cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016" : 17 Documents clear
ANALISIS FRAMING KASUS DWI KEWARGANEGARAAN ARCANDRA TAHAR DI KORAN KOMPAS Masita Masita; Syamsuddin Aziz; Andi Subhan Amir
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v5i1.1883

Abstract

This study aim to examine how KOMPAS daily frame dual citizenship case of Arcandra Tahar. Qualitative research method apply in this study and employ framing analysis by Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki Model through seven news story in August 2016 regard to dual citizenship case of Arcandra Tahar. The result showed that : (1) The government has victimized Arcandra as foreign, (2) Arcandra consider as purely Indonesian citizen, (3) The case has ruined the government’s credibility.  Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana framing yang dilakukan oleh harian KOMPAS terkait kasus dwi kewarganegaraan Arcandra Tahar. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan melakukan analisis framing model Zhongdag Pan dan Gerald M. Kosicki terhadap tujuh berita yang memuat diskurus mengenai kewarganegaraan ganda Arcandra Tahar di harian KOMPAS selama bulan agustus 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Arcandra dicitrakan sebagai korban dari pemerintah terkait kasus kewarganegaraan gandanya, (2) Arcandra dicitrakan sebagai orang yang layak untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia, (3) KOMPAS menyajikan kasus ini sebagai kasus yang menjatukan kredibilitas pemerintah. 
EVALUASI SISTEM INFORMASI MANAJEMAN BARANG MILIK DAERAH (SIMDA-BMD) DALAM MENDUKUNG INVENTARISASI ASET DAERAH DI  Mahayuddin Sultan; Jenny Maria Fatimah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v5i1.1888

Abstract

Management information system of goods belonging to the area of application-based systems is a technology that was developed to support the achievement of the management of goods belonging to the area. The aims of the research were to evaluate information systems management (SIMDA-BMD) to support regency assets inventory in Majene. Evaluate the quality of the system and information quality of information systems management (SIMDA-BMD). Analyze supporting the factors and a barrier to the evaluation of SIMDA-BMD in Majene regency. The research was carried out Government Asset Office and financial management areas in the regency of Majene, the Secretariat of the parliament, department of environment and landscaping, Baurung Neighborhood. The research employed a qualitative approach with evaluative techniques. Data were collected with interviews, observation and documentation. Informants were selected with purposive sampling technique. The results of the study indicated that the management information system of the regency assets (SIMDA-BMD) in Majene, operationally and economically provide significant impact on the fund effectiveness, efficiency and time efficiency. The quality of simda-bmd and the quality of information produced by simda-bmd were already optimum. Supporting factor of simda-bmd evaluation was the local government support policy, and restriction was the limited budget in order to increase the quality of human resources (sysop stuff).  Sistem Informasi Manajemen barang milik daerah adalah sebuah sistem berbasis aplikasi teknologi yang dikembangkan untuk mendukung tercapainya pengelolaan barang milik daerah. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi sistem informasi manajemen milik daerah (SIMDA-BMD) dalam mendukung inventarisasi aset daerah di Kabupaten Majene. Mengevaluasi kualitas sistem (system quality) dan kualitas informasi (information quality) dari Sistem Informasi Manajemen Milik Daerah (SIMDA-BMD). Menganalisis faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam evaluasi SIMDA-BMD di Kabupaten Majene. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Pemerintah Kabupaten Majene pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Sekretariat DPRD, Badan Lingkungan Hidup dan Pertamanan, Kelurahan Baurung. Rancangan penelitian yang digunakan melalui pendekatan kualitatif dengan metode evaluatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitan menunjukkan bahwa evaluasi sistem informasi manajemen barang milik daerah (SIMDA-BMD) di kabupaten Majene secara teknis, operasional dan ekonomis memberikan dampak yang cukup signifikan baik dari efektifitas, efisiensi waktu dan efisiensi dana. Sementara itu, untuk kualitas sistem (system quality) yang dihasilkan simda-bmd sudah cukup optimal dan kualitas informasi (information system) yang dihasilkan oleh simda-bmd secara keselurahan sudah optimal. Faktor pendukung dalam evaluasi simda-bmd di Kabupaten Majene yaitu adanya dukungan kebijakan pemerintah daerah sedangkan faktor penghambat karena terbatasnya anggaran dalam rangka peningkatkan kualitas sumber daya manusia (pengurus barang). 
PILKADA DALAM PEMBERITAAN DI HARIAN RADAR SELATAN (Analisis Isi Objektivitas Berita Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bulukumba Di Harian Radar Selatan) Ainun Jariah Yusuf; Alem Febri Sonni
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v5i1.1879

Abstract

Numerous data have shown big influence of media in shaping public opinion. By segmented news about local issues, wich reached 85%, Radar Selatan expose many news about the elections. This newspaper hold very important role in spread information and escort issues in the Bulukumba elections. The purpose of this study was to determine the tendency of Belukumba election in Radar Selatan Newspaper in terms of objectivity. This study was conducted over three months, starting in March and May 2016. The population was all news elections were published in the Radar Selatan Newspaper from November to December 2015. In determine study sample, used total sampling. Framework of objectivity by Westerstahl used to analyze the objectivity of the elections in Radar Selatan. The primary data was collected through the elections news that published in the Radar Sulawesi Newspaper period November to December 2015. Meanwhile, secondary data obtained from the study of literature which relevant to object under investigation. Collected data then analyzed using content analysis. The results showed that, Radar Sulawesi in general yet fully demonstrate and apply objectivity of their news in term of quality reporting. It is based on 11 units of analysis used by researcher, only one category that suit the principles of objectivity. Berbagai data telah menunjukkan betapa besar pengaruh media dalam pembentukan opini publik. Dengan segmentasi pemberitaan mengenai isu-isu lokal yang mencapai 85%, Harian Radar Selatan banyak mengangkat berita mengenai Pilkada. Sehingga Harian ini sangat berperan penting dalam penyebaran informasi dan pengawalan isu poilitik pada Pilkada Bulukumba. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui kecenderungan pemberitaan Pilkada Bulukumba di Harian Radar Selatan ditinjau dari objektivitas. Studi ini dilaksanakan selama tiga bulan, dimulai pada bulan Maret hingga Mei 2016. Adapun populasi studi ini adalah seluruh berita-berita Pilkada yang dimuat di Harian Radar Selatan pada Periode November-Desember 2015. Penentuan Sampel studi menggunakan total sampling. Kerangka Objektivitas yang ditawarkan Westerstahl digunakan untuk menganalisis objektivitas pemberitaan pilkada di Harian Radar Selatan. Data primer studi ini dikumpulkan melalui berita-berita Pilkada yang dimuat di Harian Radar Selatan pada Periode November-Desember 2015. Sedangkan, data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan dan literatur-iteratur yang relevan dengan objek yang diteliti. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis isi. Hasil studi menunjukkan bahwa Harian Radar Selatan secara umum belum sepenuhnya menunjukkan dan menerapkan objektivitas berita dalam kualitas pemberitaannya. Hal tersebut didasarkan pada 4 prinsip objektivitas yang digunakan oleh penulis, hanya satu kategori yang memenuhi prinsip objektivitas. 
POSITIONING POLITIK KAMPANYE PEMILIHAN PRESIDEN 2014 DALAM IKLAN VIDEO MUSIK YOUTUBE Nahrul Hayat; Hasrullah Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v5i1.1893

Abstract

The study aims to reveal representation of meaning of the Indonesia's presidential election campaign in 2014 within the Youtube music video advertisement; and explain the construction of political positioning in the advertisement. The study method used is descriptive qualitative research method through direct observation of the object and the study of literature. The data were analyzed by using semiotic analysis of Roland Barthes which consists of two signification level, namely first level of signification (denotation level) and the second level of signification (connotation level). Primary data consists of verbal text and non-verbal text (visual) of the music video. Secondary data consists of books and related documents. The results showed that the main connotative meaning contained in the music video advertisement of presidential election campaign 2014 is that each pair of candidates is the best and most worthy partner to lead Indonesia. The results of the analysis of the connotative sign also found that the construction of political positioning of Prabowo is a presidential candidate who has a decisive and courageous self-image as well as respected and honored candidate;possess military background and has a formal –procedural leadership style; and has militaristic nationalism ideology. As the opposite, Jokowi’s political positioning construction is a presidential candidate who has particularly honest and populist self-image as well as liked and favored; possess civilian background with informal-spontanious leadership style; and has the dominant ideology of democratic socialism.  Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi makna yang ada dalam iklan video musik Youtube kampanye pemilihan presiden Indonesia 2014; dan menjelaskan konstruksi positioning politik dalam iklan tersebut. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif melalui pengamatan langsung terhadap objek dan kajian pustaka. Data dianalisis dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes yang terdri dari dua tingkat sistim penandaaan, yakni penanndaan tingkat pertama (level denotasi) dan penandaan tingkat kedua (level konotasi). Data primer terdiri dari teks verbal dan non-verbal (visual) video musik. Data sekunder terdiri dari buku dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konotatif makna utama yang terkandung dalam iklan video musik kampanye pemilihan presiden 2014 adalah bahwa masing- masing pasangan kandidat merupakan pasangan terbaik dan paling layak untuk memimpin Indonesia. Hasil analisis tanda konotatif juga menemukan bahwa konstruksi positioning politik Prabowo adalah sebagai calon presiden yang memiliki citra diri tegas dan pemberani serta disegani dan disukai; berlatar belakang militer dan memiliki gaya memimpin yang formal-prosedural; serta berideologi nasionalisme-militeristik. Sebaliknya konstruksi positioning politik Jokowi adalah sebagai calon presiden yang meiliki citra diri jujur dan merakyat serta disenangi dan disukai; berlatar belakang sipil dengan gaya memimpin yang informal-spontanious; serta memilki ideologi dominan sosialisme-demokratis. 
BURMA DAN PERJUANGAN DEMOKRASI, ANALISIS ISI FILM THE LADY Nurul Ichsani
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v5i1.1884

Abstract

Film was born a great idea to bridge communication by combining two language reality containing historical existence. By utilizing content analysis introduced by Ole Holsty involving tow coder, this study aims to analyze percentage of the representation of struggle for democracy on The Lady film and to prove whether The Lady film represents woman as main figure for Burmese democracy. This study suggests that struggle for democracy in The Lady film is dominated by popular support which becomes a bedrock for The Lady script. This also suggests that ideology inception on struggle rooted from the power of "the people of the state" not the figure does exist on this film.  Film lahir sebagai sebuah gagasan besar untuk menjembatani komunikasi dengan melakukan kombinasi dua realitas bahasa yang mengandung eksistensi historis. Dengan menggunakan analisis isi oleh Ole Holsty yang melibatkan 2 coder, studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana persentase representase perjuangan demokrasi dalam film The Lady dan benarkah film The Lady merepresentasikan perempuan sebagai tokoh utama penggerak perjuangan demokrasi di Burma. Studi ini menunjukkan perjuangan demokrasi dalam film The Lady sangat didominasi oleh popular support (dukungan rakyat) yang menjadi bedrock disusunnya naskah film The Lady. Studi ini juga menunjukkan adanya ideology inception terkait perjuangan mengakar dari kekuatan “the people of the state” bukan pada figur atau ketokohan. 
POLA PENYEBARLUASAN INFORMASI PROGRAM BINA KELUARGA LANSIA (BKL) TENTANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LANSIA DI KABUPATEN MAROS Abdul Wadu'ud; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v5i1.1889

Abstract

This study aims to determine the pattern of information dissemination Elderly Family Guidance program (BKL) against elderly people in Maros as well as inhibiting factors / obstacles encountered in the dissemination of the Elderly Family Guidance. This study used a qualitative descriptive approach, the number of informants as many as 12 people, 6 internal informants from the instance of Population and Family Planning Area (BKKBD) and 6 external informant in the form of supporting activities. Data collected by observation and interview. The study was conducted in two groups Elderly Family Development (BKL) in two sub-districts of Maros. Then analyzed the data using triangulation techniques. The results showed that the Elderly Family Development program (BKL) organized by the National Population and Family Planning Area (BKKBD) has not run optimally. Communication patterns done of interpersonal communication and group communication. Interpersonal communication in the form of coordination, home visits before the activity takes place, in the form of counseling and group communication reciprocal interaction.. The factors obstacles in its implementation, namely: lack of extension staff, budget, skill cadres and extension, the availability of volunteers and community feedback. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penyebarluasan indormasi program Bina Keluarga Lansia (BKL) terhadap masyarakat Lansia di Kabupaten Maros serta faktor penghambat/rintangan yang dihadapi dalam penyebaran informasi Bina Keluarga Lansia tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan jumlah informan sebanyak 12 orang, 6 orang informan internal dari badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD) dan 6 orang informan ekternal berupa pendukung kegiatan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara mendalam. Penelitian dilakukan di dua kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) di dua kecamatan di kabupaten Maros. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Bina Keluarga Lansia (BKL) yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD) belum berjalan secara maksimal. Pola komunikasi yang dilakukan yaitu komunikasi interpersonal dan komunikasi kelompok. Komunikasi interpersonal berupa koordinasi, kunjungan rumah sebelum kegiatan berlangsung, komunikasi kelompok berupa penyuluhan dan interaksi timbal balik. Adapun faktor penghambat/rintangan dalam pelaksanaannya yaitu : kurangnya tenaga penyuluh, anggaran, keterampilan kader dan penyuluh, ketersediaan kader dan tanggapan masyarakat. 
IDENTITAS LOKAL VS SENTRALISASI UDARA RADIO BERJARINGAN DI KOTA MAKASSAR Andi Ayuni Dara Uleng; Muliadi Mau
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v5i1.1880

Abstract

The purpose of the research are to know the comparison between the local identity and national identity of radio network in Makassar: to know the efforts by the radio network in representing local identity. The research is in Makassar, which is in Radio Delta FM, Smart FM, Prambors FM and I-Radio. The methods that used in this research is descriptive qualitative. Informants in this study were selected through purposive sampling technique based on certain criteria. The data collection methods in this research are interview, observation, documentation, and referencing to some previous studies and literatures on this subject. The collected data are analyzed through Milles and Huberman’s interactive model. The results of this study shows the comparison between the local identity and national identity of the radio network in Makassar has already suitable to the standard of SSJ regulation only in the duration of airing. Whereas in terms of programs, most of the radio network tends to play more songs with an interludes of common topics without any local content. This research also shows that there are differences in the efforts to represent the local identity of each radio network. Delta FM Makassar and Prambors FM Makassar represented their locality through duration of airing, while Smart FM Makassar and I-Radio Makassar also representing them through local content. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara identitas lokal dan identitas nasional radio berjaringan di Kota Makassar; untuk mengetahui upaya yang dilakukan radio berjaringan dalam merepresentasikan identitas lokalnya. Studi ini dilaksanakan di Kota Makassar, yaitu di Radio Delta FM, Smart FM, Prambors FM dan I-Radio. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam studi ini dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam studi ini adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan dengan mengkaji buku-buku, hasil studi, dan literatur-literatur lain yang berhubungan dengan studi tersebut. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan Model Analisis Interaktif Miles dan Huberman. Hasil studi ini menunjukkan bahwa perbandingan antara identitas lokal dan identitas nasional radio berjaringan di Kota Makassar sudah sesuai dengan standar regulasi SSJ dalam hal durasi siaran saja. Sedangkan dari segi program siaran, sebagian besar radio berjaringan tersebut cenderung lebih banyak memutarkan lagu dengan selingan topik ringan tanpa adanya muatan lokal. Studi ini juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan upaya yang dilakukan dalam merepresentasikan identitas lokal masing-masing radio berjaringan. Delta FM Makassar dan Prambors FM Makassar merepresentasikan lokalitasnya melalui total jam siaran lokal, sedangkan Smart FM Makassar dan I-Radio Makassar merepresentasikannya melalui jam siaran dan muatan konten lokal. 

Page 2 of 2 | Total Record : 17


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue