cover
Contact Name
Fuji Rahmawati
Contact Email
fujirahmawati@fk.unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
antariniidriansari@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23555459     EISSN : 26849712     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Sriwijaya berisi artikel-artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian maupun hasil studi pustaka meliputi ranah keilmuan, ilmu keperawatan dasar (konsep dasar keperawatan, teknik-teknik dan metodologi asuhan keperawatan, teknik komunikasi dan pendekatan budaya dalam asuhan keperawatan), ilmu dasar keperawatan (anatomi, fisiologi, fisika kedokteran, biokimia, patologi klinis, patologi anatomi, kimia medik,gizi klinik), keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan komunitas (komunitas, keluarga, lansia, kesehatan kerja), serta keperawatan paliatif.
Articles 318 Documents
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ARV DENGAN KUALITAS HIDUP ORANG DENGAN HIV/AIDS Windiramadhan, Alvian Pristy; Carsita, Wenny Nugrahati; Rahayu, Sri
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 11 No. 1 (2024): Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.210

Abstract

Tujuan: Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) akan mengalami berbagai gangguan kesehatan yang disebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidupnya. Kualitas hidup dapat dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya kepatuhan minum obat ARV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup ODHA. Metode: Metode pada penelitian ini yaitu analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ODHA yang menjalani pengobatan Antiretroviral (ARV) di Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu. Teknik pengambilan sampel penelitian dengan menggunakan purposive sampling pada 189 responden dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 178 (94,2%) ODHA patuh minum obat ARV dan sebanyak 96 (50,8%) ODHA memiliki kualitas hidup baik. Hasil analisis uji korelasi menunjukkan bahwa kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup ODHA didapatkan dengan p-value (0,011) (a = ≤ 0,05). Simpulan: ODHA yang patuh menjalani pengobatan ARV memiliki kualitas hidup yang baik.  
PENGETAHUAN DAN MASA KERJA BERPENGARUH TERHADAP KINERJA PERAWAT DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUD DI BANJARMASIN Amaliah, Noor; Bela Patmisari; Zainal Aripin
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 11 No. 1 (2024): Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.211

Abstract

Tujuan: Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan masa kerja dengan  kinerja  perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di RSUD di Banjarmasin. Metode: penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan Cross Sectional. Subjek dari penelitian ini adalah perawat di 6 ruang rawat inap penyakit dalam, pinere, anak, bedah, bayi, dan nifas yang berjumlah 65 orang perawat pelaksana. Dalam pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil: dari penelitian ini dengan Uji Spearman Rank pada variabel  Pengetahuan (P-value 0,000) dan dan variabel masa kerja (P-value 0,000) Dalam Pedokumentasian Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap RSUD di Banjarmasin. Simpulan Bagi pelayanan kesehatan diharapkan selalu meningkatkan kinerja perawat yang baik untuk pelayanan kesehatan khususnya perawat dalam pelaksanaan  pendokumentasian asuhan keperawatan dan melakukan kepada pasien, kinerja perawat sangat berpengaruh penting dalam menyelesaikan tugas keperawatan seperti pelaksanaan discharge planning di rawat inap. Agar menimbulkan kualitas yang baik bagi mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit.
HUBUNGAN PERILAKU PICKY EATING DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI DUSUN LEBAK RT 002. RW 002 DESA. PASONGSONGAN KEC. PASONGSONGAN MADURA Hani Rahmawati, Iva Milia; rosyidah , inayatur; Wulan Sofiyah Ramdhani
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 11 No. 1 (2024): Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.214

Abstract

Tujuan: Stunting adalah kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan yang mengakibatkan anak memiliki tubuh yang pendek. Perilaku anak yang pemilih pada makanan dapat mempengaruhi terhadap faktor kejadian stunting. Dimana pada anak yang picky eating ketidak seimbangan pada asupan nutrisi yang di peroleh anak. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara perilaku picky eating dengan kejadian stunting pada anak usia 3-5 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif . Populasi pada penelitian ini adalah orang tua dan anak umur 3-5 tahun yang berjumlah 55 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 48 orang. Teknik pengambilah sampling yang di pakai menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independen pada penelitian ini adalah perilaku Picky eating dan variabel dependen kejadian Stunting. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kueasioner dengan pengolahan data editing,coding, scoring, tabulating dan analisis data menggunakan uji Chi- Squre dengan a = 0,05. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan, selurunya anak mengalami kejadian stunting berjumlah 48 responden (100%) dan hampir seluruhnya anak mengalami kejadian picky eating berjumlah 31 responden (85,4%). Hasil uji Chi-Square di dapatkan nilai p = 0,000 < a = 0,05 yang artinya H1 diterima. Simpulan: kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada hubungan perilaku picky eating dengan kejadian stunting pada anak usia 3-5 tahun. Saran bagi petugas kesehatan untuk memberikan konseling dan penyuluhan terhadap orang tua dengan tujuan peningkatan pengetahuan terhadap pencegahan stunting.
EFEK KOMBINASI TERAPI RELAKSASI AUTOGENIK DAN TERAPI MUSIK (ASIK) TERHADAP TINGKAT STRES PENGIDAP DIABETES MELITUS TIPE 2 LATIFIN, KHOIRUL; Niah, Insan; Herliawati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 11 No. 1 (2024): Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.215

Abstract

Tujuan: Banyaknya tuntutan selama proses pengobatan DM membuat penderita DM mengalami gangguan psikologis seperti stress. Stress yang dialami penderita DM akan berdampak negatif terhadap proses pengobatan. Salah satu upaya untuk menangani stres pada penderita DM dengan memberikan kombinasi terapi relaksasi autogenik dan terapi musik (ASIK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek kombinasi terapi relaksasi autogenik dan terapi musik (ASIK) terhadap tingkat stres penderita diabetes melitus tipe 2. Metode: penelitian pre-eksperimental design with one group pre-test post-test. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 21 responden yang diperoleh dengan cara non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Uji yang digunakan yaitu uji wilcoxon. Hasil: hasil uji statistik wilcoxon menunjukkan p value = 0,000 (α < 0,05) artinya terdapat pengaruh yang signifikan terapi kombinasi relaksasi autogenik dan terapi musik (ASIK) terhadap tingkat stres penderita DM. Simpulan: Kombinasi Terapi Relaksasi Autogenik dan Terapi Musik (ASIK) berpengaruh postif terhadap penurunan stres penderita DM.
GAMBARAN TINGKAT NYERI EKSTREMITAS PADA LANSIA PENDERITA ARTHRITIS RHEUMATOID SAAT MELAKUKAN RENTANG GERAK SENDI Windiramadhan, Alvian Pristy; Carsita, Wenny Nugrahati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.217

Abstract

Tujuan: Arthritis rheumatoid atau yang disebut rematik merupakan penyakit yang menyerang anggota tubuh yang bergerak dan dapat menyebabkan peradangan persendian gangguan kronis, terutama menyerang fleksibel sinovial pada sendi dan mengakibatkan nyeri. Nyeri merupakan kondisi berupa perasaan tidak nyaman yang bersifat subjektif sehingga perasan nyeri akan berbeda – beda pada setiap orang dalam hal skala atau tingkatannya. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya gambaran tingkat nyeri pada lansia penderita arthritis rheumatoid saat melakukan rentang gerak sendi. Metode: Metode pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif deskriptif dengan populasi penderita arthritis rheumatoid yang berjumlah 64 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner berupa pernyataan. Data yang sudah terkumpul kemudian di analisis menggunakan program SPSS. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Distribusi karakteristik lansia penderita arthritis rheumatoid berdasarkan umur pada rentang 60 sampai dengan 82 tahun, berdasarkan jenis kelamin lansia penderita arthritis rheumatoid lebih banyak pada perempuan yaitu sebanyak 42 (65,6%), berdasarkan pekerjaan sebanyak 27 (42,2%) sudah tidak bekerja, tingkat nyeri lansia penderita arthritis reumatoid sebanyak 33 (51,6%) lansia mengalami nyeri sedang pada ektremitas atas saat melakukan rentang gerak sendi, dan sebanyak 41 (64,1%) lansia mengalami nyeri sedang pada ektremitas bawah saat melakukan rentang gerak sendi. Simpulan: Gambaran tingkat nyeri yang dirasakan lansia penderita arthritis rheumatoid lebih banyak dalam kategori nyeri sedang.
Efektifitas Penemuan Kasus Baru Tuberkulosis Berdasarkan Waktu Pengambilan Sputum: Studi Kasus Di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara Fitri, Fitri; Sulidah, Sulidah
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 11 No. 1 (2024): Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.218

Abstract

Tujuan: Penemuan kasus TBC terkonfirmasi bakteriologis merupakan kunci untuk memutus rantai penularan tuberkulosis di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas waktu pengambilan sputum terduga tuberkulosis pada penemuan kasus baru terkonfirmasi bakteriologis di Kota Tarakan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimental static group comparison. Populasi penelitian sebesar 79 orang yang merupakan terduga tuberkulosis kontak serumah dan kontak erat dengan pasien tuberkulosis terkonfirmasi bakteriologis. Seluruh populasi digunakan sebagai sampel  penelitian dan dibagi dalam dua kelompok berdasarkan waktu pengambilan sputum, yaitu pengambilan sputum pagi sebesar 39 responden dan kelompok pengambilan sputum sewaktu sebesar 40 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan skala Guttman. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Mann Whitney U-Test. Hasil: Penelitian ini menghasilkan temuan kasus baru tuberkulosis terkonfirmasi bakteriologis sebanyak 5 kasus dari kelompok pengambilan sputum pagi dan 2 kasus dari kelompok pengambilan sputum sewaktu. Hasil analisis statistic diperoleh p-value 0,134 (α > 0,05). Simpulan: Secara statistic tidak terdapat perbedaan efektifitas penemuan kasus baru tuberculosis terkonfirmasi bakteriologis; tetapi penelitian ini juga membuktikan kuantitas temuan kasus baru yang lebih besar pada pengambilan sputum pagi dibandingkan sputum sewaktu.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU DI RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN Saragih, Rosma; Simanullang, Murni; Sembiring, Friska
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 11 No. 1 (2024): Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.219

Abstract

Tujuan: Tuberkulosis paru adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penularan penyakit ini terjadi melalui percikan dahak yang keluar saat batuk, bersin dan saat berbicara. Keluarga dan orang dilingkungan sekitar tidak dapat menghindari kontak dengan penderita Tuberkulosis memiliki risiko lebih besar untuk tertular . Penyakit ini dapat menyebabkan kesakitan, kematian dan kecacatan yang tinggi. Untuk mengantisipasi dampak yang merugikan maka diperlukan penanggulangan yang tepat. Pengetahuan dan kepatuhan sangat menentukan dalam pencegahan penularan TB Paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pencegahan penularan TB Paru di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Metode: Rancangan yang digunakan dalam peneltian ini adalah Korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 96 responden. Hasil: Dari hasil analisa hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pencegahan penularan TB Paru diperoleh p value = 0.000. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan pencegahan penularan TB Paru di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG VULVA HYGIENE TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI PADA PENCEGAHAN KEPUTIHAN yuniza, yuniza; Dewinda
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 11 No. 2 (2024): Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.227

Abstract

Tujuan: Keputihan adalah kondisi yang sering terjadi pada perempuan sepanjang siklus kehidupannya mulai dari masa remaja, masa reproduksi juga masa menopouse. WHO menyatakan sebanyak 50% mengalami keputihan patologis yang disebabkan oleh virus Candidiasis Vulvovaginal, sedangkan di indonesia proporsi remaja yang mengalami keputihan berusia 15-17 tahun. Vulva hygiene merupakan salah satu cara untuk mencegah dan merawat terjadinya infeksi dan iritasi akibat jamur, bakteri dan virus. Diketahuinya Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Vulva Hygiene Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Puteri Pada Pencegahan Keputihan. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan desain pra eksperimental dengan metode one group pre-posttest design. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 26 Palembang pada tanggal 5 Mei 2023 dan 12 Mei 2023 dengan responden berjumlah 36 siswi dengan kuisioner yang diadopsi dari penelitian sebelumnya berjumlah 14 pertanyaan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara non probability menggunakan teknik purposive sampling, dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian didapatkan nilai rata – rata pengetahuan pretest 62,00 dan post test 70,22 dan nlai rata – rata sikap pretest 40,31 dan post test 47,97, berdasarkan uji Paired Sampel T-test didapatkan P-Value 0.000 (<0,05). Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri pada pencegahan keputihan.
PENGARUH PENERAPAN SHAKER EXERCISE TERHADAP GANGGUAN MENELAN PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RSUD SITI FATIMAH PROVINSI SUMSEL Frana Jaya KK, Indra
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 11 No. 2 (2024): Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.229

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan Shaker Excercise terhadap gangguan menelan pada pasien Stroke Non Hemoragik di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumsel. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experiment dengan rancangan one grup pre-post test design. Jumlah responden sebanyak 16 pasien yang terdiagnosa Stroke Non Hemoragik, kemudian diberikan terapi Shaker Excercise. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, data dikumpulkan dengan melakukan pemeriksaan nilai Royal Adelaide Prognostic Index for Dysphagia Stroke/Rapids pada pretest dan posttest. Hasil: Hasil uji statistik dengan uji paired t-test menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai Royal Adelaide Prognostic Index for Dysphagia Stroke/Rapids sebelum dan sesudah dilakukan terapi Shaker Excercise dengan nilai p=0,000. Simpulan: Penerapan Shaker Excercise berpengaruh terhadap gangguan menelan pada pasien Stroke Non Hemoragik
KEKHAWATIRAN IBU SAAT MENGETAHUI ANAKNYA BERKEBUTUHAN KHUSUS: SEBUAH PENDEKATAN DISKUSI KELOMPOK TERPIMPIN (FGD) Priasmoro, Dian Pitaloka
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 11 No. 2 (2024): Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.230

Abstract

Tujuan: Dalam penelitian difokuskan untuk mengetahui pendapat orang tua khususnya yang memiliki anak ABK, dimana diketahui bahwa ABK memiliki kebutuhan yang sangat komplek. Dan disisi lain peranan orang tua khususnya ibu dalam pengasuhan ABK menentukan. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan diskusi kelompok terarah. Jumlah partisipan yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah 28 orang tua, dipilih dengan teknik purpossive sampling. Kriteria yang ditetapkan adalah orang tua yang memiliki ABK di SLB C Kota Blitar. Pengumpulan data penelitian dilakukan selama dua hari pada tanggal 15-16 Januari 2024, data direkam menggunakan video recording dan selanjutnya dianalisis dengan tahapan pengumpulan data, reduksi, pengelompokan, dan penyajian data. Hasil: Hasil penelitian didapatkan 7 tema yaitu ibu khawatir terkait finansial, masa depan anak, tidak mendapatkan dukungan sosial, mengatur perasaan dan stress pribadi, gangguan keharmonisan keluarga, perlu menyesuaikan rutinitas dengan anak, dan merawat diri pribadi ibu. Simpulan: Karena proses adaptasi ibu dalam menerima ABK merupakan sebuah proses yang panjang maka diperlukan pemahaman dari ibu tentang bagaimana memenuhi kebutuhan ABK dan menyediakan dukungan sosial untuk membantu ibu.