cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika
ISSN : 20862407     EISSN : 2549886X     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika (JP2F), with a registered number ISSN 2086-2407 (Print), ISSN 2549-886X (online) is a scientific journal published by the Physics Education Study Program Universitas PGRI Semarang. The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and learning Physics research results that have been achieved, both at school and in college.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN METODE TEAM QUIZ MENGGUNAKAN MEDIA HANDOUT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN GERAK LURUS KELAS X MAN 01 PATI Nurmansyah Arief Setiyawan; Pratjojo Pratjojo; Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 5, No 1 (2014): APRIL 2014
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v5i1.2581

Abstract

Probing - promting merupakan alternatif untuk membuat siswa lebih aktif dan mengurangi dominasi guru dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh teknik probing – promting berbantuan media LKS terhadap hasil belajar siswa pada materi Hukum Newton Kelas X SMAN 2 Rembang. Kelas eksperimen yang diajar menggunakan teknik probing – promting berbantuan media LKS hasil belajarnya lebih baik dari pada kelas kontrol yang diajar secara konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 2 Rembang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Cluster Random sampling. Metode pengumpulan data ini dengan menggunakan metode dokumentasi dan metode tes. Analisis statistiknya menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji t satu pihak.Berdasarkan hasil analisis uji t-satu pihak diperoleh thitung= 4,26. Hal ini menunjukkan ada pengaruh penggunaan teknik probing – promting berbantuan media LKS jika ditinjau dari hasil belajar siswa. Hasil Penelitian terhadap hasil belajar fisika menunjukkan nilai rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 79 ,dan kelas kontrol sebesar 69.Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh penggunaan teknik probing – promting berbantuan media LKS jika ditinjau dari hasil belajar siswa
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS OBSERVASI GEJALA FISIS PADA POKOK BAHASAN IMPULS DAN MOMENTUM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMK NEGERI 1 BAWANG Yulinda Dwi Cahhyani; Ernawati Saptaningrum; Joko Saefan
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 5, No 1 (2014): APRIL 2014
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v5i1.2569

Abstract

Pengaruh model pembelajaran berbasis observasi gejala fisis terhadap hasil belajar siswa ditinjau dari materi impuls dan momentum di SMK Negeri 1 Bawang Banjarnegara kelas X TKJ semester genap tahun ajaran 2013/2014. pre-test post-tes control design digunakan sebagai desain penelitian ini, dengan kelas X TKJ 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X TKJ 3 sebagai kelas kontrol yang masing-masing kelas terdiri dari 34 siswa.  Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan teknik tes.  Tes yang digunakan adalah pilihan ganda yang terdiri dari 20 soal.Model pembelajaran berbasis observasi gejala fisis mempengaruhi hasil be- lajar siswa.  Bukti ini ditunjukkan pada rata-rata hasil tes siswa kelas eksperimen sebesar 77,94 dan rata-rata kelas kontrol sebesar 68,08.   Kelebihan dari model pembelajaran berbasis observasi gejala fisis ini adalah siswa melakukan akomodasi untuk membentuk keseimbangan antara struktur intelektual atau pengetahuan yang sudah ada dengan pengetahuan baru, menambah keterampilan dasar bereksperimen, mengembangkan aspek belajar kognitif, belajar berkomunikasi dengan baik, efektif dan kreatif.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN AUDIO VISUAL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS X SMA N 6 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Hartuti Hartuti; Ernawati Saptaningrum; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 6, No 2 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v6i2.2364

Abstract

Lack of understanding of the concept of students due to the learning activities that are less attractive so that students are less active in responding to material that has been presented by the teacher. Students are less able to solve the existing problems in the questions so that students feel bored and tired that resulted in the concept of understanding is low. It takes a model of learning and appropriate learning media that can enhance students' understanding of concepts so that students interested in learning and play an active role in learning.This study aims to determine the effect of problem based learning model of audio-visual assisted towards understanding the concept student of class X SMA N 6 Semarang school year 2014/2015. The study design used is pretest-posttest control group design. The population was all students of class X MIA SMA N 6 Semarang. Sampling using cluster random sampling. The study sample was taken two pieces of class, a class X MIA 4 as class experiments using problem-based learning models assistance audio-visual and class X MIA 6 as the control class using a model of problem based learning without audio-visual assisted.Analysis of the early stages of using the value of midterms showed that both classes normally distributed and homogeneous. Based on the results of the  test analysis right on the experimental class and control class that is  = 2.15>  = 1.67 so that  is rejected. While the gain obtained from test analysis < > experimental class by 0.613 and < > 0.596 the control class is the second class to increase understanding of the concept of the category of being. From the above results it can be concluded that the model of problem-based learning-assisted audio visual effect on student’s understanding the concept of class X SMAN 6 Semarang school year 2014/2015.
PENINGKATAN RESPON DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN FISIKA BERVISI SETS (SIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY AND SOCIETY) DI SMP KELAS VIII A PGRI 1 ULUJAMI TAHUN AJARAN 2012/2013 Puji Setyorini; Joko Siswanto; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 4, No 1 (2013): APRIL 2013
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v4i1.2564

Abstract

Rendahnya hasil belajar ini dikarenakan tiga hal. Antara lain adalah kesulitan memahami materi, suasana pembelajaran kurang hidup dan kurang menyenangkan, serta adanya kesenjangan siswa pandai dan siswa kurang pandai. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui peningkatan respon dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran fisika melalui pendekatan bervisi Sets. peningkatan respon dan hasil belajar siswa pada pembelajaran fisika melalui pendekatan bervisi SETS. Metode penelitian tindakan kelas adalah suatu penelitian yang dikembangkan pada mata pelajaran IPA. Peningkatan hasil belajar siklus I dan siklus II dapat dilihat dengan meningkatnya hasil prosentase respon siswa dari 63,75% menjadi 77,5%, meningkatnya hasil prosentase kerjasama siswa dari 52,46% menjadi 72,66%. Dapat disimpulkan bahwa melalui pendekatan Bervisi Sets dapat mengatasi kesulitan siswa bertanya, meningkatnya kualitas interaksi siswa dalam pembelajaran IPA, serta meningkatkan tercapainya kompetensi dasar IPA siswa. Temuan peneliti ini dapat menjadi masukan guna meningkatkan mutu proses belajar mengajar IPA di sekolah menengah pertama.
PENGARUH PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS LIFE SKILL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 9 SEMARANG Wiwik Ayu Widiastutik; Nur Khoiri; Sigit Ristanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 5, No 2 (2014): SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v5i2.2359

Abstract

Kegiatan belajar mengajar perlu adanya variasi model pembelajaran agar siswa lebih bersemangat untuk belajar. Berdasarkan pengamatan yang diketahui siswa lebih menyukai belajar dengan terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang menjadikan siswa aktif adalah pembelajaran fisika berbasis life skill. Pembelajaran kecakapan hidup (life skill) merupakan salah satu alternatif sebagai upaya untuk mempersiapkan peserta didik agar memiliki sikap kecakapan hidup sebagai bekal bagi kehidupannya kelak melalui kegiatan pembelajaran aktif, dan menyenangkan. Proses pembelajaran life skill pada penelitian ini menggunakan metode diskusi.            Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pembelajaran fisika berbasis life skill terhadap hasil belajar siswa  kelas XI SMA Negeri 9 Semarang Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 22 Mei 2014 sampai 24 Mei 2014. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Prodi IPA SMA Negeri 9 Semarang. Sampel penelitian dipilih secara acak, didapatkan kelas XI IPA 5 sebagai kelas kontrol dan XI IPA 6 sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data berupa teknik dokumentasi, metode tes, dan instrumen lembar observasi.            Analisis data awal (pretest) menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Diperoleh rata – rata uji normalitas kelompok eksperimen L0<Ltabel yaitu 0.119<0.1437, dan kelompok kontrol L0<Ltabel yaitu 0.1158<0.1437. Karena L0<Ltabel maka sampel berasal dari populasi yang normal. Uji homogenitas menggunakan uji bartlet diperoleh rata – rata uji homogenitas < harga , yaitu 0.03149<3,84 maka kedua kelompok tersebut homogen. Analisis data akhir menggunakan uji-t, diperoleh rata – rata  hasil thitung=4.5051, (dengan dk = n1+n2-2= 38+38-2=74), untuk kesalahan 5% maka harga ttabel 1.67. Sehingga thitung ≥ ttabel yaitu 4.5051 ≥ 1.67. Rata – rata penilaian afektif kelas eksperimen > kelas kontrol yaitu 93%>67%. Dan rata – rata penilaian psikomotorik kelas eksperimen > kelas kontrol yaitu 80,5%>64%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif pembelajaran fisika berbasis life skill terhadap hasil belajar.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS KARAKTER PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM SMP Aji Setyawan; Nur Khoiri; Siti Patonah
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 6, No 1 (2015): APRIL 2015
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v6i1.2575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja siswa yang lebih efektif, yaitu lembar kerja siswa berbasis karakter pada pembelajaran IPA SMP. Dimana lembar kerja siswa ini membantu siswa untuk dapat membangun pengetahuan mereka sendiri serta membantu membentuk karakter yang diharapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Adapun tahap-tahap yang dilalui meliputi: penelitian dan pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan format produk awal, validasi ahli, dan uji coba pemakaian produk. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Somagede. Subjek dalam penelitian ini adalah satu orang ahli perangkat pembelajaran (LKS), satu orang ahli materi pembelajaran (IPA SMP), dan siswa kelas VII E SMP N 1 Somagede yang berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data dengan penyebaran angket tertutup. Angket ini berbentuk checklist dengan beberapa aspek penilaian dan kuosioner. Pada tahap validasi ahli, hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja siswa berbasis konstruktivisme yang dikembangkan dalam kategori baik untuk penilaian ahli perangkat pembelajaran dan dalam kategori sangat baik untuk penilaian ahli materi pembelajaran. Sedangkan pada tahap uji coba pemakaian produk, penilaian siswa dalam kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran lembar kerja siswa  berbasis karakter layak digunakan pada pembelajaran IPA SMP.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI TERBIMBING PADA MATA PELAJARAN FISIKA KELAS X-10 DI SMA 2 KUDUS TAHUN AJARAN 2012/2013 Endah Cahyaning Rahayu; Harto Nuroso; Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 4, No 2 (2013): SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v4i2.2354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas X-10 SMA 2 Kudus dalam pembelajaran fisika melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat kolaboratif antara guru fisika dan peneliti. Guru fisika bertindak sebagai pemberi tindakan, sedangkan peneliti bertindak sebagai observer.Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X-10 SMA 2 Kudus tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui metode observasi, angket, tes, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui tahapan-tahapan model inkuiri terbimbing yang terdiri dari menyajikan masalah, membuat hipotesis, merancang percobaan melakukan percobaan, mengumpulkan dan menganalisis data, membuat kesimpulan setelah tiga siklus dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas X-10 SMA 2 Kudus. Berdasarkan hasil observasi di dapatkan hasil KPS sebesar 55,08% pada siklus I, 78,40% pada siklus II dan 92,48% pada siklus III. Dari data tersebut terdapat peningkatan sebesar 23,32% dari siklus I ke siklus II, dan mengalami peningkatan sebesar 14,08% dari siklus II ke siklus III. Berdasarkan hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran inkuiri terbimbing didapatkan peningkatan juga dari 70% meningkat menjadi 80% dan meningkat lagi menjadi 95%. Angket tanggapan siswa terhadap pembelajaran inkuiri terbimbing yang menekankan keterampilan proses sains pada saat pra tindakan memperoleh nilai rata-rata 65,73 dan mengalami peningkatan pada saat paska tidakan dengan nilai rata-rata 75,04. Penilaian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas X-10 tahun ajaran 2012/2013.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HANDS ON ACTIVITY MENGGUNAKAN MEDIA LKS TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN SUHU KELAS VII SMP NEGERI 1 SAYUNG Naimatul Mufida; Pratjojo Pratjojo; Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 5, No 1 (2014): APRIL 2014
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v5i1.2582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Hands on Activity menggunakan media LKS memberikan pengaruh lebih baik dibanding pembelajaran konvensional terhadap aktivitas belajar siswa. Penelitian dilaksanakan di kelas VII SMP Negeri 1 Sayung pada tanggal 14 November 2013 hingga 23 November 2013. Populasi penelitian adalah semua kelas VII yang berjumlah sepuluh kelas. Sampel yang diambil adalah dua kelas, yaitu kelas VIIB sebagai kelas kontrol dan kelas VIIF sebagai kelas eksperimen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode angket, dan metode dokumentasi. Analisis data awal diperoleh uji homogenitas menggunakan uji Bartlett didapatkan c2hitung = 2,50749 dan c2tabel = 3,81 dengan kriteria pengujian jika c2hitung < c2tabel maka kedua kelompok tersebut homogen. Analisis akhir menggunakan uji-t (pihak kanan). Pada uji t diperoleh thitung > ttabel = 9,64 > 1,67 maka Ha diterima, hal ini menunjukkan bahwa kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran Hands on Activity menggunakan media LKS memberikan pengaruh lebih baik daripada kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional terhadap aktivitas blajar siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN ACTIVE KNOWLEDGE SHARING SMP NEGERI 2 KRAGAN Dwi Yanti; Sri Hendratto; Wawan Kurniawan
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 5, No 2 (2014): SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v5i2.2570

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika. Berdasarkan data yang diperoleh, sebagian besar siswa kelas VIIIE SMP N 2 Kragan mendapatkan nilai IPA fisika hampir semua dibawah KKM. Strategi active knowledge sharing dapat digunakan untuk memecahkan masalah tersebut diatas. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2014. Subjek penelitian adalah kelas VIIIE, dengan jumlah siswa 39 orang. Penelitian dilakukan dengan 3 siklus. Data dari penelitian ini diperoleh dari tes dan observasi. Teknik analisis data tes menggunakan model kuantitatif sedangkan untuk observasi menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil tes siswa pada siklus I, siklus II, dan siklus III menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kognitif kelas VIIIE dari 65,64 menjadi 69,21 dan meningkat menjadi 77,02. Hal ini didukung dengan kinerja guru selama proses pembelajaran, berdasarkan hasil observasi pengamatan guru. Kualitas kinerja guru meningkat dari 65,47% menjadi 70,23% dan meningkat menjadi 75%. peningkatan tiap ranah kognitif memiliki prosentase yang dicapai naik turun ataupun sebaliknya. Setiap tahapan memiliki jumlah soal yang berbeda-beda sehingga menghasilkan jumlah benar keseluruhan siswa berbeda-beda pula. Pada tahapan pengetahuan (C1) untuk siklus 1 ke siklus II mengalami kenaikan sebesar 2,5% tetapi pada siklus III menurun sebesar 42,2%, hal ini dikarenakan dari 15 soal siswa menjawab benar lebih sedikit dibanding siklus I dan siklus II. Untuk tahapan pemahaman (C2), tiap siklusnya meningkat. Pada tahapan penerapan (C3) mengalami peningkatan yang signifikan. Dan pada tahapan analisis (C4), siklus I ke siklus II mengalami penurunan sebesar 24,3% sedangkan siklus III naik sebesar 21,8%. Hal ini dikarenakan jumlah jawaban benar pada siklus II lebih sedikit dibanding siklus I, dan siklus III meningkat. Untuk tahapan sintesis (C5) mengalami peningkatan tiap siklusnya dan pada tahapan mencipta (C6) sebesar 89% yang hanya dilakukan pada siklus III. Hal ini dikarenakan dalam dalam pembelajaran alat-alat optik tidak semua pada siklus I, siklus II, dan siklus III ada tahapan C5 dan C6 hal ini dikarenakan untuk memaksimalkan materi pada alat-alat optik saja.
PENGARUH TEKNIK PROBING-PROMPTING TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN FISIKA SISWA KELAS X SMA Anggita Nova; Ernawati Saptaningrum; Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 6, No 2 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v6i2.2365

Abstract

This research is motivated student of low ability in problem solving because students simply fixated on theory so difficult applied to real life. In learning physics concerning materials that occur naturally in the environment is not just a theory but delivered only link between the material being taught and the students in  real-world situations. Therefore need a solution in the form of innovation to improve students problem-solving skills. This study aims to determine the effect of techniques probing-prompting for problem-solving skills in learning physics class X SMA N 1 Juwana academic year 2014/2015 on the subject the Law of Archimedes. This study uses a pre-experimental research design with pretest-posttest form only control group design. Samples were taken by purposive sampling that is in class X Mia 2 as a single experimental class. Analysis of the initial data including normality test, while the final data analysis including normality test, hypothesis testing, gain test, and test indicators of problem-solving skills. After analysis it was found that the experimental class are normally distributed. The results of calculations based on the t test analysis obtained by value   tcount > t table that is 15.722 > 2.68 with a significance level of 5% with db = 36. Because tcount > t table then H0 is rejected and Ha is accept. From the results of t test analysis can be concluded that there are significant administration-prompting probing techniques for problem-solving skills in learning physics class X Semester 2 SMA N 1 Juwana on the subject of the law of Archimedes.