cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 481 Documents
PEMAHAMAN ORANG TUA TENTANG INFORMASI PROGRAM WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR DALAM MEMOTIVASI ANAK SUKU MALIND UNTUK BELAJAR DI KABUPATEN MERAUKE Hendrek Semuel Mesmor; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.3 Juli - September 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i3.327

Abstract

Abstrak Komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam setiap sendi kehidupan masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman orang tua terhadap informasi pendidikan dan wajib belajar pendidikan dasar. Selanjutnya untuk mengetahui tingkat motivasi belajar anak khususnya suku Malind di Distrik Okaba. Kemudian menganalisis hubungan antara pemahaman orang tua tentang program wajib belajar pendidikan dasar dan motivasi belajar anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Setiap data yang dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, survei, kemudian data tersebut dianalisis dan di uraikan dalam bentuk kata-kata narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi program wajib belajar pendidikan dasar oleh orang tua sangat minim dan motivasi belajar anak suku malind menjadi kurang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat pemahaman orang tua tentang informasi program wajib belajar pendidikan dasar merupakan salah satu faktor penyebab rendahnya motivasi belajar anak suku Malind.Abstract Communication has a very important role in all aspects of community life. This study aims to determine the level of understanding of parents and children in particular ethnic motivation in District MALIND OKABA to information education and compulsory education. Parent’s ability to understand information and compulsory education programs and children’s learning motivation are two things that are related to one another and because it is also expressed in this study the relationship between parental understanding of the program compulsory education and children’s learning motivation. This study used a qualitative approach. Any data collected using interviewing techniques, survey, then the data is analyzed and described in narrative form words. The results showed that the information program of compulsory primary education by parents was minimal and child motivation MALIND rate becomes less. It can be concluded that the level of parental understanding of the information the compulsory education program is one of the causes of low motivation MALIND tribal children.
OPINI DAN SIKAP ANGGOTA DPRD KABUPATEN PINRANG TENTANG PEMBERITAAN POLITIK SETYA NOVANTO Ismail Ismail
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8903

Abstract

Penelitian ini berawal dari mencuatnya pemberitaan mengenai Setya Novanto di tiga media yaitu Metro TV, TV One, dan Kompas TV yang mana media tersebut memberi pemberitaan yang saling bertolak belakang dan masing-masing menggiring opini pemirsanya untuk mengikuti arah pikiran pemberitaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap dan opini anggota DPRD Kabupaten Pinrang tentang pemberitaan politik Setya Novanto dan netralitas dan perimbangan pemberitaan Metro TV, Kompas TV dan TV One. Penelitian ini menggunakan metodologi atau pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Kantor DPRD Kabupaten Pinrang dengan populasi 40 Anggota DPRD Kabupaten Pinrang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif untuk mendeskripsikan sikap dan opini anggota DPRD Kabupaten Pinrang tentang pemberitaan politik Setya Novanto dan netralitas dan perimbangan pemberitaan Metro TV, Kompas TV dan TV One. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas 40 orang anggota DPRD Kabupaten Pinrang menganggap bahwa Metro TV dan TV One memang memihak dan membuat pemberitaan yang tidak berimbang. Hanya Kompas TV yang dianggap netral karena kebetulan pemiliknya bukan orang partai. Mayoritas anggota DPRD Kabupaten Pinrang beropini bahwa media berusaha menciptakan agenda setting dalam setiap pemberitaannya terutama dalam Metro TV, TV One, dan hanya Kompas TV yang cenderung lebih berimbang dalam pemberitaannya. Netralitas dan Perimbangan media menurut anggota DPRD Kabupaten Pinrang tidak pernah terjadi, itu hanya suatu tataran ideal yang hendak dicapai. Media saat ini sudah menjadi konglomerasi dan industrialisasi jadi mustahil untuk mengatakan kalau tidak ada konflik kepentingan yang bermain di sana, seharusnya Media menjadi sumber informasi yang independen bagi masyarakat.
PELECEHAN DAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DALAM SIARAN RADIO SPFM SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PEREMPUAN PENDENGAR DI KOTA MAKASSAR Riyadi Riyadi; Jeany Maria Fatima
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i1.350

Abstract

Abstrak Media massa terkenal dapat memengaruhi khalayak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan mengkaji tentang dampak mendengarkan siaran “Derap Perempuan” di Radio SPFM terhadap perempuan pendengar di Kota Makassar, yang ditinjau dari segi pengetahuan, sikap, dan perilaku. Data bersumber dari 16 perempuan pendengar, pemandu siaran, dan narasumber yang dipilih melalui sampel purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi pengetahuan, ada beberapa pendengar yang sudah paham sejak awal, setengah paham, dan bahkan ada yang sama sekali tidak paham mengenai keempat isu tersebut. Dari segi sikap, ada pendengar yang menunjukkan sikap preventif, cemas, tapi adapula yang bersikap normal seperti hari-hari biasa. Adapun dari segi perilaku, ada pendengar yang berperilaku menyebarkan informasi yang diperolehnya, tapi adapula yang tidak. Selain itu, perilaku yang ditunjukkan, terutama pendengar yang masih lajang, yakni lebih selektif memilih calon pendamping hidup. Jadi, disimpulkan bahwa dampak siaran “Derap Perempuan” di Radio SPFM terhadap perempuan pendengar di Kota Makassar sangat variatif.Abstract Mass media well-known can influence public. This study aimed to describe and assess the impact of listening to broadcast “Derap Perempuan” in SPFM Radio against women listeners in Makassar City, which in terms of knowledge, attitudes, and behaviors. Data sourced from 16 female listeners, broadcast host and resource person who were selected through a purposive sample. The results showed that in terms of knowledge, there are some listeners who had understood from the start, half-understood, and there is even clueless about the fourth issue. In terms of attitude, there are listeners who showed preventive attitude, anxious, but there are also normal like usual days. In the terms of behavior, there are listeners who behave disseminate the information obtained, but there are also do not. In addition, the behavior shown, especially listeners who are single, is more selective in choosing a candidate companion of life. Thus, it was concluded that the impact of broadcast “Derap Perempuan” in SPFM Radio against women listeners in Makassar city is very variated. 
PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI ONLINE DALAM KECEPATAN PELAYANAN DAN PENGAMANAN PADA BANK BCA MAKASSAR (SEBUAH STUDI KOMUNIKASI ORGANISASI) Ory Andriyani; Hafied Cangara
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i1.571

Abstract

Abstract Toward the era of globalization, information and communication technology systems are increasingly required the company, particularly in improving the good of the flow of information, speed of service and data security in the banking world. The aims of this study are (1) to analyze the effectiveness of the using of online communication technologies in the service system and security at BCA Makassar, (2) analyze the constraints in the use of online communication technologies in Makassar BCA. This type of survey is a descriptive qualitative research (Qualitative Descriptive). Qualitative descriptive aims to outline the benefits of using online communication technologies in Makassar BCA bank in the speed of service and security aspects of an organization's data .The results showed that the using of technology to process online information services and security products and services at the Main Branch of the Bank of Makassar is very efficient. Online information technology encourage branches to be more focused on delivering solutions to its customers . The effort is part of a change in the BCA approach initially focus on products to be more focus on the customer (customer oriented), using a data storage center on a large scale. In addition, research also shows that the security threat posed by the use of online information technology systems. Normally, this threat is addressed to the user that in fact weak in terms of tech awareness. Some of the threats that often arise, among others; burglary atm card, typo -site or website forgings, key - logger is a virus or trojan hidden and duty to record every key typed user input keyboard, and the man in the middle attack . AbstrakMenyongsong era globalisasi dewasa ini, sistem teknologi Informasi dan komunikasi semakin dibutuhkan perusahaan, khususnya dalam meningkatkan kesehatan aliran informasi, kecepatan pelayanan dan keamanan data dalam dunia perbankan.Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis efektivitas penggunaan teknologi komunikasi online dalam sistem pelayanan dan keamanan pada Bank BCA Makassar, (2) menganalisis kendala-kendala dalam penggunaan teknologi komunikasi online pada Bank BCA Makassar.Tipe penelitian ini adalah penelitian survey bersifat deskriptif kualitatif (Descriptive Qualitative).Deskriptif kualitatif bertujuan untuk menguraikan manfaat penggunaan teknologi komunikasi online pada bank BCA Makassar dalam aspek kecepatan pelayanan dan keamanan data organisasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi online pada proses pelayanan produk dan jasa serta pengamanan pada BCA Cabang Utama Makassar sangat efisien. Teknologi informasi online mendorong kantor cabang untuk dapat lebih fokus dalam memberikan solusi kepada para nasabah. Upaya tersebut merupakan bagian dari perubahan pendekatan BCA yang semula fokus pada produk menjadi lebih fokus pada nasabah (customer oriented), dengan memanfaatkan pusat penyimpanan data dalam skala besar.Selain itu penelitian juga menunjukkan ancaman keamanan yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan sistem teknologi informasi online.Biasanya, ancaman ini ditujukan kepada pihak pengguna yang notabene lemah dari sisi kesadaran berteknologi. Beberapa ancaman yang sering muncul, antara lain; pembobolan kartu atm, typo-site atau website forging, key-logger adalah virus atau trojan yang tersembunyi dan bertugas merekam setiap input ketikan tombol user keyboard, dan man in the middle attack. 
PENGETAHUAN JURNALISTIK PEGAWAI HUMAS PEMERINTAH DALAM KEGIATAN PUBLISITAS Rahmita Saleh; Muhammad Iqbal Sultan; Muhammad Farid
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i1.608

Abstract

Abstract Public relations require skills in journalistic to generating quality publicity. This researh aims to describe and analyze the knowledge of journalism public relations employee of South Sulawesi Provincial Government in the publicity activities. This study used a qualitative descriptive approach using the techniques of data collection through in-depth interviews and observations of public relations personnel assigned to conduct publicity activities. Analysis using an interactive model of Huberman and Miles were taken through the stages of data reduction, data display, making conclusions and verification. The results showed that public relations employee of South Sulawesi Provincial Government conduct publicity activities through three stages, namely the coverage of the government's agenda, write and distribute press releases to journalists. Writing a press release is not adjusted to the rules of journalistic writing and the medium. Are loaded in the media have gone through editing stages agenda tailored to each medium, so that the core of the publicity that was sent was not published. This research concluded that government public relations employee of South Sulawesi Provincial Government, in generating publicity decent fit in the mass media, still lack of mastery in terms of expertise and knowledge in the field of journalism.Abstrak Humas memerlukan kemampuan di bidang jurnalistik agar dapat menghasilkan publisitas yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis pengetahuan jurnalistik pegawai humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menjalankan kegiatan publisitas. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pegawai humas yang bertugas melakukan kegiatan publisitas. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Huberman dan Miles yang ditempuh melalui tahap reduksi data, display data, pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kegiatan publisitas melalui tiga tahap, yaitu peliputan agenda pemerintah, menulis press release dan menyebarluaskan kepada wartawan. Penulisan press release tidak disesuaikan dengan kaidah penulisan jurnalistik dan mediumnya. Pemuatannya di media massa telah melalui tahap pengeditan disesuaikan dengan agenda masing- masing media, sehingga inti dari publisitas yang dikirim tidak terpublikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pegawai humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dalam menghasilkan publisitas yang layak di muat di media massa, masih kurang memiliki penguasaan dalam hal keahlian dan pengetahuan di bidang jurnalistik. 
ANALISIS KAMPANYE POLITIK TERHADAP SIKAP PEMILIH PNS KANTOR SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SOPPENG PADA PILKADA TAHUN 2005 Marwis Marwis
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v1i4.318

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk kampanye politik yang dilakukan calon kepala daerah, dan menjelaskan faktor-faktor  yang memengaruhi sikap pemilih pegawai negeri sipil kantor sekretariat daerah Kabupaten Soppeng untuk selanjutnya dapat menentukan sikap sebagai warga negara yang memiliki hak pilih pada pilkada Tahun 2005. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-kualitatif. Karena besarnya jumlah populasi Pegawai Negeri Sipil, sehingga populasi sasaran hanya yang berkantor di Sekretariat Daerah Kabupaten Soppeng. Hal ini sekaligus menjadi sampel keseluruhan   responden dengan teknik penarikan sampling purposif, yaitu sampel dipilih berdasarkan kriteria dan pertimbangan-pertimbangan tertentu dari penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sikap pemilih pegawai negeri sipil kantor sekretariat daerah Kab. Soppeng lebih tertarik kepada bentuk komunikasi interpersonal dibandingkan komunikasi massa yang dilakukan para calon kepala daerah bersama tim suksesnya. (2)    Faktor-faktor yang dominan memengaruhi dalam menentukan sikap pada pilkada Kabupaten Soppeng, yakni, aspek kepentingan karir, kredibilitas /pencitraan kandidat, program yang ditawarkan kandidat, efektifitas informasi/kampanye, pengaruh keluarga, tetangga,teman sejawat dan terakhir faktor lainnya seperti keinginan sendiri tanpa target tertentu. (3) Terkait sikap dalam memilih pada pelaksanaan pilkada Tahun 2005 lalu, sebanyak 32% menyalurkan hak suaranya kepada pasangan calon A. Soetomo dan A. Sarimin Saransi, disusul 30,0% responden memberikan sikap politiknya ke A.Harta Sanjaya dan Syarifuddin Rauf. Ketiga 12,9% responden ke pasangan A.Munarfah Mappu dan A.Rizal Mappatunru,  dan keempat 2,9% untuk  pasangan Bismirkin dan Burhanuddin Tajang.  ABSTRACT This research aimed to knowing the form of the political campaign that was carried out by the prospective district head with the team of the success, and explained factors that influence the attitude politics the voter of the area of the Soppeng Regency of the civil servant of the secretariat's office henceforth could determine his attitude as the citizen who had the right to vote in Pilkada in 2005. The method used in this research is descriptive-qualitative method. Population of respondents are taken by using quota sampling that is a technical sample collection based on the certain quantity to each levels and then to analyze whotever till to fulfill the quantity.  Results of the research showed that 1. Attitudes the voter of the area of the regency of the civil servant of the secretariat's office soppeng more was interested to the form of communication interpersonal was compared by mass communication that was carried out by the prospective district heads with the team of the success. 2. Dominant factors influenced in distributing his attitude in pilkada: the interests carier, the credibility/branding candidate, the program that was offered candidate, the effectiveness of information/campaign, the influence family, neighboards, friends the colleague and finally the other factor like the wish personally without the certain goal. 3. It was related that his attitude in the implementation pilkada last 2005, as many as 32% distributed his voting rights to the couple A.Soetomo and A.Sarimin Saransi, was followed 30.0% the respondent stated his attitude to A.Harta Sanjaya and Syarifuddin Rauf. Thirdly, 12.9% the respondent to the couple A.Munarfah Mappu and A.Rizal Mappatunru now the last level of the choice of the respondent totalling 2.9% for the couple Bismirkin and Burhanuddin Tajang.
PENGGUNAAN TAGLINE AKAR-SUPER DAN LHD-AZAS OLEH PARA KANDIDAT PADA PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN SOPPENG TAHUN 2015 Wandi Wandi
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8892

Abstract

Tagline dalam sebuah iklan kampanye adalah suatu pesan singkat yang merupakan tanda atau symbol yang menandakan atau membedakan kandidat calon kepala daerah yang satu dengan yang lainnya dalam sebuah pilkada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pembentukan dan makna yang terkandung dalam tagline “Akar-Super” dan “Lhd-Azas” yang digunakan oleh para kandidat pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng tahun 2015, serta penelitian ini juga kemudian untuk mengetahui pendapat tim sukses dan anggota masyarakat tentang kedua tagline tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembentukan tagline Lhd-Azas cukup efektif dimana pesannya mengarah pada kewajiban moral melalui doa, pencitraan positif, dan pertemanan. Sementara tagline Akar-Super (Insya Allah Wettunnani) sebagai tagline yang sangat populer dan mudah diingat dalam positioning slogan politik oleh masyarakat dan difilosofikan sebagai akar tumbuhan yang kuat dan kokoh. Pesannya juga mengandung makna balas budi dan pencitraan positif.
KOMUNIKASI PARTISIPATIF APARAT KELURAHAN DALAM MENDUKUNG MAKASSAR KOTA DUNIA MELALUI PROGRAM KEBERSIHAN LINGKUNGAN “MAKASSARTA’ TIDAK RANTASA” Yamlikh Azikin; Muhammad Iqbal Sultan; Muhammad Farid
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i4.651

Abstract

Abstract This research aimed (1) to investigate the participative communication of the village apparatus in implementing the government program of “Makassarta’ Tidak Rantasa”; (2) to identify the problem occurred the village level in the success of the enviromental Cleanliness Program of “Makassarta’ Tidak Rantasa”.The resesearch used a descriptive approach with the case study as the focus of the analysis. The techniques of data collection were the in- depth interviews, library studies, observation, and other physical equipment. The data analysis was carried out qualitatively, and the data validation used the source triangulation technique. The Research result revelaed that in implanting the Environmental Cleanliness Program “Makassarta’ Tidak Rantasa”, the Village apparatus needed to master the cleanliness program “Makassarta’ Tidak Rantasa”, touse the media of the circular letter, posters, and direct socialization to the scieties in order to spread the information about the program, i.e. always readyfor 24 hours, and 7 days a week to make sure that the program “Makassarta’ Tidak Rantasa”was running well. Because there was no standard context about the system of the program implementation, the village apparatus implemented the program according to their own opinion. However it was quite suprising that the output were the same. Though the village apparatus wer different personnel and different village. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk : 1). Mengetahui Komunikasi Partisipatif Aparat Kelurahan dalam Menjalankan Program Pemerintah kota Makassarta Tidak Rantasa, 2). Mengidentifikasi Permasalahan yang terjadi pada tingkat kelurahan dalam keberhasilan Program kebersihan Lingkungan Makassarta Tidak Rantasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan studi kasus sebagai fokus analisis. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (indepth interview), studi kepustakaan, observasi dan perangkat-perangkat fisik. Analisis data dilakukan secara kualitatif-verifikatif dengan validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menjalankan Program Kebersihan Lingkungan Makassarta Tidak Rantasa aparat kelurahan perlu menguasai Program Kebersihan Makassarta Tidak Rantasa, Aparat kelurahan menggunakan media surat edaran ,poster, dan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat dalam menyebarkan informasi tentang program ini, selain itu partisipasi aparat kelurahan dalam menjalankan program ini yaitu selalu siap 24 jam, 7 hari seminggu untuk mengawal jalannya progam kebersihan lingkungan makassarta tidak rantasa. Dikarenakan tidak adanya konteks yang baku tentang tata cara pelaksanaan program ini maka para aparat kelurahan mengimplementasikan program ini menurut pemikiran masing-masing namun walaupun pemaknaan program ini dilakukan oleh orang dan kelurahan yang berbeda akan tetapi hasil keluaran yang dilakukan oleh masing-masing kelurahan sama. 
KONSEP AKULTURASI BUDAYA MASYARAKAT TIONGHOA DITINJAU DARI KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA (STUDI KASUS ETNIS TIONGHOA DI WILAYAH BARAT SELATAN ACEH) Muzakkir Muzakkir
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i2.8872

Abstract

Abstrak Kajian dalam penelitian ini fokus pada konsep akulturasi budaya etnis Tionghoa yang ada di Wilayah Barat Selatan Aceh melalui proses komunikasi antar budaya. Perbedaan budaya tentunya membawa banyak manfaat, sehingga proses interaksi tidak akan mengalami hambatan, dengan begitu diperlukan banyak penyesuaian untuk memehami interaksi tersebut. Faktor ke Bhinnekaan memberikan implementasi untuk menghormati satu sama lain yang berbeda. Metode yang peneliti gunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengambilan sampel melalui snowball sampling. Dengan metode tersebut peneliti berharap dapat terus mengumpulkan informasi yang dibutuhkan sebagai bahan untuk membahas tentang proses akulturasi ini. Penelitian ini dilakukan secara sistematis dan terstruktur dengan jadwal yang telah ditetapkan sehingga akan dilakukan secara bertahap. Tujuan akhir dari kajian ini nantinya untuk memperoleh gambaran tentang konsep akulturasi yang digunakan oleh etnis Tionghoa dalam bermasyarakat di Wilayah Barat Selatan Aceh. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh budaya Tionghoa yang nyata dalam kehidupan bermasyarakat terdapat kesamaan budaya yang dipraktikkan etnis Tionghoa dengan masyarakat Aceh di Wilayah Barat Selatan, seperti budaya perkawinan, perayaan hari raya, budaya peusijueuk (menepung tawar). Kedua etnis tersebut dapat menyerap nilai-nilai baru antara kebudayaan melalui proses akulturasi.
PERSEPSI IBU RUMAH TANGGA TERHADAP SERIAL DRAMA TELEVISI ELIF DI SCTV (RISET AUDIENS DI KELURAHAN CAILE KABUPATEN BULUKUMBA) Arini Disti Utami; Muhammad Farid; Alem Febri Sonni
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8899

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui persepsi ibu rumah tangga di Kelurahan Caile Kabupaten Bulukumba tangga saat menonton film drama Elif di SCTV; (2) Mengetahui motif penggunaan dan pemuasan ibu rumah tangga di Kelurahan Caile Kabupaten Bulukumba tangga saat menonton film drama Elif di SCTV. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Caile Kabupaten Bulukumba. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif atau field research (penelitian lapangan). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalah observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kesimpulan (1) persepsi merupakan aktifitas yang integral pada setiap individu, seperti perasaan, pengalaman, kemampuan berpikir, kerangka acuan, dan aspek-aspek lain akan ikut berperan dalam persepsi tersebut. Latar belakang sosial-psikologis memengaruhi arah penafsiran seseorang terhadap persepsi sosialnya. Dalam kaitan dengan penelitian ini, menunjukkan kenyataan bahwa yang menjadi sorotan para ibu rumah tangga terhadap konstruksi film drama Elif Di SCTV adalah tentang alur cerita film yang dominan mencerminkan realitas konflik dalam rumah tangga. Dari sisi pemeran film, persepsi ibu rumah tangga cenderung memusatkan perhatiannya pada kekuatan karakter setiap pemeran baik peran antagonis maupun protagonis. Dimensi persepsi sosial ibu rumah tangga terhadap konstruksi film drama Elif Di SCTV berkaitan dengan penafsiran terhadap aspek fungsional dari film drama. Berdasarkan kajian terhadap dimensi fungsional film drama Elif Di SCTV, tampak suatu kecenderungan bahwa konten drama ini relatif mengedapankan nuansa hiburan yang dapat menyentuh sisi emosional pemirsa dalam setiap episode. (2) Hasil penelitian ini membuktikan asumsi dasar teori uses and gratifications, bahwa audiens adalah ’khalayak aktif’. Dalam kaitan ini, ibu rumah tangga sebagai khalayak memiliki kecenderungan untuk mengolah makna atas informasi yang diperolehnya melalui film drama Elif Di SCTV. Berdasarkan temuan data penelitian, ditemukan kenyataan tentang motif penggunaan media/konten film drama Elif yang beragam di kalangan ibu rumah tangga. Secara umum, motif penggunaan yang mendorong ibu rumah tangga untuk menonton film drama Elif mencakup indikator penggunaan media (media uses), yakni motif identitas pribadi, motif integrasi dan interaksi sosial dan motif hiburan.

Filter by Year

2011 2023


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue