cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Published by Universitas Udayana
ISSN : 16932951     EISSN : 25032372     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Majalah Ilmiah Teknik Elektro diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Udayana. Jurnal ini membahas tentang karya ilmiah berupa hasil penelitian dalam bidang elektro, meliputi sistem tenaga, telekomunikasi, informatika, dan elektronika. Penulis diharapkan untuk menyertakan karya ilmiah yang orisinil sesuai dengan lingkup bahasan jurnal ini termasuk semua aspek teori dan praktek yang digunakan.
Arjuna Subject : -
Articles 611 Documents
RANCANG BANGUN PENYEIMBANGAN ARUS BEBAN PADA SISTEM 3 FASA MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 2560 agus mardiana putra; gede indra partha; i nyoman budiastra
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 1 (2017): (January - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2080.154 KB)

Abstract

Abstract --The design of balancing the load current on three-phase systems using a microcontroller ATMega 2560 is a tool that serves to reduce the power loss due to the load current unbalance the current flows in the neutral phase on three-phase systems. The methods in making this tool is divided into two parts: first, the design of hardware consist of designing electronic components which are used by the current sensor circuits, relay, LCD (Liquid Crystal Display) etc. Second, the design of software is a tool listing program procedure including the monitoring program displays the current of each phase on LCD using the Arduino IDE. SCT013-030 current sensor used, the output of the current sensor is connected to the pin ADC (Analog to Digital Converter) microcontroller ATMega 2560. The result of the test design of balancing load current on three-phase system using a microcontroller ATMega 2560 which is balancing the load current by moving the channel load of sequence number load the smallest connected to the phase with the current biggest load toward a phase that has a load current smallest when neutral current exceeds the limit is permitted.
Desain Optimal Power System Stabilizer Pada System Kelistrikan Sulselrabar Menggunakan Bat Algorithm Muhammad Ruswandi Djalal; Faisal Faisal
Jurnal Teknologi Elektro Vol 17 No 1 (2018): (Januari - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.839 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2018.v17i01.P20

Abstract

Masalah penggunaan Power System Stabilizer (PSS) pada eksitasi generator adalah bagaimana menentukan parameter PSS yang optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, penulis menggunakan metode cerdas berbasis algoritma kelelawar untuk mendesain PSS. Algoritma Kelelawar adalah algoritma yang bekerja berdasarkan perilaku kelelawar dalam mencari sumber makanan. Korelasi dengan penelitian ini adalah, sumber makanan yang dicari oleh kelelawar merepresentasikan sebagai parameter PSS yang akan dioptimasi. Algoritma kelelawar akan bekerja berdasarkan fungsi tujuan yang sudah ditentukan, yaitu Integral Time Absolute Error (ITAE). Pada penelitian ini akan dilihat respon deviasi kecepatan dan sudut rotor setiap generator, bila terjadi gangguan di bakaru generator. Hasil analisa menunjukkan, sistem tanpa kontrol menghasilkan osilasi overshoot yang besar, dan setelah tambahan peralatan kontrol PSS osilasi tersebut dapat diredam. Sehingga overshoot dan settling time masing - masing generator dapat dikurangi dan generator dapat dengan cepat menuju ke kondisi steady state.
Studi Pengelolaan Model Manajemen Pemeliharaan Garpu Tala di PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Timur Dewa ayu Nancy Cahyani; Rukmi Sari Hartati; Wayan Gde Ariastina
Jurnal Teknologi Elektro Vol 18 No 2 (2019): (Mei-Agustus) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1253.179 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2019.v18i02.P16

Abstract

PT. PLN in order to ensure the well-maintained reliability of feeders has routinely carried out maintenance of medium voltage networks, which also aims to keep SAIDI SAIFI's indicators well maintained. The different maintenance patterns in each Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), inspection schedules that take long periods and rapidly changing environmental. Under these conditions, a method is needed which aims to optimize maintenance.The method will enhance the asset management-based methods with improvements in the inspection by adding ground patrol inspections, enhancement on the duration of optimization and blackout schedules with the integration of work schedules, reporting and daily follow-up of inspection results. The method is named Gerakan ARmada PedUli penyulang dan TindAk Lanjut (GARPU TALA). Based on this thesis the results of the analysis of kWh were saved by simulation if it would be implemented for maintenance from 2017, then it was obtained the saving kWh by 15,182 kWh or Rp. 20.116.150, -.While saving kWh for decrease disruption after the Garpu Tala maintenance method was equal to 71.941 kWh or Rp. 113,377,927.00. The decrease in disturbances was at an average of 30%. While globally, maintenance was more structured and effective and the results were monitored.
Pengelolaan Energi Listrik Pada Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Kampus Sudirman Denpasar Ida Bagus Putra Setanu M; Rukmi Sari Hartati; INS Kumara
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11 No 2 (2012): (July - Decenber) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.091 KB)

Abstract

Fakultas  Kedokteran Universitas Udayana merupakan salah satu fakultas terbaik ke 10 di Indonesia, dengan jumlah dosen 245 orang, mahasiswa 2126 orang, pegawai 145 orang, dengan luas bangunan 6.745 m2, 4 lantai, serta kapasitas pasokan listrik dari PLN sebesar 312 kWh dan cadangan Genset sebesar 500 kVA. Pemakaian energi listrik berdasarkan pembayaran rekening per luas bangunan diperoleh IKE sebesar 82,94 kWh/m2/thn termasuk katagori sangat efisien. Dengan pemakaian per hari efektif; AC 44%, lampu 14%, komputer set 25%, dan 16% peralatan lainnya. Sistem pengkondisian udara ruangan berAC berkisar antara 25 – 26, dan kelembaban 61% - 65%. Sebagian besar ruangan telah memenuhi standar kenyamanan termal sebesar 72% dari keseluruhan ruangan. Untuk sistem pencahayaan yang belum memenuhi standar pencahayaan minimum sebesar 57%, sedangkan yang memenuhi sebesar 43% dari keseluruhan ruangan. Nilai rata-rata OTTV selubung bangunan 32,86 watt/m2 dari standar ditetapkan 45watt/m2 atau sesuai dengan syarat bangunan hemat energi, untuk melakukan penghematan perlu dibuatkan program pemakaian energi. Salah satu program yang dapat dilakukan adalah pengaturan jadwal pemakaian atau pengantian lampu TL dengan lampu LHE guna menghemat pemakaian energi, serta cahayanya dapat ditingkatkan dengan menaikan watt lampu. Pengaturan jadwal pemakaian peralatan dapat dilakukan dengan membuatkan program SOP, terutamanya pada pemakaian AC, lampu, PC dan peralatan lainnya.
REKONFIGURASI JARINGAN TEGANGAN RENDAH (JTR) UNTUK MEMPERBAIKI DROP TEGANGAN DI DAERAH BANJAR TULANGNYUH KLUNGKUNG Made Suartika; I Wayan Arta Wijaya
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 2 (2010): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.695 KB)

Abstract

Daerah Banjar Tulangnyuh terletak di Desa Tegak kabupaten Klungkung Propinsi Bali dan merupakan daerahdengan topografi wilayah pemukiman penduduk, hutan dan sedikit perbukitan. Sistem kelistrikan daerah BanjarTulangnyuh disuplay oleh trafo distribusi KL0018 melalui Penyulang Klungkung. Trafo KL0018 berlokasi di BanjarGriya Cucukan yaitu dengan kapasitas maksimum 200kVA yang digunakan untuk menyuplay daya listrik ke daerahBr Griya Cucukan, Desa Tegak, Desa Selat dan Banjar Tulangnyuh. Jumlah seluruh pelanggan daerah BanjarTulangnyuh adalah 124 unit pelanggan dengan total beban daya kontrak sebanyak 89.600VA atau 89,6 kVA.Berdasarkan hasil pengukuran yang telah dilakukan didapatkan nilai tegangan terendah di daerah BanjarTulangnyuh yaitu 139V terhadap tegangan sumber satu phasa ke netral (231V) dan terjadi pada saat beban puncakatau dengan kata lain drop tegangan di daerah Banjar Tulangnyuh sudah melebihi 5% dari standar PLN. (SPLNNo.72 tahun 1987). Pada jam 19.00 saat terjadi beban puncak, konsumen tidak bisa menyalakan TV, Radio, Kulkasdan alat elektronik lainnya. Selain itu beban-beban lampu seperti lampu TL/neon tidak bisa dinyalakan dan lampupijar dapat di nyalakan tetapi nyalanya redup setengah lilin. Dengan kondisi seperti itu perlu adanya rekonfigurasijaringan pada daerah Banjar Tulangnyuh.Rekonfigurasi JTR daerah Banjar Tulangnyuh dengan menggunakan simulasi program ETAP powerstaion 4.0yaitu meliputi: tahap pertama adalah penambahan jaringan baru dan pergantian kabel JTR jenis LVTC 3x35 mm2diganti mengunakan LVTC 3x50 mm2 dan kabel SR LVTC 2x10 mm2 masih tetap digunakan. Perancangan keduaadalah penambahan jaringan baru dan pergantian kabel JTR mengunakan LVTC 3x70 mm2 dan kabel SR LVTC2x10 mm2 juga masih tetap digunakan. Akhirnya rekonfigurasi dilakukan dengan memperhatikan pertimbanganteknis dan efisiensi biaya investasi pembuatannya serta mengacu pada beberapa standar PLN yaitu (SPLN No. 72tahun 1987) mengenai “spesifikasi desain JTM dan JTR”, dan (SPLN 56-1, tahun 1993) mengenai ”SambunganTenaga Listrik Tegangan Rendah (SLTR)”.Hasil rekonfigurasi JTR dengan simulasi program ETAP powerstaion 4.0 yaitu drop tegangan yang didapatsebesar 4,68% dari tegangan sumber 231V dan rugi-rugi daya sebesar 1,8kW. Sehingga nilai drop tegangan yangdidapat setelah rekonfigurasi jaringan sudah sesuai dengan standar PLN yaitu drop tegangan yang diijinkan tidakmelebihi 5%, (SPLN 72, 1987).
MODEL ANTRIAN PADA PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT Putu Ayu Rhamani Suryadhi; Nichson Jp Manurung
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8 No 2 (2009): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.978 KB)

Abstract

Jika ingin mendapatkan layanan kesehatan pada sebuah rumah sakit atau klinik, biasanya harus mengantri untuk menunggu giliran dilayani. Jenis layanan kesehatan sangat sulit untuk ditentukan trafiknya, karena kapan orang sakit atau membutuhkan layanan kesehatan sulit untuk diketahui. Penelitian ini menganalisa dan menentukan model antrian pelayanan kesehatan di Poli Bedah dan Poli Mata di Rumah Sakit Umum Sanglah berdasarkan pola kedatangan, waktu layanan dan distribusi jumlah dokter yang melayani pasien dengan menggunakan distribusi frekuensi. Berdasarkan karakteristiknya dan dinotasikan kedalam notasi Kendall maka model antrian pada pelayanan kesehatan di Poli Bedah dan Poli Mata Rumah Sakit Umum Sanglah digolongkan kedalam sistem antrian M/M/n, dimana kedatangan pasien terdistribusi, waktu pelayanan terhadap pasien terdistribusi normal dan jumlah dokter yang melayani pasien terdistribusi seragam yaitu lebih dari satu orang.
SIMULATOR PENGATUR LAMPU LALU LINTAS BERDASARKAN WAKTU DAN KEPADATAN KENDARAAN BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52 IGAP. Raka Agung
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8 No 2 (2009): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.703 KB)

Abstract

Sistem kontrol lampu lalu lintas sangat diperlukan untuk mengatur lalu lintas di persimpangan jalan. Agar sistem kontrol bekerja dengan baik untuk mengatasi kemacetan  salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan mengatur waktu dan lama nyala lampu lalulintas yang disesuaikan dengan waktu dan hari saat  kondisi lalulintas normal, padat maupun lengang. Dari data kepadatan lalulintas yang didapat di lapangan dilakukan perhitungan untuk mendapatkan waktu dan lama nyala lampu lalulintas yang disimulasikan dengan peralatan yang dikendalikan oleh mikrokontroler AT89S52. Mikrokontroler yang difungsikan sebagai sistem kontrol lampu lalu lintas dilengkapi dengan real time clock (RTC) DS1307, dimana RTC ini akan digunakan sebagai acuan  waktu yang akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Data waktu yang didapat dari perhitungan dimasukan ke EEPROM eksternal AT24C04 melalui tombol edit waktu dan tanggal  yang nilainya bisa diubah-ubah sesuai dengan kondisi di lapangan dan juga ditampilkan pada display LCD 16x2. Display lampu lalulintas berupa 12 led dan  dilengkapi juga dengan tombol pengaturan darurat yang diatur secara manual. Dari data volume lalu lintas yang diperoleh dapat diklasifikasikan waktu dan kondisinya yaitu kondisi padat 1 (pukul 07.00-09.00), padat 2 (pukul 11.00-14.00), padat 3 (pukul 16.00-19.00), lengang (pukul 00.00-05.00) dan normal (selain waktu padat dan lengang). Hasil perhitungan nilai nyala lampu lalu lintas yang diperoleh dari persimpangan Jl Waribang-WR.Supratman Denpasar yaitu nyala lampu hijau masing-masing phase dan siklus optimum. Hasil perhitungan nilai nyala lampu lalu lintas yang diperoleh dari persimpangan Jl Waribang-WR.Supratman Denpasar yaitu siklus optimum dan nyala lampu hijau masing-masing phase. Untuk Hari Senin – Kamis untuk kondisi padat 1 didapat 45 detik, 15 detik dan 20 detik, kondisi padat 2 didapat 38 detik, 19 detik dan 9 detik, kondisi  padat 3 didapat 39 detik, 10 detik, 19 detik dan untuk kondisi normal didapat 30 detik, 7 detik dan 13 detik. Untuk Hari Jumat – Minggu untuk kondisi padat 1 didapat 37 detik, 13 detik dan 14 detik, kondisi padat 2 didapat 39 detik, 9 detik dan 20 detik, kondisi  padat 3 didapat 38 detik, 8 detik, 20 detik dan untuk kondisi normal didapat 28 detik, 8 detik dan 10 detik. Realisasi simulator sistem kontrol lampu lalu lintas berbasis mikrokontroler AT89S52 ini, diharapkan dapat digunakan sesuai dengan kondisi di lapangan sehingga dapat mengurangi kemacetan.
PERENCANAAN VIRTUALISASI LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK PEMERINTAH KABUPATEN BADUNG MENGGUNAKAN METODE BLUE OCEAN STRATEGY DAN BALANCED SCORECARD Made Aryawan; Linawati Linawati; Ida Ayu Giriantari
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15 No 2 (2016): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.428 KB)

Abstract

The main obstacles holding LPSE in Indonesia today is the limited available resources (infrastructure and competent human resources) so it needs proper governance to maintain the availability of service in order to increase the procurement credibility of government goods or services. Virtualization Technology Utilization proposed as an alternative solution considering the efficiency, effectiveness and ease of maintenance, is considered able to accelerate the realization of a reliable and accountable LPSE so it can increase the participation of service users. This research discussed the Planning of Virtualization based on Blue Ocean Strategy analyses (BOS) and Balanced Scorecard (BSC), where the virtualization creates innovations value for LPSE Badung and becomes a real step towards BOS considering it has not been widely adopted by other LPSE. BOS gives a picture of the current organization and desired ideal condition, while the optimization and management of variable accuracy achieved through the implementation of Key Performance Indicators / KPI from various perspectives within the framework of the BSC. Canvas mapping strategy in this research, produce four steps framework namely: (1) the elimination step is to negate Internet access failure, (2) the step to reduce application error, access difficulties, the difficulties in operating the applications and connection interference, (3) the step to increase the availability of information, the speed and the smoothness of the transaction process, ease of complains, the quality of support services, data security system and (4)the step to create service interference resistance. The virtualization implementation also gives a positive value towards the performance of LPSE services in terms of user satisfaction level, where in general the achievement recorded close to the value of user expectation, even in the services related to the handling of complaints, the performance achievement showed the value that exceeds user expectation. Further optimization and virtualization planning accuracy, conducted through the establishment of 11 Key Performance Indicators / KPI in 6 perspectives is the development of the four main perspectives BSC framework.
Pemetaan Menara Telekomunikasi Kota Denpasar Gede Sukadarmika; Linawati Linawati
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12 No 1 (2013): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.711 KB)

Abstract

The sharp increase on the demand of mobile telecommunication services requires strategy from providers and government to overcome the need on the mobile network infrastructure. Denpasar is the capital city of Bali Province also as one of the world tourism destination has the dramatic increase in development of mobile telecommunication infrastructure. It can be seen from the number of Greenfield and Rooftop telecommunication tower increase every year. This paper shows the telecommunication tower distribution at Denpasar in year 2012. Survey was done through literature study based on recorded data at the communication and information office at the Government of Denpasar City. In addition, we did the site visit survey to find out the coordinate and tower identities. Then, each towers coordinate was plotted at google map to see the towers distribution and mapping in Denpasar. From the survey and tower mapping we found that there were a number of 326 total telecommunication towers in the area Denpasar. It was consist of 108 unit Greenfield towers and 218 unit Rooftop towers. The site survey also found that many towers have been used by some providers (joint operation tower). There was no tower found located at the Greenland area as well as at the holy and sacred area such as around temples which is very important to be analyzed when planning tower location.  However, many tower were not equipped with the tower identity which has been a requirement base on communication and Information Ministry’s decree number 02/PER/M.KOMINFO/3/2008 about the Guidelines of Joint Operation Telecommunication Tower.
PERBANDINGAN PERFORMANSI SISTEM MC-SS MIMO DENGAN OFDM MIMO Ni Putu Eka Apsari Yuniari; Ni Made Ary Esta Dewi Wirastuti; I G.A.K. Diafari Djuni Hartawan
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15 No 2 (2016): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1483.08 KB)

Abstract

The combination of the system has been doing to improve the reliability of wireless communication. One parameter that indicates the reliability of wireless communication is to reduce the value of BER. The 4G technology uses OFDM transmission technique combined with MIMO antenna technique. Other than that, the combination between transmission technique can also be done, by incorporating the concept of multicarrier (OFDM) and spread spectrum as known as multicarrier spread spectrum (MC-SS). The combination of OFDM, spread spectrum, and MIMO are supported by the advantages of each of these techniques is expected to give a good performance in supporting the reliability of wireless communication. This research aimed to compare the value of BER vs. Eb/No between MC-SS MIMO system and OFDM MIMO system. The test of these systems are conducted by simulation using MatLab 2012 which aims to provide an overview of other related technologies are capable of providing wireless communication reliability. The results of the simulation shows that the value of BER on MC-SS MIMO system is lower than MIMO OFDM system for all Eb/No. This condition also applies to AWGN and Rayleigh Fading channel.

Filter by Year

2001 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 1 (2024): (Januari - Juni ) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 22 No 2 (2023): (Juli - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 22 No 1 (2023): (Januari - Juni) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 21 No 2 (2022): (Juli - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 21 No 1 (2022): (Januari - Juni) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 20 No 2 (2021): (Juli-Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 20 No 1 (2021): (Januari - Juni ) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 19 No 2 (2020): (Juli - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 19 No 1 (2020): (Januari - Juni ) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 18 No 3 (2019): (September - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 18 No 2 (2019): (Mei-Agustus) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 18 No 1 (2019): (Januari - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 17 No 3 (2018): (September - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 17 No 2 (2018): (May - Agustus) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 17 No 1 (2018): (Januari - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 16 No 3 (2017): (September - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 16 No 2 (2017): (May - Agustus) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 16 No 1 (2017): (January - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 15 No 2 (2016): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 15 No 1 (2016): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 14 No 2 (2015): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 14 No 1 (2015): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 13 No 2 (2014): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 13 No 1 (2014): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 12 No 2 (2013): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 12 No 1 (2013): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 11 No 2 (2012): (July - Decenber) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 11 No 1 (2012): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 10 No 2 (2011): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 10 No 1 (2011): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 9, No 2 (2010): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 9, No 1 (2010): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 8 No 2 (2009): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 8 No 1 (2009): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 7 No 2 (2008): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 7 No 1 (2008): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 6 No 2 (2007): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 6 No 1 (2007): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 5 No 2 (2006): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 5 No 1 (2006): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 4 No 2 (2005): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 4 No 1 (2005): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 3 No 2 (2004): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 1 No 1 (2001): Library More Issue