cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika
ISSN : 20862407     EISSN : 2549886X     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika (JP2F), with a registered number ISSN 2086-2407 (Print), ISSN 2549-886X (online) is a scientific journal published by the Physics Education Study Program Universitas PGRI Semarang. The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and learning Physics research results that have been achieved, both at school and in college.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU BERGAMBAR BERMUATAN KONSEP FISIKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI SEBAGAI SUPLEMEN MATA PELAJARAN IPA DI SMP Fita Sufiana; Ernawati Saptaningrum; Wawan Kurniawan
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 6, No 1 (2015): APRIL 2015
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v6i1.2573

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan sebuah media berupa buku bergambar bermuatan konsep fisika dalam kehidupan sehari-hari yang dapat dijadikan sebagai suplemen mata pelajaran IPA di SMP. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pandangan dan ketertakiran siswa terhadap  pembelajaran yang menggunakan media buku bergambar sebagai perwakilan contoh aplikasi dari materi yang diajarakan dan untuk melihat validitas atau kelayakan media buku bergambar yang telah dikembangkan serta untuk melihat penilaian siswa terhadap media buku bergambar yang teah dikembangkan. Angket yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya adalah angket survey lapangan yang diberikan kepada guru mata pelajaran IPA dan beberapa siswa kelas VII SMP Negeri 2 Toroh, angket validasi ahli diberikan kepada dosen Pendidikan Teknologi Informasi Universitas PGRI Semarang sebagai ahli media pembalajaran dan dosen Pendidikan Fisika Universitas PGRI Semarang sebagai ahli materi pembelajaran IPA di SMP. Dari penelitian ini didapatkan hasil : 1) hampir seluruh siswa yang dijadikan subjek penelitian memberika respon positif mengenai media buku bergambar yang dikembangkan, 2) media buku bergambar yang telah dikembangkan ini dinilai Sangat Baik dan layak digunakan ditunjukkan dengan perolehan persentase kelayakan dari ahli media sebesar 76, 25 % dan kelayakan dari ahli materi sebesar 68, 75 %, 3) siswa memberikan penilaian yang Sangat Baik terhadap media ,buku bergambar yang dikembangkan dengan perolehan persentase sebesar 87, 12 %.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMK PEMBANGUNAN MRANGGEN KELAS X TAHUN AJARAN 2012/2013 Heti Kurniawati; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Duwi Nuvitalia
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 4, No 2 (2013): SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v4i2.2580

Abstract

Pembelajaran yang masih berorientasi pada guru menyebabkan siswa pasif dan kurang termotivasi dalam belajar. Selain itu, siswa menganggap bahwa Fisika itu sulit dan membosankan, sehingga mengalami kesulitan belajar, dan menyebabkan hasil belajar Fisika rendah. Tujuan dalam penelitian ini  yaitu meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran fisika melalui penerapan model pembelajaran card sort pada siswa kelas X TMO SMK Pembangunan Mranggen dengan jumlah 27 siswa dalam satu kelas. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan desain penelitian yang terdiri diri 3 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu  perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Observasi dilakukan menggunakan lembar observasi untuk mengetahui tingkat afektif siswa, psikomotorik siswa, kinerja guru, dan ketercapaian model pembelajaran card sort, sedangkan tes dilakukan di akhir siklus untuk mengetahui hasil belajar kognitif siswa. Simpulan penelitian yang diperoleh adalah model pembelajaran card sort  dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran  fisika.  Hal  ini  dilihat  dari  hasil  penelitian  yang  menunjukkan bahwa  peningkatan  setiap  indikator pengumpulan data dalam pembelajaran fisika telah dapat mencapai target yang telah ditentukan yaitu sesuai dengan batas KKM.
PERBEDAAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN "MIKIR" DAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) PADA POKOK BAHASAN USAHA DAN ENERGI BERBANTUAN LKS TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH Ninik Pujianti; Ernawati Saptaningrum; Joko Saefan
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 5, No 1 (2014): APRIL 2014
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v5i1.2568

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran "MiKiR" dan Creative Problem Solving (CPS) pada pokok bahasan usaha dan energi berbantuan  LKS terhadap kemampuan memecahkan masalah. Penelitian dilaksanakan di kelas XI IPA MAN 1 Semarang semester ganjil tahun ajaran 2013/2014. Subyek dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 6 sebagai kelas eksperimen 1, kelas XI IPA 5 sebagai kelas eksperimen 2, dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, observasi, dan metode tes. Pada analisis data awal eksperimen 1 diperoleh L0 < Ltabel yaitu 0,1075 < 0,1730, untuk eksperimen 2 diperoleh L0 < Ltabel yaitu 0,1669 < 0,1730, sedangkan kelompok kontrol diperoleh L0 < Ltabel yaitu 0,1565 < 0,1730. Hal ini berarti ketiga kelas berdistribusi normal. Berdasarkan uji homogenitas diperoleh tabel > Xhitung  yaitu 5,591 > 0,174, maka dapat disimpulkan ketiga kelompok mempunyai varians yang sama (homogen). Pada analisis data akhir hasil uji t antara model "MiKiR" dan CPS diperoleh thitung  > ttabel yaitu 2,272 > 1,68. Adapun rata-rata  hasil belajar siswa kelas eksperimen 1 adalah 81,56, kelas eksperimen 2 adalah 75,81, dan kelas kontrol adalah 69,85. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran "MiKiR" memberikan pengaruh lebih baik daripada model pembelajaran CPS terhadap kemampuan memecahkan masalah siswa pokok bahasan usaha dan energi kelas XI IPA MAN 1 Semarang Tahun Ajaran 2013/2014.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN IPAE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS DAN SIKAP ILMIAH SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP Tri Desyanti; Joko Siswanto; Harto Nuroso
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 6, No 2 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v6i2.2363

Abstract

Based on the results of the literature studies showed that the implementation of teacher-centered learning model is still frequently performed and causes a lower analytical thinking ability and scientific attitude of students, so it is necessary to develop. Inquiry-based learning can be implemented through the application of learning models IDAE so expect the analytical thinking ability and scientific attitude of students can be increased. This study aims to determine the effects of the IDAE learning model to analytical thinking ability and scientific attitude of students in science teaching in the junior high class VII in the materials of heat. The design of this study is Pre Experimental Design by using one group pre-test and post-test. Data collected by test method for analytical thinking ability , questionnaires and observations for scientific attitude. The results showed that the implementation of learning models IDAE have a positive and significant influence but it is included in the low criteria for analytical thinking ability and scientific attitude of students.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN IPAE TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR ANALITIS DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA Siti Nur Azizah; Joko Siswanto; Harto Nuroso
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 6, No 2 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v6i2.2591

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui pengaruh model IPAE terhadap keterampilann berpikir analitis siswa pada pembelajaran IPA. (2) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran IPAE terhadap pemahaman konsep siswa pada pembelajaran IPA. Penelitian dilaksanakan tanggal 27 Maret s/d 17 April 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VII G sebagai kelas eksperimen pada materi kalor. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain pre-eksperimental designs yaitu dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Sampel di ambil dengan teknik purposive sampling.Hasil penelitian menunjukkan adanya kenaikan secara signifikan antara nilai pretest dan posttest pada keterampilan berpikir analitis dan pemahaman konsep.Data diperoleh dengan menggunakan uji-gain dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pemahaman konsep diperoleh pretest= 24 dan posttest = 91,28. Sehingga pemahaman konsep diperoleh g= 0,88 (tinggi). Hasil nilai rata-rata keterampilan berpikir analitis pada pretest= 15 dan posttest= 61. Sehingga keterampilan berpikir analitis diperoleh nilai g= 0,55 (sedang).Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran IPAE berpengaruh terhadap keterampilan berpikir analitis dan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran IPA.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat model pembelajaran IPAE terhadap keterampilan berpikir analitis dan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran IPA.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN THINK PAIR SHARE DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA POWER POINT TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWAN DI SMP NEGERI 1 GUBUG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Ismiyati Ismiyati; Joko Siswanto; Nur Khoiri
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 4, No 1 (2013): APRIL 2013
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v4i1.2352

Abstract

Purpose of this study was to determine the effect of differences in learning achievement of physics that uses methods of Problem Solving and Think Pair Share with media power point on student achievement SMP N 1 Gubug School Year 2012/2013. This research is an experimental study conducted in class VIII in the country SMP N 1 Gubug. Population in this study were all students of class VIII. Selected by Cluster Random Sampling is 3 classes as the experimental class VIII A as the experimental class 1, VIII B as the experimental class 2, class VIII C as a control. Data retrieval is done using tests and documentation. This study uses a single track obtained anava Fhitung > Ftable is 8.656> 3.079 thus Ho is rejected, it can be concluded therefore think pair share learning with media power point is more effective than learning problem solving with power point and conventional media in the country SMP N 1 Gubug school year 2012/2013
PENERAPAN MODEL LEARNING STARTS WITH A QUESTION (LSQ) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 2 DEMAK TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Selamet Winarni; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Duwi Nuvitalia
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 5, No 2 (2014): SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v5i2.2358

Abstract

Classroom action research this used Learning Starts with a Question model . This research is motivated by the learning outcomes of students of class XI IPA-4 SMAN 2 Demak in learning physics is lower than other classes. This study aims to improve student learning outcomes class XI IPA SMA N 2 Demak of academic year 2013/2014. The subjects were students of class XI IPA-4 SMA N 2 Demak totaling 40 students, consist of 12 male students and 28 female students.Classroom action research through three cycles of learning. Where each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. Data collected through testing, observation method and documentation method.The results showed this learning by applying Learning Starts with a Question (LSQ) model to improve learning outcome student at each cycle. The conclusion of this research is the application of Learning Start with a Question (LSQ) model to improve learning outcomes student class XI IPA SMA N 2 Demak academic year 2013/2014.
PENERAPAN PEMBELAJARAN AKTIF KREATIF EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAKEM) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 2 BONANG DEMAK TAHUN PELAJARAN 2013/ 2014 Rifa’ah Rifa’ah; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Susilawati Susilawati
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 6, No 1 (2015): APRIL 2015
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v6i1.2586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Bonang Demak tahun pelajaran 2013/2014 melalui penerapan Pembelajaran Aktif Kreatif Efetif dan Menyenangkan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII E siswa SMP Negeri 2 Bonang Demak yang berjumlah 28 siswa. Instrumen penelitian berupa: instrumen keaktifan siswa, instrumen hasil belajar siswa, dan instrumen ketercapaian model PAKEM. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif berupa jumlah skor hasil belajar siswa dan analisis deskriptif hasil PTK siklus I, II dan III. Hasil penelitian ini dapat diperoleh nilai rata-rata aktivitas siswa, hasil belajar siswa, dan ketercapaian penerapan  model PAKEM  masing-masing  51.25 %, 66 % dan  67.04 % pada siklus I, untuk siklus II yakni 66.25 %, 72 %, dan 73.37 %, sedangkan  siklus III  87.5 %, 88 %, dan 88.14 %. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pada siklus III sudah tercapai ketuntasan aktivitas siswa, hasil belajar siswa dan ketercapaian penerapan model  PAKEM, maka  perbaikan pembelajaran berhenti pada siklus III saja dan tidak perlu dilakukan perbaikan pembelajaran siklus berikutnya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBALIK (RECIPROCAL TEACHING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA KELAS XA SMK NURUL HADI BATU KARANG TENGAH DEMAK TAHUN AJARAN 2013-2014 Ida Ayu Wulansari
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 6, No 1 (2015): APRIL 2015
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v6i1.2574

Abstract

Dalam Penelitian tindakan kelas ini yang menjadi permasalahan adalah bagaimanakah peningkatan hasil belajar siswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbalik (Reciprocal Teaching) pada pembelajaran fisika siswa kelas XA SMK Nurul Hadi Batu karangtengah Demak Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbalik (Reciprocal Teaching) pada pembelajaran fisika siswa kelas XA SMK Nurul Hadi Batu karangtengah Demak Tahun Ajaran 2013/2014 dengan pokok bahasan Besaran Dan satuan. Penelitian ini dilaksanakan  dalam tiga siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu  perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes dan dokumentasi. Observasi untuk mengetahui keaktifan siswa, hasil belajar siswa, kinerja guru dan ketercapaian Penerapan Model Pembelajaran Berbalik (Reciprocal Teaching), dengan subyek penelitian tindakan kelas ini adalah peserta didik kelas XA SMK Nurul Hadi Batu karangtengah Demak Tahun Ajaran 2013/2014 yang berjumlah 30 peserta didik. Berdasarkan hasil tes peserta didik  pada siklus I, siklus II, dan siklus III menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar secara klasikal peserta didik  kelas XA dari 66% menjadi 76% dan meningkat menjadi 86%. Ini berarti bahwa guru mampu melaksanakan pembelajaran melalui model pembelajaran berbalik. Dari keseluruhan hasil yang telah diperoleh pada penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dalam tiga siklus dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Fisika melalui pembelajaran berbalik dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMK Nurul Hadi Batu karangtengah Demak Tahun Ajaran 2013/2014.
STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DENGAN METODE DISKUSI DAN MODEL DIRECT INTRUCTION DENGAN METODE RESITASI BERBANTUAN BUKU SAKU TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA Iim Inayah; Nur Khoiri
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 4, No 2 (2013): SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v4i2.2353

Abstract

It has been conducted research to compare student’s activity and cognitive learning outcomes between learning model of Two Stay Two Stray with discussion method and learning model of Direct Instruction with recitation aided pocket book. This research was implemented in MTs 01 Ar-Rohman Bulu at school year of 2012/2013 with cluster random sampling technique. This research design is Quasi Experiment, where the two sample given the different treatment. Data of student’s activity were obtained from observation result and data of student’s cognitive learning outcomes were obtained from pre-test and post-test value. Final analysis using t – test (two part) and comparison test (gain normalized). Based on research result obtained that class using learning model of TSTS with discussion method has percentage of student’s activity classically and exhaustiveness of student’s learning outcomes higher than the learning model of Direct Instruction with recitation method aided pocket book. Result of t – test analysis was showed t count > t table, this is show that there are difference of student’s activity and cognitive learning outcomes between learning model of Two Stay two Stray with discussion method and learning model Direct Instruction with recitation method aided pocket book. Result of gain normalized test obtained value of 0,67 and 0,60, so that the two class are in “medium” category. Based on research result of comparison study  of TSTS learning model with discussion method and Direct Instruction learning model with recitation method can increase student’s activity and cognitive learning outcomes in material of Newton’s Law in MTs Ar-Rohman Bulu at school year of 2012/2013.