cover
Contact Name
Arief Rakhman Affandi
Contact Email
arieftmin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
adminjiphp@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian
ISSN : 2581088X     EISSN : 2581110X     DOI : -
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian is a scientific journal that published in PGRI Semarang University. The Scope of reasearch articles are some topics that related with : 1.Food Microbiology 2.Food Biochemistry 3.Food Chemical, 4.Food Engineering, 5.Food waste industry Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian will be published 2 (two) volumes in a year on June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
Karakteristik Fisikokimia Chips Kacang Merah Dengan Pengikat Tepung Flaxseed Dan Bumbu Yang Berbeda Mariska, Nurul Putri; Hanannita, Annisa Salma; Yusnia, Hanifa; Muflihati, Iffah; Suhendriani, Sari
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 9, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v9i2.23489

Abstract

Bumbu rempah dapat ditambahkan pada pembuatan chips. Diversifikasi dilakukan dengan menggunakan tepung kacang merah yang digunakan pada bahan dasar pembuatan chips dan menggunakan tepung flaxseed sebagai pengikatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan karakteristik chips yang dihasilkan dengan menambahkan berbagai bumbu rempah yang berbeda. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 varian bumbu yang berbeda yaitu bumbu rendang, bumbu gulai, bumbu kari dan juga bumbu opor. Hasil analisis warna menunjukkan bahwa chips dengan warna paling cerah adalah chips dengan penambahan bumbu rendang. Hasil analisis tekstur menujukkan bahwa chips dengan tekstur paling renyah adalah chips dengan penambahan bumbu gulai. Hasil analisis kadar air yang paling mendekati SNI yang telah ditentukan adalah chips dengan penambahan bumbu opor. Hasil analisis kadar abu yang paling mendekati SNI yang telah ditentukan adalah chips dengan penambahan bumbu gulai. Hasil uji deskriptif chips dengan penambahan bumbu menghasilkan tidak adanya perbedaan nyata pada semua parameter yang telah diujikan. Hasil uji hedonik chips dengan penambahan bumbu adalah panelis lebih menyukai chips dengan penambahan bumbu kari.
Diversifikasi Chicken Sticks Dengan Substitusi Tepung Kelor Dan Pengaruhnya Terhadap Flavour Dan Nilai Gizi Produk haingu, Ardian; Ina, Yessy Tamu; Pari, Aris Umbu
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v8i2.20978

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kelor dengan menganalisis rasa dan nilai gizi produk stik ayam. Bahan penelitian yang digunakan adalah 1 kg daging ayam broiler segar yang diambil dari bagian dada dan paha. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu: P0= (kontrol tanpa penambahan tepung daun kelor; P1= Penambahan tepung daun kelor 5%; P2= Penambahan tepung daun kelor 10%; P3= Penambahan tepung daun kelor 10%; P3= Penambahan tepung daun kelor 10%; P3= Penambahan tepung daun kelor 10%. tepung daun kelor 15% sehingga terdapat 20 unit sampel. Variabel yang diamati adalah kadar air, pH, organoleptik (warna, rasa, tekstur dan kesukaan), dan total uji profil proksimat.Data yang diperoleh kemudian dianalisis varians pada taraf 5%, hasil berpengaruh dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BTN), data organoleptik diolah secara statistik menggunakan metode non parametrik Kruskall Wallis Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung kelor pada konsentrasi 10% memberikan pengaruh terhadap peningkatan penerimaan panelis terhadap unsur Flavour dan Nilai Gizi produk yang mencakup Total Profile.Kata Kunci : Stik Ayam, Tepung Kelor, Verifikasi Produk
Pengaruh Pengeringan Menggunakan Low-Cost Solar Dryer terhadap Kandungan Vitamin C Jambu Kristal Taufiqurrahman, Asa
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 9, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v9i2.25299

Abstract

Penelitian ini merupakan kelanjutan dari pengembangan teknologi low-cost solar dryer yang telah dirancang untuk proses pengeringan jambu kristal (Psidium guajava L.) secara efisien dan higienis. Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi kadar vitamin C sebagai salah satu indikator utama mutu produk hasil pengeringan. Analisis kadar vitamin C dilakukan menggunakan metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) dengan asam askorbat sebagai standar kalibrasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kadar vitamin C pada jambu kristal yang dikeringkan menggunakan solar dryer mencapai 504,23 mg/100 g, sedangkan pada pengeringan langsung di bawah sinar matahari hanya sebesar 370 mg/100 g. Perbedaan ini menunjukkan bahwa penggunaan solar dryer mampu mempertahankan kandungan vitamin C lebih baik, karena proses pengeringan berlangsung pada suhu terkontrol (40–60 °C), kelembapan terjaga, serta tanpa paparan langsung sinar ultraviolet. Dengan demikian, low-cost solar dryer berpotensi sebagai teknologi tepat guna yang dapat membantu petani dan pelaku usaha kecil dalam menghasilkan produk kering berkualitas tinggi serta meningkatkan nilai tambah hasil pertanian lokal.
Daya Terima Coffee Jam dengan Subtitusi Jahe (Zingiber officinale) Zainuddin, Nurul Muchlisah; Achmad, Fadhilah; Aisyah, Dwi Citra Nurul
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 9, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v9i2.23764

Abstract

Coffee jam is a form of product diversification using coffee as its base ingredient. This research contains about making coffee jam with the addition of ginger extract. The addition of ginger as an additional ingredient for making coffee jam is a form of product fortification. The process of making coffee jam starts from preparing tools and materials, weighing, mixing additional ginger ingredients, cooking, cooling and packaging. This research was carried out at the Agricultural Technology Laboratory, Faculty of Agriculture, Cokroaminoto University, Makassar in March-April 2024. The treatments in this research were the addition of ginger and without the addition of ginger, 0 g, 25 g, 45 g, and 75 g. This research was conducted using a descriptive method by analyzing the public's response to the aroma, taste, spreadability and color of coffee jam. Based on the analysis of organoleptic tests or people's acceptance of coffee jam, in this case the aroma, taste, spreadability and color that the panelists liked most was the addition of 45 g of ginger. The treatment with 45 grams of ginger produced the aroma, taste, spreadability and color values that were most liked by the panelists.