cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika
ISSN : 20862407     EISSN : 2549886X     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika (JP2F), with a registered number ISSN 2086-2407 (Print), ISSN 2549-886X (online) is a scientific journal published by the Physics Education Study Program Universitas PGRI Semarang. The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and learning Physics research results that have been achieved, both at school and in college.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
Kendala-Kendala Pembelajaran Multi Representasi Berbasis Investigation Dalam Pembelejaran Fisika Joko Siswanto; Endang Susantini; Budi Jatmiko
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1335

Abstract

Kami telah mendesain model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan representasi dan pemecahan masalah fisika. Model pembelajaran tersebut disebut Investigation Based Multiple Representation (IBMR). Model pembelajaran IBMR memiliki sintaks orientasi, investigasi, multi representasi, implementasi, dan komunikasi. Makalah ini memaparkan kendala-kendala model pembelajaran IBMR. Uji coba dilaksanakan pada perkuliahan fisika dasar di mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang. Pada saat pembelajaran berlangsung, dilakukan observasi kendala-kendala setiap fase model pembelajaran IBMR. Kendala yang ditemukan antara lain kemampuan penggunaan alat dan merangkai alat percobaan
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Interaktif Berbasis Macromedia Flash Pro CS6 untuk SMA pada Pokok Bahasan Kinematika Alhidayatuddiniyah T W; Ria Asep Sumarni; Siwi Puji Astuti
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 9, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v9i1.2307

Abstract

The purpose of this research is to: (1) produce interactive media with animated kinematics based subject of Macromedia Flash Pro CS6 for SMA and (2) to know the quality and feasibility of kinematics learning media product. The subject of kinematics in the subject of physics is abstract so that teachers and students need interactive media for teaching and learning activities and practice questions independently. The research method used refers to the ADDIE model with the research instrument using the assessment sheet by the material experts, media experts, and 10th grade students of SMAN 92 Jakarta and SMAN 115 Jakarta. The material of this research product is adjusted to the standard of competence by displaying GLBB animation, free fall motion, upward vertical motion along with its formulas, and practice questions. The results of the assessment by material experts, media experts, and students of SMAN 92 Jakarta and SMAN 115 Jakarta as much 98.61%, 93.75%, 92.17%, and 92.75%. Based on the tests that have been done can be concluded that the media developed eligible to be used as an innovative learning resources.
MODEL PAKEM MELALUI PENDEKATAN TEMATIK UNTUK PEMBELAJARAN SAINS SD Ernawati Saptaningrum; Wiwik Kusdaryani
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 1 (2010): APRIL 2010
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v1i1.111

Abstract

Pada penelitian tahun pertama ini telah dihasilkan perangkatpembelajaran tematik sains SD dengan model Pakem yang terdiridari silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, naskah materisains SD dengan pendekatan tematik, dan alat evaluasipembelajaran sains. Kegiatan penelitian di tahun pertama ini diawali dengan melakukan analisis kurikulum SD dan analisiskebutuhan siswa sesuai dengan aspek perkembangan anak SD,dilanjutkan dengan identifikasi materi yang berhubungan dengansains yang sesuai kurikulum dan mendeskripsikan fasilitaspendukung pembelajaran sains yang diperlukan, langkah ketigadilakukan pengembangan materi sains SD dengan PAKEM melaluipendekatan tematik, langkah ke empat pengembangan strategipembelajaran di sini dirancang kegiatan inkuiri dengan PAKEMmelalui pendekatn Tematik Sains SD, dan langkah ke lima yaitupengembangan alat evaluasi yang berupa penilaian kognitif,afektif dan psikomotorik.
PEMANFAATAN MICROSOFT EXCEL UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA POKOK BAHASAN GERAK DENGAN BANTUAN CAMTASIA STUDIO 4 Harto Nuroso; Akhmad Arifin
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2011): APRIL 2011
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v2i1/April.128

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil UN mata pelajaran IPAtahun pelajaran 2007/2008 untuk Kabupaten Kendal masih relatifrendah. Hal ini mengindikasikan masih kurangnya pemahaman siswaSMP tentang mapel IPA khususnya Fisika. Padahal sebenarnya siswamemiliki potensi yang baik, tetapi karena ditangani oleh suatu prosespembelajaran yang kurang berkualitas dan belum optimal, ditunjangdengan kurangnya sarana dan prasarana pendidikan maka hasilnyaumumnya masih relatif rendah.Metode penelitian adalah pengembangan yang meliputi 6 tahap,yaitu : Concept, Design,Collecting materials, Assambly, Uji Coba,Distribution.Setelah Media pembelajaran selesai dibuat, kemudian dilakukanpenelitian tentang uji coba produk kepada Ahli PemrogramanKomputer, Ahli pembelajaran/ guru fisika, dan kepada siswa kelas VIISMP sebagai pengguna produk ini.Data yang diperoleh melalui uji coba menunjukkan bahwa mediapembelajaran Fisika dengan memanfaatkan Microsoft Excel denganbantuan Camtasia 4 layak digunakan untuk media pembelajaran bagiguru dan siswa secara mandiri. Setelah dilakuakn ujicoba di kelaskecil menunjukkan ketertarikan siswa dengan media pembelajaran ini.Hasil evaluasi di akhir pembelajaran juga menunjukkan nilai yangbaik yaitu rata-rata 7,8.Kata kunci : Media, Microsoft Excel, Camtasia Studio 4
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA Muh sohibi; joko siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2 (2012): SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v3i2/SEPTEMBE.349

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to determine whether the use of problem-based learning model provides a better effect than on guided inquiry and expository on critical and creative thinking skills of students in SMA N 1 Comal Pemalang 2012/2013. The experiment was conducted from 31 July 2012 until 10 August 2012. The study population was all class X which amounts to 9 classes. Samples taken are three classes, namely X-5 as the control group, a class X-6 as the experimental group 1 and Class X-7 as the experimental group 2. The final analysis using t-test (right side), for students' critical skills: the first experimental class and control: tcount> ttable = 4.64> 2.00, the experimental class 2 and control: tcount> ttable = 2.37 > 2.00 and the class experiment 1 and experiment 2: tcount> ttable = 2.68> 1.99. For the critical skills of students in the experimental class 1 and control: tcount> ttable = 4.41> 2.00, the experimental class 2 and control: tcount> ttable = 5.29> 2.00 and the class experiment 1 and experiment 2 : tcount> ttable = 2.27> 1.99. From these results it can be concluded that the experimental class one that uses problem based learning give influence better than both the other classes using guided inquiry and expository on the ability of students to think critically and creatively. Keywords: problem-based learning, guided inquiry, critical thinking and creative students.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning melalui Pendekatan Saintifik terhadap Kemampuan Berkomunikasi Ilmiah pada Kelas X di SMA Negeri 1 Rembang Ishartanto Qodry; Harto Nuroso; Susilawati Susilawati
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i1.1151

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning melalui pendekatan saintifik terhadap kemampuan berkomunikasi ilmiah pada kelas X di SMA Negeri 1 Rembang. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Rembang, mulai tanggal 2 Februari sampai dengan 7 Maret 2015. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X yang diambil secara acak, untuk menentukan sampel. Terdapat dua kelas sampel yaitu kelas X-MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan X-MIA 4 sebagai kelas kontrol. Data awal diambil dari nilai Ulangan Tengah Semester Gasal dan data akhir dari hasil observasi. Analisis data terdiri dari analisis awal (uji normalitas dan uji homogenitas) dan analisis akhir (uji t- dan uji N-Gain). Hasil analisis akhir uji hipotesis diperoleh thitung (5,3557) > ttabel (1,68) maka Ho ditolak maka Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning melalui pendekatan saintifik terhadap kemampuan berkomunikasi ilmiah pada kelas X di SMA Negeri 1 Rembang memberikan pengaruh secara siginifikan. Uji N-Gain kemampuan berkomunikasi ilmiah pada kelas eksperimen 0,894 dengan kategori tinggi dan kelas kontrol 0,624 dengan kategori sedang. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning menggunakan pendekatan saintifik berpengaruh terhadap kemampuan berkomunikasi ilmiah siswa kelas X SMA N 1 RembangKata kunci: Model PBL, pendekatan saintifik, kemampuan berkomunikasi ilmiah.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Melalui Penerapan Model Project Based Learning Bella Mirdza Mutia Dewi; Nur Khoiri; Ummi Kaltsum
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1331

Abstract

Telah dilakukan Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan model project based learning terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada konsep Gravitasi menurut Newton. Penelitian ini dilakukan di MA Negeri Babakan Lebaksiu Tegal tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas XI IPA MA Negeri Babakan Lebaksiu Tegal. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling dengan mengambil 2 kelas secara acak, kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen yang mendapat pembelajaran dengan model project based learning sedangkan kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah fisika siswa kelas XI, dapat dilihat dari uji hipotesis satu pihak antara kelas eksperimen yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan model project based learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional diperoleh thitung > ttabel, yaitu 3,68 > 1,57 hal itu dapat disimpulkan Ha = diterima dan H0 = ditolak sehingga hasil nilai kemampuan pemecahan masalah siswa yang menggunakan model project based learning pada kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol yang tidak diterapkan model project based learning.
Sinar Laser Mainan Sebagai Alternatif Sumbar cahaya Monokromatik Praktikum Kisi Difraksi Cahaya M. Yasin Kholifudin
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 2 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i2.1641

Abstract

Learning Physics on the diffraction of light through a practical on diffraction learning material using a toy laser beam as the source of monochromatic light has the obyectives to know the wavelength of a toy laser beam  and to improve  students’ learning activities. The practical was conducted in groups consisting of 10 groups each of which consists of 3 students of Senior High School 2 Kebumen in class XII ScienceA, 2014/2015 school year. The conclusions from the data analyses and observations during the learning process are; the wavelength range of the toy laser beam is on average 649 nm - 662 nm, and the laser beam as the source of monochromatic light on the diffraction learning material shoured the same monochromatic light on the screen. The student’s learning activity showed an increasing tendency indicated their active involvement in the learning process when stringing tools, observing, recording, data process, concluding and reporting their practicals. Based on the illustration mentioned above, it can be concluded that the toy laser beam can be used as an alternative source of monochromatic light which is afordable and obtainable for the teaching of  light diffraction throngh practical
MODEL PENGEMBANGAN MODUL IPA1TERPADU BERDASARKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF SISWA1) Harto Nuroso; Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 1 (2010): APRIL 2010
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v1i1.106

Abstract

Keberhasilan pembelajaran dipengaruhi oleh kesesuaian tingkatberfikir dengan materi yang diajarkan. Permasalahan dalampenelitian ini adalah : (1) bagaimanakah tingkat perkembangankognitif siswa SMP di Kota Semarang ? (2) bagaimanakah desainmodel pengembangan modul IPA Terpadu berdasarkanperkembangan kognitif siswa ?.Tujuan dilakukannya penelitian iniadalah menyelidiki tingkat perkembangan kognitif (kemampuanberpikir abstrak) siswa SMP di Kota Semaran dan) mendesainmodel pengembangan modul IPA Terpadu berdasarkanperkembangan kognitif.Penelitian ini diharapkan dapat memberikanpengetahuan kepada guru IPA untuk menyusun modul berdasarkanperkembangan kogniti dan dapat memberikan sumbangan pemikirantentang pentingnya penyusunan bahan ajar terutama modul yangdisesuaikan berdasarkan perkembangan kognitif siswa.Penelitian iniadalah R & D (Research and Development), dan dilakukan sampaipada mendesain model pengembangan modul berdasarkanperkembangan kognitif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan : (1)perkembangan kognitif (kemampuan berpikir abstrak) siswa-siswiSMP di Kota Semarang (Siswa kelas VII di SMP 10 Semarang, SMP13 Semarang, SMP 14 Semarang dan SMP 20 Semarang) rata-ratamasih rendah, (2) kemampuan berpikir abstrak rendahmenyebabkan siswa mengalami kesulitan belajar IPA, (3) telahberhasil didesain model pengembangan modul IPA Terpaduberdasarkan perkembangan kognitif siswa yang langkah-langkahnyaterdiri dari penentuan mata pelajaran yang menjadi objekpengembangan, analisis kebutuhan modul, penyusunan danpengembangan draft modul IPA Terpadu, tinjauan ahli dan uji coba.
PEMANFAATAN PROJECTED MOTION MEDIA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA PADA MATA KULIAH ILMU PENGETAHUAN BUMI DAN ANTARIKSA (IPBA) Nur Khoiri; Irna Farikhah; Untung Sucipto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2011): APRIL 2011
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v2i1/April.123

Abstract

Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (IPBA) merupakan salahsatu bidang Ilmu yang harus dikuasai oleh calon pendidik di SMPmaupun SMA.Oleh karena itu Program Studi Pendidikan fisika IKIPPGRI Semarang memasukkan salah satu mata kuliah ini untuk dipelajari oleh calon guru. IPBA merupakan ilmu yang membutuhkanpemahaman konsep.Selama ini banyak mahasiswa fisika yang kurangmemahami konsep dalam perkuliahan IPBA karena selama ini dosenhanya menggunakan media konvensional.Oleh karena itu dibutuhkanmedia yang tepat untuk pemahaman konsep IPBA. Salah satu caranyaadalah dengan menggunakan projected motion media.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen.Metode penelitianini dengan adanya uji instrument terlebih dahulu.Lalu instrument diuji cobakan pada kelompok eksperimen. Metode ini menggunakannilai gain untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsepmenggunakan media ini.Berdasarkan penelitian, peneliti dapat mengambil kesimpulanbahwa dengan menggunakan projrcted motion media dapatdigunakan sebagai media pemaham konsep.Kata Kunci: Projected Motion Media, Pemahaman Konsep, IPBA

Page 10 of 39 | Total Record : 386