cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Biologi
ISSN : 20856873     EISSN : 25409271     DOI : -
Jurnal Pendidikan Biologi (JPB) publishes peer-reviewed research of special importance and broad interest in any area of biology education by research and or result of conceptual studies.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2020)" : 5 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN METODE HYBRID LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN KOMUNIKASI MAHASISWA PADA MATAKULIAH PENGEMBANGAN PROFESI GURU Setiawan, Deny; Irawati, Mimien Henie; Indriwati, Sri Endah; Sari, Murni Sapta; Fachrunnisa, Rifka; Mardiyanti, Lely
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v11i2p77-82

Abstract

Keterampilan berkomunikasi yang efektif baik secara oral maupun tertulis merupakan salah satu kompetensi dalam menghadapi kehidupan di abad ke-21. Berdasarkan pengalaman membina matakuliah Pengembangan Profesi Guru, ditemukan mahasiswa kurang terampil dalam berkomunikasi, baik secara oral maupun tertulis. Pembelajaran berbasis berbasis masalah dengan metode Hybrid Learning dapat menjadi solusinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan metode Hybrid Learning terhadap keterampilan komunikasi mahasiswa pada matakuliah Pengembangan Profesi Guru. Penelitian kuasi eksperimen ini dilakukan pada 2 kelas matakuliah Pengembangan Profesi Guru. Pengumpulan data keterampilan komunikasi dilakukan dengan rubrik observasi keterampilan komunikasi mahasiswa. Data dianalisis menggunakan statistika deskripstif dan independent t-test. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan metode hybrid learning tidak menimbulkan perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan komunikasi mahasiswa di kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, khususnya di aspek konten serta tampilan dan informasi.  keterampilan komunikasi, khususnya aspek orientasi dan sintaks, pada mahasiswa kelompok eksperimen lebih tinggi dari pada mahasiswa kelompok kontrol.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN DIAGNOSTIK UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI MATERI JARINGAN TUMBUHAN DAN HEWAN PADA SISWA SMA/MA DI JAWA TIMUR Sartika, Putri Fitria; Susilo, Herawati; Sulisetijono, Sulisetijono
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v11i2p70-76

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen diagnostik untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi jaringan tumbuhan dan hewan di Jawa Timur. Miskonsepsi penting untuk diidentifikasi agar tidak menghambat proses belajar siswa selanjutnya. Instrumen yang digunakan adalah soal pilihan ganda berasalan terbuka sebanyak 30 butir yang telah memenuhi kriteria valid. Sampel penelitian berjumlah 117 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata persentase miskonsepsi materi jaringan tumbuhan sebesar 19,75%, sedangkan pada materi jaringan hewan sebesar 13,83%. Tindak lanjut yang dapat dilakukan untuk penelitian selanjutnya adalah menghasilkan instrumen diagnostik yang lebih akurat dalam mengidentifikasi miskonsepsi, serta menambah sampel penelitian di daerah lain.
PENGGUNAAN APLIKASI AUGMENTED REALITY UNTUK MEMFASILITASI PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK Wulandari, Resti; Widodo, Ari; Rochintaniawati, Diana
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v11i2p59-69

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi berbasis Augmented Reality untuk meningkatkan penguasaan peserta didik pada sistem Ekskresi dan keterampilan berpikir kreatif. Penelitian ini menggunakan metode Quasi experimental design. Desain penelitian yang digunakan adalah tipe non equivalent control group design dimana sampel terdiri dari 35 peserta didik melaksanakan pembelajaran menggunakan Augmented Reality dan 35 peserta didik dengan tidak menggunakan Augmented Reality.  Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes uraian untuk mengukur penguasaan konsep dan tes uraian keterampilan berpikir kreatif dengan keempat aspeknya fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan pada penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik setelah dilakukan pembelajaran biologi dengan menggunakan Aplikasi Augmented Reality. Pada keterampilan berpikir kreatif kedua kelas masih ada pada kategori kurang, hal ini karena peserta didik hanya menggunakan media Aplikasi Augmented Reality tidak ikut serta dalam membuatnya sehingga pada saat di hadapkan dengan soal-soal berbentuk masalah mereka belum terbiasa untuk mengerjakannya. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa penggunaan Aplikasi Augmented Reality pada pembelajaran dapat meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik namun harus dilakukan beberapa perbaikan pada aspek tertentu untuk implementasi secara menyeluruh.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TAI TERHADAP ORAL ACTIVITIES DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF C1-C4 MATERI EKSKRESI Kusumasari, Sri Eka; Saifuddin, Much. Fuad
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v11i2p40-48

Abstract

Kegiatan pembelajaran IPA yang masih monoton membuat siswa kurang tertarik mengikuti kegiatan pembelajaran. Kurangnya aktivitas siswa dalam pembelajaran membuat nilai rata-rata ulangan harian di bawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran TAI terhadap oral activities dan hasil belajar kognitif C1-C4 pelajaran IPA siswa kelas VIII materi sistem ekskresi di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian posttest-only control design. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta T.A 2018/2019. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan tes dengan instrumen penelitian lembar observasi dan soal tes. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil uji independent sample t-test oral activities menunjukkan signifikansi < nilai α yaitu 0,00 < 0,05. Hasil uji mann whitney hasil belajar C1-C4 menunjukkan Asymp.Sig. (2-tailed) < α yaitu 0,001 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh model TAI terhadap oral activities dan hasil belajar C1-C4.
PENGEMBANGAN LKPD MOBILE LEARNING BERBASIS ANDROID DENGAN PBL UNTUK MENINGKATKAN CRITICAL THINKING MATERI LINGKUNGAN Sari, Winda Purnama; Ma'rifah, Destri Ratna
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um052v11i2p49-58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKPD mobile learning berbasis android dengan Problem Based Learning (PBL) sebagai bahan ajar dan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi perubahan lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model Design and Development Research dari Peffers. Penelitian ini memiliki enam tahapan yaitu: 1) identify the problem; 2) describe the objectives; 3) design and develop the artifact; 4) test the artifact; 5) evaluate testing result; and 6) communicate the testing results. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Playen dan SMA Negeri 1 Semin tahun pelajaran 2016/2017. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket kelayakan LKPD mobile learning berbasis PBL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD mobile learning berbasis android dengan PBL layak digunakan pada materi perubahan lingkungan yang dikembangkan ditinjau dari aspek pembelajaran Biologi (aspek didaktik, konstruksi dan teknis), aspek materi (kelayakan materi dan keakuratan materi, penyajian materi, relevansi fakta dengan konsep, serta kebahasaan), dan aspek media (kualitas tampilan dan bahasa, kemudahan proses instalasi, kemudahan pengoperasian, kehandalan, kualitas ilustrasi (gambar, video atau animasi) dan kemudahan penggunaan).

Page 1 of 1 | Total Record : 5