cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)
ISSN : 2548186X     EISSN : 25481878     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Mesin Universitas Islam Sumatera Utara, yang memuat artikel Ilmiah tentang Ilmu Teknik Mesin berupa karya ilmiah maupun hasil penelitian. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu periode November dan Mei.
Arjuna Subject : -
Articles 62 Documents
ANALISA BAHAN BAKAR KETEL UAP DENGAN KAPASITAS 30 TON/JAM PADA PKS PTPN IV KEBUN ADOLINA Amirsyam Nasution; Muslih Nasution; Pradana Rizal
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 4, No 2 (2020): Edisi Mei
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketel uap merupakan alat penghasil uap yang mampu mengkonversi energi kimia dari bahan bakar menjadi energi potensial. Uap yang dihasilkan dari ketel uap dapat digunakan untuk pengolahan buah kelapa sawit dan sebagai pembangkit energi listrik di pabrik kelapa sawit. Uap tersebut merupakan gas yang timbul akibat perubahan fase cairan menjadi uap atau gas melalui cara pendidihan yang memerlukan sejumlah energi dalam pembentukannya. Beberapa faktor yang mempengaruhi efisiensi ketel uap adalah temperatur uap, produksi uap yang dihasilkan, jumlah konsumsi bahan bakar, kadar air dan nilai kalor pembakaran bahan bakar. Ketel uap yang digunakan pada pabrik kelapa sawit biasanya memakai bahan bakar cangkang dan serabut. Proses pembakaran terjadi pada ruang bakar dan bahan bakar tersebut juga memiliki nilai HHV serta nilai LHV.
ANALISA KINERJA AIR CONDITIONER (AC) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DAN KECEPATAN PUTARAN KOMPRESSOR PADA MOBIL XENIA TYPE R Muslih Nasution; Amirsyam Nasution; M. Maulana Putra
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 4, No 2 (2020): Edisi Mei
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengendarai mobil sudah pasti butuh yang namanya pendingin ruang kabin alias Air Conditioner (AC) mobil. Apalagi negara tropis seperti Indonesia ini, bayangkan saja naik mobil siang hari tidak menggunakan AC, rasanya pasti seperti masuk oven. Untuk itu kondisi Air Conditioner (AC) mobil harus selalu dirawat. Secara umum pengertian dari AC ( Air Conditioner ) yaitu suatu rangkaian mesin yang memiliki fungsi sebagai pendingin udara yang berada di sekitar mesin pendingin tersebut. Secara khusus pengertian dari AC ( Air Conditioner ) adalah suatu mesin yang digunakan untuk mendinginkan udara dengan cara mensirkulasikan gas refrigerant berada di pipa yang di tekan dan dihisap oleh kompressor. Kompresor AC Mobil berfungsi untuk mengalirkan media pendingin yang disebut Refrigerant atau Freon untuk bersirkulasi di dalam sistem AC mobil. Selain itu kompresor juga memberikan tekanan sesuai dengan kebutuhan. Kompresor ac mobil menghisap gas refrigerant dari evaporator yang bertekanan dan bersuhu rendah kemudian memampatkan gas tersebut menjadi cairan  yang bertekanan dan bersuhu tinggi.
ANALISA PENGARUH TEBAL DINDING DAN ISOLASI TERHADAP PERPINDAHAN PANAS PADA STERILIZER Amirsyam Nasution; Muksin R.Harahap; Wisnu Pradana
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 4, No 2 (2020): Edisi Mei
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pabrik kelapa sawit Kebun Adolina PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero)  Perbaungan merupakan pabrik milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang industri penghasil crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah. Perolehan persentase rendemen crude palm oil (CPO) yang rendah sering terjadi pada pabrik kelapa sawit Kebun Adolina PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Perbaungan. Dalam sterilizer buah kelapa sawit direbus dengan uap pada suhu dan tekanan serta waktu tertentu. Jika persyaratan di atas tidak terpenuhi, maka efisiensi produksi dari CPO yang dihasilkan mungkin tidak mampu memenuhi spesifikasi yang ditetapkan dalam SNI 01-2901-2006. Oleh karena itu, analisa perlu dilakukan pada sterilizer. Hasil yang didapatkan dari analisis perpindahan panas pada Sterilizer Crude Palm Oil di PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero)   yaitu  efisiensi panas, losses, perubahan energi dalam dan transient conduction. Efisiensi panas tertinggi terdapat pada peak I sebesar 0,846277. Losses terendah di peak III sebesar 51,765kJ.
UJI PERFORMANSI MESIN OTTO SATU SLINDER DENGAN BAHAN BAKAR PERTALITE DAN PERTAMAX Reginal P. Lumban Gaol
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 4, No 2 (2020): Edisi Mei
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian secara langsung adalah cara palimg efektif untuk mengetahui performansi sebuah mesin, dalam hal ini mesin otto empat langkah berkapasitas 109,1 cc di uji menggunakan hidrolik dynamo meter dengan variasi bahan bakar pertalite dan pertamax. Untuk torsi yang yang di hasilkan bahan bakar pertalite (7,79 Nm) lebih besar dari bahan bakar pertamax (3,73 Nm), sedangkan daya yang di hasilkan bahan bakar pertalite (3,55 Kw) lebih besar di bandingkan dengan bahan bakar pertamax  (3,32 Kw). Perbandingan udara bahan bakar (AFR) untuk bahan bakar pertalite (14,12) lebih kecil dari bahan bakar pertamax (14,69), konsumsi bahan bakar spesifik (SFC) untuk bahan bakar pertalite (129,6 gr/Kwh) lebih kecil dari konsumsi bahan bakar spesifik berbahan bakar pertamax (135,56 gr/Kwh).
ANALISA PADA SISTEM PEMANAS AIR UMPAN KETEL UAP DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV KEBUN ADOLINA Yusmahdi Syahputra
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 4, No 2 (2020): Edisi Mei
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanas Tekanan Tinggi adalah suatu alat penukar kalor yang berfungsi untuk menaikkan suhu air pada sistem air umpan ketel uap (boiler) dengan memanfaatkan uap bekas pemutar turbin. Masalah yang perlu di analisa dan di pelajari tentang pemanasan tekanan tinggi adalah variable – variable proses yang bekerja (tekanan, temperature, laju aliran,konduktibitas thermal dll). Bahan material serta rumus – rumus perhitungan yang berkaitan dengan alat pemanas tekanan tinggi. Parameter input yang diperoleh dari data spesifikasi yaitu panjang tube (L), data – data properties, jarak baffle (B), jumlah baffle (Nb), baffle of cut (%) pada APK jenis shell dan tube susunan triangular dengan jumlah 2 laluan. Dimana pada sisi shell mengalir fluida panas (air kondensate). Dari hasil perhitungan diperoleh koefisien perpindahan panas yaitu luas perpindahan panas (A) = 4377,96 m², perpindahan menyeluruh (U) = 35,21 W/m². K, perpindahan panas diluar tabung (hₒ) = 2234,387 W/m². K, perpindahan panas didalam tabung (hᵢ) = 64,94 W/m². K. panas yang diberikan (Q) = 9,6 MW, penurunan tekanan pada sisi shell (∆Ps) = 3.896.553,36 Pa, dan efektivitas APK = 93 %. Makan dapat disipulkan bahwa efektifitas APK maksimum terjadi pada temperature uap ekstraksi 320, 6 °C harus selalu dijaga agar alat penukar kalor selalu beroperasi dengan baik.
ANALISA PROSES TEMPERING DENGANMEDIAPENDINGIN UDARA PADA MATERIAL AISI 1045 DIAMETER 19 CM AKIBAT PERUBAHAN SUHU DI BPPI BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI MEDAN Muhammad Iman; Junaidi Junaidi; Fadly Ahmad Kurniawan
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 6, No 1 (2021): Edisi November
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam perkembangan industri terutama dalam bidang pemesinan, teknologi metalurgi memegang peranan penting dalam pemilihan logam yang memiliki sifat-sifat mekanik maupun fisik yang sesuai dengan tuntutan produksi. Semakin luasnya tuntutan produksi logam ini, maka sikap perancang desain dan ahli metalurgi harus mampu untuk menentukan pilihannya terhadap logam yang memiliki kekuatan. Alat ini menggunakan Mesin bubut yang berfungsi sebagai untuk pembuatan dan proses pengujian impak, tensil, dan torsi. Alat ini menggunakan Mesin gerenda duduk yang berfungsi sebagai untuk mengikis atau memotong benda kerja. Alat ini menggunakan mesin gerenda potong yang berfungsi sebagai memotong benda kerja. Alat ini menggunakan alat uji impak yang berfungsi sebagai untuk menguji benda. Alat ini menggunakan alat uji tarik yang berfungsi sebagai menguji bahan tersebut sejauh mana material itu bertambah panjang. Alat ini menggunakan furnance yang berfungsi sebagai pemanas bahan yang bertujuan mengetahui tingkat kekerasan suatu benda. Energi yang di serap terhadap impak dapat dirumuskan dengan persamaan E = m.g. ( cos β – cos α).
PENGARUH KECEPATAN PEMAKANAN TERHADAP KEAUSAN SISI MATA PAHAT (VB) KARBIDA PVD BERLAPIS MENGGUNAKAN PEMBUBUTAN KERING Muhammad Daud Zilewu; Muksin R Harahap
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 6, No 1 (2021): Edisi November
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Kecepatan Pemakanan Terhadap Keausan Sisi Mata Pahat Karbida Pvd Berlapis Menggunakan Pembubutan Kering.Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Univeristas Islam Sumatera Utara. Ir. Muksin R. Harahap S.Pd,MT. Ir.Suhardi Napid,MT. Keausan pahat merupakan hal yang harus diperhatikan dalam perencanaan proses pemesinan. Keausan terjadi akibat adanya gesekan antara pahat dan benda kerja maupun antara pahat dengan geram. Pembubutan kering merupakan proses pembubutan yang masih tren sejak pertengahan 1990 untuk mengurangi atau menghilangkan penggunaan daripada cairan pemotongan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kecepatan potong dan kecepatan pemakanan terhadap keausan sisi mata pahat karbida PVD berlapis pada proses CNC turning. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen.Variasi kecepatan potong yang digunakan adalah v=100 m/min, 120 m/min, 150 m/min dengan 3 variasi kecepatan pemakanan di setiap satu kecepatan potong nya yaitu f = 0,1 mm/rev f = 0,15 mm/rev f = 0,2 mm/rev.Dan kedalam yang digunakan 0,5 mm.dan pengukuran keausan pahat menggunakan mikroskop dino lite. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besar kecepatan pemakanan,maka semakin besar pula keausan sisi mata pahat (besar),sedangkan semakin lambat kecepatan pemakanan,maka semakin kecil pula keausan sisi mata pahat. Kata kunci : pembubutan kering,pahat karbida,PVD berlapis,aus pahat,poros minibus.
UNJUK KERJA SEPEDA MOTOR HONDA BEAT FI DENGAN VARIASI BAHAN BAKAR PERTAMAX DAN PERTAMAX TURBO Herdika Sahputra; Junaidi Junaidi
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 6, No 1 (2021): Edisi November
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Perbandingan Performa Motor Honda Beat FI dengan menggunakan bahan bakar Pertamax dan Pertamax Turbo, Metode yang digunakan adalah eksperimen yang dilakukan pada Motor Honda Beat FI. Torsi engine yang dihasilkan oleh motor Honda Beat F1 lebih besar dengan menggunakan bahan bakar Pertamax Turbo yaitu 11,3 Nm pada putaran engine 6000 rpm, sedangkan Torsi engine terendah yaitu 8,1 Nm pada putaran engine 2000 rpm menggunakan bahan bakar Pertmax.Daya engine yang dihasilkan oleh motor Honda Beat F1 lebih besar dengan menggunakan bahan bakar Pertamax Turbo yaitu 9,3 hp pada putaran engine 6000 rpm, sedangkan Daya engine terendah yaitu 2,2 hp pada putaran engine 2000 rpm menggunakan bahan bakar Pertamax dan Pertamax Turbo. Sfc engine yang dihasilkan oleh motor Honda Beat F1 lebih banyak menggunakan bahan bakar Pertamax yaitu 0,4759 kg/hp.jam pada putaran engine 2000 rpm, sedangkan Sfc engine terendah yang dihasilkan motor Honda Beat FI yaitu 0,1595 kg/hp.jam pada putaran engine 6000 rpm menggunakan bahan bakar Pertamax Turbo.
PENGARUH KECEPATAN POTONG TERHADAP KEKASARANPERMUKAAN PADA PEMBUBUTAN BAJA AISI 4140HB7M DENGAN MENGGUNAKAN MATA PAHAT KARBIDA BERLAPIS Riski Patli
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 6, No 1 (2021): Edisi November
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas produk hasil proses pemesinan selalu dikaitkan dengan ketepatan dimensi-toleransi dan nilai kekasaran permukaan, oleh karena itu kekasaran permukaan menjadi salah satu standart keakuratan dan kualitas permukaan produk. Faktor-faktor yang mempengaruhi kekasaran permukaan pada pembubutan yaitu geometri pahat, kecepatan potong, kecepatan pemakanan, gerak makan, kedalaman potong dan getaran mesin pada saat pemotongan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kekasaran permukaan pada pembubutan Baja AISI 4140HB7M menggunakan mata pahat karbida belapis. Pengujian ini dilakukan sebanyak 5 kali pada masing-masing pengujian dengan kecepatan potong (vc) yang berbeda, sementara gerak makan dan kedalaman potong tetap sama. Untuk memperoleh nilai kekasaran permukaan dilakukan pengukuran dengan surface test TR-200 dalam 1 kali pengujian dilakukan 3 kali pengukuran pada sisi yang berbeda. Nilai kekasaran permukaan terendah yaitu pada kecepatan potong (vc) = 200 m/min dengan Ra = 1,137 µm dengan waktu pemotongan (tc) = 1,12 menit. Dan kekasaran permukaan yang paling tinggi pada kecepatan potong (vc) = 115 dengan Ra = 2,486 µm dengan waktu pemotongan (tc) = 0,15 menit.
PENGARUH VARIASI INJEKTOR TERHADAP PERFORMA MOTOR HONDA VARIO INJEKSI 150CC BERBAHAN BAKAR PERTAMAX Yoga Pratama; Junaidi Junaidi
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 6, No 1 (2021): Edisi November
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Perbandingan Performa Motor Honda Vario Injeksi 150cc dengan menggunakan variasi Injektor Standart dan Injektor Racing berbahan bakar Pertamax, Metode yang digunakan adalah eksperimen yang dilakukan pada Motor Vario Injeksi 150cc. Torsi engine yang dihasilkan oleh motor Honda Vario Injeksi 150cc lebih besar dengan menggunakan Injektor Racing dengan Torsi maksimum sebesar 19,6 Nm pada putaran engine 5000 rpm, sedangkan Torsi engine terendah yang dihasilkan yaitu 10 Nm pada putaran engine 2000 rpm menggunakan Injektor Standart. Daya engine yang dihasilkan oleh motor Honda Vario Injeksi 150cc lebih besar dengan menggunakan Injektor Racing dengan Daya maksimum sebesar 16,2 hp pada putaran engine 8000 rpm, sedangkan Daya engine terendah yang dihasilkan yaitu 2,6 hp pada putaran engine 2000 rpm menggunakan Injektor Standart. Sfc engine yang dihasilkan oleh motor Honda Vario Injeksi 150cc lebih banyak dengan menggunakan Injektor Racing yaitu 0,1653 kg/hp.jam pada putaran engine 8000 rpm, sedangkan Sfc engine terendah yang dihaslkan yaitu 0,0715 kg/hp.jam pada putaran engine 5000 rpm menggunakan Injektor Standart.