cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017" : 20 Documents clear
EFEKTIFITAS PENYEBARAN INFORMASI REKRUTMEN PESERTA DIDIK PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI PADA BALAI LATIHAN KERJA KAB. MAJENE Marini Ilyas; Muhammad Farid; Muhammad Akbar
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5175

Abstract

Efektifitas penyebaran informasi rekrutmen peserta didik pelatihan berbasis kompetensi pada Balai Latihan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penyebaran informasi rekrutmen terhadap pengambilan keputusan peserta didik dalam mengikuti pelatihan berbasis kompetensi pada Balai latihan Kerja (BLK) Kab. Majene dan faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran informasi rekrutmen peserta didik dalam mengikuti pelatihan berbasis kompetensi BLK Kab. Majene Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Majene. Metode dan pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dan observasi. Populasi penelitian adalah pengangguran terbuka pada kabupaten majene sebanyak 1.504 jiwa. Penyampelan dilakukan dengan menggunakan tabel Isaac dan Michael dengan jumlah sampel 283 responden. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengarruh antara penyebaran informasi melalui Baliho, Facebook, Surat pengumuman masjid dan infromasi orang lain terhadap pengambilan keputusan untuk mengikuti rekrutmen peserta didik. Baik secara simultan maupun secara parsial mempunyai pengaruh dengan pengambilan keputusan. Diantara lima media, yang paling besar pengaruhnya adalah variabel informasi dari orang lain. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran informasi rekturmen peserta didik yaitu apek aspek demografis, aspek sosial budaya, aspek geografis, dan aspek anggaran.
KOMPETENSI KOMUNIKASI INTERPERSONAL PUSTAKAWAN DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN KEPADA PEMUSTAKA Desy Selviana; Muhammad Nadjib; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5166

Abstract

Peningkatan layanan perpustakaan sangat tergantung pada kualitas SDM khususnya kompetensi komunikasi interpersonal pustakawan. Penelitian ini bertujuan mengkategorisasi dan mengetahui faktor-faktor yang menghambat kompetensi komunikasi interpersonal pustakawan dalam meningkatkan pelayanan kepada pemustaka. Pendekatan penelitian menggunakan mixed methods.  Penelitian dilaksanakan di Layanan Perpustakaan Umum, Badan Perpustakaan dan Arsip Dearah Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk mengetahui kompetensi komunikasi interpersonal pustakawan, digunakan seft assessment kompetensi komunikasi interpersonal Spitzberg & Cupach’s. Setiap informan (7 pustakawan) menilai komptensinya sendiri dan dinilaioleh 3 orang teman sejawat, serta 3 orang pemustaka. Hasil penilaian kompetensi komunikasi interpersonal kategori tinggi untuk penilaian diri, sedangkan penilaian dari teman sejawat dan pemustaka termasuk kategori rendah, karena (1) pustakawan keliru menafsirkan pesan atau perilaku pemustaka dan kurang peduli dengan perilaku komunikasinya sendiri sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan/keinginan pemustaka; (2) pustakawan mampu menafsirkan pesan atau perilaku pemustaka secara sadar.tetapi komunikasi kurang atau tidak effektif sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan/keinginan pemustaka. Faktor-faktor menghambat kompetensi komunikasi interpersonal, yaitu kurangnya kesadaran diri pustakawan; kurangnya pendidikan atau pelatihan komunikasi interpersonal bagi pustakawan; serta kurangnya kesadaran pustakawan akan perannya sebagai komunikator.
PAPPASENG: PEWARISAN PESAN PESAN KOMUNIKASI BUDAYA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PEREMPUAN BUGIS DI SULAWESI SELATAN Fathiyah Fathiyah; Hafied Cangara; Nurhayati Rahman
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui 1). bentuk  pesan- pesan dalam pappaseng yang dijadikan sebagai warisan budaya yang berkaitan dengan pembentukan karakter perempuan Bugis; 2). proses pewarisan pesan-pesan tersebut kepada perempuan dalam masyarakat Bugis.dan 3). Bentuk karakter perempuan ideal bagi masyarakat Bugis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif naratif. Data dianalisis dengan tiga tahap, yaitu: mengidentifikasi dan memahami data Pappaseng berdasarkan pesan yang ditujukan kepada perempuan, menguraikan data berdasarkan narasumber yang ditemui dilapangan dan menganalisis hubungan antara paseng yang ada dalam lontaraq dengan data lapangan dari narasumber. Data dalam penelitian ini berupa naskah yang telah dikumpulkan oleh para filolog dan budayawan Bugis yang telah ditranskripsikan dan diterjemahkan, serta didukung dengan wawancara terhadap beberapa informan. Hasil penelitian menunjukkan banyak warisan dalam lontaraq maupun dalam budaya tutur yang mengandung makna pembentukan karakter perempuan Bugis agar senantiasa : Matanre siriq (menjaga kehormatan), malebbiq (sederhana), mapakkeq (disiplin), misseng dapureng (pintar memasak), malabo (dermawan), serta setia kepada suami. Pewarisan pesan pesan komunikasi budaya pada masyarakat Bugis terhadap perempuan terjadi melalui proses sosialisasi dan enkulturasi. Sosialisasi  melalui proses verbal yakni melalui nasehat, petuah, wejangan dan juga tindakan yang berupa orang tua memberi contoh mengenai apa yang baik, dan tidak baik kepada anak, adapun proses enkulturasi terjadi melalui pembiasaan oleh anak terhadap nilai-nilai yang dipelajari dari orang tua maupun terhadap lingkungan sekitarnya.
HUBUNGAN ANTARA TERPAAN FITUR LINE SHOPPING DENGAN KEPUTUSAN MEMBELI MAHASISWI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS HASANUDDIN Annisa Lutfiah; Muhammad Farid; Alem Febri Sonni
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5162

Abstract

Penelitianini bertujuan untuk: (1) Mengetahui terpaan fitur Line Shopping pada mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin. (2) Mengetahui ada tidaknya hubungan antara terpaan fitur Line Shopping dengan keputusan membeli mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin. (3)Mengetahui tingkat hubungan antara terpaan fitur Line Shopping dengan keputusan membeli mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin. Penelitian ini dilakukan selama kurang lebih lima bulan yaitu dari bulan Februari hingga Mei 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin angkatan 2014, 2015, 2016 dan 2017. Responden dalam penelitian ini ditentukan secara probability sampling yaitu proportionate stratified random sampling. Teknik penentuan jumlah sampel menggunakan tabel Isaac dan Michael. Penelitian ini menggunakan metode penelitian korelasi dan teknik analisis data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terpaan fitur Line Shopping pada mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis berada pada kategori sedang dengan presentase 90,5%. (2) tingkat terpaan fitur Line Shopping dengan keputusan membeli mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin berada dalam kategori sangat renda nilai C = 0,057.(3) Perhitungan nilai kontingensi menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara terpaan fitur Line Shopping dengan keputusan membeli mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, dimana r hitung < r tabel (0,784<5,991).
PERAN PERSONAL BRANDING NURDIN ABDULLAH DALAM PEMBENTUKAN TIM RELAWAN Andi Wirangga LBM Sungkawawo; Hasrullah Hasrullah; Andi Subhan Amir
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5176

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan peran personal branding Nurdin Abdullah dalam pembentukan tim relawan; 2) Mendeskripsikan bentuk personal branding Nurdin Abdullah melalui persepsi relawan. Penelitian dilaksanakan di kota Makassar, dengan observasi langsung dan melakukan wawancara kepada informan. Informan ditentukan dengan cara purposive sampling, dengan menentukan satu informan kunci yang menjelaskan peran Nurdin Abdullah. Tipe penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan metode kualitatif. Data primer dikumpulkan dengan melakukan wawancara dan observasi non partisipan, serta data sekunder dikumpulkan melalui referensi buku, jurnal penelitian sebelumnya, dan internet yang terkait dengan penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa : 1) Peran personal branding Nurdin Abdullah dapat menarik perhatian masyarakat untuk menjadi relawan, kekita menjabat sebagai Bupati Bantaeng. Nurdin Abdullah sebagai Bupati Bantaeng, merupakan salah satu aset yang dimiliki untuk meraih kekuasaan yang lebih besar. Tim relawan terbentuk karena melihat keberhasilan yang dilakukan Nurdin Abdullah ketika menjadi Bupati Bantaeng dengan panggilan hati nurani. Tim relawan terbentuk jauh sebelum pemilihan Gubernur, guna untuk meminta Nurdin Abdullah menjadi calon Gubernur, kemudian memenangkan, lalu mengawasi kinerja ketika terpilih. 2) Relawan melihat terdapat delapan konsep personal branding yang dimiliki oleh Nurdin Abdullah ketika sebagai Bupati Bantaeng. Spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian, perbedaan, terlihat, kesatuan, keteguhan, dan nama baik diperoleh Nurdin Abdullah ketika menjabat sebagai Bupati Bantaeng.
FACEBOOK DAN PENGEMBANGAN HUBUNGAN INTERPERSONAL KETERBUKAAN DIRI ETNIS BUGIS MENERIMA ETNIS LAIN SEBAGAI PASANGAN HIDUP Dian Fitriana; Muhammad Farid; Muhammad Nadjib
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5167

Abstract

facebook sebagai salah satu model dari komunikasi interpersonal bermedia (interpersonal mediated communication). Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan penggunaan facebook sebagai media komunikasi interpersonal di cyberspace, memahami pola pengembangan hubungan interpersonal dan menganalisis kontribusi facebook terhadap keterbukaan diri etnis Bugis dalam menerima etnis lain sebagai pasangan hidup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari enam orang pengguna facebook beretnis Bugis yang melakukan pengembangan hubungan dari superfisial menuju institusional (pernikahan) dengan pasangannya (beretnis lain) dan dimediasi oleh facebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dan pemanfaatan fitur facebook sebagai media komunikasi interpersonal di  cyberspace belum maksimal karena hanya menggunakan beberapa fitur umum dan tidak memanfaatkan fitur lainnya yang dapat membantu komunikasi interpersonal secara maksimal. Hal ini akhirnya berimbas pada pola pengembangan hubungan yang terjadi di facebook tidak terjadi secara maksimal sehingga pengguna lebih memilih untuk melanjutkan komunikasi secara intensif menggunakan media personal dan media sosial lainnya seperti telpon, sms, bbm, line, dan whattapp. Sehingga kontribusi facebook hanya terbatas pada mempertemukan, mengenal identitas diri sesama pengguna dan menjalin komunikasi awal saja, tidak memberikan kontribusi maksimal sampai pada tahapan akhir dalam pola pengembangan hubungan yaitu tahapan institusional (pernikahan). Selain itu faktor budaya endogami yang awalnya dianut oleh masyarakat Bugis pun sedikit banyaknya memiliki andil yang cukup besar dalam menentukan seorang pasangan hidup
HUBUNGAN ANTARA MENONTON IKLAN PARTAI PERINDO DI TELEVISI DAN POPULARITAS PARTAI PERINDO DI KALANGAN MAHASISWA UNHAS Andarwati Andarwati; Kahar Kahar; Mursalim Mursalim
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui adakah hubungan antara Menonton Iklan Partai Perindo di Televisi dan Popularitas Partai Perindo dikalangan Mahasiswa Unhas. (2) mengetahui Faktor yang Mempengaruhi Popularitas Partai Perindo dikalangan Mahasiswa Unhas. Penelitian ini dilakukan di Universitas Hasanuddin. Tipe penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan penulisan secara deskriptif, yaitu menggambarkan atau menjelaskan objek penelitian berdasarkan data dari jawaban responden yang diperoleh melalui kuesioner penelitian. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 342 responden. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner penelitian dan data sekunder dikumpulkan melalui studi pustaka, serta situs internet yang relevan dengan fokus penelitian. Data yang dikumpulkan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi, tabel silang, uji chi-square, dan koefisien kontingensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Bedasarkan hasil tabel silang, uji chi square dan koefisien kontingensi antara tingkat menonton iklan partai Perindo di televisi (X) dan tingkat popularitas partai Perindo di kalangan mahasiswa Unhas (Y) menunjukkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima atau dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat menonton iklan partai Perindo di televisi dan popuaritas partai Perindo di kalangan mahasiswa Unhas. Hubungan antara kedua variabel tersebut rendah tapi pasti. (2) Sebanyak 52,0% (178 responden) menjawab setuju bahwa faktor yang mempengaruhi popularitas partai perindo di kalangan mahasiswa Unhas adalah karena iklannya yang menarik.
ANALISIS HUBUNGAN KERJA STRUKTURAL, FUNGSIONAL DAN SINERGITAS ANTARA BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL DENGAN DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DALAM PENYEBARAN INFORMASI DI KABUPATEN SOPPENG Musdalifah Musdalifah; Muhammad Nadjib
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5163

Abstract

Otonomi daerah menyebabkan adanya perbedaan sistem komunikasi, informasi dan kehumasan pada setiap daerah. Penelitian  ini bertujuan mengetahui: (1) Bagaimana format hubungan kerja struktural antara bagian Humas dan Protokol dengan dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika dalam penyebaran informasi di kabupaten Soppeng, (2) Bagaimana format hubungan kerja fungsional antara bagian Humas dan Protokol dengan dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika dalam penyebaran informasi di kabupaten Soppeng, (3) Bentuk sinergitas antara bagian Humas dan Protokol dengan dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika di Kabupaten Soppeng dalam melaksanakan tupoksi yang  sama. Penelitian ini menggunakan deskriptif, di mana pemilihan informan dilakukan secara purposive sebanyak 9 informan. Data diperoleh dari wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan metode kulaitatif. Teori yang digunakan adalah teori sistem, teori jaringan komunikasi dan teori birokrasi organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa format hubungan kerja struktural antara bagian Humas dan Protokol dengan dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika dapat dilihat dalam proses bersurat dan dibawahi oleh Asisten yang sama yaitu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Sedangkan format hubungan kerja fungsional antara keduanya berdasarkan tupoksi yang sama. Bentuk sinergitas antara bagian Humas dan Protokol dengan dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika belum maksimal, di mana masih kurang koordinasi dan kerjasama terhadap tupoksi yang sama.
PENYEBARAN INFORMASI STANDARDISASI POMPA UKUR BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) UNTUK PERLINDUNGAN KONSUMEN DI KOTA MAKASSAR Muh Zulkarnain; Muhammad Nadjib; Jeanny Maria Fatimah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5177

Abstract

Ketidaktahuan konsumen terhadap informasi standardisasi pompa ukur BBM mengakibatkan konsumen merasa tidak terlindungi dalam membeli BBM di SPBU kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi informasi standardisasi pompa ukur BBM, upaya penyebaran informasi informasi standardisasi pompa ukur BBM yang dilakukan oleh instansi kemetrologian di kota makassar dan hambatan-hambatan dalam menyebarkan informasi standardisasi pompa ukur BBM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini adalah instansi kemetrologian dan pengelola SPBU di kota makassar. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan eksistensi informasi standardisasi pompa ukur BBM dapat diketahui melalui tanda tera dan sertifikat hasil peneraan; plat identitas pompa ukur BBM; Informasi jenis media yang diukur, dan harga satuan/liter; Pompa Ukur BBM terpasang kokoh dan terjamin dan terjamin keamanannya; memiliki nomor pompa sesuai dengan konsol; Jendela penutup tidak pecah atau rusak; gelas penglihat dalam keadaan bersih, berisi bola plastik dan terisi penuh dengan cairan; selang dalam kondisi baik, tidak pecah dan terkelupas; menampilkan semua elemen (eight tes) “888888” sebelum muncul angka 0. Upaya penyebaran informasi standardisasi pompa ukur BBM dilakukan melalui komunikasi antarpribadi, komunikasi kelompok dan komunikasi massa. Adapun hambatan yang dihadapi dalam menyebarkan informasi adalah keterbatasan jumlah SDM, keterbatasan anggaran, dan kurangnya upaya untuk mendapatkan informasi standardisasi pompa ukur BBM oleh pengelola SPBU.
STRATEGI PROMOSI FILM ADA APA DENGAN CINTA 2 MELALUI MEDIA ONLINE Achmad Safeii Ma'arif; M. Iqbal Sultan; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5168

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui motif Miles Films memanfaatkan media online dalam mempromosikan film Ada Apa Dengan Cinta 2; (2) Untuk mengetahui strategi Miles Films dalam mempromosikan film  Ada Apa Dengan Cinta 2 melalui media online. Penelitian ini dilakukan di Kota Makassar, dengan menggunakan ruang virtual berupa surat eletronik dan beberapa data yang didapatkan melalui jejaring sosial. Adapun metode yang digunakan  dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitif. Informan dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian in adalah wawancara, observasi, dan melakukan studi kepustakaan untuk mengkaji buku-buku, hasil penelitian, dan literatur-literatur lain yang berhubungan dengan penelitian ini. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode Analisis Interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Miles Films memiliki beberapa motif dalam memanfaatkan media online dalam mempromosikan film Ada Apa Dengan Cinta 2. (1) sebagai media promosi yang menjangkau calon penonton yang lebih muda. (2) feedback atau masukan yang didapatkan dari pengguna media online lebih cepat. (3) media online meupakan media yang sederhana dan mudah dalam penggunaanya. (4) media online sebagai media promosi terkini dalam proses mempromosikan film Ada Apa Dengan Cinta 2. Beragam strategi yang dilakukan Miles Films dalam upaya memanfaatkan media online sebagai alat untuk mempromosikan film Ada Apa Dengan Cinta 2. Di antaranya seperti pemanfaatan YouTube sebagai media meluncurkan trailer film, menjalin kerjasama dengan portal berita online dan media sosial, mengadakan kuis online, serta memanfaatkan bentuk komunkasi kreatif di media sosial seperti meme.

Page 1 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue