EMPATI
EMPATI - Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan jurnal ilmiah hasil penelitian di bidang Bimbingan dan Konseling, yang diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling FIP Universitas PGRI Semarang. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun, dibulan April dan Oktober, untuk memasukkan artikel dapat dikirim melalui email empatibkupgris@gmail.com.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 2 (2019): Empati"
:
10 Documents
clear
KEEFEKTIFAN PENERAPAN LAYANAN DASAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN ANAK TENTANG KEKERASAN SEKSUAL
Ayu Safriyana;
Desi Maulia
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v6i2.4284
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan dasar untuk meningkatkan pemahaman tentang kekerasan seksual pada siswa kelas VA SDN Sawah Besar 01 Semarang. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif pre-eksperiment dengan desain pre-test post-test one group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Sawah Besar 01 Semarang. Jumlah sampel 40 siswa. Validitas data menggunakan rumus product moment dan part whole corelation, sedangkan reliabilitas data menggunakan rumus alpha cronbach. Berdasarkan hasil diperoleh hasil uji t sebesar -11,603 dan nilai p sebesar 0,000 < 0,01 dengan demikian adanya perbedaan yang sangat signifikan antara hasil post-test 77,79 > hasil pre-test 64,52 dengan kenaikan sebesar 13,27 pada taraf signifikan 5%, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa layanan dasar efektif untuk meningkatkan pemahaman tentang kekerasan seksual pada siswa kelas VA SDN Sawah Besar 01 Semarang. Kata kunci : Layanan Dasar, Pemahaman Kekerasan Seksual
PENERAPAN PENGUASAAN KONTEN MELALUI METODE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP REGULASI DIRI SISWA
Suhendri Suhendri;
Khasanatul Lidayati
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v6i2.4278
Kemampuan siswa meregulasi diri dalam belajar sangat penting, hal ini untuk dapat merumuskan dan mencapai tujuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari penerapan layanan penguasaan konten melalui metode two stay two stray terhadap regulasi diri siswa. Metode penelitian yaitu metode kuantitatif true experimental, desain pretest-posttest control group design. Populasi 288 siswa dan sampel 62 siswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, teknik sampling cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala psikologis tentang regulasi diri.Hasil pre test kelompok eksperimen rata-rata 65,56 sedangkan kelompok kontrol rata-rata 64,93. Sedangkan hasil post test kelompok eksperimen rata-rata 68,1 sedangkan kelompk kontrol rata-rata 64,5. Selanjutnya dilakukan analisis uji t diperoleh thitung 2,526 sementara ttabel dengan db =(n1+n2)-2 = (30+31)-2= 59 dan taraf signifikan 5% (0,05) sebesar 1,671. Karena jumlah thitung > ttabel yakni 2,526 > 1,671. Maka disimpulkan bahwa penguasaan konten melalui metode two stay two stray dapat mempengaruhi secara positif regulasi diri siswa. Kata Kunci : Penguasaan Konten, Two Stay Two Stray, Regulasi Diri.
LAYANAN KONSELING KELOMPOK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY TERHADAP HARGA DIRI SISWA KORBAN SELF INJURY
Terisa Sari Ulum;
Wiwik Kusdaryani;
Padmi Dhyah Yulianti
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v6i2.4279
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok rational emotive behavior therapy terhadap harga diri siswa korban self-injury. Jenis penelitian ini adalah penelitian desain eksperimen semu (pre eksperimental design). Populasi dalam penelitian ini adalah 271 siswa kelas VII, sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 6 siswa dengan kategori siswa korban self-injury dengan harga diri yang rendah. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, penyebaran angket kebutuhan peserta didik, dan angket harga diri siswa korban self-injury,serta menggunakan skala psikologis harga diri siswa korban self-injury. Desain penelitian yang digunakan adalah one-group pretest-posttest design. Hasil analisis uji-t harga diri siswa korban self-injury menunjukan mencapai thitung= 6,475> ttabel= 2,200, maka HO ditolak dan Ha diterima dengan db=n+n-1, dan α=5%, artinya ada pengaruh layanan konseling kelompok rational emotive behavior therapy terhadap harga diri siswa korban self-injury kelas VII SMP Negeri 32 Semarang. Kata kunci: Layanan konseling kelompok rational emotive behavior therapy, Harga diri, Self-Injury.
KEEFEKTIFAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK SELF INSTRUCTION DAN THOUGHT STOPPING UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM KORBAN BULLYING
Dewi Rostiana;
Mungin Eddy Wibowo;
Edy Purwanto
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v6i2.4274
Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan konseling kelompok teknik self instruction dan thought stopping untuk meningkatkan self esteem korban bullying siswa kelas VII di MTs Al Hikmah Proto Kedungwuni Kota Pekalongan. Metode penelitian yang digunakan eksperimen, desain randomized pretest- posttest control group design dengan melibatkan subjek penelitian sebanyak 21 orang yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan teknik self instruction yang terintegrasi dengan teknik thought stopping jauh lebih efektif untuk meningkatkan self esteem korban bullying. siswa MTs Al Hikmah Proto Kedungwuni Kota Pekalongan.Kata kunci: konseling kelompok, teknik self instruction, teknik thought stopping, self esteem korban bullying.
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK MODELLING SIMBOLIK UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA
Rizky Fitriani
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v6i2.4280
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif melalui metode penelitian true eksperimental design dengan model pretest-posttest control group design. Sampel yang digunakan terdiri dari kelas VII B dan kelas VII C yaitu terpilih 20 peserta didik yang mempunyai penyesuaian diri tinggi, rendah, sangat rendah. Teknik yang digunakan yaitu cluster random sampling. Alat pengumpulan data yang dipergunakan adalah skala kemandirian belajar.Berdasarkan hasil analisis uji hiptesis diperoleh thitung = 3,103. Selanjutnya dikonsultasikan dengan ttabel dengan taraf signifikan 5% (0,05) yaitu 2,10092. Hal tersebut menunjukkan bahwa thitung = 3,103 > ttabel = 2,10092. Atas dasar perhitungan tersebutmaka hipotesis alternative (Ha) yang berbunyi “Ada Pengaruh Layanan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Modelling Simbolik Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Kelas VII Smp Walisongo 2 Semarang” diterima kebenarannya pada taraf signifikan 5%. Dengan demikian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa.Kata kunci: Bimbingan Kelompok Teknik Modelling Simbolik, Kemandirian Belajar
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGEMBANGKAN REGULASI DIRI SISWA KELAS VIII
Ahmad Habibi
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v6i2.4275
This study aims to determine the effect of group guidance services with self management techniques to develop self-regulation in students. This type of research is quantitative research through true experimental design research method with a pre-test post-test control group design model. The population in this study were 178 students. The sample in the study were 20 eighth grade students of Muhammadiyah 3 Junior High School Semarang who were taken using simple random sampling technique. The data collection tool used is the scale of self regulation. Based on the results of the hypothesis test analysis obtained the results of t count tcount = 4.28. Then consulted with ttable with a significance level of 5% (0.05) which is 2,100. This shows that tcount = 4.28>ttable = 2.100. On the basis of these calculations, the alternative hypothesis (Ha) which reads there is the influence of group guidance services with self management techniques to develop self-regulation ability of class VIII students of Muhammadiyah 3 Semarang Middle School in 2017/2018 academic year received the truth at 5% significance level. Thus, it shows that group guidance services with self managementtechniques can develop self-regulation skills of eighth grade students of Muhammadiyah 3 Middle School SemarangKeywords: Group Guidance, Self Management Techniques, Self Regulation
FAKTOR KONTROL DIRI DALAM PENGGUNAAN GADGET (SMARTPHONE) PADA SISWA
Azizah Ummu Syaroh
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v6i2.4281
Penelitian faktor kontrol diri dalam penggunaan gadget (smartphone) pada siswa ini dilatarbelakangi oleh masih adanya siswa yang melanggar aturan sekolah untuk tidak membawa dan menggunakan gadgdet (smartphone) di sekolah, hal tersebut menandakan bahwa masih ada beberapa siswa yang memiliki kontrol diri yang kurang baik khususnya dalam penggunaan gadget (smartphone), upaya pencegahan dapat dilakukan oleh guru BK melalui layanan BK, untuk itu perlu diketahui apa saja faktor yang mempengaruhi kontrol diri dalam penggunaan gadget (smartphone) untuk menunjang materi layanan yang akan disampaikan kepada siswa.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian menggunakan analisis faktor dengan teknik exploratory factor analysis (EFA). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu, sedangkan untuk sampel merupakan siswa kelas IX yang terdiri dari 4 kelas dan jumlah total 100 orang yang berada di usia remaja awal. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen penelitian berupa skala kontrol diri dalam penggunaan gadget (smartphone). Hasil analisis faktor menemukan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap kontrol diri dalam penggunaan gadget (smartphone) yaitu faktor ketertarikan sebesar 71,2% sedangkan faktor terendah yaitu motivasi diri dan ekstrakulikuler sebesar 47,8%. Maka Ha diterima yang artinya ada faktor kontrol diri dalam penggunaan gadget (smartphone).Dari hasil tersebut, harapannya guru BK dapat memberikan layanan dengan metode yang sesuai secara optimal untuk mencegah maupun mengatasi permasalahan terkait kontrol diri dalam penggunaan gadget. Kata kunci : kontrol diri, gadget, remaja
BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SIMULATION GAMES TERHADAP KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA KELAS XI IPS
Tsamara Revinda Ibtyandi;
Dini Rakhmawati;
Farikha Wahyu Lestari
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v6i2.4276
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik simulation games terhadap komunikasi interpersonal siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Pemalang. Jenis penelitian ini adalah eksprimen kuantitatif dengan metode penelitian Quasi Experimental menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel yang diambil sebanyak 18 siswa, 9 siswa untuk kelompok eksperimen dan 9 siswa untuk kelompok kontrol dengan menggunakan sampling sistematis. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui instrumen penelitian berupa skala psikologi komunikasi interpersonal dan wawancara. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-test, treatment, dan post-test. Treatment dilaksanakan sebanyak lima kali pada kelompok eksperimen dengan rata-rata 101 menjadi 117,22 meningkat sebanyak 16,22. Hasil uji hipotesis diperoleh hasil thitung = 2,325 dikonsultasikan dengan taraf signifikansi 5% (0,05) yaitu 2,120. Hal tersebut menunjukan bahwa thitung = 2,325 > ttabel = 2,120. Disimpulkan bahwa ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik simulation games terhadap komunikasi interpesonal siswa kelas XI IPS SMA Negei 3 Pemalang.Kata kunci : Bimbingan Kelompok, Teknik Simulation Games, Komunikasi Interpersonal
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING TERHADAP PENGEMBANGAN SELF ESTEEM (HARGA DIRI) PADA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 32 SEMARANG
Dais Arich Sifiana;
Supardi Supardi;
Agus Setiawan
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v6i2.4282
Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah kondisi self esteem siswa kelas VII SMP Negeri 32 Semarang yang rendah. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing terhadap pengembangan self esteem siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen melalui metode penelitian True Experimental Design dengan model Pre-test Post-test Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah jumlah 271 siswa. Kelas VII G adalah kelas yang dipergunakan untuk tryout sebanyak 30 siswa. Sampel dalam penelitian yaitu 20 siswa kelas VII C yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Alat pengumpul data yang dipergunakan adalah skala self esteem. Berdasarkan hasil analisis data uji t diperoleh thitung = 4,723. Selanjutnya dikonsultasikan dengan ttabel dengan taraf signifikansi 5% (0,05) yaitu 2,101. Hal tersebut menunjukan bahwa thitung = 4,723 > ttabel = 2,101. Atas dasar perhitungan tersebut maka hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi “ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing terhadap pengembangan self esteem siswa kelas VII SMP Negeri 32 Semarang” diterima kebenarannya pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian menunjukan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing terhadap self esteem siswa.Kata Kunci : Self esteem (harga diri), bimbingan kelompok, teknik role playing
KEINGINAN MEMILIKI ANAK BERDASARKAN TEORI PILIHAN RASIONAL (ANALISIS DATA SDKI TAHUN 2017)
Arri Handayani;
Najib Najib
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/empati.v6i2.4277
Anak adalah anugerah yang tidak ternilai, sehingga tidak heran jika ada anggapan banyak anak banyak rejeki. Akan tetapi anggapan demikian nampaknya sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi saat ini, di mana semua orang harus berjuang keras untuk mengupayakan sesuatu yang optimal. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji gambaran umum faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan memiliki anak mengacu teori pilihan rasional berdasarkan data SDKI 2017. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui gambaran umum faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan memiliki anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan memiliki anak adalah jumlah anak yang sudah dimiliki, persepsi jumlah anak ideal, sosial ekonomi, lokasi tempat tinggal, dan tingkat pendidikan. Kata kunci : Keinginan memiliki anak, teori pilihan rasional