cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
BIOMA
ISSN : 20865481     EISSN : 25499890     DOI : 10.26877
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019): Bioma" : 8 Documents clear
PENGARUH MICROCLIMATE DAN MICROCLIMATIC AMMONIA CLOSED HOUSE TERHADAP PROFIL SEL DARAH MERAH AYAM BROILER Bil Mustaqim; Teysar Adi Sarjana; Hanny Indrat Wahyuni
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 8, No 2 (2019): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v8i2.4586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji zona penempatan berbeda dalam kandang closed house dan dampaknya terhadap microclimatic ammonia dan profil darah merah ayam broiler. Materi yang digunakan adalah ayam broiler sebanyak 360 ekor dengan bobot awal 44,8 ± 1,66 g dari kandang closed house berpopulasi 11.000 ekor. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 6 kelompok, setiap kelompok percobaan terdiri dari 15 ekor ayam. Perlakuannya adalah penempatan ayam pada posisi tertentu dari panjang kandang yang diukur dari inlet, yaitu: zona 1 = sejajar dengan inlet, zona 2 = 15 meter, zona 3 = 30 meter dan zona 4 = 45 meter. Parameter yang diukur yaitu total eritrosit, kadar hemoglobin, dan persentase hematokrit. Data yang diperoleh dianalisis ragam dan jika terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji beda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona yang semakin jauh dari inlet nyata (P<0,05) meningkatkan persentase hematokrit, namun tidak berpengaruh terhadap jumlah eritrosit dan kadar hemoglobin (p>0,05). Simpulan penelitian yaitu zona penempatan ayam pada posisi lebih jauh dari inlet menyebabkan peningkatan microclimatic ammonia sehingga berpengaruh terhadap penambahan persentase hematokrit ayam broiler.
PENGARUH MODEL AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI LESSON STUDY FOR LEARNING COMMUNITY Ulvi Atika Suri; Eko Retno Mulyaningrum
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 8, No 2 (2019): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v8i2.4545

Abstract

ABTRACTThe development of the 21st century skills requires educators to prepare students for global economic competition by having special skills, one of which is problem solving. Achievement of the 21st skills century is done by improving the teaching profession, one of which is through lesson study for learning community. The purpose of this study is to determine whether there is an influence on the application of the auditory intellectually repetition (AIR) learning model through lesson study for learning community on the problem solving abilities of students. This study uses a quasi experimental design method through the randomized posttest-only control group design using matched subjects. The study was conducted at Semarang 11 Public High School in the 2018/2019 school year. Based on the research, the results of statistical tests on the problem solving ability variable have a significance value (2-tailed) of 0.000 <0.05 so that it can be concluded that there are significant differences in students' problem solving abilities between the experimental class and the control class. The experimental class scored better than the control class, with the acquisition of the experimental class number of 76.96 and the control class of 65.94. Based on these results it can be concluded that the application of auditory intellectually repetition (AIR) learning models through lesson study for learning community can improve students' problem solving abilitiesKeywords: Auditory Intellectually Repetition (AIR) Learning Model, Lesson Study for Learning Community, Problem Solving 
IMPLEMENTASI KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN SISWA MELALUI PROGRAM ADIWIYATA DI SMP NEGERI 7 SALATIGA Yohanis Beanal; Risya Pramana Situmorang; Susanti Pudji Hastuti
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 8, No 2 (2019): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMP Negeri 7 Salatiga adalah sekolah yang telah menerapkan program sekolah adiwiyata. Program adiwiyata adalah lingkungan berbasis sekolah yang diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk sekolah yang berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa di kelas VII, VIII dan IX tingkat SMP Negeri 7 Salatiga. Objek penelitian ini adalah penerapan karakter kepedulian lingkungan di SMP Negeri 7 Salatiga. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kepedulian terhadap lingkungan memiliki persentase tertinggi aspek anti-pengecualian dengan persentase kategori baik 79%. Sedangkan persentase terendah adalah krisis lingkungan dengan persentase 52% dalam kategori cukup. Implementasi karakter kepedulian terhadap lingkungan siswa melalui program adiwiyata di SMP Negeri 7 Salatiga mencapai 15% dalam kategori baik, dari total 83 siswa. Berdasarkan hasil pengamatan, pengembangan proses pembelajaran menerima persentase 86% dalam kategori baik.
KARAKTERISTIK DAN PEMANFAATAN TIPE HABITAT RHOPALOCERA DI DESA NGESREP BALONG KABUPATEN KENDAL Ary Susatyo Nugroho; Widia Noviani; Dyah Ayu Widyastuti
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 8, No 2 (2019): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v8i2.4942

Abstract

Desa Ngesrep Balong Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal merupakan desa di lereng Gunung Ungaran yang memiliki beberapa tipe habitat bagi Rhopalocera.Rhopalocera merupakan subordo dari Lepidopterayang berperanpenting dalam ekosistem terutama pada proses penyerbukan tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tipe habitat Rhopalocera dan tingkat pemanfaatan tiap tipe habitat oleh Rhopalocera diDesa NgesrepBalong. Penelitian inidilakukan pada bulanJanuari sampai Maret 2019. Pengambilan data dilakukandenganmetodeline transect. HasilpenelitianmenunjukanbahwaRhopalocerayang dijumpaidilokasipenelitiansebanyak54 jenisyang tersebar pada lima tipe habitat yang diamati, yaitu habitat sungai, kebun kopi, hutan pinus, tegalan, dan permukiman warga. Tiap habitat memiliki karakteristik yang berbeda. Tipe habitat yang paling banyak dimanfaatkan dan disukai Rhopalocera adalah habitattegalan, sedangkan habitat yang paling sedikit dimanfaatkan adalah habitat permukiman warga. Kata kunci: Rhopalocera, karakteristik habitat, pemanfaatan habitat
Efektivitas Bakteriosin Bakteri Asam Laktat Lokal Terhadap Masa simpan Dan Mutu Ikan Patin (Pangasius sp) Bernadeta Leni Fibriarti; Dea Septiani; Nuria Puspita Sari
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 8, No 2 (2019): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v8i2.4940

Abstract

Penggunaan pengawet alami untuk mempertahankan mutu dan memperpanjang masa simpan ikan merupakan cara yang aman dan tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Beberapa bakteri Asam Laktat (BAL) diketahui mampu menghasilkan bakteriosin yang berpotensi digunakan sebagai biopreservatif bahan pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan bakteriosin BAL sebagai biopreservatif untuk mempertahankan mutu dan masa simpan ikan patin (pangasius sp) yang pengaplikasiannya dikombinasikan dengan Natrium klorida (NaCl) and Natrium Asetat (CH3COONa). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan tiga perlakuan yaitu kontrol , penambahan BAL, serta kombinasi BAL dengan 3% NaCl dan 3% Na As).Diamati pH dan dihitung jumlah bakteri dengan metode TPC (Total Plate Count).Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kombinasi BAL , NaCl dan BAL dengan 3% NaCl dan 3% Na As memiliki efektivitas paling tinggi dalam mempertahankan mutu dan masa simpan ikan patin, mencapai 7 hari lebih lama 3 hari dibandingkan kontrol sedangkan perlakuan kombinasi dengan isolat BAL  5 hariKey words: bakteriosin, bakteri asam laktat, masa simpan ikan, ikan patin (Pangasius sp)
ISOLASI KHAMIR INULINOLITIK PADA BUAH KERSEN (Muntingia Calabura L.) SEBAGAI PENGHASIL ENZIM INULINASE Wijanarka Wijanarka; Sarsa A.N
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 8, No 2 (2019): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v8i2.4939

Abstract

Inulin merupakan polisakarida dan terakumulasi pada bagian organtanaman.Selain ditemukan di umbi dahlia, inulin juga dapat terakumulasi pada buah Kersen (Muntingia calabura L.).Inulinase (E.C.3.2.1.7.) adalah enzim yangmengkatalisis reaksi hidrolisis inulin menjadi fruktosa dan ataufruktooligosakarida. Isolasi enzim inulinase dalam jumlah banyak dari tumbuhan cukup sulit untuk dilakukan, oleh sebab itu perlu dilakukan isolasi enzim menggunakan mikroba. Salah satu mikroba yang dapat menghidrolisis inulin yaitu khamir. Penelitian inibertujuan untuk memperoleh isolat khamir inulinolitik sebagai penghasil enzim inulinase dari buah kersen (Muntingia calabura L.), dan mengetahui tingkat pertumbuhan serta produksi inulinase dari isolat yang diperoleh.Penelitian dilakukan dengan mengisolasi khamir dari buah kersen menggunakan media ISM (Inulin Selecting Medium). Isolasi khamir menggunakan metode streakplate sampai didapatkan isolat murni.Isolat khamir inulinolitik yang didapat diberi nama isolat khamir Yke yang kemudian dilakukan pengukuran pertumbuhan serta uji aktivitas inulinase. Pengkulturan khamir pada media produksi inulinase berlangsungselama 24 jam dan dilakukan pengukuran tiap 6 jam sekali. Pengukuran tersebut meliputi pertumbuhan khamir dan aktivitas inulinase.Pengukuran pertumbuhan isolat khamir Yke dilakukan dengan caramenghitung absorbansi melalui nilai transmitternya, sedangkan pengukuran aktivitas inulinase dilakukan dengan menghitung gula reduksi menggunakan metode DNS. Hasil pengukuran pertumbuhan sel optimal pada T12 yang merupakan fase logaritmik dengan nilai pertumbuhan 0.7959, sedangkan hasil uji aktivitas inulinase tertinggi pada T12 dengan nilai aktivitas0.3977 U/ml Kata Kunci : inulinase,aktivitas inulinase,  Kersen (Muntingia calabura L.),  isolat    Yke,
ANALISIS MINAT BACA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI, FKIP UNWIRA Maria Novita Inya Buku; Florentina Y. Sepe
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 8, No 2 (2019): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v8i2.4944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi minat baca mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Widya Mandira. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari angket yang diberikan kepada 110 mahasiswa, terdapat 1 mahasiswa yang memiliki minat baca sangat rendah (0,91%), 57 mahasiswa memiliki minat baca rendah (51,82%), 52 mahasiswa memiliki minat baca sedang (47,27%) dan tidak ada mahasiswa yang memiliki minat baca tinggi.  Kata Kunci : Minat baca, mahasiswa
PENGARUH PEMBERIAN HERBAL JAHE (Zingiber officinale) DENGAN AUTOMATIC FEEDER TERHADAP ORGAN HATI PADA ITIK (Anas Mei Sulistyoningsih; Atip Nurwahyunani; Nia Dian Susanti
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 8, No 2 (2019): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v8i2.7038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jahe gajah dan jahe emprit dengan cara pemberian pakan melalui Automatic feeder dan manual terhadap bobot organ  hati pada itik. Itik yang digunakan yaitu 12 ekor DOD (Day Old Duck) pejantan, pada penelitian ini menggunakan Rancangan  Acak Lengkap (RAL) pola faktor 2 x 2 dengan penambahan herbal jahe sebanyak 2  perlakuan  jahe yang digunakan yaitu jahe gajah dan jahe emprit, sedangkan pada faktor B cara pemberian pakan dengan dua perlakuan yaitu melalui Automatic feeder dan manual. Penelitian ini menggunakan 4 kali perlakuan dengan 3 kali ulangan sehingga pengambilan sampel itik sebanyak 12 ekor. Data hasil penelitian ini menggunakan uji analisis sidik ragam untuk mengetahui perbedaan hasil perlakuan. Hasil penelitian menujukkan bahwa rataan persentase bobot organ hati 48 - 60,6%. Disimpulkan bahwa pemberian herbal jahe gajah dan jahe emprit dengan cara pemberian pakan melalui Automatic feeder dan manual tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot organ  hati itik.Kata kunci: itik, jahe, automatic feeder, organ hati

Page 1 of 1 | Total Record : 8