cover
Contact Name
Noor Miyono
Contact Email
noormiyono@upgris.ac.id
Phone
+6282137144335
Journal Mail Official
jmp@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingga Raya, Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP)
ISSN : 22523057     EISSN : 26543508     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
urnal Manajemen Pendidikan (JMP). Published 3 times a year in April, August and December contains scientific papers on research and education management theory studies Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) published by Prodi Management Education PPs University PGRI Semarang. The editor receives donations of writing that have never been published in other print media. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS" : 8 Documents clear
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP SEKOLAH EFEKTIF PADA SMP NEGERI RAYON PATEBON KABUPATEN KENDAL Joko Winardi; Nurkolis Nurkolis; Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v6i2.1996

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kompetensi profesional dalam mewujudakan sekolah yang efektif dan berluaitas pada SMP Negeri Rayon Patebon Kabupaten Kendal. Tujuan penelitian  untuk mengetahui: (1) besarnya pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap pewujudan sekolah efektif, (2) besarnya pengaruh kompetensi profesional guru terhadap sekolah efektif, (3) besarnya pengaruh  kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi guru secara bersama-sama terhadap  pewujudan sekolah efektif pada SMP Negeri Rayon Patebon Kabupaten Kendal.Populasi penelitian ini adalah guru SMP Negeri Rayon Patebon Kendal berjumlah 188 orang, sampel sebanyak 65 orang ditetapkan dengan teknik proportional random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis deskriptif data, uji validitas dan reliabilitas, serta uji hipotesis yang meliputi regresi tunggal dan regresi ganda  menggunakan  SPSS for Window Release 16.Pelaksanaan kepemimpinan transformasional kepala sekolah masuk kategori kuat,  kompetensi profesional guru masuk kategori kompeten, dan pewujudan sekolah efektif masuk kategori efektif. Hasil penelitian adalah:  (1) ada pengaruh  terhadap pewujudan sekolah efektif dengan F hitung (41,201) > F tabel (3,36) dengan kontribusi 35,5%, (2) ada pengaruh  terhadap pewujudan sekolah efektif dengan F hitung (26,654) > F tabel (3,36) dengan kontribusi 26,2%, (3) ada pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan kompetensi profesional guru terhadap pewujudan sekolah efektif dengan  harga F hitung (29,632) > F tabel (3,44) dengan kontribusi sebesar 44,5%.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP KEDISIPLINAN GURU SD NEGERI DI KECAMATAN WARUNGASEM KABUPATEN BATANG Naelatus Sa'adah; Sudharto Sudharto; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v6i2.1997

Abstract

Permasalah utama pada penelitian ini adalah tentang kedisiplinan guru SD Negeri baik kedisplinan dalam kegiatan pembelajaran maupun meningkatkan pengembangan diri sesuai pfoseinya sebagai pendidik. Kemudian bagaiman hubungan kesiplinan guru dan iklim sekolah yang ada dan kepemimpinan kepala sekolah.Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kedisiplinan guru (2) untuk mengetahui pengaruh iklim sekolah terhadap kedisiplinan guru (3) untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan iklim sekolah secara bersama-sama terhadap kedisiplinan guru SD Negeri di Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.Populasi dalam penelitian ini adalah guru sebanyak 142 orang yang tersebar pada 23 SD Negeri di Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang. Sampel sebanyak 59 guru ditetapkan dengan teknik proporsional random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket. Uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas data, uji linearitas, uji regresi tunggal dan regresi ganda menggunakan program SPSS Versi 16.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kedisiplinan guru sebesar 52,9%. (2) terdapat pengaruh iklim sekolah terhadap kedisiplinan guru sebesar 34%.   (3) terdapat pengaruh gaya kepemimpinan dan iklim sekolah secara bersama-sama terhadap kedisiplinan guru SD Negeri di Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang sebesar 61,7% sisanya sebesar 38,3% kedisiplinan guru dipengaruhi variabel lain diluar penelitian ini.
MANAJEMEN PENDIDIKAN MENUJU KARAKTER DI MADRASAH IBTIDAIYAH AL-ASY’ARI KUNIRAN KABUPATEN PATI Sri Mukarikah; Soegeng Soegeng; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v6i2.1998

Abstract

Fokus penelitian ini adalah adalah implementasi manajemen pendidikan karakter, faktor pendukung pendidikan karakter dan dampak pendidikan karakter di MI Al-Asy’ari Kuniran Kabupaten  Pati.Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui implementai pendidikan karakter di MI Al Asy’ari Kuniran Kabupaten  Pati (2) Mengetahui faktor pendukung pendidikan menuju karakter di MI Al-Asy’ari Kuniran Kabupaten  Pati (3) Mengetahui pengembangan pendidikan karakter di MI Al-Asy’ari Kuniran Kabupaten  Pati.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data dari opservasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi.Implementasi (1) seperti berjabat tangan pagi hari, membaca Asmaul Husna, maupun berdoa pada saat memulai pelajaran di kelas, sholat dhuhur berjamaah di musholla. (2) Faktor pendukung dalam pelaksanaan pendidikan karakter adanya dukungan komite sekolah dan adanya sekolah madrasah diniyah, adanya TPQ (Taman Pendidikan Alquran). (3) Dampak pendidikan karakter di MI Al-Asy’ari Kuniran Kabupaten  Pati adalah: Adanya lomba, Jumat beramal dan kebersihan lingkungan.Untuk pengembangan pendidikan karakter di MI Al-Asy’ari Kuniran perlu adanya pengawasan bersama antara sekolah, komite sekolah dan orang tua
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SMK NEGERI DI KABUPATEN JEPARA Purwandono Purwandono; Suwandi Suwandi; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v6i2.1993

Abstract

Permasalahan utama penelitian ini adalah motivasi kerja, budaya sekolah dan  kepuasan kerja guru SMK Negeri di Kabupaten Jepara, Tujuan penelitian ini (1) mengetahui pengaruh motivasi  kerja terhadap kepuasan kerja  guru (2) mengetahui pengaruh budaya sekolah terhadap kepuasan kerja  guru (3) mengetahui pengaruh motivasi kerja dan budaya sekolah  terhadap kepuasan kerja  guru SMK Negeri di Kabupaten Jepara.Populasi dalam penelitian ini adalah guru SMK Negeri di Kabupaten Jepara dengan jumlah 415 orang. Sampel penelitian adalah 81 orang guru. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik  proportional random sampling. Uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, uji regresi tunggal dan regresi ganda menggunakan SPSS.Hasil penelitian menunjukkan 1) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja guru sebesar 25,1%, sisanya sebesar 74,9% dipengaruh oleh faktor lain. 2) terdapat pengaruh yang signifikan budaya sekolah terhadap kepuasan kerja guru sebesar 16,6%, sisanya sebesar 83,4% dipengaruh oleh faktor lain. 3) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi kerja dan budaya sekolah terhadap kepuasan kerja  guru  SMK di kabupaten Jepara sebesar 33,3%, sisanya sebesar 66,7% dipengaruhi oleh faktor lain.Saran dari penulis agar kepala SMK Negeri di Kabupaten Jepara menyusun program pembinaan terhadap guru secara terpadu untuk meningkatkan motivasi kerja dan budaya sekolah yang baik sehingga kepuasan kerja guru akan meningkat.
IMPLEMENTASI BUDAYA MUTU DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) AL ISLAM KABUPATEN KUDUS Khotibul Umam; Sudharto Sudharto; Noor Miyono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v6i2.1999

Abstract

Budaya mutu  bukanlah sesuatu yang bersifat instan dan terjadi begitu saja, tetapi melalui proses perjuangan yang relatif panjang dengan berbagai tantangan dan bahkan resistensi yang dihadapiFokus penelitian ini adalah: (1) bagaimamana implementasi budaya mutu (2) bagaimana evaluasi budaya mutu ; dan (3) bagaimana kendala budaya mutu di SDIT Al Islam Kudus. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah:(1) mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan budaya  mutu; (2) mendeskripsikan dan menganalisis evaluasi budaya  mutu; dan (3) mendeskripsikan dan menganalisis kendala budaya mutu.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Prosedur pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah:  (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) sajian data, dan (4) penarikan simpulan.Hasil penelitian ini meliputi: (1) implementasi budaya mutu yang mencakupi pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan; (2) faktor pendukung dan penghambat implementasi budaya mutu; dan (3) dampak implementasi budaya mutu yang mencakupi terciptanya pembelajaran yang menyenangkan; terciptanya kondisi belajar yang menarik dan menambah semangat belajar; meningkatnya nilai-nilai karakter; dan meningkatnya prestasi belajar.Simpulan penelitian ini adalah implementasi budaya mutu memiliki dampak positif untuk meningkatkan mutu pendidikan. Oleh karena itu, disarankan: (1) budaya mutu perlu diimplementasikan dalam setiap lingkungan sekolah; (2) implementasinya perlu memperhatikan faktor pendukung dan penghambat; dan (3) bagi pihak terkait hendaknya memberikan dukungan pada implementasi budaya mutu.
MANAJEMEN KURIKULUM SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU INSAN MULIA KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN Rita Haryaningrum; Muhdi Muhdi; Retnaningdyastuti Retnaningdyastuti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v6i2.1994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kurikulum SDIT Insan Mulia Kajen yang terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, jenisnya studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi ketiga teknik, serta triangulasi sumber data. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, kegiatan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan: (1) SDIT Insan Mulia Kajen melakukan perencanaan kurikulum secara intensif dan mendalam oleh yayasan, Kepala Sekolah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan masukan dari orang tua murid, yang dijiwai oleh visi, misi sekolah sehingga menjadi kurikulum plus, yaitu kurikulum nasional ditambah kurikulum Sekolah Islam Terpadu. Kurikulum disusun dalam kegiatan pembelajaran, pengembangan diri, dan pembiasaan serta program unggulan sekolah yang dilaksanakan dengan sistem fullday school. (2) Pelaksanaan kurikulum berjalan efektif sesuai dengan perencanaan dilakukan oleh Kepala Sekolah, guru kelas dan wali kelas sebagai ujung tombak pelaksana bekerja sama dengan orang tua dan masyarakat untuk memperluas sumber belajar, melalui pengorganisasian, kepemimpinan, budaya sekolah, dan penghargaan sebagai imbalan. (3) Evaluasi kurikulum dilaksanakan dengan baik oleh Yayasan, Kepala Sekolah, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, berdasarkan monitoring dan supervisi kinerja. Evaluasi dilakukan terhadap hasil dan proses untuk mengetahui keefektifan program dan pencapaian tujuan sebagai upaya tindak lanjut untuk perbaikan dan pengembangan. 
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DI SMK NEGERI 2 SLAWI KABUPATEN TEGAL Feronika Mariya Berti K; Sunandar Sunandar; Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v6i2.2000

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan perencanaan, pengaturan, pengadaan, optimalisasi penggunaan dan penghapusan sarana dan prasarana di SMK Negeri 2 Slawi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus.Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan sarana prasarana dilakukan berdasarkan analisa kebutuhan masing-masing unit/kompetensi yang diajukan oleh tiap-tiap kompetensi atau koordinator tiap mata pelajaran dengan skala prioritas,  pengadaan sarana dan prasarana dilakukan dengan cara membeli, bantuan, membuat sendiri dan meminjam, pengaturan sarana dan prasarana diawal inventarisasi kemudian dilakukan penyimpanan sesuai dengan spesifikasi barang, sedangkan pemeliharaan dilakukan teknisi dan guru, siswa juga dilibatkan dalam praktek kegiatan belajar mengajar yang tidak terjadwal, penggunaan sarana dan prasarana disesuaikan kebutuhan, mengikuti tata tertib yang telah dibuat dan penggunaan bersama antar kompetensi keahlian, penggunaan sarana dan prasarana tidak terbatas juga melibatkan masyarakat setempat dan penghapusan sarana dan prasarana yang rusak belum dilakukan dikarenakan adanya kendala yaitu tidak adanya tindaklanjut dari pusat.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP KOMITMEN KERJA GURU SEKOLAH DASAR NEGERI SE- KECAMATAN SEMARANG TIMUR Siti Choiriyah; Soegito Soegito; Fenny Roshayanti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v6i2.1995

Abstract

Permasalahan pada peneltian ini adalah motivasikerja,  iklim sekolah dan komitmen kerja guru Sekolah Dasar Negeri di Semarang Timur. Tujuan penelitian ini untuk : (1)  mengetahui  pengaruh  motivasi kerja terhadap komitmen kerja guru (2) mengetahui  pengaruh  iklim sekolah terhadap komitmen kerja guru (3) mengetahui  pengaruh  motivasi kerja dan iklim sekolah secara bersama-sama terhadap komitmen kerja guru Sekolah Dasar Negeri se- Kecamatan Semarang Timur.Populasi penelitian ini adalah guru Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Semarang timur yang berjumlah 162 guru dengan jumlah sampel sebanyak 110 orang yang diperoleh secara acak dengan teknik dengan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji persyaratan serta uji hipotesis yang meliputi analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi berganda, dengan menggunakan program SPSS for Window Release 17.Hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata perolehan skor motivasi kerja sebesar 107,03 termasuk kategori sedang; rata-rata perolehan iklim sekolah sebesar sebesar 96,47 termasuk kategori sedang; rata-rata komitmen kerja sebesar sebesar 97,51 termasuk kategori sedang.  Hasil uji prasyarat dari data penelitian diperoleh data berdistribusi normal, linier dan tidak multikolinier. (1) Hasil uji hipotesis ditemukan terdapat pengaruh positif motivasi kerja terhadap komitmen kerja yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 25,791 + 0,642 X1;  kekuatan korelasi sebesar 0,660 dengan kontribusi sebesar 43,6%. (2) Terdapat pengaruh positif iklim sekolah terhadap komitmen kerja yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 27,747 + 0,689 X2; kekuatan korelasi sebesar 0,797 dengan kontribusi sebesar 63,6 %. (3) Terdapat pengaruh positif motivasi kerja dan iklim sekolah terhadap komitmen kerja yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 9,035 + 0,312 X1 + 0,538 X2;  kekuatan korelasi sebesar 0,842 dengan kontribusi sebesar 70,8%.

Page 1 of 1 | Total Record : 8