cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SASINDO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
Nilai Pendidikan Karakter dalam Film Kartun “Adit dan Sopo Jarwo” Episode Dompet Ayah Ketinggalan dalam Kajian Perspektif Semiotika Sosial Fatimah, Sintya Tamara; Fatimah, Siti; Nayla, Azzah
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18350

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam Film Kartun “Adit dan Sopo Jarwo” Episode Dompet Ayah Ketinggalan dalam kajian perspektif semiotika sosial.Penelitian ini menggunakan jenis data kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah berupa dialog para tokoh, tindakan, dan peristiwa yang ada dalam film kartun “Adit dan Sopo Jarwo” episode Dompet Ayah Ketinggalan dan teori semiotika sosial dari Halliday. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kualitatif yang meliputi melihat secara intensif, mengelompokkan aspek-aspek nilai pendidikan karakter, mencatat data-data yang diperoleh dalam kartu pencatat data. Teknik penyajian hasil analisis data dengan menggunakan teknik informal. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat nilai pendidikan karakter dalam film kartun “Adit dan Sopo Jarwo” Episode Dompet Ayah Ketinggalan adalah mandiri, peduli sosial, tanggung jawab, bersahabat/komunikatif, kreatif, cinta damai dan menghargai prestasi. Film kartun “Adit dan Sopo Jarwo” Episode Dompet Ayah Ketinggalan dalam kajian perspektif semiotika sosial mengandung majas perifrasisi, periphrasis, antanaklasis, disfemisme, klimaks dan personifikasi.
Interferensi Bahasa Jawa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP Negeri 13 Tegal Tahun Ajaran 2021/2022 Putri, Almawati Amelia
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i2.19506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis interferensi Bahasa Jawa terhadap Bahasa Indonesia dalam pembelajaran Bahasa Indonesia peserta didik Kelas VIII di SMP Negeri 13 Tegal Tahun Ajaran 2021/2022. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah intralingual error analysis atau metode padan intralingual. Metode pungumpulan data menggunakan simak rekam dan catat. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), teknik rekam, dan teknik catat. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Bentuk Interferensi fonologi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII di SMPN 13 Tegal yang disebabkan oleh faktor Perubahan bunyi konsonan dan penggantian bunyi konsonan. Hal ini terjadi sebagaimana pada percakapan kesatu dan kedua; (2) Bentuk interferensi morfologi dalam penelitian ini yang dibentuk karena adanya unsur Bentuk Dasar, Unsur Afiks, dan Pola Reduplikasi. Hal ini terlihat pada percakapan ketiga, keempat, dan kelima; (3) Bentuk Interferensi leksikal pada penelitian ini, yang disebabkan oleh: (a) nomina atau kata benda (tembung aran) dan (b) adjektiva atau kata sifat (tembung sipat); Bentuk Interferensi sintaksis yang terjadi pada penelitian ini, yang disebabkan oleh terjadinya 2 faktor, yaitu: (1) Interferensi terjadi pada penggunaan sintaks akhiran; dan (b) kata sapaan. Dan faktor penyebab interferensi Bahasa Jawa terhadap Bahasa Indonesia dalam pembelajaran Bahasa Indonesia peserta didik Kelas VIII di SMP Negeri 13 Tegal Tahun Ajaran 2021/2022 adalah faktor kedwibahasaan dan kebiasaan.
Praktik Baik dalam Pengajaran Tata Bahasa BIPA Suharsono, Suharsono
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18418

Abstract

Salah satu kompetensi yang perlu dikuasai oleh pemelajar BIPA dalam belajar bahasa Indonesia adalah kompetensi linguistik. Kompetensi linguistik adalah kemampuan untuk menggunakan kode linguistis secara akurat. Salah satu kemampuan yang perlu dikuasai dalam kompetensi linguistis adalah kompetensi yang berhubungan dengan gramatikal atau tata bahasa. Kemampuan gramatikal atau tata bahasa ini sering dipandang oleh kebanyakan pemelajar BIPA sebagai kemampuan yang lebih sulit dikuasai dibandingkan dengan kemampuan yang lain, seperti membaca, berbicara, menulis, dan menyimak, padahal kemampuan dalam tata bahasa menjadi dasar bagi kemampuan empat keterampilan berbahasa tadi. Begitu juga bagi pengajar BIPA, tata bahasa sering dianggap sebagai bidang yang lebih sulit diajarkan daripada empat keterampilan berbahasa. Tidak jarang pengajar BIPA menghindari penjelasan yang berkaitan dengan aspek ketatabahasaan apalagi jika yang dihadapi adalah pemelajar BIPA yang berada pada tingkat (level) lanjut. Makalah ini hendak menyajikan praktik baik dalam pengajaran tata bahasa BIPA. Diharapkan bahasan ini dapat memberikan wawasan dan inspirasi bagi pengajar BIPA yang mengajarkan tata bahasa atau yang karena tugasnya harus menjelaskan aspek-aspek ketatabahasaan BIPA. Yang dimaksud dengan praktik baik di sini adalah bagaimana cara memahamkan konsep tata bahasa bahasa Indonesia kepada pemelajar BIPA dengan mudah. Pembahasannya akan ditinjau dari segi sifat linearitas bahasa, sifat bahasa yang berpola, konteks, dan teknik penyajian
Kohesi dan Koherensi dalam Video Food Vlogger Farida Nurhan Rimbawati, Kiki; setyawati, Nanik; Indrariani, Eva Ardiana
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18377

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud kohesi gramatikal dan leksikal yang terdapat dalam video food vlogger Farida Nurhan, mendeskrisikan wujud koherensi yang terdapat dalam video food vlogger Farida Nurhan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.  Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tuturan yang terkandung dalam video food vlogger Farida Nurhan yang diperoleh sejak Januari sampai Desember 2019. Teknik penyediaan data menggunakan teknik simak dan teknik catat. Teknik penyajian hasil analisis data dilakukan dengan cara informal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan 55 data kohesi gramatikal berupa 19 data persona, 7 data demostratif, 2 data, elipsis 5 data komperatif, i 4 data substitus, 18 data konjungsi dilanjutkan 34 data kohesi leksikal yang berupa 8 data repetisi, 21 data hiponimi, 5 data kolokasi,  dan diakhiri 18 data koherensi berupa spesifik-generik, generik-spesifik, hubungan sebab akibat, hubungan sarat simpulan, dan hubungan makna alasan (argumentatif). 
Imbuhan Men- dan Men-Kan pada Slang di Media Sosial Twitter Baqoiyah, Nafiatul
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i2.19511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud, proses pembentukan, dan fungsi penggunaan slang imbuhan meN- dan meN-kan di media sosial twitter. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan menerapkan metode instrospeksi dibantu teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan metode padan dan teknik penyajian hasil analisis data berupa penyajian secara informal. Hasil penelitian yang ditemukan terdapat wujud imbuhan meN- dan meN-kan sejumlah 132 data. Ditemukan tujuh proses pembentukan yaitu terdapat pelekatan imbuhan meN- dan meN-kan dengan kata dasar baku, kata slang, kata bahasa asing, kata bahasa daerah, kata berakronim, kata bermetatetis, dan kata ulang. Terdapat fungsi penggunaan slang diantaranya untuk menunjukkan identitas, sebagai permainan bahasa, ungkapan ekpresi, hiburan, dan alternatif kosakata pada media sosial.
Pemanfaatan Media Video “Pelaksanaan Full Day School” dalam Pembelajaran Debat pada Peserta Didik Kelas X SMK Muhammadiyah 1 Weleri Tahun 2018/2019 Putri, Wulan Yulia; Suyoto, Suyoto; Handayani, Pipit Mugi
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18347

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan media video “pelaksanaan full day school” dalam pembelajaran kemampuan menganalisis isi debat pada peserta didik kelas X SMK Muhammadiyah 1 Weleri tahun pelajaran 2018/2019. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif yaitu data yang dikumpulkan berupa kata-kata diskriptif tentang hasil penelitian yang telah dilakukan. Populasi dalam penelitian yang akan dilakukan sekarang adalah seluruh peserta didik kelas X SMK Muhammadiyah 1 Weleri, dengan sampel peserta didik kelas X Tata Boga yang berjumlah 21 peserta didik. Pengumpulan teknik data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes berupa pretest dan posttest, sedangkan untuk non tes berupa hasil angket, hasil observasi, hasil identifikasi masalah, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Weleri, bahwa media video “pelaksanaan full day school” dapat diterapkan dalam pembelajaran menganalisis isi debat. Hal ini dapat dibuktikan dengan perolehan nilai peserta didik dengan rata-rata 88 dari KKM sekolah 75. Hal tersebut didukung dari hasil observasi sebelum dan sesudah terjadi perubahan peningkatan keaktifan peserta didik. Setelah adanya penerapan media video dari hasil observasi peserta didik, sehingga media tersebut dapat diterapkan dalam pembelajaran menganalisis isi teks debat. Berdasarkan hasil angket media video juga     membantu peserta didik dalam menganalisis isi teks debat yang ditayangkan, sehingga peserta didik lebih antusias dan lebih bersemangat saat pembelajaran berlangsung di kelas pada materi menganalisis isi teks debat  ABSTRACT         The purpose of this study is to describe how the application of video media "full day school implementation" in learning the ability to analyze debate content in class X SMK Muhammadiyah 1 Weleri 2018/2019 academic year.The method in this study uses a test method assisted by video learning media. The population in the research that will be conducted now is all students of class X SMK Muhammadiyah 1 Weleri, with a sample of students of class X Catering, totaling 21 students. Data collection techniques in this study used test techniques in the form of pretest and posttest, while for non-test in the form of questionnaire results, observation results, problem identification results, and documentation.The results of research that has been carried out at SMK Muhammadiyah 1 Weleri, that the video media "full day school implementation" can be applied in learning to analyze the content of the debate. This can be proven by the acquisition of student scores with an average of 88 from the school KKM of 75. This is supported by the results of observations before and after changes in student activity increase. After the application of video media from the results of student observations, so that the media can be applied in learning to analyze the content of the debate text. Based on the results of the questionnaire, the video media also helped students analyze the content of the debate text that was broadcast, so that students were more enthusiastic and more enthusiastic when learning took place in class on the material to analyze the content of the debate text
Konflik Batin Tokoh Utama dalam Kumpulan Cerpen Biarkan Cinta Memilih Karya Dara Kelana Ratnasari, Niken Dwi
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i2.19608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk konflik batin tokoh utama pada kumpulan cerpen Biarkan Cinta Memilih karya Dara Kelana. Data yang diperoleh dari penelitian tersebut adalah berbagai macam konflik batin yang dialami oleh tokoh utama. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik studi pustaka. Data yang telah dianalisis disajikan menggunakan metode informal. Dari ke tujuh cerpen tersebut ada salah satu  cerpen yang menimbulkan tiga konflik batin sekaligus. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hal – hal yang harus diperhatikan dalam menentukan tokoh utama dan ada tiga macam konflik batin. Terdapat dua aspek yang harus diperhatikan dalam menentukan tokoh utama yaitu tokoh yang paling banyak berhubungan dengan tokoh lain dan keseringan kemunculan tokoh dalam setiap cerita. Terdapat tiga konflik batin yang dialami tokoh utama yaitu konflik pendekatan-pendekatan, konflik pendekatan-penghindaran, dan konflik penghindaran-penghindaran. Cerpen Biarkan Cinta Memilih memiliki banyak konflik batin yang menyebabkan tokoh utama semakin bimbang untuk memutuskan pilihan. Sedangkan, kelima cerpen lainnya hanya memiliki satu konflik batin.
Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan Augmented Reality (Ar) sebagai Media Ajar Bahasa Indonesia Wardani, Oktarina Puspita; Turahmat, Turahmat
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18383

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah dapat ditemukan persepsi mahasiswa terhadap augmented reality sebagai media ajar Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik nontes. Data yang digunakan ialah hasil angket dan mahasiswa sebagai sumber data. Intrumen penelitian menggunakan angket yang akan diberikan kepada mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unissula. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis dengan cara mendeskripsikan hasil angket. Hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemuakan bahwa sebagaian besar mahasiswa tertarik terhadap augmented reality sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia. Mahasiswa menyatakan bahwa penggunaan media sangat mempengaruhi hasil belajar. Sehingga, media berbasis augmented reality sangat cocok untuk beberapa materi pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
Penerapan Media Photo Story dalam Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi pada Peserta Didik Kelas VII Mts Puteri Sunniyyah Selo Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2021/2022 Iswidayati, Okti Dwy
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i2.19516

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan media photo story dalam pembelajaran menulis teks deskripsi pada peserta didik kelas VII Mts Puteri Sunniyyah Selo Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2021/2022. Metode penelitian ini adalah penelitian terapan yang menggunakan teknik kualitatif dengan sampel dalam penelitian yaitu kelas VII F Mts Puteri Sunniyyah Selo Kabupaten Grobogan yang berjumlah 36 peseryta didik. Teknik pengumpulan data penelitian ini berupa teknik tes dan nontes. Teknik tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan memberikan tes secara individu untuk mendapatkan data kemampuan menulis teks deskripsi. Sedangkan, teknik nontes berupa data obesrvasi, angket, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Mts Puteri Sunniyyah Selo Kabupaten Grobogan, diketahui bahwa penggunaan media photo story dapat diterapkan dalam pembelajaran menulis teks deskripsi pada peserta didik kelas VII Mts Puteri Sunniyyah Selo Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2021/2022. Hasil nilai peserta didik telah mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 70. Hasil data tes juga diperkuat dengan data nontes berupa hasil observasi, hasil angket peserta didik, serta hasil dokumentasi mengenai kegiatan selama pembelajaran. Penerapan media photo story dalam pembelajaran menulis teks deskripsi pada peserta didik kelas VII Mts Puteri Sunniyaah Selo Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2021/2022 mampu membuat peserta didik lebih kreatif, aktif, dan antusias dalam berpikir sehingga dapat diterapkan sebagai media untuk mendukung pembelajaran menulis teks deskripsi pada peserta didik kelas VII Mts Puteri Sunniyyah Selo Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2021/2022.
Analisis Wujud Konjungsi dalam Cerbung “Sang Tandak” pada Surat Kabar Suara Merdeka Larasati, Dwi; Indrariani, Eva Ardiana; Utami, H.R.
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18373

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud konjungsi dalam cerbung “Sang Tandak” pada Surat Kabar Suara Merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitiatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan teknik catat. Berdasarkan hasil analisis ditemukan penggunaan konjungsi dalam cerbung “Sang Tandak” pada Surat Kabar Suara Merdeka yang terdiri dari 53 data konjungsi koordinatif, 5 data konjungsi korelatif, 82 data konjungsi subordinatif, dan 14 data konjungsi antarkalimat. Konjungsi koordinatif meliputi penggunaan konjungsi yang menyatakan penambahan, pendampingan, pemilihan atau pilihan, dan perlawanan. Konjungsi subordinatif meliputi penggunaan konjungsi yang menyatakan waktu, syarat, tujuan, konsesif, pembandingan, sebab, hasil, alat, cara, komplementasi, dan atributif. Konjungsi antarkalimat meliputi penggunaan konjungsi yang meyatakan pertentangan dengan keadaan sebelumnya dan akibat. Saran diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian cerita pada objek kajian berbeda. AbstractThe purpose of this study is to describe the form of conjunctions in the story of “Sang Tandak” in Suara Merdeka Newspaper. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques in this study used listening techniques and note-taking techniques. Based on the results of the analysis, it was found that the use of conjunctions in “Sang Tandak” in the Suara Merdeka Newspaper consisted of 53 coordinating conjunction data, 5 correlative conjunction data, 82 subordinating conjunction data, and 14 inter-sentence conjunction data. Coordinative conjunctions include the use of conjunctions that express addition, assistance, selection or choice, and resistance. Subordinating conjunctions include the use of conjunctions that express time, condition, purpose, concession, comparison, cause, result, means, method, complementation, and attributive. Conjunctions between sentences include the use of conjunctions that express opposition to the previous state and result. Suggestions are expected that further researchers can conduct story research on different study objects.