Jendela Olahraga
Jurnal Jendela Olahraga merupakan terbitan ilmiah berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) dalam bidang pendidikan jasmani dan olahraga. Juurnal Jendela Olahraga diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah dalam bidang pendidikan jasmani dan olahraga kepada para praktisi pendidikan, praktisi olahraga dan masyarakat.
Journal Jendela Olahraga Upgris dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Universitas PGRI Semarang yang diterbitkan 2 kali dalam satu tahun (bulan Januari dan Juli).
Articles
170 Documents
Memahami Faktor Penyebab Terjadinya Cedera dalam Permainan Sepakbola
Akbar Sudirman;
Reza Mahyuddin;
Hasbi Asyhari
Jendela Olahraga Vol 6, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jo.v6i2.8273
Artikel ini diharapkan dapat memberi pemahaman kepada atlet sepakbola tentang faktor penyebab terjadinya cedera dalam permainan sepakbola. Sehingga atlet dapat lebih mempersiapkan diri sebelum bermain, dengan pemahaman dan persiapan yang matang maka resiko terjadinya cedera dapat diminimalisir. Metode yang digunakan adalah study literatur review artikel dengan memanfaatkan data base beberapa pengindeks jurnal, Data yang digunakan adalah data sekunder dari beberapa artikel yang telah terpublikasi. Hasil review beberapa artikel mengungkap bahwa faktor penyebab timbulnya cedera olahraga dalam permainan sepakbola: (1) Faktor dari luar, yaitu: (a) Alat olahraga: sepatu, bola. (b) Kondisi lapangan: licin, tidak rata, becek. (2) Faktor dari dalam, yaitu: (a) Faktor anatomi. Panjang tungkai yang tidak sama, arcus kaki rata, kaki cinjit, sehingga pada waktu lari akan mengganggu gerakan. (b) Latihan gerakan yang keliru misalnya:teknik shooting. (c) Adanya kelemahan otot. d) Tingkat kebugaran rendah. (3) Penggunaan yang berlebihan/overuse. Gerakan atau latihan yang berlebihan dan berulang-ulang dalam waktu relative lama/ mikro trauma dapat menyebabkan cedera. Cedera dalam permainan sepakbola baik cedera yang terjadi akibat body contact maupun nonbody contact kasus tertinggi cedera terjadi pada pergelangan kaki. Faktor kondisi fisik yang berhubungan secara signifikan dengan resiko terjadinya cedera olahraga dalam permainan sepakbola adalah power, speed, flexibility, dan agility. Faktor keterampilan teknik yang memiliki hubungan signifikan dengan resiko cedera dalam permainan sepakbola adalah teknik shooting.
Pengaruh Latihan Core Stability terhadap Keseimbangan Atlet Panahan Usia 7-11 Tahun
Putu Citra Permana Dewi;
I Komang Adi Palgunadi
Jendela Olahraga Vol 6, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jo.v6i2.7529
Core muscles merupakan salah satu kelompok otot yang memberikan pengaruh terhadap kualitas hasil latihan pada olahraga panahan. Hasil observasi yang dilakukan di Star Archery Club, Kabupaten Badung-Bali menunjukan bahwa, minimnya informasi terkait model latihan dan manfaat latihan core muscles dan atlet juga mengalami kesulitan dalam menjaga stabilitas dan keseimbangan statis tubuh saat dilatih teknik dasar memanah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh latihan core stability terhadap peningkatan keseimbangan atlet panahan usia 7-11 tahun. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Sampel diambil dengan metode simple random sampling sebanyak 22 atlet panahan usia 7-11 tahun. Instrumen/ yang digunakan yaitu tes strock stand. Kelompok perlakuan diberikan latihan core stability dengan jenis gerakan high plank, side plank, high plank with raised hand, dan high plank with raised leg. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan rata-rata antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi sebesar 0,033< 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan core stability terhadap peningkatan keseimbangan tubuh atlet panahan usia 7-11 tahun.
Meningkatkan Power Tungkai Melalui Metode Latihan Pliometrik
Mimi Haetami;
Amelia Awanis
Jendela Olahraga Vol 6, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jo.v6i2.8642
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak latihan pliometrik terhadap power tungkai pada atlet bola voli di klub Rajawali Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, bentuk dari penelitian ini adalah pre eksperimental design dimana tidak terdapat kelompok pembanding. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet club Rajawali Pontianak berjumlah 14 orang, dan instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes vertical jump. Hasil dari penelitian ini adalah adanya pengaruh yang signifikan dari latihan pliometrik terhadap power otot tungkai pada atlet bola voli di klub rajawali Pontianak ditunjukkan dengan proporsi pengaruh sebesar 15.73%. Hasil tes kemampuan power otot tungkai sebelum treatmen atau perlakuan (pre-test) adalah 629 atau dengan nilai rata-rata 44.93. Sementara itu setelah dilakukan treatmen atau perlakuan (treatment) menjadi 728 atau dengan nilai rata-rata 52. Dengan demikian bahwa metode latihan pliometrik secara nyata dapat mempengaruhi power tungkai atlet di klub bola voli Rajawali Pontianak.
Pengaruh Latihan Good Morning dan Hyperekstension Terhadap Kemampuan Bantingan Pinggang Olahraga Gulat Mahasiswa STKIP YPUP Makassar
Andi Sahrul Jahrir;
Akbar Yusuf
Jendela Olahraga Vol 6, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jo.v6i2.6959
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan good morning terhadap kemampuan bantingan pinggang mahasiswa STKIP YPUP Makassar, untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan hyperektension terhadap kemampuan bantingan pinggang mahasiswa STKIP YPUP Makassar dan untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara latihan good morning dan hyperektension terhadap kemampuan bantingan pinggang mahasiswa STKIP YPUP Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian eksperimen (pretest – posttest) secara random purposive kemudian diberi pretest dengan populasi semua mahasiswa STKIP YPUP yang telah memprogramkan mata kuliah gulat yang jumlahnya sebanyak 30 mahasiswa kemudian dibentuk menjadi dua kelompok dengan cara maching ordinal paired. Analisis data dengan menggunakan uji t dengan taraf signifikan 0.05. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan kelompok latihan good morning dengan rata rata 12,73 pada taraf signifikan 0,05. Ada pengaruh yang signifikan kelompok latihan hyperektensiondengan peningkatan rata rata 10,93 dengan taraf signifikan 0,05. Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan good morning dan hyperektension dengan menunjukkan perbedaan atau selisih nilai rata rata 1,800 dengan taraf signifikansi 0,025. sehingga menunjukkan kelompok latihan good morning memiliki pengaruh yang sangat baik dibanding hyperektension.
Profil Hemoglobin (Hb) Atlet Beladiri Seleksi Pra PON
Y. Touvan Juni Samodra
Jendela Olahraga Vol 6, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jo.v6i2.7942
Kadar Hemoglobin menjadi salah satu tolok ukur kemampuan atlet dalam proses penyediaan energi kaitannya dengan pengangkuran gas Oksigen dan CO2. Semakin tinggi Kadar Hb semakin besar kemungkinan untuk melakukan proses pertukaran gas di dalam sel. Sebagai salah satu indikator kesehatan Hb ini sangat penting bagi atlet. Penelitian kaitan dengan Hb masih kurang, tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar Hb dalam darah atlet beladiri (kempo, pencak silat, tarung drajat muaythai dan taekwondo) Pra PON Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan dengan metode survei, dilakukan pengukuran terhadap atlet beladiri yang melakukan latihan mandiri dalam upaya menghadap PON Papua. Sampel penelitian adalah 108 atlet cabang olahraga beladiri yang melakukan latihan mandiri. Data dianalisis dengan deskriptif dan Anova untuk membandingkan Hb dari setiap cabang olahraga beladiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata Hb atlet Beladiri Pra PON pada awal persiapan latihan pemusatan mandiri 2019 adalah 14.9111. Berdasarkan uji ANOVA dapat disimpulkan bahwa kadar Hb setiap antar cabang olahraga tidak berbeda
Pengaruh Motivasi, Kelentukan dan Kecepatan Kemampuan Menggiring Bola SMP YP-PGRI 4 Makassar
Tri Angriawan;
Andi Amry Yahya
Jendela Olahraga Vol 6, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jo.v6i2.6981
Pengaruh Motivasi, Kelentukan dan Kecepatan Terhadap Kemampuan Menggiring Bola Futsal Siswa SMP YP-PGRI 4 Makassar. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui pengaruh langsung motivasi terhadap kecepatan (2) mengetahui pengaruh langsung kelentukan terhadap kecepatan (3) mengetahui pengaruh langsung motivasi terhadap kemampuan menggiring bola (4) mengetahui pengaruh langsung kelentukan terhadap kemampuan menggiring bola (5) mengetahui pengaruh langsung kecepatan terhadap kemampuan menggiring bola (6) mengetahui pengaruh motivasi terhadap kemampuan menggiring bola pada permainan futsal melalui kecepatan (7) mengetahui pengaruh kelentukan terhadap kemampuan menggiring bola pada permainan futsal melalui kecepatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan mengunakan teknik analisis jalur. Populasinya adalah seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakulikuler dengan total 30 orang. Teknik penentuan sampelnya adalah sampel jenuh. Data diperoleh melalui angket, split dan sprint yang kemudian di analisis mengunakan aplikasi SPSS 20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ) ada pengaruh langsung motivasi terhadap kecepatan sebesar 0.024 (2) tidak ada pengaruh langsung yang signifikan kelentukan terhadap kecepatan sebesar 0.761 (3) ada pengaruh langsung motivasi terhadap kemampuan menggiring bola sebesar 0.000 (4) ada pengaruh langsung kelentukan terhadap kemampuan menggiring bola sebesar 0.014 (5) ada pengaruh langsung kecepatan terhadap kemampuan menggiring bola 0.038 (6) pengaruh motivasi terhadap kemampuan menggiring bola pada permainan futsal melalui kecepatan sebesar 08.14% (7) pengaruh kelentukan terhadap kemampuan menggiring bola pada permainan futsal melalui kecepatan sebesar 01.44%.
Analisis Perubahan Momentum Tubuh Bagian Atas Pada Saat Pukulan Tennis One-Handed Backhand Drive
Agus Rusdiana
Jendela Olahraga Vol 6, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jo.v6i2.8040
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perpindahan linear dan angular momentum dari gerak tubuh bagian atas (upper extrimity) sampai perkenaan bola dengan raket pada saat melakukan pukulan backhand drive dengan satu tangan pada permainan tenis. Pukulan backhand drive adalah salah satu teknik yang paling sering digunakan dalam bermain tenis. Sangat sedikit penelitian yang menganalisis kajian terkait transfer linear momentum dan momentum rotasi dari gerak upper extrimity sampai perkenaan bola dengan raket pada saat melakukan pukulan backhand drive dengan satu tangan. Subjek dalam penelitian ini adalah pemain tenis putra yang berjumlah 12 orang (rata-rata ± SD; usia 27 ± 3.7 tahun, tinggi batang tubuh 169 ± 7.4 cm, berat batang tubuh 71.5 ± 8.3 kg). Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa segmen tangan berkontribusi signifikan terhadap perubahan linear momentum (leading dan vertical direction) dan angular momentum (supination). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bahwa pemahaman tentang perubahan gerak kinetika, momentum dan force sangat penting dipahami pemain dan pelatih dalam upaya meningkatkan performa kualitas pukulan backhand drive dalam permainan tenis.
Korelasi Kekuatan Otot Lengan dan Power Otot Tungkai Dengan Keterampilan Senam Lantai
Idah Tresnowati;
Gilang Nuari Panggraita;
Afif Tri Ramadiansyah
Jendela Olahraga Vol 6, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jo.v6i2.8911
Keterampilan dasar senam lantai dipengaruhi oleh komponen kondisi fisik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui korelasi antara kekuatan otot lengan dengan keterampilan gerakan meroda, korelasi antara power otot tungkai dengan keterampilan gerakan meroda serta korelasi antara kekuatan otot lengan dan power otot tungkai dengan keterampilan gerakan meroda. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa aktif prodi pendidikan jasmani Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 21 orang. Data diambil menggunakan tes push up untuk mengukur kekuatan otot lengan, tes vertical jump untuk mengukur power otot tungkai dan tes keterampilan gerak meroda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan otot lengan berkorelasi positif dengan keterampilan gerak meroda, power otot tungkai berkorelasi positif dengan keterampilan gerak meroda, kekuatan otot lengan dan power otot tungkai berkorelasi positif dengan keterampilan gerak meroda. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi positif antara kekuatan otot lengan dan power otot tungkai dengan keterampilan gerak meroda pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan prodi pendidikan jasmani tahun ajaran 2020/2021
Pengaruh Latihan Leg Press dan Squat Thrust Terhadap Peningkatan Power Tungkai Atlet Bola Voli
Reza Adhi Nugroho;
Rizki Yuliandra;
Aditya Gumantan;
Imam Mahfud
Jendela Olahraga Vol 6, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jo.v6i2.7391
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan leg press dan squat thrust terhadap peningkatan power tungkai atlet bola voli. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan two gruop pretest posttest design. Sampel penelitian berjumlah 16 atlet bola voli di SMAN 1 Pringsewu yang diambil dengan teknik total sampling yaitu 100% dari jumlah populasi. Dalam penelitian ini alat ukur untuk mengukur kemampuan power tungkai menggunakan tes vertikal jump. Penelitian ini menggunakan analisis ANAVA dan taraf signifikasi α = 0,05. Hasil penelitian yang di dapatkan yakni , adanya pengaruh latihan beban leg press dan latihan squat terhadap meningkatnya power tungkai atlet bola basket, yang dibuktikan dari nilai F = 25.248 terhadap power tungkai dan nilai p = 0,002 < 0,05. Latihan dengan menggunkan metode beban leg press lebih baik dari pada menggunakan latihan dengan metode squat thrust degan selisih posttest power tungkai sebesar 1,0 atau sama dengan 8 cm. Berdasarkan hasil yang telah dikemukakan pada hasil penelitian ini bahwa terdapat interaksi yang signifikan antara metode beban ( Leg Press dan Squat Thrust ) terhadap power tungkai atlet bola voli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok latihan leg press lebih signifikan dalam meningkatkan power tungkai atlet bola voli di bandingkan kelompok latihan Squat Thrust.
Pengaruh Latihan Lari (Sprint) 20 Meter Terhadap Kecepatan Menggiring Bola (Dribbling)
Insan, Jamalul;
Iyakrus, Iyakrus;
Yusfi, Herri
Jendela Olahraga Vol 7, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jo.v7i1.10367
Penelitian ini dimaksudkan agar dapat mengetahui pengaruh latihan lari (sprint) 20 meter terhadap kecepatan menggring bola pada atlet sepak bola club Tanjung Batu Soccer. Jenis penelitian yaitu quasy experiment dengan bentuk one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu atlet club Tanjung Batu Soccer yang berjumlah 30 atlet. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 atlet. Instrumen pada penelitian ini adalah tes kecepatan menggiring bola (dribbling). Data diambil dari tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data uji hipotesis diketahui thitung (22,21) > ttabel (1,70), maka thitung > ttabel sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Pernyataan H1 tersebut yaitu terdapat pengaruh latihan lari (sprint) 20 meter terhadap kecepatan menggiring bola (dribbling) pada atlet club Tanjung Batu Soccer. Implikasi pada penelitian ini yaitu latihan lari (sprint) 20 meter mampu digunakan menjadi bentuk latihan untuk meningkatkan kecepatan menggring bola dalam sepak bola.