cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
BIOMA
ISSN : 20865481     EISSN : 25499890     DOI : 10.26877
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1, April (2014): Bioma" : 18 Documents clear
PROTEIN DIGESTION IN PERANAKAN ETAWA GOAT DUE TO DIFFERENT LEVELS OF DIETARY PROTEIN Yusuf, Roosena
BIOMA Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : BIOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The  effort  to  increases  milk  production  especially  milk  goat production  can  do  with  increasing  quality  of  dietary  and maintenance  of  goats,  one  of  them  was  increasing  level  of dietary  protein  to  increase  protein  metabolism  in  goats.  The research purpose was to find out the acurate of  dietary protein level to maximalize protein digestion  in Peranakan Etawa goat. The  materials  used  in  the  research  were  12  Peranakan  Etawa goats at fourth month pregnancy and range of body weight 35,20 ±  1,21  kg  (cv  =  3,44%)  with  ±  13  month  ages.  The  research design  that  used  is  completely  randomized  design  one  factor with three treatment and four restating. Parameter that evaluated include dry matter intake, consumption of crude protein, protein digestion. Result of the research shown that the average of dry matter intake to T1, T2 and T3 were 958,99; 981,51 and 1242,73 g/goat/day  (P<0,05).  The  average  of  consumption  of  crude protein  to  T1,  T2  and  T3  were  114,69;  144,44  and  233,11 g/goat/day(P<0,05). The average of protein digestion to T1, T2 and  T3  were  64,22  (55,18%);  92,83  (64,21%)  and  156,21 (66,97%)  g/goat/day  (P<0,05).  The  conclution  of  the  research was  levels  of  dietary  protein  as  18,43%  may  increase  the optimal protein digestion in Peranakan Etawa goat.Keywords : protein, Peranakan Etawa goat
BERBAGAI FENOMENA KACANG PANJANG (Vigna sinensis) TERHADAP PENAMBAHAN KOMPOS ORGANIK PADA PEMUPUKAN BATUAN FOSFAT ., Fibria Kaswinarni; ., Ben Suharno; W., Wahyu Hendro; Winarta, O. A.
BIOMA Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : BIOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

VARIOUS PHENOMENA OF BEANS (Vigna Sinensis) TO THE ADDITION OF ORGANIC FERTILIZER IN ROCK PHOSPATE FERTILIZATION   ABSTRACT This study aimed to analyze the effect the addition of organic fertilizers and rock phosphate to calcium (Ca), iron (Fe), protein and fat compound of bean pods and to analyze the appropriate dose of protein, calcium , iron and  fat compound. The experiment was held at the Elephant Village Demak Regency. The design is completely randomized design with 4 treatments with 4 replications. Parameters measured were fat, protein, calcium and iron compound in bean pods. Analysis of Variance ( ANOVA ) and UJGD      (Duncan Multiple Range Test) were did in this field. The result show that addition of organic fertilizers and rock phosphate do not give significantly difference effect in calcium  and iron compound in bean pods, but give significantly difference in protein and fat compound in bean pods.   Keywords : Organic Fertilizer, Rock Phosphate, Calcium, Iron, Protein, Fat   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan dosis pupuk organik pada pupuk batuan fosfat terhadap kandungan kalsium (Ca), besi (Fe), protein dan lemak polong kacang panjang serta mengetahui dosis yang tepat terhadap kandungan protein, kalsium, zat besi dan lemak. Penelitian dilaksanakan di Desa Gajah Kecamatan Gajah Kabupaten Demak. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Parameter yang diukur adalah kandungan lemak, protein, kalsium dan zat besi polong kacang panjang. Data yang diperoleh diuji menggunanakan anava dan uji duncan. Hasil penelitian menunjukkan   bahwa pemberian dosis pupuk batuan fosfat pada perlakuan belum memberikan pengaruh yang nyata terhadap kandungan kalsium dan zat besi, akan tetapi memberikan pengaruh perlakuan terhadap kandungan protein dan lemak pada polong kacang panjang. Kata kunci: Pupuk Organik, Batuan Fosfat, Kalsium, Zat Besi, Protein, Lemak
DISTRIBUSI SERTA KANDUNGAN NITRAT DAN FOSFAT DI PERAIRAN DANAU RAWA PENING ., Boedhi Hendrarto; Nugroho, Ary Susatyo; Tanjung, Shalihuddin Djalal
BIOMA Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : BIOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DISTRIBUTION AND CONTENT OF NITRATE AND PHOSPHATE IN THE RAWA PENING LAKE  ABSTRACT A research on the distribution and content of nitrate and phosphorus in water area of the Rawa Pening lake was conducted on June 5th to August 28th, 2012. The study aimed to assess the distribution area and the amount of nitrate and phosphorus in The Rawa Pening lake so that it can be seen tropics status of water area. The study is designed in the form of descriptive explorative. The study was conducted at eight stations that are determined based on the diversity of existing aquatic environmental conditions. Data collecting is done once every two months for three times. The data that was taken in the form of nitrate and phosphate content of the water. The results of the analysis showed that the distribution of nitrate and phosphate in The Rawa Pening lake is uneven. Nitrate and phosphate content vary among the research stations. Nitrate content in the water of the lake lowest average is in the Kesongo village that is 0.004 mg/L and the highest average in the Tuntang village is 0.081 mg/L. The phosphate content of the average lowest is in the Kesongo village that is 0.717 mg/L and the highest average in the village Tambakboyo is 1.350 mg/L. From the results of this study can be concluded that based on the content of nitrate, the water area of The Rawa Pening lake is oliogotrophic water area, but based phosphate content including hypertrophic water area. Keywords : distribution, content, nitrate, phosphate, The Rawa Pening lake.  Abstrak Penelitian tentang distribusi dan kandungan nitrat dan fosfat di perairan Danau Rawa Pening telah dilakukan pada tanggal 5 Juni hingga 28 Agustus 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji daerah persebaran serta kandungan nitrat dan fosfat di perairan Danau Rawa Pening sehingga dapat diketahui status trofik perairan tersebut. Penelitian dirancang dalam bentuk deskriptif eksploratif. Penelitian dilakukan pada delapan stasiun yang ditetapkan berdasarkan keragaman kondisi lingkungan perairan yang ada. Pengambilan data dilakukan setiap dua bulan sekali selama tiga kali. Data yang diambil meliputi kandungan nitrat dan fosfat perairan. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi nitrat dan fosfat dalam perairan Danau Rawa Pening tidak merata. Kandungan nitrat dan fosfat ini sangat bervariasi antar stasiun penelitian. Kandungan nitrat dalam air danau rata-rata terendah terdapat pada desa Kesongo yaitu 0,004 mg/l dan rata-rata tertinggi pada desa Tuntang yaitu 0,081 mg/l. Adapun kandungan fosfat rata-rata terendah terdapat pada desa Kesongo yaitu 0,717 mg/l, dan rata-rata tertinggi pada desa Tambakboyo yaitu 1,350 mg/l. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa berdasarkan kandungan nitrat, perairan Danau Rawa Pening termasuk perairan oligotrofik, akan tetapi berdasarkan kandungan fosfat termasuk perairan hipertrofik. Kata kunci : distribusi, kandungan, nitrat, fosfat, Danau Rawa Pening.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG BEKICOT DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT BADAN DAN KANDUNGAN LEMAK KARKAS ITIK (Anas javanicus) ., Rasno -; ., Mei Sulistyoningsih
BIOMA Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : BIOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EFFECT OF SNAIL IN FLOUR on diet AGAINST TO BODY WEIGHT AND THE CONTENT OF CARCASS FAT DUCK (Anas javanicus)   ABSTRACT Research aims to know influence granting meal snail in diet against body weight and a fat content carcass ducks (Anas javanicus) in maintenance intensively. This research held in area farm district Brebes. Research done in two months. Methods used in this research is draft random complete with five treatment and four repetition namely P1 (control), 100 % diet + 0 flour snail, P2: 95 % diet + 5 % flour snail, P3: 90 % diet + 10 % flour snail, P4: 85 % diet + 15 % flour snail, P5: 80 % diet + 20 % flour snail. Results obtained dianalisis by test normality then test homogenity and continued with anova test and Duncan. The result showed that the flour snail in rations influential significantly to body weight and a fat content carcass ducks (Anas javanicus) in maintenance intensively (P<0,05). Key words: The Body Weight, A Fat Content Carcass, Meal Snail, Ducks.  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung bekicot dalam ransum terhadap berat badan dan kandungan lemak karkas itik (Anas javanicus) dalam pemeliharaan intensif. Penelitian ini dilaksanakan di area peternakan Kabupaten Brebes. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat pengulangan yaitu P1 (kontrol), 100% ransum +  0% tepung bekicot, P2: 95% ransum +  5% tepung bekicot, P3 : 90% ransum +  10% tepung bekicot, P4: 85% ransum + 15% tepung bekicot, P5 : 80% ransum + 20% tepung bekicot. Hasil yang diperoleh dianalisi dengan uji normalitas kemudian uji homogenitas dan dilanjutkan dengan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung bekicot dalam ransum berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot badan dan kandungan lemak karkas itik (Anas javanicus) dalam pemeliharaan intensif. Kata kunci : Bobot  Badan, Lemak Karkas, Bekicot, Itik.
OPTIMALISASI TNF –α DAN IL-3 MENGGUNAKAN BUAH TOMAT (Lycopercicum esculentumMill var. grandifolium) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG TERHADAP INFEKSI BAKTERI Wasikin Haryanti, Eny Hartadiyati; ., Praptining Rahayu; ., Maria Ulfah
BIOMA Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : BIOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

OPTIMIZATION OF TNF – α AND IL-3 USES TOMATOES (Lycopercicum esculentumMill var. grandifolium) AS EFFORTS IN INCREASING MACROPHAGE PHAGOCYTOSIS TO BACTERIAL INFECTION ABSTRACT TNF –α and IL-3 are sitokin stimulates macrophage phagocytosis to the activity in eliminating bacteria. Karotenoid is come from natural resources, one of them is tomatoes, as known carotene and likopen  have potential in increasing TNF –α and IL-3. Mencit balb/c in normal condition are 24 tails randomly uses thermal variations: (500C, 1000C dan 1500C)  role to sitokin TNF –α and IL-3 content.  The result shows tomatoes preparasi in 1500C is (p<0.05) effects sitokin content of TNF –α and IL-3 highest. Key words: TNF –α, IL-3, tomatoes   ABSTRAK TNF –α dan IL-3 merupakan  sitokin yang berperan untuk merangsang fagositosis makrofag dalam mengeliminasi bakteri. Karotenoid yang berasal dari sumber alami , salah satunya dalam buah tomat  . Diketahui karoten dan likopen yang berpotensi meningkatkan TNF –α dan IL-3. Mencit balb/c keadaan normal sebanyak 24 ekor dipilih secara random digunakan untuk menyelidiki pengaruh preparasi buah tomat (Lycopercicum esculentumMill var. grandifolium) yang matang dengan variasi suhu : (500C, 1000C dan 1500C) terhadap kadar sitokin TNF –α dan IL-3 dari kultur sel makrofag. Hasil penelitian menunjukkan preparasi buah tomat dengan suhu 1500C  secara bermakna (p<0.05) menyebabkan kadar sitokin TNF –α dan IL-3 yang paling tinggi . Key words: TNF –α, IL-3, buah tomat
OPTIMALISASI PRODUKSI BROILER MELALUI SUPLEMENTASI HERBAL TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN KADAR TRIGLISERIDA DARAH ., Mei Sulistyoningsih
BIOMA Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : BIOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BROILER PRODUCTION OPTIMIZATION OF PERCENTAGE OF HERBAL SUPPLEMENTATION THROUGH AND CARCASS BLOOD TRIGLYCERIDE LEVELS   ABSTRACT People appreciate meat products free antibiotics or organic food products. Prevention of chemical substance in the broiler chicken meat can be done by mixing feed ingredients with herbal, with the addition of herbal powders like turmeric, ginger, and  basil. The purpose of this study was to examine the influence of herbal supplementation on carcass percentage and blood triglyceride levels  broiler. his research uses three kinds of herbs that is turmeric (P1), Basil (P2), and Ginger (P3). There are four treatment including control (P4), with four replicates. The design of this research is complete a draft random. The research results were analyzed with Anova test followed by Duncan test. The results showed there was a very real influence due to the addition of herbs to the percentage of carcass  (P<0,01). The levels of triglyceride of blood a broiler indicating the result is no different real (P>0,05). Key words: Carcass, Blood Triglycerudes, Herbal Supplementation, Broiler.   ABSTRAK Masyarakat semakin memperhatikan produk daging yang bebas antibiotik atau produk makanan organik. Pencegahan penumpukan zat kimia dalam daging ayam broiler tersebut dapat dilakukan dengan pencampuran pakan dengan bahan-bahan herbal atau alami, yaitu dengan penambahan serbuk herbal seperti kunyit, jahe, dan kemangi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh suplementasi herbal terhadap persentase karkas dan kadar trigliserida darah ayam broiler. Penelitian ini menggunakan tiga macam herbal yaitu kunyit (P1), kemangi (P2), dan jahe (P3). Ada empat perlakuan termasuk kontrol (P4), dengan empat ulangan.  Rancangan penelitian ini adalah rancangan acak lengkap. Hasil penelitian dianalisis dengan Anova, dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang sangat nyata pemberian herbal terhadap persentase karkas (p<0,01). Paramater kadar trigliserida darah menunjukkan hasil tidak berbeda nyata (P>0,05). Kata kunci: Karkas, Trigliserida Darah, Suplementasi Herbal, Broiler
PENGEMBANGAN KARAKTER DAN PENGUASAAN KONSEP DENGAN PENDEKATAN INQUIRY LABORATORY MATERI IDENTIFIKASI ALGAE Rachmawati, Rivanna Citraning; Mulyaningrum, Eko Retno; ., Fenny Roshayanti
BIOMA Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : BIOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CHARACTER DEVELOPMENT USING LABORATORY INQUIRY APPROACH IDENTIFY OF ALGAE MATERIAL  ABSTRACT Student of class A II has the academic potential of above average compared to other classes. But on the other hand, the ability of the students during the practical is very slow, and the ability of students in the identification of preparations is lacking. Through monitoring and observation, the researchers also see the curiosity and hard work of each individual student is less. Learning through Inquiry approach is expected value of the individual characters e.g. discipline, curiosity, honesty, hard work and tolerance develop. The objective of the study is to determine of increasing character of the individual and the level of understanding of algae material. This study uses classroom action research in two cycles. Data collection techniques using character observation with rating scale sheets. The results showed an increase in the character of the individual student. The score of mastery learning in classical reached 94.7 %. So, the indicator has achieved ≥ 75% on research success. Based on the results of this study concluded that there is an increased individual character and the students of biology education’ material understanding in Plant Taxonomy 1 learning through inquiry approach Key words: students’ individual character, inquiry approach, classroom action research  ABSTRAK Mahasiswa kelas II A IKIP PGRI Semarang memiliki potensi akademik di atas rata-rata dibandingkan dengan kelas yang lain. Namun di sisi lain, kemampuan mahasiswa selama praktikum sangat lambat, dan kemampuan mahasiswa dalam identifikasi preparat sangatlah kurang. Melalui pengamatan dan observasi, kami juga melihat rasa ingin tahu, kejujuran, kerja keras dan toleransi dapat berkembang. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan karakter individu dan tingkat pemahaman materi algae. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi karakter dengan lembar rating scale. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan karakter individu mahasiswa. Nilai ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 94,7%, sehingga telah mencapai ≥ 75% indikator keberhasilan penelitian secara klasikal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan karakter individu dan pemahaman materi mahasiswa Pendidikan Biologi dalam praktikum Taksonomi Tumbuhan 1 melalui pembelajaran dengan pendekatan inquiry. Kata kunci: karakter individu mahasiswa, pendekatan  inquiry, PTK
PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN GROUP INVESTIGATION (GI) PADA MATERI POKOK EKOSISTEM DITINJAU DARI SIKAP PEDULI LINGKUNGAN SISWA Dewi, Lussana Rossita
BIOMA Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : BIOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) and GROUP INVESTIGATION (GI) LEARNINGS in ECOSYSTEM SUBJECT EVALUATED FROM ENVIRONMENTAL ATTITUDE  ABSTRACT The aims of this research are to know : (1) The difference of student’s achievement learn on ecosystem subject between student who learn with cooperative method learning STAD and student who learn with cooperative learning GI, (2) The effect of low, middle, and high environmental attitude towards the student’s achievement learn on ecosystem subject, (3) The interaction between usage of cooperative method learning STAD and GI with environmental attitude towards the student’s achievement learn in ecosystem subject. This research’s subjects were students of class 10th in SMAN 3 Sukoharjo This research used factorial design 2x3 anava with different cell frequency. According to the result of this research, it shows that: (1) Usage STAD learning’s method produces better student’s achievement learn than GI learning’s method. (2) Environmental attitude influence the student’s achievement learn. (3) There is no interaction between the use of learning method and environmental attitude towards the student’s achievement learn. Key word : STAD, GI, environmental attitude   ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perbedaan prestasi siswa belajar pada subjek ekosistem antara siswa yang belajar dengan metode pembelajaran kooperatif STAD dan siswa yang belajar dengan pembelajaran kooperatif GI, (2) Pengaruh rendah, menengah, dan sikap lingkungan yang tinggi terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekosistem, (3) interaksi antara penggunaan metode pembelajaran kooperatif STAD dan GI dengan sikap lingkungan terhadap prestasi siswa pelajari dalam pelajaran ekosistem. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 3 Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan desain faktorial 2x3 anava dengan frekuensi sel yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan metode pembelajaran STAD yang menghasilkan prestasi belajar siswa lebih baik kita belajar dari metode pembelajaran GI itu. (2) sikap lingkungan mempengaruhi prestasi siswa belajar. (3) Tidak ada interaksi antara penggunaan metode pembelajaran dan sikap lingkungan terhadap prestasi siswa belajar. Kata kunci: STAD, GI, sikap lingkungan
PERTUMBUHAN KULTUR PROBIOTIK HASIL ISOLAT BAKTERI NON PATOGEN DALAM BERBAGAI JENIS MEDIA Sulistya Dewi, Endah Rita
BIOMA Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : BIOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PROBIOTICS CULTURE GROWTH OF ISOLAT NON PATHOGENS BACTERIA IN VARIOUS TYPES OF MEDIA  ABSTRACT Application of probiotics as biosecurity is the safest way to tackle disease in fish and shrimp farming because of bacteria used are organisms that can degrade toxic organic material in the water .Bacillus sp is a type of bacteria that can be used as a probiotic agent because of its ability to degrade organic compounds for the sake of growth . This study aims to determine type appropriate media types for the growth of probiotic bacteria Bacillus sp. The method used in this research that completely randomized design (CRD) with 4 treatments and repeated 4 times. The treatments were the addition of soy extract, sprouts, and potatoes. The results showed that there were significant differences on each treatment with the addition of soy extract, sprouts, and potatoes in the probiotic culture medium. The conclusion of this study indicate that the type of media that is most optimal to extract the green bean sprouts reach a value of OD (Optical Density) 0.68. Keyword: Probiotics, Bacillus sp.  ABSTRAK Aplikasi probiotik sebagai biosecurity merupakan cara yang paling aman untuk mengatasi serangan penyakit pada ikan maupun udang budidaya karena bakteri yang digunakan merupakan organisme yang mampu mendegradasi bahan organik yang bersifat racun dalam air. Bacillus sp merupakan jenis bakteri yang dapat digunakan sebagai agen probiotik karena kemampuannya dalam mendegradasi senyawa organik untuk kepentingan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis media yang sesuai untuk pertumbuhan bakteri probiotik jenis Bacillus sp. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan diulang 4 kali. Perlakuan yang diberikan adalah dengan penambahan ekstrak kedelai, kecambah kacang hijau, dan kentang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada masing - masing perlakuan dengan penambahan ekstrak kedelai, kecambah, dan kentang pada media kultur probiotik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa jenis media yang paling optimal yaitu dengan pemberian ekstrak kecambah kacang hijau dengan mencapai nilai OD (Optical Density/Kerapatan Optik) 0,68. Kata Kunci : Probiotik, Bacillus sp.
OPTIMALISASI TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? DAN IL-3 MENGGUNAKAN BUAH TOMAT (Lycopercicum esculentumMill var. grandifolium) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG TERHADAP INFEKSI BAKTERI Eny Hartadiyati Wasikin Haryanti; Praptining Rahayu .; Maria Ulfah .
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3, No 1, April (2014): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v3i1, April.651

Abstract

OPTIMIZATION OF TNF ?óÔé¼ÔÇ£ ?Ä?? AND IL-3 USES TOMATOES (Lycopercicum esculentumMill var. grandifolium) AS EFFORTS IN INCREASING MACROPHAGE PHAGOCYTOSIS TO BACTERIAL INFECTION ABSTRACT TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? and IL-3 are sitokin stimulates macrophage phagocytosis to the activity in eliminating bacteria. Karotenoid is come from natural resources, one of them is tomatoes, as known carotene and likopen?é?á have potential in increasing TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? and IL-3. Mencit balb/c in normal condition are 24 tails randomly uses thermal variations: (500C, 1000C dan 1500C) ?é?árole to sitokin TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? and IL-3 content.?é?á The result shows tomatoes preparasi in 1500C is (p<0.05) effects sitokin content of TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? and IL-3 highest. Key words: TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä??, IL-3, tomatoes ?é?á ABSTRAK TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? dan IL-3 merupakan?é?á sitokin yang berperan untuk merangsang fagositosis makrofag dalam mengeliminasi bakteri. Karotenoid yang berasal dari sumber alami , salah satunya dalam buah tomat?é?á . Diketahui karoten dan likopen yang berpotensi meningkatkan TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? dan IL-3. Mencit balb/c keadaan normal sebanyak 24 ekor dipilih secara random digunakan untuk menyelidiki pengaruh preparasi buah tomat (Lycopercicum esculentumMill var. grandifolium) yang matang dengan variasi suhu : (500C, 1000C dan 1500C) terhadap kadar sitokin TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? dan IL-3 dari kultur sel makrofag. Hasil penelitian menunjukkan preparasi buah tomat dengan suhu 1500C ?é?ásecara bermakna (p<0.05) menyebabkan kadar sitokin TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä?? dan IL-3 yang paling tinggi . Key words: TNF ?óÔé¼ÔÇ£?Ä??, IL-3, buah tomat

Page 1 of 2 | Total Record : 18