cover
Contact Name
Mei Sulistyoningsih
Contact Email
jitek@upgris.ac.id
Phone
+6282137428349
Journal Mail Official
jitek@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Sidodadi Timur Nomor 24 – Dr. Cipto Semarang - Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JITEK (Jurnal Ilmiah Teknosains)
ISSN : 24609986     EISSN : 24769436     DOI : https://doi.org/10.26877/jitek
JITek: Jurnal Ilmiah Teknosains 2476-9436 (media online) & 2460-9986 (media cetak) published scientific papers on the results of applied and natural science research covering the fields of science including engineering (civil, chemistry, architecture, electrical, mechanical, enviromental), food technology, agriculture, physics, biology, mathematics, chemistry and technical information. The manuscript must be original research, written in Bahasa Indonesia or English, and not be simultaneously submitted to another journal or conference. Manuscripts will be reviewed by an expert editor and managing editor. The journal has been indexed in Google Scholar, Dimensions and Crossref.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek" : 10 Documents clear
Karakteristik Dan Analisis Sensorik Produk Tahu dengan Koagulan Alami Nita Aryanti; Dessy Kurniawati; Amelia Maharani; Dyah Hesti Wardhani
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.341 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1206

Abstract

Tahu merupakan produk olahan kedelai yang banyak dikonsumsi di Asia. Tahu diperoleh dari proses koagulasi susu kedelai menggunakan koagulan. Umumnya koagulan yang digunakan dalam proses pembuatan tahu adalah garam (CaCl2, CaSO4, MgCl2) dan asam (Asam asetat, Glukano δ-lactone (GDL)). Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan tahu menggunakan koagulan alami belimbing wuluh, jeruk nipis dan larutan chitosan. Produk tahu yang diperoleh dibandingkan dengan produk tahu dengan penggunaan koagulan komersial CaSO4. Karakteristik tahu yang diuji meliputi yield, kadar protein, kadar air dan tekstur serta analisis sensorik yang terdiri dari rasa, aroma, warna dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan koagulan alami (Belimbing wuluh, Jeruk nipis dan Chitosan) menghasilkan produk tahu dengan yield dan kadar protein yang lebih tinggi dibandingkan dengan koagulan komersial. Sedangkan kadar air tahu dengan koagulan alami Belimbing wuluh dan jeruk nipis menghasilkan produk tahu dengan kadar air yang lebih tinggi. Analisis tekstur menunjukkan bahwa koagulan chitosan menghasilkan produk tahu yang paling keras. Berdasarkan uji sensorik terhadap produk tahu, dapat dinyatakan bahwa panelis lebih menyukai sampel tahu dengan tingkat keasaman yang lebih rendah dalam penilaian rasa dan aroma. Sedangkan untuk penilaian warna, panelis lebih menyukai sampel tahu dengan konsentrasi asam yang lebih tinggi.
Potensi Gizi Tempe Berbahan Dasar Jagung Oke Anandika Lestari; Eva Mayasari
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.292 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1202

Abstract

Tempe merupakan produk fermentasi kedelai berasal dari Indonesia yang kaya nutrisi.Kacang kedelai umumnya diperoleh dari luar negeri sehingga harga kedelai menjadi mahal. Salah satu cara untuk mengurangi penggunaan kacang kedelai sebagai bahan baku tempe adalah melakukan diversifikasi tempe dari bahan baku lokal yaitu jagung. Salah satu kelebihan jagung yang dapat ditonjolkan adalah kandungan karotenoid. Penelitian ini akan melakukan pengukuran perubahan kandungan gizi tempe yang berbahan dasar jagung kering.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan jagung menjadi tempe menurunkan kandungan gizi jagung, akan tetapi tempe jagung memiliki kandungan karotenoid 1,65mg/g dan total kalori 136 kkal/100g. Pengembangan jagung menjadi bahan dasar tempe memiliki potensi dikembangkan sebagai bahan baku substitusi kedelai.
Pengembangan Eksperimen Interaksi Cahaya terhadap Medium tentang Penentuan Kadar Besi (Fe) dalam Air Minum Isi Ulang Ria Asep Sumarni
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.264 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1197

Abstract

Pengembangan eksperimen penentuan kadar besi (Fe) dalam air minum isi ulang berbasis spektroskopi: tentang interaksi cahaya terhadap medium cair. Eksperimen dilakukan dengan cara menghitung nilai absorbsi dari larutan standar besi (Fe). Fotodioda terhubung pada interface LoggerPro dan akan terbaca pada laptop yang sudah terinstal software LoggerPro. Nilai yang terbaca pada LoggerPro berupa tegangan (voltase). Sampel yang diuji kadar besi (Fe) adalah air minum isi ulang dari empat depot di sekitar kampus UAD Yogyakarta. Pengambilan data diawali dengan menentukan panjang gelombang maksimum terhadap absorbsi larutan besi (Fe) menggunakan fiber optik dan software LoggerPro. Panjang gelombang yang diperoleh adalah 447,8 nm warna biru. Nilai kadar  besi (Fe) dalam air minum isi ulang dihitung dari gradien garis hasil regresi linier konsentrasi larutan standar besi (Fe )terhadap absorbsi. Nilai kadar besi  menggunakan fotodioda mendekati nilai kadar besi (Fe) dalam air minum isi ulang menggunakan spektroskopi. Hasil yang diperoleh dengan kedua metode bahwa nilai kadar besi (Fe) dalam air minum isi ulang dari berbagai depot masih di bawah batas standar PERMENKES 2010. Pada penelitian ini dilakukan pengujian produk, baik kelayakan dan keefektifan produk penentuan kadar besi (Fe). Angket sebagai alat uji dan respon pengguna diberikan kepada ahli pembuat alat, dosen dan mahasiswa.
Optimasi Biaya Bahan Bakar Pembangkit Thermal Area Jawa Tengah dan DIY Berbasis Logika Fuzzy Moh. Sabiqul Faiz; Achmad Solichan; Luqman Assaffat
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.916 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1203

Abstract

Penjadwalan operasi dan pembagian beban yang tepat pada proses pembangkitan tenaga listrik berguna untuk meminimalkan pengeluaran biaya bahan bakar. Dari simulasi operasi unit pembangkit thermal area Jateng dan DIY dengan sampel beban 2496 MW, 3850 MW, dan 4392 MW, metode iterasi lambda menghasilkan daya total pembangkitan yang sama besar dengan kebutuhan beban, sehingga nilai error 0%.  Sedangkan pada metode logika fuzzy memiliki nilai error yang juga bagus, yaitu berturut-turut pada kondisi beban tersebut adalah 0,72%, 0,01%, dan 0,03%. Deviasi pembagian beban menggunakan iterasi lambda dengan logika fuzzy juga menunjukan nilai yang bagus, yaitu pada beban 2496 MW = 6,58%, 3850 MW = 4,39%, sedangkan pada beban 4392 MW mencapai 17,23% atau buruk. Perbedaan daya total pembangkitan metode iterasi dengan fuzzy, membuat perbandingan efisiensi kedua metode tersebut tidak dapat dilakukan. Oleh karena itu, analisis dilakukan dari efektifitas kedua metode tersebut. Selain itu, diperlukan juga pembahasan lebih detail mengenai pembagian beban menggunakan metode logika fuzzy, baik dari sisi variabel input-ouput, fungsi keanggotaan, maupun aturan fuzzy.
Kandungan Serat Jerami Padi Fermentasi dengan Lama Waktu Inkubasi yang Berbeda Sri Sukaryani
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.989 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1198

Abstract

Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengkaji pengaruh penggunaan MA 11 dalam fermentasi jerami padi terhadap kandungan serat jerami padi ; 2) untuk mengkaji waktu yang optimal dalam fermentasi dengan MA-11. Metode penelitian : Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap pola searah, dengan 4 macam perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 3 kali ulangan.  Perlakuan tersebut adalah : T0 : Jrami padi tanpa fermentasi, T1: Jerami padi  difermentasi selama 2 kali 24 jam, T2: Jerami padi  difermentasi selama 4 kali 24 jam dan T3: Jerami padi difermentasi selama 6 kali 24 jam. Peubah yang diamati adalah : kadar ADF dan NDF. Data yang didapatkan dianalisis secara statistik dengan analisis variansi pola searah. Jika terdapat perbedaan diantara perlakuan, dilakukan uji lanjut dengan uji wilayah ganda Duncan’t.  Hasil penelitian  adalah 1) rata-rata kadar ADF pada T0 : 50.21%, T1 : 40.01% T2 : 37.53 % dan T3 : 36.93%. 2)  Rata-rata kadar NDF  pada T0 : 69.22%; T1 : 64.65%; T2 : 62.85% dan T3 : 62.20%. Secara statistik lama fermentasi berpengaruh sangat nyata terhadap kandungan ADF dan NDF jerami padi, dan semakin lama waktu fermentasi semakin menurunkan kandungan ADF dan NDF jerami padi sampai batas waktu 4 hari. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa lama waktu fermentasi berpengaruh sangata nyata menurunkan kandungan ADF dan NDF jerami padi. Waktu yang optimal dalam fermentasi dengan MA-11 adalah 4 hari.
Teknik Kalibrasi Timbangan Elektronik Menggunakan Metode CSIRO Fuzi Marati Sholihah
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.794 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1204

Abstract

Pada Penelitian ini telah dilakukan kalibrasi timbangan elektronik menggunakan metode CSIRO. Timbangan elektronik telah dikalibrasi menggunakan metode ini. Hasil kalibrasi dianalisis menggunakan analisis ketidakpastian tipe A dan B. Ketidakpastian pengukuran merupakan parameter utama dalam penelitian ini. Analisis ketidakpastian tipe A dan B dilakukan untuk mengestimasi nilai ketidakpastian pengukuran hasil kalibrasi. Dengan mengetahui nilai ketidakpastian pengukuran dapat diketahui massa konvensional dari anak timbangan, koreksi pembacaan, dan limit of performance. Hasil kalibrasi stimbangan elektronik dapat diterbitkan menggunakan sertifikat kalibrasi
Kontribusi Kolesterol Dan Trigliserida pada Sifat Optis Aktif Minyak Goreng K. Sofjan Firdausi; Ulfa Maftukhah
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.567 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kolesterol dan trigliserida dalam minyak goreng menggunakan polarisasi cahaya. Serbuk kolesterol murni diperoleh secara komersial kemudian dilarutkan dalam eter dengan tujuan memperoleh kaitan antara perubahan polarisasi dan konsentrasi kolesterol. Nilai tersebut digunakan untuk mengoreksi nilai polarisasi akibat keberadaan trigliserida dalam minyak sebagai komponen utama, dengan asumsi bahwa polarisasi total merupakan kontribusi penjumlahan linier dari polarisasi akibat kolesterol dan polarisasi akibat trigliserida. Hasil peneltian menunjukkan bahwa perubahan polarisasi tidak linier untuk konsentrasi rendah (kurang dari 10 mg/ml). Namun, untuk konsentrasi besar (di atas 10 mg/ml) diperoleh kaitan yang linier antara polarisasi dan konsentrasi kolesterol. Hal ini didukung oleh hubungan linier antara polarisasi dan absorbansi pada puncak serapan gelombang 583 nm. Hasil tersebut memperkuat hasil penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa kualitas minyak yang baik ditunjukkan dengan polarisasi yang kecil. Dan sebagai tambahan, metode ini tetap mempunyai prospek sebagai instrumen evaluasi tingkat kehalalan minyak akibat cemaran lemak babi.
Pengaruh Pemberian Probiotik dari Limbah Ayam Broiler yang Diberi Perlakuan Feed Additive Herbal dan Intermittent Lighting untuk Meningkatkan Bobot Badan dan Panjang Lele Mei Sulistyoningsih; Reni Rakhmawati
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.112 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1205

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian probiotik limbah ayam broiler dengan feed additive herbal dan intermittent lighting terhadap bobot badan dan panjang lele. Subyek penelitian DOC, sejumlah 96 ekor unsex dan lele 600 ekor. Perlakuan penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan dengan 4 kali ulangan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang diterapkan JC1(pakan komersial+ 2 % jahe + pencahayaan 1L : 3D), JC2 (pakan komersial + 2 % jahe + pencahayaan  1L : 2D), KC1 (pakan komersial + 0,2 % kunyit + pencahayaan 1L : 3D), KC2 (pakan komersial + 0,2% kunyit + pencahayaan 1L : 2D), dan kontrol (pakan komersial). Teknik pengumpulan data, semua data diambil pada minggu ke 8 sejak pemeliharaan lele. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analisis of Variance (ANAVA), dilanjutkan dengan Uji Jarak Ganda Duncan (UJGD). Hasil penelitian pemberian probiotik dari kotoran ayam yang dihasilkan dengan menggunakan perlakuan feed additive herbal dan intermittent Lighting tidak ada pengaruh terhadap bobot badan dan panjang badan pada lele (P>0,05).
Metode Perbaikan Kerusakan Retak pada Ruas Jalan Kedungmundu – Metesih Ikhwanudin Ikhwanudin; Farida Yudaningrum
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.311 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1200

Abstract

Ruas jalan Kedungmundu-Metesih merupakan jalan Kolektorbersamaan dengan perkembangan kawasan dilingkungan kedungmundu, Metesih, Sendangmulyo kecamatan Tembalang, maka semakin berkembangan jumlah penduduk yang berada di kawasan tersebut sehingga pemakai jalan semakin tahun semakin bertambah dengan semakin bertambahnya kendaraan yang melewati ruas jalan Kedungmundu-metesih baik kendaraan kecil maupun kendaraan besar sehingga diperlukan perbaikian rutin yang pendanaanya melalui anggaran APBD sehingga dari segi pemanfaat akan merasa nyaman dan aman. Berdasar penelitian yang dilakukan bahwa kerusakan ruas Jalan Kedungmundu Metesih dikelompokkan dalam lima kategori yaitu  Retak (Cracking),distorsi (distorsion), Cacat permukaan (disintegration),Pengausan (polished aggregate) danKegemukan (bleeding of flushing) dengan metode perbaikannya menggunakan standart Bina Marga.
Sifat Sensoris Dan Principal Component Analysis Tepung Suweg di Karisidenan Surakarta Umar Hafidz Asy’ari Hasbullah
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.477 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1201

Abstract

Suweg merupakan komoditas lokal khususnya di Karisidenan Surakarta yang potensial dikembangkan menjadi berbagai produk pangan dan non pangan. Dalam pengolahannya, suweg bisa dibuat menjadi produk antara berupa tepung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat sensoris tepung suweg dari beberapa kabupaten di Karisidenan Surakarta. Sampel suweg diambil dari Kabupaten Boyolali, Karanganyar, Klaten, Sragen, Sukoharjo dan Wonogiri. Analisis dilakukan dengan uji sensoris secara deskriptif dan hedonic tepung suweg. Hasil menunjukkan bahwa warna tepung suweg yang paling mendekati cerah ialah dari Kabupaten Boyolali, Wonogiri, dan Sragen dengan deskripsi coklat muda hingga coklat cerah dengan nilai yang tidak berbeda nyata. Aroma tepung suweg yang kuat berasal dari Kabupaten Klaten dengan deskripsi aroma cukup kuat hingga kuat yang berbeda nyata dengan sampel lainnya. Tepung suweg yang memiliki nilai kesukaan warna tertinggi dan tidak berbeda nyata ialah dari Kabupaten Boyolali, Sragen dan Wonogiri. Kesukaan aroma tepung suweg tidak berbeda nyata untuk semua sampel. Hasil dari principal component analysis (PCA) menunjukkan bahwa tepung suweg dari Boyolali, Sragen dan Wonogiri dipisahkan dari tepung suweg dari Karanganyar dan Sukoharjo di PC1

Page 1 of 1 | Total Record : 10