cover
Contact Name
DWI PRASETIYAWATI DIYAH HARIYANTI
Contact Email
duik_pdh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
paudiapgpaud@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 20891431     EISSN : 25984047     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PAUDIA is scientific journal about early childhood education; it hereby states that the publication of the articles is true research outcomes and it is scientifically. PAUDIA is a scientific journal about early childhood education. It belongs to PG PAUD Program of Science Education Faculty in Semarang PGRI University. It publishes twice a year; it is on July and October. This journal is research outcomes which are talking about early childhood educatio
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2018)" : 11 Documents clear
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KONSEP DIRI ANAK KELOMPOK B DI TK 1 PERTIWI SEMARANG Asmiati .; Anita Chandra Dewi. S; Nila Kusumaningtyas
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i1.2478

Abstract

ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah masih adanya anak didik kelompok TK B di TK 1 Pertiwi Semarang yang menunjukkan konsep diri yang negatif. Pola asuh orang tua memiliki peranan dalam pembentukan konsep diri anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan pola asuh orang tua dengan konsep diri anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis korelasi. Penelitian dilakukan di TK 1 Pertiwi Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan konsep diri anak.Kata kunci: pola asuh, konsep diri anak ABSTRACKProblem in this research is still exsistence of student of kindergarten group B in TK Pertiwi 1 Semarang showing negative self concept. Parenting patterns have a role in the formation  of self concept children. The purpose of this study is to find out how the relationship of parenting parents with the child’s self concept. This research uses quantitative method with correlation analysis. The research was conducted in TK 1 Pertiwi Semarang. The results showed that there is a significant relationship between parenting parents with the child’s self concept.Keywords: parenting, self-concept of the child  
PENGARUH BERMAIN PERAN TERHADAP SIKAP MANDIRI ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN FAJAR RACHMA SEMARANG Yuniek Harini; Dwi Prasetiyawati D.H.; Ismatul Khasanah
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i1.2473

Abstract

ABSTRAKLatar belakang yang mendorong penelitian ini adalah kemandirian peserta didik Kelompok Bermain Fajar Rachma masih rendah.Setelah melakukan kegiatan bermain anak belum mau merapikan atau mengembalikan mainan ke tempat semula, ketika makan mereka lebih senang disuap, memakai dan melepas sepatu masih harus diingatkan. Untuk kegiatan bermain anak kurang tertarik mereka merasa malu jika dipanggil untuk bergabung bermain bersama-sama. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapabesar pengaruh bermainperanterhadapsikapmandirianakusiadini di KB FajarRachma Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk penelitianeksperimendengan desain penelitian one grup pre test and  post test.. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak. Dengan kata lain terdapat pengaruh bermainperanterhadapsikapmandirianakusiadini di KB FajarRachma.Kata Kunci : Bermain Peran, Sikap mandiri  ABSTRACTThe encouraging background of this research is the independence of students of Rachel Fajar Bermain Group is still low. After doing the children's play activities have not been willing to tidy up or restore the toys to the original place, when eating they prefer to be bribed, wear and take off shoes still have to be reminded. For less interested children play activities they feel embarrassed if called to join play together. The goal to be achieved in this research is to know how big influence of role play to attitude of early child self-sufficiency in KB Fajar Rachma Semarang. The type of this research is quantitative research in the form of experimental research with one group pre test and post test design. From these results it can be concluded that H0 is rejected. In other words, there is a role play influence on the early child self-sufficiency in KB Fajar Rachma Semarang.Keywords: Role Playing, Self-Attitude
UPAYA MENINGKATKAN BAHASA EKSPRESIF MELALUI MEDIA BIG BOOK PADA KELOMPOK B TK TUNAS BHAKTI DAMAR BANYUMANIK SEMARANG Munawaroh .; M. Kristanto; Anita Chandra D.S.
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i1.2479

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk meningkatkan bahasa ekspresif anak kelompok B melalui media big book di TK Tunas Bhakti Damar yang dilaksanakan pada semester I. dilaksanakan pada bulan November 2017 pada TK Tunas Bhakti Damar Banyumanik. Subyek penelitian ini anak kelompok B TK Tunas Bhakti Damar Banyumanik Semarang yang berjumlah 15 anakyaitu 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Fokus dalam penelitian ini adalah meningkatkan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun melalui media big book dengan tujuan kemampuan bahasa ekspresif anak  menjadi lebih baik. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dimana masing- msing siklus terdiri dari tahap perencanaan,pelaksanaan,observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi. Teknik analisis data penelitian melalui kegiatan bercerita menggunakan media big bookmenunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dpiperoleh hasil peningkatan bahasa ekspresif anak yaitu 60% pada siklus I dan 87% pada siklus II ( Indikator kinerja tercapai). Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa bahasa ekspresif anak dapat ditingkatkan melalui media big book pada kelompok B TK Tunas Bhakti Damar Bnayumanik Semarang. Saran yang peneliti berikan sebaiknya guru menggunakan media yang menarik untuk meningkatkan bahasa ekspresif anak, bagi sekolah menyediakan fasilitas yang mendukung untuk meningkatkan bahasa ekspresif anak. ABSTRACT                The purpose of this study is to improve the expressive language of group B children through the big book media in Tunas Bhakti Damar Kindergarten conducted in the first semester. It was held in November 2017 at Tunas Bhakti Damar Banyumanik Kindergarten. The subjects of this study were children of B TK Tunas Bhakti Damar Banyumanik Semarang group of 15 children, 7 boys and 8 girls. The focus in this study is to improve the expressive language of children aged 5-6 years through the big book media with the aim of the child's expressive language skills to be better. This research uses classroom action research conducted in two cycles where each cycle consists of planning, implementation, observation and reflection. Methods of data collection using observation, documentation. Technique of data analysis of research through activity of storytelling using big book media showed positive and significant influence to child's expressive language ability. The study was conducted in two cycles dpiperoleh results of improvement of child expressive language that is 60% in the cycle I and 87% in cycle II (performance indicators achieved). Based on the research can be concluded that the expressive language of children can be improved through the big book media in group B TK Tunas Bhakti Damar Bnayumanik Semarang. Suggestions that the researcher should give the teacher to use an interesting medium to improve the child's expressive language, for schools to provide supportive facilities to improve the child's expressive language. 
PENERAPAN PENDIDIKAN KELUARGA SEBAGAI PREVENSI KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK Ellya Rakhmawati; Tri Suyati; Ismatul Khasanah; Nila Kusumaningtyas
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i1.2474

Abstract

ABSTRAKPendidikan keluarga merupakan jenis pendidikan informal sehingga anak akan mendapat pengalaman yang sangat berguna setelah anak memasuki usia dewasa. Pendidikan anak yang didapatkan dari keluarga memiliki beberapa fungsi. Selain diperoleh pengalaman, pendidikan sangat berpengaruh terhadap kondisi emosional dan jaminan rasa kasih sayang kepada anak. Jalinan kasih sayang yang akan membentuk kepribadian anak. Penelitian ini bertujuan untuk (1). Mengetahui pola pendidikan keluarga yang sudah diterapkan di keluarga, (2). Mengetahui profil pemahaman orangtua mengenai kekerasan seksual pada anak dan pencegahannya, (3). Mengetahui keefektifan program pendidikan keluarga sebagai upaya prevensi kekerasan seksual pada anak. Penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D). Populasi penelitian melibatkan 30 orangtua siswa PAUD dan guru PAUD di Kecamatan Semarang Utara. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan hasil observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengenalan atau sosialisasi program Pendidikan Keluarga yang telah dicanangkan pemerintah kepada pemerintah dapat membantu dalam upaya prevensi kekerasan seksual pada anak.Kata Kunci: Pendidikan Keluarga, Prevensi Kekerasan Seksual, Anak ABSTRACTEducation of the family is a type of informal education so that the child will get a very useful experience after children enter adulthood. Education of children who come from families has several functions. In addition to acquired experience, education affects the emotional state and the guarantee of affection to the child. Warm attachment with child will shape the child's personality. This study aims to (1). Knowing the pattern of family education has been applied in the family, (2). Knowing the profile of understanding by parents about child sexual abuse and its prevention, (3). Knowing the effectiveness of family education program as an effort prevention of sexual abuse in children. This research is the Research and Development (R & D). The study population included 30 parents of early childhood education and early childhood teachers in the District of North Semarang. The sampling technique used in this study is a random sampling. Data collection techniques used in this study using observation, interviews and questionnaires. The results of this study can contribute to the introduction or dissemination Family Education program that has been launched by the government to the government to help in the effort prevention of sexual abuse in children.Keywords: Parents education, child prevention, sexual abuse
IMPLEMENTASI STANDARSARANA DAN PRASARANAPAUD DI LEMBAGA TAMAN PENITIPAN ANAK (TPA) Widiastuti, Ajeng Ayu
PAUDIA : JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i1.2480

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penyelenggaraan program penitipan yang difokuskan pada standar sarana dan prasarana PAUD di TPA Bright Minds Kota Salatiga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan instrumen penelitian berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program penitipan di TPA Bright Minds belum sepenuhnya sesuai dengan standar yang ditentukan. TPA Bright Minds berada di dalam area kampus STT JKI Salatiga, dekat dengan akses layanan kesehatan yaitu Rumah Sakit dan memiliki luas bangunan serta halaman yang sesuai dengan jumlah anak yang berada disana. TPA ini memiliki banyak ventilasi yang memungkinkan adanya sirkulasi udara dan sinar matahari masuk ruangan. TPA ini terbagi menjadi beberapa wilayah/area yaitu wilayah tidur, makan, bersih diri, bermain di dalam dan di luar. Wilayah tidur yang cukup luas dan terbagi menjadi 3 ruang mampu menampung jumlah anak, tetapi 1 ruang yang belum memperhatikan faktor keselamatan anak karena berdekatan dengan dapur dan tidak ada penyekat/pembatas ruangan. TPA ini tidak memiliki wilayah makan khusus, tetapi tergabung denganruang tidur terbuka dan ruang bermain bebas. TPA ini memiliki 1 kamar mandi basah sebagai wilayah bersih diri yang penggunaannya perlu mendapat pengawasan dari para pengasuh. Wilayah bermain di dalam cukup luas dan sangat mengakomodasi anak untuk bermain bebas dan bahkan berlarian di dalam rumah, namun ada ruang bermain bebas yang perlu pengawasan karena berdekatan dengan dapur. Alat permainan di dalam ruang cukup beragam namun penggunaannya belum sesuai dengan tingkat usia dan ada beberapa APE yang perlu diperbaiki atau diganti. Wilayah bermain di luar pun cukup luas dan nyaman untuk anak karena beralaskan tanah yang ditumbuhi rumput gajah mini dan banyak pohon rindang. Kata kunci: Standar Nasional PAUD, Standar Sarana dan Prasarana, Taman Penitipan Anak (TPA), implementasi program   ABSTRACTThis study aims to find out the implementation of the childcare program that is focused on the standards of facilities and infrastructure in the Bright Minds, Salatiga. This research is descriptive qualitative research by using research instrument in the form of interview, observation, and documentation. The results show that the implementation of the childcare program in the Bright Minds is not fully in accordance with the specified standards. Bright Minds is located within the STT JKI – Salatiga campus area and close to the Hospital. The building area and yard are appropriate with number of children who cared there. This building has a lot of ventilation that allows the air circulation and sunlight into the room. This childcareis divided into several areas, which are sleeping, eating, cleaning, playing inside and outside areas. The sleeping areasare large enough and divided into 3 spaces wich can accommodate the number of children, however, there is a room that has not paid attention to child safety factor because it is adjacent to the kitchen and there is no seal / barrier. The building does not have a special dining area, however, the dining area is incorporated with sleeping area and free play space. This building has a wet bathroom as a cleaningarea but the children whose use needs to be supervised by caregivers. The playing insidearea is spacious enough and very accommodating for children to play freely and even run around inside the house, however there is a free playroom which needs supervision as it is too near to the kitchen. The toys which usually use by the children are quite diverse but some of them are not appropriate for the age level and there are some toys that need to be repaired or replaced. The outdoor play area is also quite spacious and comfortable for children because the ground is covered with grasses and lots of shady trees. Keywords: National Standards of Early Childhood Education, Standard of Facilities and Infrastructure, Childcare, Program Implementation
PERBEDAAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DITINJAU DARI POLA ASUH ORANG TUA DI TK WIDYA SEMARANG Supriyati . paudia; Dwi Prasetiyawati D.H.; Ismatul Khasanah
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i1.2475

Abstract

ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah masih adanya anak didik kelompok TK B di TK Widya Semarang yang menunjukkan kemandirian yang rendah. Pola asuh orang tua memiliki peranan dalam pembentukan dan peningkatan kemandirian anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kemandirian anak yangditinjau dari pola asuhorang tua.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis komparatif. Penelitian dilakukan di TK Widya Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan kemandirian anak usia dini yang ditinjau dari pola asuh orang tua. Kata kunci: kemandirian, anak usia dini, pola asuh orang tua ABSTRACTThe problem in this research is still the existence of students of kindergarten group B in TK Widya Semarang which shows low independence. Parenting parenting has a role in the formation and improvement of children's independence. The purpose of this study was to find out how the level of independence of children is reviewed from parenting patterns. This study uses quantitative methods with comparative analysis. The research was conducted in TK Widya Semarang. The results of this study indicate that there is a significant difference in early childhood independence in terms of parenting patterns
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN MIKRO TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK DI TK-KB-TPA DAQU SCHOOL SEMARANG TAHUN AJARAN 2017/2018 Tria Maulita; Anita Chandra Dewi. S; Mila Karmila
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i1.2476

Abstract

ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah masih adanya anak didik kelompok TK B di TK Widya Semarang yang menunjukkan kemandirian yang rendah. Pola asuh orang tua memiliki peranan dalam pembentukan dan peningkatan kemandirian anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kemandirian anak yangditinjau dari pola asuhorang tua.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis komparatif. Penelitian dilakukan di TK Widya Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan kemandirian anak usia dini yang ditinjau dari pola asuh orang tua. Kata kunci: kemandirian, anak usia dini, pola asuh orang tua ABSTRACTThe problem in this research is still the existence of students of kindergarten group B in TK Widya Semarang which shows low independence. Parenting parenting has a role in the formation and improvement of children's independence. The purpose of this study was to find out how the level of independence of children is reviewed from parenting patterns. This study uses quantitative methods with comparative analysis. The research was conducted in TK Widya Semarang. The results of this study indicate that there is a significant difference in early childhood independence in terms of parenting patterns
UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN VISUAL-SPASIAL MELALUI KEGIATAN MEMBATIK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KB-TK KHODIJAH 04 TEMBALANG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Dwi Lestari; Muniroh Munawar; Mila Karmila
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i1.2468

Abstract

ABSTRAKLatar belakang yang mendorong penulis melakukan penelitian ini adalah kurangnya kemampuan visual-spasial khususnya pada anak Usia 5-6 tahun di kelompok B. Anak anak kesulitan dalam mengungkapkan imajinasinya ke dalam suatu gambar.Beberapa permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan dalam mengvisualisasikan ide dangagasan pada anaka Kelompok B, anak belum mampu menghubungkan gambar dengan benda nyata, anak belum mampu menghubungkan benda di sekitarnya dengan warna. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Visual-spasial anak usia 5-6 tahun pada kelompok B Ayyub di KB-TK Khodijah 04 Tembalang.            Metode penelitian dilakukan dengan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitiannya adalah anak usia 5-6 tahun kelompok B, yang terdiri dari delapan anak, di Kecamatan Tembalang. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif persentatif dan aktivitas anak-anak didik.            Hasil penelitian menunjukkan kemampuan Visual-spasial yang dicapai anak didik lebih meningkat dibandingkan dengan sebelumnya dimana kondisi awal kemampuan visual-spasial pada anak hanya mencapai 12,5%, namun setelah dilakukan praktek penelitian tindakan kelas melalui kegiatan membatik, pada siklus I mengalami peningkatan 50%, selanjutnya dilakukan penelitian ulang pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 87,5%, dimana tingkat pencapaian tersebut sudahmemenuhi target penelitian yaitu 80%. Disimpulkan bahwa melalui kegiatan membatik dapat meningkatkan kemampuan visual-spasial pada anak. ABSTRACT                    The background that encourages authors to do this research is the lack of visual-spatial ability especially in children aged 5-6 years in group B. Children difficulties in expressing his imagination into a picture.               Some of the problems that occur in this research is the lack of ability to visualize the idea dangagasan in anaka Group B, children have not been able to connect the image with real objects, the child has not been able to connect objects around it with color. The objective of this research is to improve the visual-spatial ability of 5-6 year olds in group B Ayyub at KB-TK Khodijah 04 Tembalang.The research method is done by classroom action research. Research subjects are children aged 5-6 years group B, which consists of eight children, in Tembalang District. Data analysis technique used is descriptive qualitative percentage and activity of children.               The result of the research shows that the visual-spatial ability achieved by the students is higher than the previous one where the initial condition of visual-spatial ability in children only reaches 12.5%, but after the classroom action research practice through the batik activity, in the first cycle has increased 50% , then re-examined in cycle II has increased by 87.5%, where the level of achievement is alreadymeet the research target of 80%. It was concluded that batik activity can improve visual-spatial ability in children.
PENGARUH BERMAIN BONGKAR PASANG (ORANG-ORANGAN KERTAS )TERHADAP KEMAMPUAN BICARA ANAK KELOMPOK A TK PERTIWI WANACALA BREBES TAHUN AJARAN 2017/2018 Cahya Ilmi Ramadani; Purwadi .; Ratna Wahyu Pusari
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i1.2477

Abstract

ABSTRAKLatar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya kemampuan bicara anak di kelompok A TK Pertiwi Wanacala Brebes. Anak-anak juga belum dapat berbicara secara lancar, ada juga yang masih malu ketika berbicara. Hal ini terlihat ketika guru meminta anak-anak untuk menceritakan tentang keadaan rumah masing-masing anak, anak-anak terlihat bingung dengan kata-kata yang hendak diucapkannya. Hal ini disebabkan karena sebagian besar anak-anak masih rendah motivasinya untuk menjawab pertanyaan. Peneliti membatasi penelitian ini tentang masalah pengaruh bermain bongkar pasang (orang-orangan kertas)  terhadap kemampuan bicara anak kelompok A TK Pertiwi Wanacala Brebes tahun ajaran 2017-2018.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bermain bongkar pasang(orang-orangan kertas)  terhadap kemampuan bicara anak kelompok A TK Pertiwi Wanacala  Brebes tahun ajaran 2017/2018.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre Experimental Designdengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah anak kelompok A TK Pertiwi Wanacala Brebes tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 17 anak. Sampel yang diambil hanya 10 anak dengan menggunakan teknik sampling purpose. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi dan dokumentasi.Hasil prettest menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan bicara anak masih rendah yakni 40,9. Sedangkan saat posttest rata-rata nilai kemampuan bicara anak naik menjadi 81,3.Analisis uji t mendapat hasi thitung (16,642) >ttabel (1,81), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara nilai pretest dan posttest. Jadi,terdapat pengaruh bermain bongkar pasang (orang-orangan kertas) terhadap kemampuan bicara anak kelompok A TK Pertiwi Wanacala  Brebes tahun ajaran 2017/2018.Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang disampaikan oleh peneliti khususnya bagi guru adalah permainan bongkar pasang dapat digunakan sebagai cara guru untuk membuat keaktifan anak meningkat karena anak memainkan peran dalam permainan bongkar pasang.Disarankan pula untuk memadukan permainan bongkar pasang dengan permainan lain atau dengan media lain agar hasil lebih maksimal.Keterbatasan penelitian ini salah satunya  melibatkan sampel yang terbatas, yakni hanya 10 anak, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan pada sampel yang besar, kemudian hanya tertuju pada satu kemampuan anak,sehingga belum diketahui apakah penelitian ini juga memberikan pengaruh terhadapkemampuan yang lain. ABSTRACT The encouraging background of this study is the low level of speech impairment of children in the A TK Pertiwi Wanacala Brebes group. Children also can not speak fluently, some are still embarrassed when talking. This is seen when the teacher asks the children to tell about the circumstances of each child's house, the children look confused with the words he was about to pronounce. This is because most children are still low motivated to answer questions. Researchers restricted this study to the problem of the influence of playing pairs of unloading (the puppets of paper) on the ability to talk children A group TK Pertiwi Wanacala Brebes academic year 2017-2018.The purpose of this research is to know the influence of playing pairs of unloading (the puppets of paper) on speech ability of children group A TK Pertiwi Wanacala Brebes academic year 2017/2018.This type of research is quantitative research in the form of Pre Experimental Design with One Group Pretest-Posttest Design design. The population of this study is the children of group A Kindergarten Pertiwi Wanacala Brebes academic year 2017/2018 which amounted to 17 children. Samples taken only 10 children by using purposive sampling technique. The data in this research is obtained through observation and documentation.The prettest result shows that the average of speech ability of children is still low that is 40,9. While the average posttest value of speech ability of children rose to 81.3. The t test analysis received a t test (16,642)> ttable (1.81), thus it can be concluded that there is a difference between the pretest and posttest values. Thus, there is the influence of playing pairs of unloading (the puppets of paper) on the ability to talk children A group TK Pertiwi Wanacala Brebes academic year 2017/2018.Based on the results of this study, the suggestions submitted by researchers, especially for teachers is a game unloading pairs can be used as a way of teachers to make the child's activity increased because the child plays a role in the game unloading pairs. It is also advisable to combine the game unloading with other games or with other media for maximum results. The limitation of this study involves only a limited sample of only 10 children, so the results can not be generalized to large samples, then only on one child's ability, so it is not known whether this study also has an effect on other capabilities
PENGARUH BERMAIN PERAN TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK KELOMPOK B DI TK MANDIRI PEDURUNGAN SEMARANG Fitri Martianawati; Purwadi .; Dwi Prasetiyawati D.H.
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i1.2485

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kemandirian siswa TK terutama berkaitan dengan aktivitas sehari-hari. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk melatih pemahaman dan kemampuan kemandirian pada siswa TK adalah dengan menggunakan metode pembelajaran bermain peran. Masalah pokok yang dikaji adalah apakah ada pengaruh metode pembelajaran bermain peran terhadap tingkat kemandirian siswa TK. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh metode pembelajaran bermain peran terhadap tingkat kemandirian siswa TK. Berdasarkan kajian teori diajukan hipotesis ada pengaruh metode pembelajaran bermain peran terhadap tingkat kemandirian siswa Di TK Mandiri Pedurungan Semarang.Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh bermain peran terhadap kemandirian anak prasekolah di TK Mandiri Pedurungan Semarang Tahun Ajaran 2016/2017. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bermain peran terhadap kemandirian anak.Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan model true eksperimental yang menggunakan rancangan eksperimen pretest-posttestone grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa TK Mandiri Pedurungan Semarang kelompok B dengan jumlah 15 siswa.Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kemandirian siswa.Berdasarkan hasil rata-rata pre test sebesar 54,93, kemudian post test rata-ratanya menjadi 71,27 sehingga terdapat peningkatan rata-rata sebesar 16,34. Hasil uji perbedaan menggunakan uji t yang didapatkan nilai t sebesar -2,68858 pada taraf signifikansi 5%, maka dapat dinyatakan metode pembelajaran menggunakan metode bermain peran efektif dalam meningkatkan kemandirian siswa secara signifikan.Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bermain peran terhadap kemandirian anak di TK Mandiri Pedurungan Semarang Tahun Ajaran 2016-2017 dapat dinyatakan terdapat pengaruh secara signifikan, yang artinya bahwa metode pembelajaran bermain peran pada anak TK mampu meningkatkan kemandirian siswa secara signifikan.Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas maka guru PAUD hendaknya lebih variatif dalam memberikan pembelajaran dan bimbingan kepada muridnya sehingga siswa tidak mengalami kejenuhan pada saat penyampaian materi.16ABSTRACTThis research is motivated by low level of independence of kindergarten students especially related to daily activities. One alternative that can be used to train understanding and independence abilities in kindergarten students is by using role playing learning methods. The main problem that is studied is whether there is influence of role playing method to the level of independence of kindergarten students. The purpose of this research is to know the influence of role playing method to the level of independence of kindergarten students. Based on the theoretical study of hypotheses, there is the influence of learning method of role play to the level of student independence In TK Mandiri Pedurungan Semarang.The problem in this research is whether there is influence of role play to the independence of preschool children in TK Mandiri Pedurungan Semarang Academic Year 2016/2017. The objective to be achieved in this research is to know the influence of role play on children independence.The research method used is experimental with true experimental model using experimental design of pretest-posttestone group design. The population in this research is the students of TK Mandiri Pedurungan Semarang group B with the number of 15 students. The sampling technique used is total sampling. Data collection using student self-reliance scale.Based on the average pre test result of 54.93, then the post test average becomes 71.27 so that there is an average increase of 16.34. Differences test results using t test obtained t-value of -2.68858 at 5% significance level; it can be expressed learning method using the method of playing an effective role in improving student independence significantly.This research can be concluded that role play to the independence of children in TK Mandiri Pedurungan Semarang academic year 2016-2017 can be stated there is influence significantly, which means that method of learning role playing in kindergarten children able to increase student independence significantly.Based on the results of the above study then PAUD teachers should be more varied in providing learning and guidance to students so that students do not experience saturation at the time of delivery of the material.

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 12, No 1 (2023): Juli 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 11, No 1 (2022): Juli 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2020): Juli 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 8, No 2 (2019): Desember 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Juli 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 1 (2015): volume.4 No. 1 Juli (2015) Vol 4, No 2 Oktober (2015): PAUDIA Vol 4, No 1 Oktober (2015): PAUDIA Vol 3, No 2 Oktober (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3, No 1 Oktober (2014) Vol 2, No 2 (2013): PAUDIA Vol 2 No 2 Oktober 2013 Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 1, No 1 (2011) Vol 1, No 1 (2011) More Issue