cover
Contact Name
Noor Miyono
Contact Email
noormiyono@upgris.ac.id
Phone
+6282137144335
Journal Mail Official
jmp@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingga Raya, Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP)
ISSN : 22523057     EISSN : 26543508     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
urnal Manajemen Pendidikan (JMP). Published 3 times a year in April, August and December contains scientific papers on research and education management theory studies Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) published by Prodi Management Education PPs University PGRI Semarang. The editor receives donations of writing that have never been published in other print media. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2018): DESEMBER" : 8 Documents clear
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SD ISLAM AL AZHAR 25 SEMARANG Deka Liswiana; Nurkolis Nurkolis; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 7, No 3 (2018): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v7i3.3148

Abstract

Latar belakang masalah: (1) bagaimana mutu SD Islam Al Azhar 25 Semarang?; (2) bagaimana peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam meningkatkan mutu SD Islam Al Azhar 25 Semarang?; (3) bagaimana peran kepala sekolah sebagai leader dalam meningkatkan mutu SD Islam Al Azhar 25 Semarang?;Tujuan penelitian untuk menganalisis dan mendeskripsikan: (1) mutu SD Islam Al Azhar 25 Semarang; (2)  peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam meningkatkan mutu SD Islam Al Azhar 25 Semarang; (3) peran kepala sekolah sebagai leader dalam meningkatkan mutu SD Islam Al Azhar 25 Semarang. Pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dan jenisnya study kasus. Sumber informasi: kepala sekolah, guru, komite sekolah, siswa. Teknik  pengumpulan data: wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data :reduksi data, display data, dan verifikasi data. Adapun pengecekan keabsahan data melalui triangulasi.Hasil penelitian Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu SD Islam Al Azhar 25 Semarang: (1) mutu SD Islam Al Azhar 25 Semarang antara lain: prestasi akademik dan nonakademik meningkat mulai dari tingkat kecamatan hingga Internasional. Selain itu dari tahun 2015/2016-2017/2018 terdapat peningkatan jumlah peserta didik.  (2) peran kepala sekolah sebagai supervisor : (a) kepala sekolah merencanakan program supervisi, (b) kepala sekolah melaksanakan program supervisi, (c) kepala sekolah mengadakan tindak lanjut untuk membantu meningkatkan profesionalisme guru.  (3) peran kepala sekolah sebagai leader: (a) kepala sekolah memiliki jiwa teladan, disiplin, percaya diri dan memiliki pengetahuan yang luas. (b) kepala sekolah mengajak semua tenaga pendidik dan kependidikan untuk memahami dan mengimplementasikan program terkait visi dan misi sekolah.
KEPUASAN KERJA GURU DAN PERAN KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN: SURVEI GURU DI BOGOR DAN SEKITARNYA Rais Hidayat; Yuyun Elizabeth Patras; Griet Helena Laihad
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 7, No 3 (2018): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v7i3.3142

Abstract

Kepuasan kerja dan kepemimpinan pendidikan merupakan 2 variabel penting dalam pencapaian tujuan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif, pengumpulan datanya dengan instrumen angket yang disisi oleh guru-guru di wilayah domisili Bogor, Jawa Barat, berjumlah 80 orang. Analisis data menggunakan statistif deskriptif dan inferensial. Temuan penelitian ini sebagai berikut:  (1) Persepsi guru laki-laki atas beberapa indicator kepuasan kerja guru lebih rendah dibandingkan dengan guru perempuan. Persepsi guru negeri atas beberapa indicator kepuasan kerja guru lebih tinggi dibandingkan dengan guru swasta. Semua indicator  ketidakpuasan kerja guru terdapat pada guru sekolah dasar; (2) Persepsi guru laki-laki atas beberapa indicator kepemimpinan pendidikan lebih rendah dari guru perempuan. Persepsi guru sekolah swata atas beberapa indicator kepemimpinan pendidikan lebih rendah dari guru negeri. Sedangkan persepsi guru sekolah dasar atas semua indicator kepemimpinan rendah; (3) Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara variabel kepemimpinan pendidikan dengan variabel kepuasan kerja guru dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,53 (p > 0,05); dan (4) strategi untuk memperbaiki kepemimpinan dilakukan dalam hal-hal berikut:  penetapan target-target, pengumpulan data dan informasi, pembimbingan dan pengarahan guru professional, pengembangan kurikulum dan pengembangan proses pembelajaran, pembentukan tim yang solid,  komunikasi yang efektif, penyelesaian konflik yang terjadi di sekolah.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP PGRI PURWAREJA KLAMPOK KABUPATEN BANJARNEGARA Diyanto Diyanto; Yovitha Yuliejantiningsih; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 7, No 3 (2018): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v7i3.3149

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui nilai-nilai karakter yang dikembangkan, 2) untuk menganalisis peran kepala sekolah sebagai edukator dalam implementasi pendidikan karakter, 3) untuk menganalisis peran kepala sekolah sebagai manajer dalam implementasi pendidikan karakter, 4) untuk menganalisis peran kepala sekolah sebagai inovator dalam implementasi pendidikan karakter.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan informan sebagai sumber data dilakukan secara purposive dan snowball. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan informan dan observasi terhadap suatu obyek atau situasi. Data sekunder berupa penelusuran dokumen. Untuk analisis hasil temuan penelitian dilakukan dengan teknik triangulasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) nilai-nilai karakter yang dikembangkan meliputi nilai-nilai perilaku manusia dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa,  diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungan serta kebangsaan. Karakter tersebut yaitu religius, jujur, disiplin, bertanggungjawab, sadar, patuh, peduli, dan lain sebagainya. 2) Peran kepala sekolah sebagai edukator dalam implementasi pendidikan karakter ditunjukkan dengan melakukan program kegiatan pembiasaan, kegiatan belajar mengajar, pembinaan dan motivasi kepada guru, menjadi suri tauladan, dan memberikan pidato atau arahan tentang pendidikan karakter. 3) Peran Kepala Sekolah sebagai manajer ditunjukkan dengan menerapkan pengelolaan manajemen terbuka. Pengelolaan yang dimaksud adalah bagaimana pembentukan karakter dalam pendidikan  direncanakan, dilaksanakan, dan dikendalikan secara konsisten. 4) Peran Kepala sekolah sebagai inovator ditunjukkan dalam pembinaan personalia, pembaharuan personalia dan wilayah kerja, fasilitas fisik, penggunaan waktu, perumusan tujuan, prosedur pendidikan karakter, peran guru yang diperlukan, bentuk hubungan antar bagian, hubungan sistem-sistem yang lain, dan strategi pendidikan karakter yang inovatif.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti merekomendasikan Kepala sekolah agar meningkatkan pendidikan karakter dengan cara lebih sering melakukan kegiatan-kegiatan  yang berkaitan pendidikan karakter kepada guru dan peserta didik. Kepada guru hendaknya memahami pendidikan karakter dan mempelajari strategi dan metode yang tepat untuk menerapkan pendidikan karakter yang efektif. Kepada peserta didik hendaknya menampilkan perilaku yang baik dan meningternalisasikan nilai-nilai karakter yang diajarkan di SMP PGRI Purwareja Klampok agar menjadi karakter diri yang bermanfaat untuk diri sendiri, orang lain dan bangsa.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS KEPALA PAUD DAN PROFESIONALISME GURU TERHADAP MUTU PAUD DI KECAMATAN GEMUH KABUPATEN KENDAL Herni Mulatsih; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Ngasbun Egar
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 7, No 3 (2018): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v7i3.3143

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini: (1) apakah ada pengaruh gaya kepemimpinan demokratis terhadap mutu PAUD?, (2) apakah ada pengaruh profesionalisme guru terhadap mutu PAUD?, dan (3) apakah ada pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan profesionalisme guru terhadap mutu PAUD?. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh gaya kepemimpinan demokratis terhadap mutu PAUD (2) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh profesionalisme guru terhadap mutu PAUD dan (3) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan profesionalisme guru terhadap mutu PAUD di Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal..Populasi dalam penelitian ini adalah guru PAUD se-Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal yang berjumlah 117 Sampel sebanyak 54 orang dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner/ angket. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji persyaratan dan uji hipotesis yang meliputi analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi ganda dan uji determinasi (R2).Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh gaya kepemimpinan demokratis terhadap Mutu PAUD  di Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal. Hal ini terbukti dari hasil pengujian uji t parsial diperoleh t hitung sebesar 2,649 dan  t tabel sebesar 2,008, thitung > ttabel (2,649 > 2,008) dan nilai R square sebesar 0,119 atau 11,9%, 2) Terdapat pengaruh profesionalisme guru terhadap Mutu PAUD di Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal. Hal ini terbukti dari hasil pengujian uji t parsial diperoleh t hitung sebesar 2,234 dan t tabel sebesar 2,008,  thitung > ttabel (2,234 > 2,008) dan nilai R square sebesar 0,028 atau 2,8%, dan 3) Terdapat pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan profesionalisme guru terhadap Mutu PAUD di Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal. Hal ini terbukti dari persamaan regresi Ŷ = 74,561 + 0,332X1 + 0,257X2, dan nilai R square sebesar 0,249  atau 24,9%.
PENGARUH PROFESIONALISME GURU DAN IKLIM KERJA TERHADAP MUTU SEKOLAH DASAR DABIN 2 BATEALIT JEPARA Rumtini Rumtini; Sunandar Sunandar; MTh R Retnaningdyastuti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 7, No 3 (2018): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v7i3.3144

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah: (1) apakah terdapat pengaruh profesionalisme guru terhadap mutu Sekolah Dasar?, (2) apakah terdapat pengaruh iklim kerja terhadap mutu Sekolah Dasar?, dan (3) apakah terdapat pengaruh secara bersama-sama antara profesionalisme guru dan iklim kerja terhadap mutu Sekolah Dasar di Dabin 2 Batealit Jepara?Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui pengaruh profesionalisme guru terhadap mutu Sekolah Dasar, (2) untuk mengetahui pengaruh iklim kerja terhadap mutu Sekolah Dasar dan (3) untuk mengetahui pengaruh secara bersama-sama antara profesionalisme guru dan iklim kerja terhadap mutu Sekolah Dasar di Dabin 2 Batealit Jepara.Populasi dalam penelitian ini adalah adalah guru sekolah dasar di Dabin 2 Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara dengan jumlah guru 119 guru dan Sampel sebanyak 89 guru dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket/kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi, analisis korelasi, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Untuk menganalisis data digunakan fasilitas program software SPSS versi 21.Dari data hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata perolehan skor profesionalisme guru 119 termasuk kateori sangat baik; rata-rata perolehan skor iklim kerja 119,423 termasuk kategori baik; dan rata-rata perolehan skor mutu sekolah 108 termasuk kategori baik Hasil uji prasyarat dari data penelitian diperoleh data linier, tidak multikolinear, bebas dari heteroskedastisitas, berdistribusi normal, dan bebas dari autokorelasi. Dari uji hipotesis terdapat pengaruh signifikan profesionalisme guru terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dengan persamaan   Ŷ = 7,239 + 0,929X1; korelasi sebesar 0,942 dengan R square sebesar 0,887, artinya 88,7 %. Terdapat pengaruh yang sinifikan iklim kerja terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 6,910 + 0,84X2; korelasi sebesar 0,919 atau R square sebesar 0,845, artinya 84,5%. Terdapat pengaruh yang sinifikan profesionalisme guru dan iklim kerja secara bersama-sama terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 3,448 + 0,620X1 + 0,310X2.
PENGARUH KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA GURU TAMAN KANAK-KANAK DI KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Siti Nurul Khalimah; AT Soegito; Nurkolis Nurkolis
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 7, No 3 (2018): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v7i3.3146

Abstract

Kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran menekankan pada komponen-komponen yang terkait dengan pembelajaran, kurikulum, penilaian, pengembangan guru, layanan prima, dan pembangunan komunitas belajar disekolah. Kompensasi membantu dalam memberi penguatan dan memfasilitasi pencapaian tujuan organisasi. Kinerja guru adalah kemampuan guru secara kualitas dan kuantitas dalam menjalankan tugasnya untuk mencapai tujuan kegiatan belajar mengajar.Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui pengaruh kepemimpinan visionerterhadap kinerja guru Taman Kanak-kanak di Kecamatan Tembalang, (2) mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja guru Taman Kanak-kanak di Kecamatan Tembalang, (3) mengetahui pengaruh dari kepemimpinan visionerkepala sekolah dan kompensasi terhadap kinerja guru Taman Kanak-kanak di Kecamatan Tembalang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Variabel dalam penelitian ini adalah (1) kepemimpinan visioner, (2) kompensasi, dan (3) kinerja guru Taman Kanak-kanakHasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan visioner kepala sekolah terhadap kinerja guru dengan  niai t hitung sebesar 13,291 dan taraf signifikan 0,000 < 0,05. Besarnya pengaruh kepemimpinan visioner terhadap kinerja guru yaitu sebesar 73,1%, (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kompensasi terhadap kinerja guru dengan  niai t hitung sebesar 12,358 dan taraf signifikan 0,000< 0,05. Besarnya pengaruh kompensasi terhadap kinerja guru yaitu sebesar 70,1%, (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan visioner kepala sekolah dan kompensasi secara simultan terhadap kinerja guru dengan  niai F hitung sebesar 112.907 dan taraf signifikan 0,000 < 0,05. Ini menunjukkan ada pengaruh secara simultan kepemimpinan visioner dan kompensasi terhadap kinerja guru. Kepemimpinan visioner dan kompensasi secara bersama-sama mempengaruhi kinerja guru sebesar 77,9% sementara sisanya sebesar 48% dipengaruhi oleh variabel independen lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini.Disarankan meningkatkan kepemimpinan visionernya yang berkaitan dengan kemampuan melihat  situasi  yang  akan  terjadi  di masa  mendatang,  membuat  kebijakan sesuai  dengan  kebutuhan  masyarakat  atau konsumen,  mampu  memecahkan  masalah yang  meliputi  peluang,  hambatan  dan tantangannya,  bervisi  baik  dan  mampu mengkomunikasikannya.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP BUDAYA KERJA GURU MADRASAH ALIYAH DI KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK Retno Widiastuti; Sudharto Sudharto; Suwandi Suwandi
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 7, No 3 (2018): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v7i3.3147

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) apakah kepemimpinan Kepala Sekolah berpengaruh terhadap budaya kerja guru Madrasah Aliyah?, (2) apakah motivasi kerja guru terhadap budaya kerja guru Madrasah Aliyah?, (3) apakah kepemimpinan Kepala Sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap budaya kerja guru Madrasah Aliyah di Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak?.Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap budaya kerja guru Madrasah Aliyah, (2) mengetahui pengaruh motivasi guru terhadap budaya kerja guru Madrasah Aliyah, (3) mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap budaya kerja guru Madrasah Aliyah  di Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru Madrasah Aliyah se-Kecamatan Mrangggen Kabupaten Demak yang berjumlah 301 orang, dengan sampel sebanyak 75 orang dengan menggunakan propotional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner. Uji hipotesis dengan regresi tunggal dan ganda menggunakan program SPSS for Window Release 25.Hasil penelitian diketahui bahwa data penelitian diperoleh data berdistribusi normal, tidak terjadi heteroskedastisitas dan tidak multikolinier. Dari uji hipotesis ditemukan: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah terhadap budaya kerja, hal ini ditunjukkan oleh harga thitung sebesar 6.792 dengan harga p = 0.000 < 0.05. (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan motivasi kerja terhadap budaya kerja, hal ini ditunjukkan oleh harga thitung sebesar 6.539 dengan harga p = 0.000 < 0.05. (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap budaya kerja secara simultan, hal ini ditunjukkan dengan hasil penghitungan rhitung 0.781 > rtabel 0.227.
PENGARUH KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF KEPALA SEKOLAH DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP MUTU SEKOLAH SMP NEGERI DI KECAMATAN BUMIAYU KABUPATEN BREBES Mohamad Nurman; Yovitha Yuliejantiningsih; Fenny Roshayanti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 7, No 3 (2018): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v7i3.3141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis pengaruh kepemimpinan partisipatif  kepala  sekolah  terhadap  mutu  sekolah,  2) menganalisis pengaruh kompetensi guru terhadap mutu sekolah, dan  3) menganalisis pengaruh kepemimpinan partisipatif kepala sekolah dan kompetensi guru terhadap mutu sekolah SMP Negeri di Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes.Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SMP Negeri di Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes dengan sampel sebanyak 111 orang yang ditetapkan dengan rumus Slovin. Teknik sampling yang digunakan adalah proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier maupun regresi ganda.Hasil penelitian menyatakan bahwa 1) mutu sekolah masih dalam kategori cukup baik dengan nilai mean 149,33 2) kepemimpinan partisipasi kepala sekolah dikategorikan baik dengan nilai mean 123,78 3) kompetensi guru mempunyai kategori baik dengan nilai mean 125,68. Hasil Uji hipotesis menyimpulkan bahwa: 1) koefisien korelasi kepemimpinan partisipatif kepala sekolah dengan mutu sekolah sebesar 0,681 dengan nilai pengaruh sebesar 46,40%. 2) koefisien korelasi kompetensi guru dengan mutu sekolah sebesar 0,568 dengan nilai pengaruh sebesar 32,30%. Hasil uji regresi ganda kepemimpinan partisipatif kepala sekolah dan kompetensi guru secara bersama-sama terhadap mutu sekolah sebesar 50,80%.Masih banyak variabel yang dapat digali untuk lebih mengoptimalkan pembentukan model kerangka kebijakan maupun kerangka teoretis dalam upaya meningkatkan mutu sekolah. Untuk itu direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya perlu menambahkan variable lain untuk memperkuat konstruk penelitian.

Page 1 of 1 | Total Record : 8