cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 481 Documents
ANALISIS SEMIOTIKA PESAN KAMPANYE POLITIK PADA MEDIA BALIHO PILPRES DAN WAPILPRES JOKOWI-JK 2014 DI KOTA MAKASSAR Andry Priyadharmad; Moehammad Iqbal Sultan
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8886

Abstract

Latar belakang penelitian ini di karenakan dasawarsa media luar ruang mempunyai peran strategis dalam kehidupan politik berbangsa dan bertanah air. Media luar ruang juga berperan dalam menyalurkan dan menyebarkan informasi tentang peristiwa politik. Penelitian ini bertujuan menjelaskanpemetaan tanda yang terkandung pada media baliho dan menginterpretasikan pesan politik yang terkandung pada media baliho pilpres dan wapilpres Jokowi-JK 2014 di kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan analisis semiotika dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh secara langsung baik berupa gambar siap olah maupun gambar yang telah di olah dari tim pemenangan kampanye Jokowi-JK di kota Makassar. Sedangkan data sekunder yaitu data yang dikumpulkan melalui dokumen-dokumen tertulis yang berkaitan dengan makna pesan kampanye Jokowi-JK. Data di analisis dengan metode kualitatif deskriptif, teori yang digunakan adalah teori perbedaan pendapat, teori informatif, teori persuasif dan teori propaganda. Berdasarkan hasil penelitian menghasilkan pemetaan pada baliho pertama terdapat dua ikon, enam indeks dan tiga simbol, sedangkan pada baliho kedua terdapat dua ikon, enam indeks dan tiga simbol, baliho ketiga terdapat dua ikon, tujuh indeks dan tiga simbol, baliho keempat terdapat dua ikon, enam indeks dan dua symbol, baliho kelima terdapat dua ikon, enam indeks dan dua simbol, pada baliho keenam terdapat dua ikon, enam indeks dan dua simbol dan terkahir pada baliho ketujuh terdapat dua ikon, enam indeks dan dua simbol. Sedangkan pada pada representasi pesan kampanye politik pada media baliho pilpres dan wapilpres 2014 adalah Jokowi-JK merupakan pemimpin transformasional dan melayani dengan memiliki beberapa karakter diantaranya seperti merakyat, amanah, sederhana, bijaksana, jujur dan bertanggung jawab. Adapun jenis pesan yang digunakan pada media baliho kampanye Jokowi-JK ini pada umumnya menggunakan jenis pesan yang bersifat propaganda.
KONSTRUKSI PENCITRAAN MASKULINITAS PADA MAJALAH MEN’S HEALTH INDONESIA VERSUS FEMINITAS PADA MAJALAH WOMEN’S HEALTH INDONESIA Andi Azisah Azis; Hafied Cangara; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i4.646

Abstract

Abstract The aim of the research was to determine the construction of image projection of masculinity formed Indonesia Men’s Health magazine versus femininity of Indonesia Women’s Health magazine. The subjects of the research were the covers of Indonesia Men’s Health magazine and Indonesia Women’s Health magazine published from December 2014 to May 2015. The methods of obtaining the data were done by interpreting picture texts and categorizing written text topics. They were analyzed descriptive qualitatively using the model of semiotics according to Roland Barthes. The results of the research indicate that Indonesia Men’s Health magazine constructs masculinity of men based on appearance, does new construction on the meaning of masculinity different from the previous one, changes the stereotype of men to be soft through self-care habit, and maintains appearance. It is also found that Indonesia Women’s Health magazine contructs woman femininity based on face beauty and feminine body shape and strengthens woman stereotype as a super woman who is courageous to enter public space.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konstruksi pencitraan maskulinitas yang dibentuk majalah Men’s Health Indonesia versus konstruksi pencitraan feminitas yang dibentuk majalah Women’s Health Indonesia. Subjek penelitian ini adalah sampul majalah Men’s Health Indonesia dan majalah Women’s Health Indonesia edisi Desember 2014 sampai dengan Mei 2015. Pengumpulan data dilakukan dengan menginterpretasikan teks gambar dan membuat kategorisasi topik teks tertulis yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan model semiotika menurut Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majalah Men’s Health Indonesia mengkonstruksi maskulinitas pria berdasarkan penampilan, melakukan konstruksi baru terhadap arti maskulinitas yang berbeda dari sebelumnya serta mengubah streotipe pria menjadi lembut melalui kebiasaan perawatan diri dan menjaga penampilan. Penelitian ini juga menemukan bahwa majalah Women Health Indonesia mengkonstruksi feminitas wanita berdasarkan kecantikan wajah dan bentuk tubuh yang feminis serta memperkokoh streotipe wanita sebagai wanita super yang berani masuk ke ruang publik. 
BERITA KONFLIK DALAM HARIAN AMBON EKSPRES Telly Muriany; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v1i1.370

Abstract

Abstract The aim of this research is to know the factuality, the impartiality and the social impact of Harian Ambon Ekspress in Reporting conflict in Maluku. The analysis units in the research are the conflict report that served in Harian Ambon Ekspres in early 2008 until February 2009 period with types of SARA (clan, religion,race and groups), socio-cultural and politic Conflict Report. The result of the research indicate that, according to the factuality most of the report that served suitable to the facts that happen, this is because of the existence of the official confirmation source from the in service government and security apparatus at the conflict area. Otherwise, according the impartiality, the unbalance report service is dominant in Harian Ambon Ekspres journalistic practice, this is because of the un-existence of certain party confirmation as the conflict contestant and the cover both sides practice. Factual information presentation without journalistic ethnic limitation and partial report presentation has a negative impact and it is nonsupport in creating social and politic stability in the community around the conflict area.Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fakta, keadaan dan dampak social dari peliputan konflik di Maluku oleh Harian Ambon Ekspress. Unit analisis dalam penelitian ini adalah liputan konflik yang disajikan dalam Harian Ambon Ekspress pada awal 2008 sampai februari 2009 dintinjau dari aspek SARA(suku, Agama, Ras, dan Kelompok), Sosial budaya dan politik. Hasil penelitian ini mengidentifikasikan bahwa menurut dari hasil fakta, sebagian besar dari hasil liputan itu sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan. Hal ini disebabkan karena sumber informasi yang ada berasal dari petugas pemerintah dan aparatur keamanan yang ada di wilayah konflik. Akan tetapi dari sisi lain, ada pihak –pihak tertentu yang berkepentingan dalam peristiwa konflik menilai liputan Harian Ambon Ekspress tidak seimbang terutama dalam cover-both sides. Mereka menilai bahwa informasi yang disajikan kurang dibarengi dengan etika jurnalistik, dan liputan hanya dilakukan sepotong-sepotong sehingga bisa berdampak negatif dan cenderung tidak mendukung terwujudnya stabilitas sosial politik di wilayah konflik. 
KESIAPAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BANTAENG DALAM RANGKA PENINGKATAN PROMOSI BERBASIS E-TOURISM Syahrir Nawir Nur; Hafied Cangara
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.3 Juli - September 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i3.590

Abstract

Abstract Bantaeng regency have a huge potention on their tourism object, and needs to utilizing information and communication technology. This study aims to determine the extent to which the Department of Culture and Tourism readiness Bantaeng Regency manage tourist information system-based e-tourism in the regency Bantaeng be planned. The research was conducted at the offices of Department of Culture and Tourism District Bantaeng. This research uses descriptive qualitative approach using SWOT analysis method. Informants of this study was Head of Culture and Tourism Bantaeng, Head of Marketing and Development Bantaeng, as well as Secretary of the Department of Culture and Tourism Bantaeng. Another informant Bantaeng community. This study uses two ways to obtain the data, the first through interviews and documentation as well as direct observation. The results of this study demonstrate the use of the six factors of technology readiness (Readiness information technology, policy, human resources, benefits, processes and infrastructure), each component has its strengths, weaknesses, opportunities and threats respectively. The biggest drawback is on policy factors, human resources and infrastructure. While IT readiness factors, benefits and processes considered to be quite adequate. Abstrak Kabupaten Bantaeng merupakan daerah yang punya potensi objek pariwisata yang sangat besar, dan dibutuhkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantaeng dalam mengelola sistem informasi pariwisata berbasis e-tourism di Kabupaten Bantaeng yang akan dirancang. Penelitian ini dilakukan di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantaeng. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis SWOT. Informan penelitian ini adalah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantaeng, Kepala Bidang Pemasaran dan Pengembangan Kabupaten Bantaeng, serta Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantaeng. Informan lainnya adalah masyarakat Kabupaten Bantaeng. Penelitian ini menggunakan dua cara dalam memperoleh data, yang pertama melalui wawancara dan dokumentasi serta pengamatan langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan dari keenam faktor kesiapan pemanfaatan teknologi (Kesiapan teknologi informasi, kebijakan, sumber daya manusia, keuntungan, proses dan infrastruktur), tiap komponen memiliki kekuatan, kelemahan, peluang dan ancamannya masing- masing. Kelemahan terbesar ada pada faktor kebijakan, sumber daya manusia dan infrastruktur. Sementara faktor kesiapan TI, keuntungan dan proses dinilai sudah cukup memadai. 
TINGKAT KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP KUALITAS SARANA HIBURAN DALAM PENCITRAAN TRANS STUDIO THEME PARK MAKASSAR Syarifuddin Syarifuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.2 April - Juni 2011
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v1i2.302

Abstract

AbstractThis study aims to determine the effect of Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, Physical Evidence, tothe level of visitor satisfaction Trans Studio Theme Park Makassar. Effect of simultaneous and variable partial effectof Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, Physical Evidence of the level visitor satisfaction Trans StudioTheme Park Makassar. The study was conducted of randomly selected visitors with a convenience samplingtechnique. Data collection methods are surveys and questionnaires. The results and discussion show the free variableReliability, Responsiveness, Assurance, Empathy and Tangible had significant impact on the variable bound by thesatisfaction of visitors Trans Studio Theme Park as evidenced by the value of R Square (R 2) of 0.082 and adjustedSquare of 0.058, this shows the contribution of independent variable (X1, X2, X3, X4, and X5) to the bound variableY (customer satisfaction) of 8.2%. From the simultaneous and variable partial-known independent variablereliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangible has a significant influence on the dependent variable ie,the satisfaction of visitors with a t value of 4.676 and the value of f calculated at 3.491. AbstrakStudi ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh variable reliablitas, respons, jaminan, empatik, dan bukti fisikterhadap tingkat kepuasan para pengunjung di Trans Studio Theme Park Makassar. Studi ini dilaksanakan denganmetode memilih pengunjung secara random. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survey dengan angket.Hasilnya menunjukkan bahwa variable bebas reliablitas, respons, jaminan, empatik, dan bukti fisik yang nyatamemiliki dampak yang signifikan terhadap tingkat kepuasan para pengunjung Trans Studio Theme Park. Tingkatkepuasan ini ditunjukkan dengan nilai R Square (R 2) of 0.082 dan Square of 0.058, yang kontribusinya terlihat padavariable bebas (X1, X2, X3, X4, dan X5) terhadap variable Y (kepuasan pelanggan) yakni 8.2%. Dari analisis yangdilakukan secara keseluruhan maupun secara parsial terhadap variable bebas yakni reliablitas, respons, jaminan,empatik, dan bukti nyata infrastruktur yang ada menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap variable tergantungyakni kepuasa pengunjung dengan nilai t dari 4,676 dengan nilai perhitungan pada 3.491.
PERSELINGKUHAN DAN KESETIAAN DALAM SINETRON “CATATAN HATI SEORANG ISTRI” (SUATU STUDI ANALISIS KOMUNIKASI KELUARGA DALAM PERSPEKTIF SEMIOTIKA) Dwi Ratnasari; Hafied Cangara
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.3 Juli - September 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i3.626

Abstract

Abstract This research aimed to investigate the representations of infidelity and loyalty, and its effects of the actor of the infidelity and loyalty on the communication of an Islamic family as presented in the soap opera “Catatan Hati Seorang Istri”. The method used in analyzing the soap opera “Catatan Hati Seorang Istri” was descriptive- qualitative with the approach of semiotic theory by Roland Barthes. In semiotic approach, the message communication process experienced two layers of meaning, namely he first layer (denotation or the illustration of the infidelity and loyalty in the opera soap “Catatan Hati Seorang Istri”) and the second layer (connotation or the concept of infidelity and loyalty). The research results revealed that there were 86 pictures representing the infidelity, 10 pictures representing the loyalty, and 20 pictures representing the effect of the infidelity actor, and 2 pictures representing the effect of the loyalty actor on the family communication in the islamic perspective as represented in the opera soap “Catatan Hati Seorang Istri”. Besides, in the opera soap “Catatan Hati Seorang Istri” semiotically, the signs for lying were used to represent infidelity, while the signs of the shalehah women were used to represent loyalty. In the opera soap “Catatan Hati Seorang Istri”, infidelity and loyalty effects had significant effects on the communication of islamic families.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi perselingkuhan dan kesetiaan serta pengaruh yang ditimbulkan oleh pemeran perselingkuhan dan kesetiaan terhadap komunikasi keluarga islam yang direpresentasikan dalam sinetron “Catatan Hati Seorang Istri”. Metode yang digunakan dalam menganalisis sinetron “Catatan Hati Seorang Istri” adalah deskripsi kualitatif dengan pendekatan teori semiotika Roland Barthes. Dalam pendekatan semiotika, proses komunikasi pesan mengalami dua lapisan pemaknaan, yaitu lapisan pertama (denotasi atau penggambaran perselingkuhan dan kesetiaan dalam sinetron “Catatan Hati Seorang Istri”) dan lapisan kedua (konotasi atau konsep tentang perselingkuhan dan kesetiaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 86 gambar representasi perselingkuhan, 10 gambar representasi kesetiaan, dan 20 gambar representasi pengaruh yang ditimbulkan oleh pemeran perselingkuhan serta 2 gambar representasi yang ditimbulkan oleh pemeran kesetiaan terhadap komunikasi keluarga ditinjau dari perspektif islam yang direpresentasikan dalam sinetron “Catatan Hati Seorang Istri”. Selain itu, dalam sinetron “Catatan Hati Seorang Istri” secara semiotik, tanda berbohong digunakan untuk merepresentasikan perselingkuhan dan tanda wanita shalehah digunakan untuk merepresentasikan kesetiaan. Dalam sinetron “Catatan Hati Seorang istri”, perselingkuhan dan kesetiaan memberikan dampak yang signifikan terhadap komunikasi keluarga ditinjau dari perspektif islam. 
POLA JARINGAN KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM MENUMBUHKAN SOLIDARITAS AKSI UNJUK RASA MAHASISWA DI KOTA MAKASSAR Zulfikar Zulfikar; Jeanny Maria Fatima
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i4.336

Abstract

Abstrak Aksi unjuk rasa merupakan salah satu bentuk gerakan yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa untuk menyampaikan segala tuntutan dan aspirasi mereka demi sebuah perubahan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jaringan komunikasi dan bagaimana pola jaringan komunikasi yang digunakan kelompok dalam menumbuhkan solidaritas aksi unjuk rasa mahasiswa di Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di tiga Universitas di Kota Makassar yaitu Universitas Negeri Makassar, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dan Universitas Muhammadiah Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research), penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain regresi liniear sederhana dan pendekatan kuantitatif dilakukan dengan mewawancarai ketua lembaga dan koordinator aksi atau jendral lapangan untuk mengetahui jenis pola jaringan komunikasi yang digunakan dalam menumbuhkan solidaritas aksi unjuk rasa mahasiswa di Kota Makassar. Penelitian ini menyatakan bahwa jaringan komunikasi mempunyai pengaruh dalam menumbuhkan solidaritas aksi unjuk rasa mahasiswa, dengan besaran pengaruh r = 0,432 atau 43,2% (korelasi sedang), selebihnya 56,8% solidaritas mahasiswa dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti sebagai variabel mempengaruhi (prediktor). Pada kelompok organisasi mahasiswa yang diteliti terdapat dua jenis pola jaringan komunikasi yang digunakan dalam menumbuhkan solidaritas mahasiswa yaitu model jaringan rantai (chin) dan model jaringan bebas (all-channel). Abstract The demonstration is a form of movements performed by students of university group to deliver all the demands and aspirations for a change. The purpose of this research is to determine the effect of communication networks and how patterns of communication network used in grow up demonstration solidarity students of university in Makassar. This research is conducted at three universities in Makassar; there were Makassar State University (UNM), Alauddin-Makassar State Islamic University (UIN Makassar) and Muhammadiyah Makassar University (Unismuh Makassar). This type of research is the Field Research; this research used quantitative and qualitative research methods. The Research design used in this research was the design of a simple regression linear and quantitative approach is conducted by interviewing agency chairman and general coordinator of the action or the field to know the type of pattern used in communication networks grow up demonstration solidarity students of university in Makassar. This research finds that the influence of communication networks in demonstration solidarity students of university, with the amount of influence r = 0.432 or 43.2% (moderate correlation), the remaining 56.8% of solidarity students of university influenced by other variables not examined as a variable influence (predictors). In the studied group of student organizations, there are two types of patterns of communication network used in the student solidarity chain network model (Chain) and free network model (All-channel). 
KOMODIFIKASI KEMISKINAN DALAM TELEVISI INDONESIA Nosakros Arya; Hafied Cangara; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.2 April - Juni 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v2i2.361

Abstract

Abstrak Kemiskinan bukan hanya persoalan sosial, tetapi kemiskinan telah menjadi komoditas yang ‘seksi’ di media televisi Indonesia. Tujuan penelitian ini ; (1) menganalisis proses representasi kemiskinan yang ada pada program “Jika Aku Menjadi” dan “Bedah Rumah”, (2) menganalisis bentuk komodifikasi kemiskinan yang berlangsung pada kedua program tersebut, dan (3) menganalisis perbedaan (komparasi) secara signifikan antara kedua program tersebut dalam merepresentasikan bentuk komodifikasi kemiskinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran. Metode kualitatif digunakan untuk menganalisis bentuk komodifikasi kemiskinan yang ditampilkan dalam kedua program. Sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk membandingkan frekuensi kemunculan bentuk komodifikasi kemiskinan di antara kedua program tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program “Jika Aku Menjadi” dan “Bedah Rumah” secara kualitatif merepresentasikan proses komodifikasi kemiskinan dalam momen dramatis yang terdiri dari gambaran situasi kemiskinan, sensasi kegembiraan, mengundang simpati dan rasa haru bagi pemirsanya, dan merangsang syaraf tawa bagi pemirsanya. Kedua program tersebut juga mempraktikkan bentuk komodifikasi, antara lain: komodifikasi pekerja, komodifikasi khalayak, dan komodifikasi isi. Dan dengan menggunakan teknik statistik uji beda chi kuadrat, dihasilkan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara kedua program dalam merepresentasikan bentuk-bentuk komodifikasi kemiskinan.Abstract Poverty is not only as a social issue, but also become a ‘sexy’ commodity in Indonesian electronic media, television. The aims of this study were: (1) to analyze the representation of poverty that was showed in the “Jika Aku Menjadi” and “Bedah Rumah” programs, (2) to analyze the form of poverty commodification on the both programs, and (3) to analyze the significant differences (comparisons) between the two programs in the representing the form of poverty commodification. This study used a mixed research methods. Qualitative methods were used to analyze the form of poverty commodification which was shown in the both programs. On the other hand, quantitative methods were used to compare the frequency of occurrence in the form of poverty commodification between the both programs. The results showed that the program “Jika Aku Menjadi” and “Bedah Rumah” represented qualitatively the process of poverty commodification in the dramatic moments. They consisted of the picture the poverty situation, sensation of excitement, sympathy and compassion for the viewers, and stimulate nervous laughter to the viewers. The both programs also practiced a form of commodification, among others: the commodification of labor, commodification of audiences, and commodification of content. In addition, there was a significant difference both of programs in representing the form of poverty commodification by using different statistical techniques “chi square” test. 
FAKTOR YANG MEMENGARUHI ADOPSI TEKNOLOGI BIOPESTISIDA OLEH PETANI SAYUR DI SENDANA DAN PURANGI KOTA PALOPO Piter Barto Tarukallo; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.2 April - Juni 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v3i2.581

Abstract

Abstract Biopesticide is one of the environmentally friendly technology that supports the development of organic farming, but biopesticides would be useless without the adoption. This research aimed (1) to investigate the decision to adopt the biopesticide technology by the vegetable horticulturalists in Sendana and Purangi Villages, Sendana Sub-District, Palopo City, (2) to investigate the effects of factors that affected the adoption of the biopesticide technology by the vegetable horticulturalists in Sendana and Purangi Villages. Sendana Sub-District, Palopo City. The research used descriptive approach with the quantitative research method. The data were collected using the sensus technique, i.e. involving the three horticulturalist groups who implemented the Integrated Pest Management program of the Farmer Field School (IPM FFS) in Organic Vegetables in Sendana and Purangi Villages, Sendana Sub-District, Palopo City. The data were then analyzed using Logistic Regression analysis Y = (P. Adoption / P. Was not adopted) C+β1X1+β2X2+ ...+ β19X19. The research revealed that the results of the Logistic Regression analysis variables X1 through X19 based on R Square Cox & Snell of 0.702 had positive effects on the variable Y. This indicated that 70.20% of the biopesticide adoption by the farmers as a group were influenced by the variable X, and the rest 18.40% influenced by other factors. The majority (71%) of the vegetable horticulturalists in Sendana and Purangi Villages, Sendana Sub-District, Palopo City had adopted the biopesticides technology in their farming activities.Abstrak Biopestisida merupakan salah satu teknologi ramah lingkungan yang mendukung pengembangan pertanian organik, namun biopestisida tidak akan berguna tanpa adanya adopsi. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui keputusan adopsi teknologi biopestisida oleh petani sayur di Kelurahan Sendana dan Purangi Kecamatan Sendana Kota Palopo, (2) mengetahui pengaruh antara faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi dengan adopsi teknologi biopestisida oleh petani sayur di Kelurahan Sendana dan Purangi Kecamatan Sendana Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode penelitian kuantitatif. Metode penarikan atau pengambilan data dilakukan secara sensus yaitu melibatkan tiga kelompok tani yang melaksanakan program Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) Sayur Organik di Kelurahan Sendana dan Purangi Kecamatan Sendana kota Palopo. Data dianalisis dengan menggunakan analisis Regresi Logistik Y=(P. adopsi/P. tidak adopsi) C+β1X1+β2X2+ ...+ β19X19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis Regresi Logistik menunjukkan bahwa variabel x1 sampai x19 berdasarkan R Square Cox & Snell sebesar 0,702 berpengaruh positif terhadap variabel y. Hal ini menunjukkan bahwa 70,20% adopsi biopestisida oleh petani secara bersama-sama dipengaruhi oleh variabel x dan sisanya 18,40% dipengaruhi oleh faktor lain. Petani sayur di Kelurahan Sendana Dan Purangi Kecamatan Sendana Kota Palopo sebagian besar (71%) telah mengadopsi teknologi biopestisida dalam kegiatan usaha taninya. 
PENYEBARLUASAN INFORMASI DAN TINGKAT PEMAHAMAN MASYARAKAT PENERIMA KREDIT SIMPAN PINJAM KELOMPOK PEREMPUAN (SPP) PNPM MP DALAM MEMBANGUN EKONOMI KELUARGA DI KABUPATEN MAROS Humriati Buhari; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.2 April - Juni 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v4i2.617

Abstract

Abstract This study aimed to determine : the relationship between the levels of the dissemination the information of SPP PNPM and the levels of understanding of the local community, the effect of the level of the dissemination of information on the level of the community participation, the effect of the level of the public understanding of the community participation, the effect of the information dissemination on the level of the community economy, the effect of the level of the public understanding on the level of the community economy, the effect of the community participation on the level of the local economy of the recipients of the SPP PNPM-MP loans in Cenrana sub-district, Maros Regency.The research was an explanatory research using the quantitative and qualitative approaches. The population comprised 566 members of SPP group in PNPM Cenrana sub-district, and the samples of 85 people were chosen using the proportionate stratified sampling technique. The data were collected using questionnaires, interviews,observation, and documentation. The data were then analyzed using the Path analysis helped by the SPSS 16.0.The research results revealed that (1) there was a positive and significant correlation between the information dissemination and the level of the community understanding with the coefficient of 0,477 and the significance level of p=0.000; (2) there was a positive and significant effect of the information dissemination on the community participation with the value of the coefficient value (R) of 0.392 and p=0.000; (3) there was a positive and significant effect of the community understanding on the level of the community participation with the (R) value of 0.332 and p=0.001; (4) there was appositive and significant effect of the level of the information dissemination on the level of the community economy with the (R) value of 0.271 and p=0.002; (5) there was appositive and significant effect of the community understanding on the community economy level with the (R) value of 0.178 and p=0.037; (6) there was appositive and significant effect of the level of the community participation on the level of the economy ef the community of the SPP PNPM-MP loan recipients in Cenrana sub-district with the (R) value of 0.478 and p=0.000 or (p<0.05)Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat penyebarluasan informasi SPP PNPM dengan tingkat pemahaman masyarakat, pengaruh tingkat penyebarluasan informasi terhadap tingkat partisipasi masyarakat, pengaruh tingkat pemahaman masyarakat terhadap tingkat partisipasi masyarakat, pengaruh tingkat penyebarluasan informasi terhadap tingkat ekonomi masyarakat, pengaruh tingkat pemahaman masyarakat terhadap tingkat ekonomi masyarakat, pengaruh tingkat partisipasi masyakat terhadap tingkat ekonomi masyarakat penerima kredit SPP PNPM MP di kecamatan cenrana kabupaten Maros. Penelitian ini adalah penelitian explanatori dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasinya adalah anggota kelompok SPP PNPM di Kecamatan Cenrana sebanyak 566 orang dan penarikan sampel dengan teknik proportionate stratified random sampling sebanyak 85 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan path analysis dengan bantuan program SPSS 16.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat korelasi positif dan signifikan antara penyebarluasan informasi dengan tingkat pemahaman masyarakat dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,477 dan taraf signifikansi (p) = 0,000; 2) terdapat pengaruh positif dan signifikan penyebarluasan informasi terhadap tingkat partisipasi masyarakat dengan nilai koefisien jalur (R) sebesar 0,392 dan p=0,000; 3) terdapat pengaruh positif dan signifikan tingkat pemahaman masyarakat terhadap tingkat partisipasi masyarakat dengan nilai R = 0,332 dan p= 0,001; 4) terdapat pengaruh positif dan signifikan tingkat penyebarluasan informasi terhadap tingkat ekonomi masyarakat dengan nilai R = 0,271 dan p = 0,002; 5) terdapat pengaruh positif dan signifikan tingkat pemahaman masyarakat terhadap tingkat ekonomi masyarakat dengan nilai R= 0,178 dan p=0,037; 6) terdapat pengaruh positif dan signifikan tingkat partisipasi masyakat terhadap tingkat ekonomi masyarakat penerima kredit SPP PNPM MP di kecamatan cenrana dengan nilai R= 0,478 dan p=0,000; (p<0,05). 

Filter by Year

2011 2023


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue