunjukkan ada pengaruh peran kader terhadap pemanfaatan posyandu remaja. Simpulan: Pihak puskesmas diharapkan untuk memilih kader usia remaja sehingga mereka lebih saling mendukung dalam mengikuti posyandu remaja.