cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Published by Universitas Udayana
ISSN : 16932951     EISSN : 25032372     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Majalah Ilmiah Teknik Elektro diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Udayana. Jurnal ini membahas tentang karya ilmiah berupa hasil penelitian dalam bidang elektro, meliputi sistem tenaga, telekomunikasi, informatika, dan elektronika. Penulis diharapkan untuk menyertakan karya ilmiah yang orisinil sesuai dengan lingkup bahasan jurnal ini termasuk semua aspek teori dan praktek yang digunakan.
Arjuna Subject : -
Articles 611 Documents
Analisa Horizontal Handover Terhadap Qos Layanan Streaming Multimedia E-Learning Pada Jaringan WLAN 802.11 I M.O. Widyantara; Bagus D. Cahyono; Widyadi Setiawan
Jurnal Teknologi Elektro Vol 14 No 1 (2015): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.652 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2015.v14i01p08

Abstract

In this globalization era, the state of the user who no longer occupies in a single place, but always moving, it is necessary to continuity of communication that will cause a handover. This paper intends to analyze the effect of 802.11 WLAN horizontal handover to the QoS of streaming e-learning. Methods of data collection process using the Cisco 3500 series access point that supports handover with existing network systems, ad-hoc network and type of hard handover. The results of the data analysis showed that the handover process is able to improve the QoS by gradually restored gradually, to get back to normal QoS
STUDI ANALISA KOORDINASI RELAI GFR INCOMING BUSBAR 20 KV DAN GFR SALURAN UNTUK MENGAMANKAN GANGGUAN SATU PHASA KETANAH DI TRANSFORMATOR 3 GARDU INDUK KAPAL I Gede Krisnayoga Kusuma; I Gede Dyana Arjana; I Wayan Arta Wijaya
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 2 (2017): (May - Agustus) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.771 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2017.v16i02p04

Abstract

Disruption of the distribution system is generally caused by a short circuit that causes overcurrent, one single phase short circuit to ground. Single phase to ground disturbances that occurred at the feeder should be secured by a ground fault relays in feeders. However, due to an error of coordination, interference with the feeder perceived also to the incoming side of the transformer so that ground fault relays on the incoming 20 kV ordered PMT 20 kV at the transformer side open. Working time ground fault relays in feeders Peguyangan is for 0.25 seconds. While working time ground fault relays in the incoming 20 kV is for 0.5 seconds. This indicates that differences in work time relay by 0.25 seconds is considered selective. The event of disruption of the ground phase, GFR relay coordination in securing the area of ??interference must be gradual. Where the value of working time ground fault relays in the base should be longer than the time ground fault relays working on a feeder. It aims to work ground fault relays working order, so that errors can be avoided in the security and do not lead to the spread of disturbed areas.
Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process pada Rekomendasi Keputusan Pemilihan SIM Card Provider Gde Brahupadhya Subiksa; Lie Jasa
Jurnal Teknologi Elektro Vol 17 No 3 (2018): (September - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.563 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2018.v17i03.P01

Abstract

Abstract—SIM card provider is the center of mobile telecommunication such as telephones, texting, Internet or Blackberry messenger. Lately, the SIM card business development is be marked more kinds of SIM card offered by the provider company with various brands, features and facilities. This causes consumers find it difficult to choose the SIM card that suits their needs such as the phone call need, texting need, Internet and Blackberry package, and bonus that the consumer wants. From the problems above, consumer need a decision support system that can gives SIM card recommendation which suits the consumer’s needs. The SIM card provider decision-making selection can be complex because of the multiple purposes of consumer. One of the tools that are suitable to use for SIM card sorting priority is Analytic Hierarchy Process (AHP) that is developed by Thomas L. Saaty. The final result from this thesis is a system of SIM card provider selection decision-making support which suits with the consumer’s needs. The system is tested with data collection by using questionnaire, which aims to obtain data that is more accurate about the usefulness of the system that has been created. Data collection are through the 30 respondents who tried the system from the user side and 5 respondents who filled out questionnaires from the administrator side. The results of the data collection and analysis of data collected declare that this system has its deficiency, especially the difficulty of priority weighting of both.
APLIKASI METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER UNTUK SURVEY PIPA BAWAH PERMUKAAN Bulkis Kanata; Teti Zubaidah
Jurnal Teknologi Elektro Vol 7 No 2 (2008): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.187 KB)

Abstract

Metode geolistrik tahanan jenis merupakan salah satu dari metode geofisika yang dapat mendeteksi aliran listrik di bawah permukaan bumi. Salah satu aplikasi metode geolistrik tahanan jenis adalah dapat mengidentifikasi keberadaan pipa di bawah permukaan.Penelitian ini menggunakan metode geolistrik tahanan jenis dengan konfigurasi Wenner–Schlumberger. Metode Wenner–Schlumberger adalah metode dengan sistem aturan spasi yang konstan dengan catatan faktor pengali ’n’ adalah perbandingan jarak antara elektroda C1-P1 atau (C2-P2) dengan P1-P2. Instrumen yang digunakan adalah resistivitymeter yang dilengkapi dengan empat  buah elektroda yang memiliki kemampuan dalam pembacaan output respon tegangan akibat arus yang diinjeksikan ke dalam permukaan pasir melalui dua buah elektroda arus dan dua buah elektroda potensial. Masukan instrumen tersebut berupa sumber tegangan DC sebesar 12 volt. Dalam penelitian ini digunakan sofware Res2Dinv untuk memetakan  isoresistivity 2D di bawah permukaan yang diukur. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai resistivitas pipa sebesar 181.654 ?m yang berada pada rentang nilai resistivitas pipa yang diamati sebesar 105 - 107 ?m.
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SKALA RUMAH TANGGA URBAN DAN KETERSEDIAANNYA DI INDONESIA Nyoman Kumara
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 1 (2010): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.874 KB)

Abstract

Indonesia terletak di daerah katulistiwa sehingga memiliki intensitas penyinaran matahari yang baiksepanjang tahun. Kondisi penyinaran ini potensial untuk digunakan dalam pembangkitan listrik tenagasurya (PLTS). Pemanfaatan tenaga matahari untuk pembangkitan listrik sebenarnya sudah dilakukansejak cukup lama namun aplikasinya masih terbatas pada sistem berdaya kecil atau yang lebih dikenaldengan solar home system (SHS). SHS ini biasanya merupakan bantuan pemerintah yang diberikan secarasubsidi dan masyarakat pedesaan menggunakannya sebagai sarana penerangan di malam hari untukmengganti lampu minyak tanah. Dalam konteks ini terlihat bahwa pendekatan yang digunakan bersifattop-down sehingga selama ini perkembangan SHS sangat tergantung pada program pemerintah dan sejauhini kontribusi energi listrik surya nasional masih sangat kecil.Masyarakat perkotaan merupakan komponen yang cukup besar dalam komposisi populasi Indonesia.Sebenarnya kelompok masyarakat ini hampir semuanya berada dalam jangkauan jaringan listrik PLNnamun demikian mereka memiliki karakteristik yang lebih baik dibandingkan dengan masyarakatpedesaan dalam pemanfaatan PLTS seperti daya beli, tingkat pendidikan, serta pemahaman tentanglingkungan dan penyelamatannya. Di samping itu, peranan energi listrik dalam kehidupan masyarakaturban sudah sangat melekat sehingga ketidaktersediaan energi tersebut akan berpengaruh langsungterhadap kehidupan mereka seperti produktifitas dan kenyamanan. Beberapa ciri positif yang dimilikimasyarakat urban ini bisa dijadikan penggerak pemasyarakatan PLTS perkotaan yang bersifat swakarsadan swakelola. Melalui pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat kota ini diharapkan akan menjadikomponen penting dalam upaya peningkatan kapasitas terpasang PLTS nasional untuk mencapai targetsekitar 5% energi listrik terbarukan pada tahun 2025 seperti ditetapkan dalam Kebijakan Energi Nasional.Salah satu prasyarat dalam perluasan pemanfaatan PLTS adalah ketersediaan peralatan dankomponen PLTS tersebut. Tulisan ini mencoba untuk meninjau ketersediaan sistem PLTS di Indonesiayang kapasitasnya sesuai dengan kebutuhan rumah tangga di perkotaan. Ketersediaan yang dimaksudmeliputi data tentang kapasitas dan vendor dari komponen PLTS. Informasi tentang ini diharapkan dapatdijadikan sebagai salah satu acuan cepat untuk mengetahui perkembangan PLTS di Indonesia khususnyabagi masyarakat yang tertarik untuk memanfaatkan tenaga matahari sebagai sumber pembangkit listrik
PENGGUNAAN DAN PEMILIHAN PENGAMAN MINI CIRCUIT BREAKER (MCB) SECARA TEPAT MENYEBABKAN BANGUNAN LEBIH AMAN DARI KEBAKARAN AKIBAT LISTRIK I Ketut Wijaya
Jurnal Teknologi Elektro Vol 6 No 2 (2007): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.785 KB)

Abstract

Diperlukan suatu penelitian tentang alat pengaman yang sederhana dan sangat diperlukan untuk menjaga instalasi rumah agar menjadi aman. Tidak jarang akibat ketidaktahuan tentang listrik akan berakibat patal. Alat pengaman sederhana ini Mini Circuit Breaker atau MCB banyak dijual dipasaranYang menjadi masalah adalah jika membeli suatu alat pengaman MCB : harus tahu kapasitas, berapa harga, kwalitas, dilihat secara seksama dan bila perlu dicoba. Begitu banyak macam dan ragam merek dari alat pengaman MCB ini, sehingga perlu suatu penelitian, betulkah alat pengaman ini dapat andal dan aman jika dipergunakan. Penelitian mempergunakan MCB MG, MCB Daiko dan MCB King’s. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengam beban yang sama pada masing-masing kapasitas didapat hasil selisih waktu putus dantara MCB MG 2A dan MCB Daiko 2A sebesar (109,800 ± 31,428) detik dan t = 0,001. Pada MCB MG 4A dan MCB King’s 4A didapat selisih waktu putus sebesar (126 ± 64,293) detik dan t = 0,012. Untuk MCB MG 6A dan MCB King’s 6A didapatselisih waktu putus sebesar (126,920 ± 12,982) detik dengan t = 0,000. Sedangkan untuk MCB MG 10A dan MCB King’s 10A didapat selisih waktu putus sebesar (116,200 ± 45,899) detik dengan t = 0,005. Keempat nilai penelitianMCB ini menghasilkan nilai yang berbeda dan sangat bermakna. Dari ketiga MCB yang dipergunakan sebagai sampel penelitian hanya MCB MG yang memiliki waktu putus sedangkan MCB Daiko dan MCB King’s memiliki waktu putus = 0 detik (gagal putus). Dengan demikian dari ketiga MCB yang mengalami penelitian hanya MCB MG yang pantas sebagai alat pengaman. Cara memilih alat pengaman sebaiknya dipilih secara seksama, memeriksa kapasitas, merek, kwalitas dan alat pengaman MCB dipilih tidak berdasarkan harga yang murah
Studi Penempatan Titik Pentanahan Kawat Tanah Pada Penyulang Serangan I Wayan Agus Teja Baskara; I G Dyana Arjana; I W Rinas
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15 No 1 (2016): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.039 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2016.v15i01p05

Abstract

Ground wire is one of the lighning protection instrument used in medium voltage distribution network with the intention to reduce interference due to lightning strikes. On the feeder Serangan the ground wire put 4 – 5 wicket. To know effective gap of ground wire is put on the feeder Serangan then used effectiveness ground wire parameters and total of disorder by lightning strikes directly or indirectly. From the analysis is obtained the effective gap on scenario 4 by 3 – 4 wicket. Choosing scenario 4 is as effective gap because seen by economic aspect, as longest gap point put of ground wire then the cost needed to use material and the installation of ground wire will be cheaper.  DOI: 10.24843/MITE.1501.05
Penentuan Pemanfaatan Aset Tanah Pemerintah Daerah dengan Sistem Informasi Geografis dan Metode Analitycal Hierarchy Process : Studi Kasus Pemprov Bali Yudha Manik Kusuma; - Linawati; I Made Sudarma
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 3 (2017): (September - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1868.251 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2017.v16i03p08

Abstract

Aset tanah bagi pemerintah sangatlah penting. Aset tanah yang dikelola dengan baik memberikan nilai tambah kekayaan pada pemerintah. Sama halnya dengan aset tanah Pemprov Bali. Aset tanah yang tersebar di seluruh Bali akan memerlukan penanganan yang dibantu dengan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP). SIG mempermudah pengguna, dalam hal ini Biro Aset, dalam menentukan dan pengalamatan lokasi aset tanah. Sedangkan AHP adalah salah satu metode multi-criteria decision making (MCDM) yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dalam hal pengambilan keputusan. Data uji adalah nomor hak P.16 yang terletak di Desa Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, didapatkan angka bobot tertinggi pada tanaman padi dengan nilai bobot 25,26%, dan nomor hak HP.129 di Renon, Denpasar, dengan nilai bobot tertinggi pada fasilitas umum (fasum), dengan nilai bobot sebesar 57,04%. Nilai bobot yang dihasilkan tersebut sesuai dengan pemanfaatan pada aset tanah tersebut saat ini.
Rekonfigurasi Jaringan Pada Penyulang Blahkiuh Dengan Menggunakan Metode Particle Swarm Optimization (PSO) Yudha Anggara Putra; Ngakan Satria Utama; I. A. Dwi Giriantari
Jurnal Teknologi Elektro Vol 18 No 1 (2019): (Januari - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.471 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2019.v18i01.P02

Abstract

Reconfiguration network is a way to change the switching configuration settings in the network, configuration changes here means closing or opening switches that have a network. This research object is feeder Blahkiuh. Network reconfiguration of feeder Blahkiuh aims to reduce or minimized network power loss. Load flow analysis is done to find the existing network power losses, then optimization using PSO method applied to find the optimum point of intersection which result in reduced power loss in feeder. Research find the optimum power point of intersection is at bus 123, the power loss reduced is 14 kW, from 246 kW to 232 kW.
APLIKASI SIMULASI MONTE CARLO UNTUK MENENTUKAN KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI PRIMER TENAGA LISTRIK IBG Manuaba; I Wayan Sukerayasa; Ngakan Putu Satriya Utama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 4 No 2 (2005): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.526 KB)

Abstract

Meningkatnya kebutuhan akan tenaga listrik, menuntut suatu sistem tenaga listrik yang mempunyai keandalan yang tinggi dalam penyediaan dan penyaluran dayanya. Untuk mengetahui keandalan penyaluran tenaga listrik, perlu diperhitungkan indeks keandalannya. Untuk mendapatkan indeks keandalan pada penyulang-penyulang pada GI. Padang Sambian digunakan metode Simulasi Monte Carlo (SMC). Metode ini adalah suatuprosedur simulasi untuk memperoleh indeks keandalan dengan memakai bilangan acak. SMC disimulasikan melalui program yang dibangun dalam Bahasa Pemrograman Matlab v6.1.Hasil simulasi menghasilkan indeks jangka waktu kegagalan (r) yang nilainya hampir sama yaitu 3,0 jam/kegagalan sedangkan indeks frekwensi kegagalan (λ) dan indeks ketidaktersediaan (U) nilainya bertambah besar apabila saluran bertambah panjang. Besarnya indeks sistem SAIFI = 1.88975, SAIDI = 5.702071, CAIDI = 3.01736, ASAI = 0.99935 dan ASUI = 0.00065. Histogram indeks keandalan menunjukkan bahwa indeks berbeda setiap tahun.

Filter by Year

2001 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 1 (2024): (Januari - Juni ) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 22 No 2 (2023): (Juli - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 22 No 1 (2023): (Januari - Juni) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 21 No 2 (2022): (Juli - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 21 No 1 (2022): (Januari - Juni) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 20 No 2 (2021): (Juli-Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 20 No 1 (2021): (Januari - Juni ) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 19 No 2 (2020): (Juli - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 19 No 1 (2020): (Januari - Juni ) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 18 No 3 (2019): (September - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 18 No 2 (2019): (Mei-Agustus) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 18 No 1 (2019): (Januari - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 17 No 3 (2018): (September - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 17 No 2 (2018): (May - Agustus) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 17 No 1 (2018): (Januari - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 16 No 3 (2017): (September - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 16 No 2 (2017): (May - Agustus) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 16 No 1 (2017): (January - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 15 No 2 (2016): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 15 No 1 (2016): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 14 No 2 (2015): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 14 No 1 (2015): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 13 No 2 (2014): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 13 No 1 (2014): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 12 No 2 (2013): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 12 No 1 (2013): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 11 No 2 (2012): (July - Decenber) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 11 No 1 (2012): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 10 No 2 (2011): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 10 No 1 (2011): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 9, No 2 (2010): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 9, No 1 (2010): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 8 No 2 (2009): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 8 No 1 (2009): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 7 No 2 (2008): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 7 No 1 (2008): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 6 No 2 (2007): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 6 No 1 (2007): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 5 No 2 (2006): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 5 No 1 (2006): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 4 No 2 (2005): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 4 No 1 (2005): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 3 No 2 (2004): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 1 No 1 (2001): Library More Issue