cover
Contact Name
Indra Purnama
Contact Email
indra.purnama@unilak.ac.id
Phone
+6282383740040
Journal Mail Official
jip@unilak.ac.id
Editorial Address
Jalan Yos Sudarso Km. 8, Umban Sari, Kec. Rumbai, Rumbai,Pekanbaru, Riau 28266
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pertanian
ISSN : 18298346     EISSN : 25025988     DOI : https://doi.org/10.31849/jip
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Pertanian (JIP) is a peer-reviewed, open-access journal that publishes original research articles regarding the advance of agriculture and land resources throughout the world. It publishes original scientific work related to strategic and applied studies in all aspects of agriculture, forestry, fishery, animal husbandry, and applied-sciences related to them and reviews of scientific topics of current agricultural relevance. The journal also publishes reviews and letters. Occasional themed issues are published, which have recently included centenary reviews, wheat or paddy papers, modeling animal systems, or other themes that will be informed later.
Articles 268 Documents
PENGUJIAN PUPUK TULANG AYAM SEBAGAI BAHAN AMELIORASI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SORGHUM DAN SIFAT- SIFAT KIMIA TANAH PODZOLIK MERAH KUNING PEKANBARU Sri Utami Lestari; Azwin Azwin
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 2 (2014): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v11i2.1247

Abstract

ABSTRAK Pemilihan tulang ayam sebagai bahan dasar pembuatan pupuk karenakandungan kalsium dan magnesium pada tulang ayam tersebut merupakan unsurhara makro yang mutlak dibutuhkan tanaman dalam jumlah banyak. Denganpemberian pupuk tulang ayam tersebut maka unsur kalsium dan magnesium dalamtanah dapat di suplay dan juga diharapkan dapat meningkatkan pH tanah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji tulang ayam sebagai bahan ameliorasi terhadappertumbuhan tanaman sorghum serta sifat -sifat kimia tanah PMK (Podzolik MerahKuning) Pekanbaru Percobaan lapangan dilakukan secara eksperimen dengan Rancangan AcakLengkap (RAL) non faktorial dengan perlakuan pupuk tulang ayam. Data dianalisis dengan menggunakan uji t. Pengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman padaakhir penelitian dan sifat-sifat kimia tanah PMK. Hasil analisa menunjukkanterjadinya peningkatan hasil pertumbuhan tanaman sorghum.
POTENSI KARBON PADA BEBERAPA TIPE VEGETASI DI HUTAN TANAMAN INDUSTRI ( Potential of Carbon for Some Type Of Vegetation in The forest plantation Ambar Tri Ratnaningsih; Enno Suwarno; Enny Insusanty
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 2 (2014): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v11i2.1248

Abstract

ABSTRAK. Tujuan penelitian ini adalah mengukur potensi karbon yang terdapat pada beberapa tipe vegetasi di hutan tanaman industri. Hasil penelitian menujukkanhutan tanaman Industri memiliki tiga tipe vegetasi yaitu vegetasi Eucalyptu pellita,semak belukar dan kawasan lindung. Ekosistem kawasan lindung yang didominasi olehhutan alam memiliki potensi karbon sebesar 76,651 ton/ha, ekosistem semak belukar0.973 ton/ha dan hutan tanaman Ecalyptus pellita memiliki potensi karbon bervarasi yang ditentukan oleh umur pohon. Pada kelas umur 5 tahun potensi karbon yangtersimpan adalah 70.930 ton/ha, 4 tahun sebesar 33.706 ton/ha, 3 tahun 43,225ton/hadan umur 2 tahun 45.031 ton/ha. Komponen penyusun ekosistem di hutan tanamanterdiri atas pohon, serasah dan tumbuhan bawah. Pohon merupakan penyimpan karbon terdiri atas pohon, serasah dan tumbuhan bawah. Pohon merupakan penyimpan karbon terbesar yaitu 95% dari jumlah karbon di hutan, serasah menyimpan karbon 4% dantumbuhan bawah sebesar 1%.
STRATEGI PENGELOLAAN TAMAN HUTAN RAYA SULTAN SYARIF HASYIM PEKANBARU Enny Insusanty; Azwin Azwin
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 2 (2014): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v11i2.1249

Abstract

Abstrak 1 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui karakteristikpermasalahan di Tahura Sultan Syarif Hasyim (2) Merumuskan alternatif strategi pengelolaan Tahura Sultan Syarif Hasyim. (3) Menentukan strategi prioritas yangdapat direkomendasikan untuk dapat diterapkan dalam pengelolaan Tahura SultanSyarif Hasyim. Penelitian ini dilakukan di Taman Hutan Raya Sultan Syarief Hasyim dengan metode survey dan pengambilan data purposive sampling . Analisis AHPterhadap pakar menunjukkan strategi yang paling utama adalah pengelolaan agroforestry dan ekowisata. Berdasarkan analisis SWOT, terdapat strategioperasional yang harus dilakukan oleh pemerintah (1) membuat regulasi yangmengatur tentang pengelolaan kawasan konservasi secara khusus (2) Pengembangan mengatur tentang pengelolaan kawasan konservasi secara khusus (2) Pengembangan ekowisata dan agroforestry berbasis masyarakat (3) Mengoptimalkan dukunganmasyarakat dan pemerintah dalam pengelolaan Tahura SSH
ANALISIS PEMANFAATAN PEKARANGAN UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI KECAMATAN RUMBAI PESISIR KOTA PEKANBARU YARD UTILIZATION ANALYSIS IN SUPPORT OF FOOD SECURITY INRUMBAI PESISIR PEKANBARU Niken Nurwati; Surtinah surtinah; Amalia Masykur
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v11i2.1259

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to analyze the utilization of the yard in the District Rumbai PesisirPekanbaru , and to determine the barriers and potential utilizationof the yard in the district of Rumbai Pesisir Pekanbaru . The research was conducted by survey method . The unit of analysis in this study is the household .The data collected in this study consisted of primary data and secondary data . Sampling by stratified random sampling based on the average area of thebuilding and its grounds in the selected villages . Analysis of sample identity data , utilization of the yard done descriptively , while revenue from the yard analysis performed using formulas . TR = Y.Py. Net income of farm yard using the formula : I = TR - TC . The utilization of research results in the District Rumbai yard Pesisir city of Pekanbaru , for vegetables , fruit and food crops is low , and the District Rumbai Pesisir of Pekanbaru City potential for increased utilization ofthe yard , especially commodity shallow root vegetables in a narrow area . Fruit crops and food crops for land area.
ANALISIS USAHATANI NENAS DI DESA KUALU NENAS KECAMATAN TAMBANG KABUPATEN KAMPAR ANALYSIS OF PINEAPPLE FARMING IN KUALU NENAS VILLAGE SUB-DISTRICT OF TAMBANG KAMPAR REGENCY Khairani Khairani; Roza Yulida; Jumantri Yusri
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v11i2.1261

Abstract

ABSTRACT The purpose of this research are: 1) analyze of the pineapple farm income in Kualu Nenas Village; 2) analyze of the efficiency farming in Kualu Nenas Village. This research was conducted in Kualu Nenas Village Tambang District Kampar Regency by using survey method. The technique was taken respondents by simple random sampling. The populations of this research are pineapple farmers with the 67 peoples were chosen at random to 35 farmers. Analysis of the data used is the analysis of farming .The results showed that the total cost of production of pineapple farm on one year in the village Kualu Nenas is Rp.29.988.505,94-/ha, with the average of pineapple production is 34.592 pieces/ha/year in order to be obtain net income with the average is Rp.47,047,110.50/year. Pineapple farm in the Kualu Nenas Village are efficient by showned of Return Cost Ratio (RCR) >1 (2.57). It means, for Rp.1,- come out will be increasing income obtained Rp.2,57, thus indicated that pineapple farming in the Kualu Nenas Village economically efficient and feasible to be continued and developed.
EFIKASI DOSIS PUPUK TEPUNG TULANG (TULAG SAPI DAN TULANG AYAM) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SORGHUM (Sorghum bicolor, (L) MOENCH) PADA TANAH PMK Sri Utami Lestari
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v11i2.1262

Abstract

ABSTRACT Sorghum has the advantage on agroecology broad adaptability, resistant to drought, higher production, and greater resistance to pests and diseases than other food crops. In addition to food substitution of sorghum utilization can also be used as a raw material source of alternative energy, namely as a fertilizer industry bioethanol.Dengan the bones of calcium and magnesium in the soil can be supplied and is also expected to increase the soil pH. The purpose of this study was to determine the effect and get a good dose of fertilizer tlang on the growth of sorghum. Research conducted an experiment with completely randomized design consisting of 4 levels treatments and 3 replications. S0 = Without treatment (control), S1 = Giving bone meal 5 g / plant, S2 = Giving bone flour 10 gr / plant, S3 = Giving bone flour 15 gr / plant. Data were analyzed using analysis of variance if F count ≥ F tables at the level of 5%, then followed by a further test Duncans. The results Award bone meal no real effect on all parameters of plant growth (plant height, leaf width and leaf length), results showed an increasing trend of numerical results with increasing dose given bone meal.
IBM KELOMPOK PENGUSAHA MIKRO PENJUAL MINUMAN DAN KELOMPOK MAHASISWA PRODUSEN TANAMAN OBAT DI KOTA PEKANBARU Sri Rahayu Prastyaningsih; Hamdan Yazid; Ambar Tri Ratna Ningsih
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v11i2.1265

Abstract

Kelompok mahasiswa budidaya tanaman obat di Fakultas Kehutanan Universitas Lancang Kuning sudah membudidayakan tanaman obat selama ± 1 tahun. Jenis-jenis tanaman obat yang dibudidayakan antara lain lidah buaya, jahe merah, kencur dll. Saat ini tanaman obat sudah berproduksi tetapi mahasiswa dalam pemasaranya masih kesulitan dan terbatas pada saat pameran. Sebagian besar mahasiswa Universitas Lancang Kuning berasal dari daerah-daerah di luar kota Pekanbaru. Terkadang mereka tidak mempersiapkan makanan dan minuman dan makan dan minum di kantin kampus. Sebagian besar minuman yang dijual di kantin-kantin merupakan minuman dalam kemasan botol maupun kotak yang mengandung pengawet. Kondisi demikian merupakan peluang usaha yang baik bagi kelompok mahasiswa produsen tanaman obat untuk menjual hasil tanaman obat kepada pengusaha kantin untuk diolah sebagai minuman yang segar dan berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Kegiatan Ibm dilakukan kepada 2 kelompok yaitu kelompok pengusaha mikro penjual minuman dan kelompok mahasiswa produsen tanaman obat dengan jangka waktu kegiatan satu tahun. Metode yang telah dilakukan yaitu (1) pelatihan budidaya tanaman obat yaitu lidah buaya, jahe merah dan kecur (2) pelatihan ketrampilan membuat minuman berbahan dasar tanaman obat yaitu minuman lidah buaya, wedang jahe dan beras kencur, (3) pelatihan ketrampilan pengemasan minuman dan (4) pelatihan analisis usaha minuman. Dari hasil kuisioner, setelah dilakukan pelatihan budidaya tanaman obat maka (1) Pengetahuan mitra tentang budidaya lidah buaya meningkat sebesar 27,1 % dengan persen hidup tanaman sebesar 95%, sedangkan pengetahuan mitra tentang budidaya jahe merah dan kencur meningkat sebesar 40% dengan persen hidup tanaman sebesar 100%. (2) Mitra telah berhasil mengolah pelepah lidah buaya, jahe merah dan kencur menjadi minuman segar dengan nilai rata-rata tingkat ketrampilan peserta dalam mengolah pelepah lidah buaya menjadi minuman adalah 4 (baik), sedangkan pengetahuan mitra tentang pengolahan minuman jahe merah dan kencur sebesar 45% dengan nilai rata-rata tingkat ketrampilan peserta dalam mengolah pelepah lidah buaya menjadi minuman adalah 4 (baik). (3) Mitra memiliki ketrampilan dalam mengemas produk minuman lidah buaya, jahe merah dan beras kencur. (4) Mitra mampu menghitung pembukuan secara sederhana usaha minuman lidah buaya dengan keuntungan per 50 gelas adalah Rp.51.119,- .atau Rp.1.022,- per gelas dari harga Rp.2.000,- per gelas minuman segar lidah buaya, sedangkan untuk jahe merah dan beras kencur dengan keuntungan per 50 gelas adalah Rp.59.535,- .atau Rp.1.191,- per gelas dari harga Rp.2.000,- per gelas minuman jahe merah dan beras kencur.
UJI BEBERAPA JENIS PUPUK ORGANIK TERHADAP TANAMAN CAISIM(Brassica campestris L) Seprita Lidar; Hadi Suwarno
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v11i2.1267

Abstract

ABSTRAK Caisim merupakan komoditi tanaman sayuran yang dibutuhkan sebagai sumber protein dan vitamin bagi manusia, dan akhir-akhir ini semakin meningkat pula permintaan pasarnya. Berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan produksi caisim. Salah satu usaha dalam meningkatkan produksi caisim adalah penggunaan beberapa jenis pupuk organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan jenis pupuk organik yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman caisim. Penelitan dilaksanakan secara eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan (tanpa pupuk organik, pemberian pupuk organik Herbafarm, BioSugih,Hantudan pupuk organik Elang Biru) dengan 4 kali ulangan, sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Sedangkan parameter yang diuji yaitu tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, berat Konsumsi dan berat layak jual. Ujibeberapa jenis pupuk organik berpengaruh nyata terhadap rata-rata tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, berat produksi dan berat layak jual tanaman caisim. Pupuk Hantu adalah yang terbaik, kemudian diikuti oleh pupuk organik Elang Biru, Bio Sugih dan Herbafarm. Untuk budidaya caisimdisarankan menggunakan pupuk organik Hantu 2 cc/l air.
PENGUJIAN TIGA VARIETAS JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata) DI RUMBAI KOTA PEKANBARU Surtinah Surtinah
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 12 No. 1 (2015): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v12i1.1269

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Lingkungan Acak Lengkap, dan Rancangan Perlakuan 3 jenis varietas (V) jagung manis (Zea mays saccharata) yaitu v1 = Varietas Sweet Boy, v2 = Varietas Super Sweet, dan v3 = Varietas Bonanza. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan Sidik Ragam, dan parameter yang diamati adalah panjang tongkol berkelobot, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, dan kandungan gula biji jagung manis. Hasil penelitian menunjukan bahwa varietas Bonanza lebih baik dibandingkan kedua varietas yang lain, diman berat tongkol tanpa kelobot adalah 295 g, dan kadar gula biji adalah 15,3 %.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata) DENGAN PEMBERIAN PUPUK HERBAFARM Neng Susi
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 12 No. 1 (2015): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v12i1.1270

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari satu faktor yaitu faktor H (Herbafarm) terdiri dari 5 (lima) taraf yaitu: H0 (tanpa pemberian pupuk Herbafarm), H1 (Pemberian Herbafarm 2.5 cc/ liter air), H2 (Pemberian Herbafarm 5 cc/ liter air), H3 (Pemberian Herbafarm 7.5 cc/ liter air), H4 (Pemberian Herbafarm 10 cc/ liter air) dan masing- masing dengan 4 ulangan. Jumlah satuan percobaan sebanyak 20 plot setiap plot terdiri dari 8 tanaman dan 4 tanaman sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbeda nyata terhadap parameter berat tongkol dengan kelobot dan berbeda tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman, panjang daun,lebar daun, berat tongkol dengan kelobot dan panjang tongkol.

Page 5 of 27 | Total Record : 268


Filter by Year

2005 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 22 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 20 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 20 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 20 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 19 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 19 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 19 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 18 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 17 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 16 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 16 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 15 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 15 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 14 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 14 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 13 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 13 No. 1 (2016): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 12 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 12 No. 1 (2015): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 2 (2015): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 12 No. 1 (2014): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 2 (2014): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 11 No. 1 (2013): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 10 No. 2 (2013): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 9 No. 1 (2012): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 7 No. 2 (2010): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 1 (2009): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 5 No. 2 (2009): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 4 No. 2 (2008): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 4 No. 1 (2007): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 3 No. 2 (2007): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 3 No. 1 (2006): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 2 No. 1 (2005): Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 1 No. 2 (2005): Jurnal Ilmiah Pertanian More Issue