cover
Contact Name
trio saputra
Contact Email
trio_saputra@unilak.ac.id
Phone
+6285364465335
Journal Mail Official
jurnalniara@gmail.com
Editorial Address
jl. yos sudarso Km.08 Rumbai Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
jurnal niara
ISSN : 16933516     EISSN : 25287575     DOI : 10.31849
The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral finance, innovation, entrepreneurship, microfinance, human resource, knowledge management, leadership, strategic management, organizational development, institutionalization, organizational behavior, learning culture, fiscal policy, tax administration, international tax, politics of taxation, welfare and national security, and sustainable development
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 2 (2021)" : 17 Documents clear
Inovasi Layanan Aplikasi e-Samsat Dalam Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Di Provinsi Riau Evi Zubaidah; Lubis, Ema Fitri
Jurnal Niara Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.161 KB) | DOI: 10.31849/niara.v14i2.5216

Abstract

With the number of tax payment services at the Samsat office in Riau province, the community needs service innovation that is easier to access payment services for motorized vehicle taxes.So that the E-samsat service application emerged ,which is an online application that aims to serve and facilitate the public in paying motorized vehicle taxes.The purpose of this study is to describe in depth the innovation of the E-Samsat application service in the payment of motor vehicle tax in Riau Province as a form of excellent service at the E-Samsat office of Riau Province.This study uses the theory of Everett M.Rogers(2003) in Suwarno (2008:17). In its application,innovation has attributes inherent in the innovation.The innovation attributes referred to are as follows : Relative Advantage, Compatibility, Complexity,Triability (possibility to be tried),Observability (easily observed).The research method used in this research is descriptive method qualitative data collection techniques through interviews, observation and documentation. Data collection, data reduction, and drawing conclusions made on data analysis techniques.The results of this study indicate that the Relative Advantage is the easiness of the community in handling motorized vehicle tax payments (PKB).Compatibility (suitability) where the E-Samsat service innovation for the people of Pekanbaru city is in accordance with the current conditions of technological development. Complexity in which the innovation of E-Samsat services is not considered complicated in the implementation process.Then Triability (possibly tested) the people of Pekanbaru City who responded positively to the existence of E-Samsat service. Furthermore from Observability (ease of observation) with fairly simple service procedures electronically. Keywords : Innovation, Service, E- Samsat Riau Province
Prinsip Good Environmental Governance Oleh Pemerintah Kabupaten Siak (Studi Kasus Kebakaran Lahan Gambut Di Kecamatan Dayun) Rusadi, Sylvina; Nina Yuslaini
Jurnal Niara Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.788 KB) | DOI: 10.31849/niara.v14i2.5502

Abstract

Negara Indonesia merupakan negara yang memiliki lahan gambut terbesar nomor empat di dunia.Untuk itu potensi kebakaran hutan dan lahan di Indonesia juga menjadi besar.Salah satu usaha yang dilakukan oleh pemerintah pusat dalam mencegah kebakaran hutan adalah dengan membuat aturan yang dapat menjadi dasar pedoman penanganan kebakaran lahan di Indonesia.Salah satu nya adalah melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2016 Tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan. Namun, hingga saat ini aturan yang ditetapkan belum dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan di Provinsi Riau karena Provinsi Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki agenda tahunan bencana kebakaran hutan dan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana prinsip Good Environmental Governance dapat diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Siak dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan dan juga untuk mengetahui faktor penghambat dalam penerapan Good Environmental Governance oleh Pemerintah Kabupaten Siak.Metode penelitian yang dilakukan adalah menggunakan metode Kualitatif melalui pendekatan studi kasus dengan menggunakan teori Good Environmental Governance dan menggunakan wawancara sebagai teknik pengumpulan data yang di ambil pada tahun 2019. Hasil penelitian diperoleh bahwa penerapan prinsip Good Environmental Governance oleh pemerintahan kabupaten siak dalam menanggulangi dan mencegah kebakaran lahan gambut sudah berjalan dengan baik
Kinerja Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kota Pekanbaru Disya Anggreni Manurung; Harapan Tua Ricky Freddy Simanjuntak
Jurnal Niara Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.042 KB) | DOI: 10.31849/niara.v14i2.5607

Abstract

Pelaksanaan suatu kegiatan / program kebijakan untuk mewujudkan sasaran , tujuan, misi dan visi dari dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kota Pekanbaru .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Dinas Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak di Kota Pekanbaru dalam menangani kasus – kasus dan juga pencegahan terkait tindak kejahatan dan kekerasan yang menimpa perempuan dan juga anak. Upaya – upaya serta program – program yang dibuat untuk melindungi dan mencegah terjadinya tindak kekerasan yang bisa menimpa perempuan dan anak , serta menelaah faktor – faktor penghambat yang terjadi dalam kinerja dinas tersebut . Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan deskriptif yaitu pengamatan dan berdekatana langsung dengan Informan terkait untuk mendapatkan informasi – informasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kinerja dinas pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kota pekanbaru sudah cukup baik , karena dari 5 indikator pengukuran kinerja yang dilakukan peneliti sudah hampir semuanya terpenuhi walaupun belum maksimal. Serta faktor penghambat kinerja yaitu anggapan masyarakat untuk melapor ialah merasa aib, tabu atau hal yang memalukan sehingga lebih baik disimpan sendiri, anggaran yang terbatas dan tidak bisa memenuhi rencana krgiatan dan program – program yang akan dilaksanakan, serta keterbatasan sarana dan prasarana yang ada
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Kerja Anggota Club K Universitas Negeri Jakarta Firanti, Dinda Ayu; Sulistiani, Indah; Sary, Marisa Puspita
Jurnal Niara Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.049 KB) | DOI: 10.31849/niara.v14i2.5810

Abstract

Budaya organisasi berperan penting dalam sebuah lingkungkan organisasi dimana hal itu akan berpengaruh terhadap banyak hal. Penelitian dibuat untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi kerja dalam organisasi Club K Universitas Negeri Jakarta. Metode deskriptif kuantitatif diguanakan dalam penelitian menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Peneliti juga menggunakan program spss sebagai alat ukur untuk melakukan uji ke validan data dan reliabilitas data. Teknik pegumpulan data melalui kuesioner dengan menggunakan google formulir untuk melaksanakan penelitian ini. Hasil penelitian ini membawa hasil yaitunilai signifikansi kurang dari nilai probabilitas signifikan dan memiliki makna bahwa budaya dalam organisasi berpengaruh terhadap motivasi kerja anggota organisasi Club K Universitas Negeri Jakarta. Budaya organisasi yang baik akan mempengaruhi suasana dalam organisasi sehingga menimbulkan motivasi kerja anggota organisasi
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Anggota (Survei Badan Eksekutif Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta) Wowor, Hana Aviela Fedria; Kiki Dwi Arviani; maisya, salsa ratu
Jurnal Niara Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.576 KB) | DOI: 10.31849/niara.v14i2.5812

Abstract

Badan Eksekutif Mahasiswa salah satu lembaga kemahasiswaan atau organisasi yang berada pada universitas guna menunjang prestasi dan minat bakat mahasiswa. Sama seperti organisasi pada umumnya, lembaga kemahasiswaan juga memiliki budaya yang dipegang oleh setiap anggota, yang kemudian menjadi identitas tersendiri. Penelitian ini hendak mencari tahu apakah ada pengaruh dari budaya organisasi terhadap kinerja anggota Badan Eksekutif Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta. Dalam penelitian terdapat populasi, yaitu anggota BEMP Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta yang berjumlah 67 orang dengan non probability sampling jenis purposive sampling, kemudian dengan rumus Slovin menghitung banyak sampel yang diperlukan, yaitu berjumlah 53 orang. Analisis regresi linear sederhana digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis data yang terkumpul yang mana hasilnya menunjukkan ada pengaruh dari budaya organisasi terhadap kinerja anggota BEMP Ilmu Komunikasi di Universitas Negeri Jakarta yang dapat dilihat dari hasil analasis regresi, nilai F hitung berjumlah 33,321 dan signifikansi berjumlah 0,000 < 0,005 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X, yaitu pengaruh budaya organisasi memberikan pengaruh terhadap variabel Y, yaitu kinerja anggota.
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Pasaman Santi Yusneli; Hery Bachrizal Tanjung
Jurnal Niara Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.03 KB) | DOI: 10.31849/niara.v14i2.5829

Abstract

Kabupaten Pasaman terdiri dari 12 kecamatan dengan jumlah penyuluh sebanyak 56 orang yang terbagi atas 48 orang penyuluh pertanian PNS dan 8 orang penyuluh THL-TBPP. Kelompok tani yang ada pada saat ini sejumlah 1.118 kelompok tani. Untuk itu penting mengetahui kompetensi penyuluh pertanian di Kabupaten Pasaman. Tujuan penelitian adalah : 1) menganalisis kompetensi penyuluh pertanian di Kabupaten Pasaman 2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi penyuluh pertanian. Kompetensi penyuluh pertanian dalam memberdayakan petani, terdiri dari tujuh dimensi yaitu : kompetensi pemahaman potensi wilayah, kompetensi komunikasi inovasi, kompetensi pengelolaan pembelajaran, kompetensi pengelolaan pembaharuan, kompetensi pengelolaan pelatihan, kompetensi pengembangan kewirausahaan dan kompetensi pemandu sistem jaringan. Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kusioner. Penyuluh pertanian yang berjumlah 56 orang secara keseluruhan menjadi sampel dalam penelitian ini. Teknik Analisis data mengunakan regresi linear berganda pada software IBM SPSS Statistik 22. Secara deskriptif hasil penelitian ini menyatakan tingkat kompetensi penyuluh pertanian di Kabupaten Pasaman kategori sedang. Sedangkan secara analisis statistik faktor yang berpengaruh nyata terhadap kompetensi adalah; motivasi, lingkungan dan pengembangan diri sedangkan karakteristik kurang memberi pengaruh nyata terhadap kompetensi penyuluh
Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Pasaman Afdal Zulhendri; Henmaidi
Jurnal Niara Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.117 KB) | DOI: 10.31849/niara.v14i2.5871

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kompetensi penyuluh pertanian di KabupatenPasaman. Menganalisis pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kompetensi penyuluh pertanian di KabupatenPasaman. Penelitian ini dirancang berbentuk survei dengan penjelasan (eksplanatory research), yaitu menjelaskan pengaruh antara peubah peubah penelitian melalui pengujian hipotesis yang dirumuskan (Singarimbun dan Effendi, 1989) yang dilakukan terhadap populasi penyuluh dengan menggunakan instrumen angket dalam bentuk pertanyaan tertutup dan teknik wawancara dengan pengolahan kuantitatif yang dijelaskan secarakualitatif. Analisis data adalah proses penyederhanaan data kedalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan diinterprestasikan seperti dalam bentuk tabel. Data yang telah dikumpul diolah dan dianalisis secara kuantitatif. Uji regresi linier berganda yaitu pengujian yang digunakan untuk pengaruh antara lebih dari satu variabel bebas terhadap variabel terikat. Regresi linier berganda adalah pengaruh secara linear antara dua variabel independen (X1, X2,….Xn) dengan variabel dependen (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kompetensi penyuluh pertanian di Kabupaten Pasaman rata-rata berada pada kategori sedang, terlihat dari sedangnya enam aspek indikator kompetensi, yaitu: kemampuan komunikasi inovasi‚ kemampuan pengelolaan pembelajaran‚ kemampuan pengelolaan pembaharuan‚ kemampuan pengelolaan pelatihan‚ kemampuan pengelolaan kewirausahaan dan kemampuan pemandu sistem jaringan meskipun satu indikator berada pada kategori tinggi yakni kemampuan pemahaman potensi wilayah,karena Kemampuan pemahaman potensi wilayah kerja syarat mutlak bagi seorang penyuluh
Komunikasi Dinas Komunikasi Dan Informatika (DISKOMINFO) Kabupaten Sijunjung Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 Eriend, Dion; Defhany; Ria Edlina
Jurnal Niara Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.193 KB) | DOI: 10.31849/niara.v14i2.5974

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) Kabupaten Sijunjung dalam penanganan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Sijunjung dengan melihat bagaimana komunikasi yang dilakukan Dinas KOMINFO dalam menangani pandemi Covid-19.Penelitian ini menggunakan model komunikasi krisis CERC (Crisis and Emergency Risk Communication) dari Centers for Disease Control (CDC)yang dibagi kedalam beberapa Fase dalam Crisis Communication Lifecycle.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.Penetapan informan pada penelitian ini menggunakan mekanisme purposive dengan menetapkan kriteria informan.Informan pelaku pada penelitian ini adalah Dinas KOMINFO Kabupaten Sijunjung.Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman yaitu kodifikasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan /verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu komunikasi Dinas KOMINFO Kabupaten Sijunjung dalam penanganan pandemi virus Covid-19 dilakukan dalam Fase Pra Krisis (Pre-Crisis Phase), Fase Awal Krisis (Initial Phase), Menjaga Krisis (Crisis Maintenance). Sedangkan untuk Resolusi (Resolution) dan Evaluasi (Evaluation) belum dilakukan karena pada saat ini krisis pandemi virus Covid-19 masih berlangsung di Kabupaten Sijunjung. Sarana atau media komunikasi yang digunakan yaitu website, Radio, Konferensi Pers, Media Cetak dan online, Media Sosial (Youtube, Facebook, Instagram), dan pelibatan Tokoh Masyarakat sebagai komunikator yaitu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sijunjung
Proses Adopsi Program Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K) Di Kabupaten Pesisir Selatan Charmini Arsih, Charlly; Fuad Madarisa; Gunarif Thaib
Jurnal Niara Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.17 KB) | DOI: 10.31849/niara.v14i2.5999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) karakteristik peternak dan ternak peserta AUTS/K di Kabupaten Pesisir Selatan, 2) persepsi peternak terhadap program AUTS/K di Kabupaten Pesisir Selatan, 3) proses adopsi program AUTS/K di Kabupaten Pesisir Selatan, dan 4) persepsi peternak terhadap keberlanjutan program AUTS/K di Kabupaten Pesisir Selatan. Data penelitian terdiri atas karakteristik peternak, karakteristik ternak, persepsi peternak, sifat inovasi program, proses adopsi inovasi, dan kategori adopter. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisa data Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Umumnya peternak di Kabupaten Pesisir Selatan berumur 30-49 tahun dengan jenis kelamin hampir seimbang antara laki-laki dan perempuan, tingkat pendidikan SMA, jumlah ternak 1-3 ekor sapi, pengalaman beternak 1-9 tahun, tingkat pendapatan 1-2 juta rupiah, dan merupakan anggota kelompok tani/ternak. Karakteristik ternak yang mengikuti program AUTS/K merupakan jenis ternak sapi, memiliki identitas berupa eartag, umur ternak 4-10 tahun, dan berjenis kelamin betina. Persepsi peternak terhadap manfaat program AUTS/K di Kabupaten Pesisir Selatan umumnya sangat baik pada aspek memberikan rasa aman dan perlindungan, AUTS/K sebagai alat penyebar risiko, dan AUTS/K dapat meningkatkan kegiatan usaha. Proses adopsi inovasi program AUTS/K oleh peternak di Kabupaten Pesisir Selatan umumnya dimulai pada tahap pengetahuan, tahap persuasi, tahap keputusan, tahap implementasi, dan tahap konfirmasi. Keberlanjutan program AUTS/K di Kabupaten Pesisir Selatan sangat baik. Saran untuk penelitian ini agar pemerintah dapat membantu meningkatkan pengetahuan peternak terhadap program AUTS/K sehingga tingkat adopter menjadi bertambah. Selain itu, untuk penelitian selanjutnya agar dapat lebih menyempurnakan kekurangan yang ada pada penelitian ini menjadi lebih baik
Optimalisasi Pelayanan Publik Bagi Pemimpin di Era Digitalisasi di Provinsi Riau Khan, Ayub
Jurnal Niara Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.472 KB) | DOI: 10.31849/niara.v14i2.6246

Abstract

Permasalahanterhadap gamang teknologi di era kekinian sangatlah tidak wajar, karena aparatur sipil negara di harapkan harus mampu memanfaatkan penggunaan teknologi berbasis informasi yang sangat bermanfaat untuk tata kelola organisasi di pemerintahan. Usaha-usaha untuk mampu memanfaatkan teknologi baik berbasis website ataupun aplikasi yang telahdi design sedmikian rupa melalui situs resmi yang sumber datanya dapat di ketahui oleh publik agar mudah diakses dan dapat disebar luaskan agar publik dapat mengetahui dan memanfaatkan informasi yang ada dalam website dimaksud sebagai sumber informasi dari suatu sistem pemerintahan yang mungkin sangat bermanfaatuntuk di adopsi ataupun di adaptasi sebagai referensi suatu kebijakan yang telah di anolir untuk kepentingan yang lebih konrehensif. Dalam usianya yang ke 63 tahun, 9 Agustus 2020 ini, tata kelola pemerintahan di Provinsi Riau sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan di Daerah, Riau terus berbenah dan seiring dengan kemajiuan teknologi digital di era 4.0 , untuk memberikan Pelayanan seoptimal mungkin kepada pengguna pelayanan publik, sebagaimana yang di amanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2009.Melalui situs resmi website Pemerintah Provinsi Riau telah melakukan upaya-upaya Pelayanan yang terintegrasi dimaksud dan dismaping di perlukan Grand Design Organisas digital di Provinsi Riau yang merupakan suatu inovasi daerah dalam terus meningkatkan kemajuan pembangunan dan kesehateraan masyarakat di daerah ini. Berkenaan hal tersebut, organisasi sebagaimana di ketahui merupakan sebuah wadah atau tempat berkumpulnya sekelompok orang untuk bekerjasama secara rasional dan sistematis, terkendali, dan terpimpin untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Pada umumnya organisasi akan memanfaatkan berbagai sumber daya tertentu dalam rangka untuk mencapai tujuan, seperti; uang, mesin, metode/ cara, lingkungan, sumber daya manusia, dan sumber daya lainnya, yang dilakukan secara sistematis, rasional, dan terkendali. Disamping hal tersebut .berdasarkan teori komunikasi hyperpersonal dan etika komunikasi di era digital ini. Peran pemimpin tetap diperlukan sebagai figur panutan dalam berperilaku, sehingga seorang pemimpin bagaimanapun tetap harus menjadi orang yang berkarakter terlebih dahulu sebelum berteriak mengenai karakter itu sendiri, agar proses interaksi melalui komunikasi yang sifatnya hyperpersonal akan mewujudkan kondisi masyarakat yang kita harapkan bersama

Page 1 of 2 | Total Record : 17