cover
Contact Name
dr. Rachmat Hidayat
Contact Email
dr.rachmat.hidayat@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
dwih.dr@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Biomedical Journal of Indonesia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 24077097     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Biomedical Journal of Indonesia is an open access, peer-reviewed journal that focus on basic medical sciences, emphasizing on providing the molecular studies of biomedical problems and molecular mechanisms to integrate researches in all aspects of human health. BJI is dedicated to publishing original research and review articles covering all aspects of biomedical sciences.
Arjuna Subject : Kedokteran - Anatomi
Articles 392 Documents
Korelasi Luaran dan Lama Perawatan Janin dengan Ekstraksi Vakum pada Persalinan Kala II Lama Sari, Rizky Permata; Basir, Firmansyah; Swanny, Swanny
Biomedical Journal of Indonesia: Jurnal Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/BJI.V4I1.7960

Abstract

Secara global 23%, dari kematian neonatal dikaitkan dengan asfiksia lahir. Beberapa penelitian menyebutkan faktor risiko yang berhubungan dengan nilai APGAR pada kejadian asfiksia neonatorum diantaranya yaitu persalinan (partus lama dan jenis persalinan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi luaran dan lama perawatan janin dengan ekstraksi vakum pada persalinan kala II lama di RSUP Dr. Moh. Hoesin Palembang periode tahun 2012-2014. Penelitian  ini adalah penelitian deskriptif observasional, dengan desain case series pada pasien kala II lama yang diekstraksi vakum di RSUP Dr. Moh. Hoesin Palembang 2012-2014. Populasi penelitian adalah seluruh pasien kala II lama di RSUP Dr. Moh. Hoesin Palembang tahun 2012-2014. Sampel penelitian adalah pasien kala II lama yang diekstraksi vakum di RSUP Dr. Moh. Hoesin Palembang tahun 2012-2014. Pasien kala II lama yang diekstraksi vakum di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang tahun 2012-2014 dengan usia terbanyak  (83,7%) adalah kategori usia 20-35 tahun,  nilai APGAR menit ke-1 terbanyak (87,4%) adalah nilai APGAR 7-10, nilai APGAR menit ke-5 terbanyak (100%) adalah nilai APGAR 7-10. Terdapat korelasi bermakna antara nilai APGAR menit ke-1 dan tindakan vakum (r= 0,387 p=0,000) dan ada korelasi antara nilai APGAR menit ke-1 dan lama perawatan janin (r= 0,33 p=0,03). 
RELATIONSHIP OF SNP (RS867500) STX1A EXON 10 GENE WITH INTELLECTUAL INTELLIGENCE LEVEL Qur'andini, Dalinur; Yuwono, Yuwono; Triwani, Triwani
Biomedical Journal of Indonesia Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/bji.v5i1.7975

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship of SNP (rs867500) on the STX1A Exon 10 gene with the level of intellectual intelligence. This study was an observational analytic study with a cross sectional study design with a population of 368 and a sample of 36 which was divided into two groups, namely the above average IQ group and the average IQ group. To find out the relationship of SNP (rs867500) STX1A Exon 10 gene with intelligence level used X2 test (Chi-square). The results showed no SNPs were found in the STX1A exon 10 gene. The STX1A gene can be said to contribute to intelligence along with other genes, namely IGFR2 and FNBPL1 genes, although there is no polymorphism in the exon 10 STX1A gene.
Pola Kepekaan Bakteri Acinetobacter calcoaceticus Terhadap Antibiotik pada Pasien Rawat Inap RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang Silvani, Nyimas Irina
Biomedical Journal of Indonesia: Jurnal Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol 4, No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Acinetobacter calcoaceticus merupakan patogen oportunistik yang menyebabkan infeksi nosokomial pada pasien yang mengalami immunocompromised. Jumlah infeksi nosokomial yang disebabkan oleh Acinetobacter semakin meningkat dan seringkali sangat sulit bagi dokter untuk mengobati karena resistensi yang luas dari bakteri ini dengan beberapa golongan antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  sensitifitas Acinetobacter calcoaceticus terhadap beberapa antibiotik. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif observasional dengan mengambil data sekunder hasil uji kepekaan Acinetobacter calcoaceticus terhadap antibiotik di Laboratorium Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya/RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang periode Januari-Oktober 2014. Dari 26 jenis spesimen klinis, didapatkan 535 isolat dengan Acinetobacter calcoaceticus. Isolat Acinetobacter calcoaceticus terbanyak berasal dari sputum, urin, darah, swab ETT, dan pus. Dari data uji kepekaan Acinetobacter calcoaceticus terhadap 21 jenis antibiotik, didapat (64,5%) isolat yang resisten, (9,2%) intermediet, dan (26,3 %) sensitif. Acinetobacter calcoaceticus paling resisten terhadap klorampenikol, sefpirom, dan sefazolin, paling intermediet terhadap sefotaksim, azitromisin, dan seftriakson, dan paling sensitif terhadap imipenem, sulbaktam/sefoperazon, dan amikasin. 
Karakteristik Histopatologi Melanoma Maligna di Bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. Moh. Hoesin Palembang Tahun 2009-2013 Ariesta, Nisrina; Musa, Zulkarnain; Septadina, Indri Seta
Biomedical Journal of Indonesia: Jurnal Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/BJI.V4I1.7955

Abstract

Melanoma maligna merupakan tumor ganas yang berasal dari melanosit dengan gambaran berupa lesi kehitam-hitaman pada kulit. Melanoma maligna merupakan satu dari tiga jenis kanker kulit yang mempunyai insiden terendah namun angka kematian yang disebabkannya cenderung lebih besar yaitu 75% akibat kanker kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik histopatologi melanoma maligna pada sediaan di Bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang pada tahun 2009-2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Dari 29.175 rekam medik pasien di Bagian Patologi Anatomi RSMH selama 2009-2013, diperoleh 30 kasus melanoma maligna yang memenuhi kriteria inklusi. Angka kejadian melanoma maligna di Bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang tahun 2009-2013 adalah 0.103%. Melanoma maligna lebih banyak ditemukan pada perempuan (70%) daripada laki-laki (30%), dan paling sering terjadi pada kelompok usia  45-53 tahun dengan persentase 30%. Karakteristik histopatologi yang paling banyak ditemukan dalam penelitian ini adalah subtipe nodular melanoma (100%). Angka kejadian melanoma maligna di Bagian Patologi Anatomi RSMH tahun 2009-2013 adalah 0,103%, dengan angka kejadian tertinggi pada tahun 2012 yaitu 0.28%. Nodular melanoma merupakan subtipe yang paling banyak ditemukan. 
RATIONALIZATION OF CALCIUM ANTAGONIST IN PREECLAMPSIA Novianty, Novianty; Tanzil, Sutomo; Theodorus, Theodorus
Biomedical Journal of Indonesia Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/bji.v5i2.7984

Abstract

Preeclampsia is a hypertension condition after the 20th week of pregnancy with proteinuria. Eclampsia is a preeclampsia with convulsion and or coma. In Indonesia preeclampsia and eclampsia still one of the main causes of maternal and perinatal mortality. The aim of this study was to know the pattern of utilization of calcium antagonists in hypertension in pregnancy in Mohammad Hoesin Hospital. Drug utilization study has been done at medical records ward in November until December 2013. The population is medical records of hypertension in pregnancy patients at The Medical Record Installation of Obstetrics and Gynecology Department of Mohammad Hoesin Hospital from July until December 2012. The sample is 63 medical records which fulfill the inclusion criteria. The result is tabulated in percentage and presented descriptively. There were 63 pregnant women with hypertension. Hypertension in pregnant women aged between 33 till 37 years old (40%). Hypertension in pregnant women was found in first pregnancy (11.3%). Hypertension in pregnant women was hypertension stage two (68.2%). Calcium antagonists that mainly used were nifedipine and amlodipine. Nifedipine was given orally in 10 mg dose three times daily (100%). Amlodipine was given orally in 10 mg dose once a day (100%). The most frequent drug that was given at the same time with hypertension drugs is magnesium sulphate (89%). The use of calcium antagonists in hypertension in pregnancy at Obstetrics and Gynecology Department of Mohammad Hoesin Hospital has been rational
Hubungan Akreditasi Sekolah, Asal Sekolah, Jalur Penerimaan Mahasiswa dan Tempat Tinggal dengan Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa AlKautsar, M Rizky
Biomedical Journal of Indonesia: Jurnal Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol 4, No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran merupakan kegiatan utama dalam dunia pendidikan, termasuk di Perguruan Tinggi (PT). Keberhasilan proses pembelajaran dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk mengukur keberhasilan dalam pembelajaran di universitas menggunakan Indeks Prestasi Kumulatif. Tujuan objektif dari penelitian ini adalah menentukan hubungan akreditasi sekolah, asal sekolah, jalur penerimaan, dan tempat tinggal dengan IPK mahasiswa PSPD angkatan 2014 FK Unsri. Jenis penelitian ini adalah observasi analitik dengan desain potong lintang. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa PSPD Angkatan 2014 FK Unsri yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 216 mahasiswa. Data diambil dari Sub-bagian Akademik berupa data IPK dan jalur penerimaan dan Unit Bimbingan Konseling Mahasiswa (UBKM) berupa data asal sekolah dan tempat tinggal sedangkan data akreditasi sekolah diperoleh dari web resmi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square bila memenuhi syarat. Bila tidak memenuhi syarat maka digunakan uji alternatif yaitu kolmogorov-smirnov. Berdasarkan analisis bivariat, tidak terdapat hubungan akreditasi sekolah (A dan B) dan asal sekolah (kota dan kabupaten) dengan IPK dengan nilai p= 1,000, tidak terdapat hubungan asal sekolah (Palembang dan luar Palembang) dengan IPK dengan nilai p= 0,843, dan tidak terdapat hubungan tempat tinggal (bersama orang tua dan kos) dengan IPK dengan nilai p=0,730 sedangkan berdasarkan analisis bivariat terdapat hubungan jalur penerimaan (SNMPTN, SBMPTN, dan USM) dengan IPK dengan nilai p= 0,000. Terdapat hubungan jalur penerimaan dengan IPK Mahasiswa PSPD Angkatan 2014 FK Unsri. Namun, tidak terdapat hubungan akreditasi sekolah, asal sekolah dan tempat tinggal dengan IPK Mahasiswa PSPD Angkatan 2014 FK Unsri 
Prevalensi Insomnia pada Usia Lanjut Warga Panti Werdha Dharma Bakti dan Tresna Werdha Teratai Palembang Rasasta, Meida; AR, Djunaidi; Nita, Sri
Biomedical Journal of Indonesia: Jurnal Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/BJI.V4I1.7961

Abstract

Insomnia merupakan gangguan tidur yang paling sering ditemukan pada usia lanjut. Keluhan umum yang sering dijumpai berupa kesulitan memulai tidur, mempertahankan tidur nyenyak dan bangun terlalu pagi. Di Indonesia sekitar 11,7%  penduduknya menderita insomnia, namun angka prevalensi insomnia pada usia lanjut belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi insomnia pada usia lanjut. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah usia lanjut di Panti Werdha Dharma Bakti dan Tresna Werdha Teratai Palembang, pada bulan Oktober sampai dengan bulan November 2014.  Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner KSPBJ-IRS pada 90 sampel yang telah memenuhi kriteria inklusi. Prevalensi insomnia di Panti Werdha Dharma Bakti dan Tresna Werdha Teratai adalah  43,3%. Dari 39 responden yang menderita insomnia terdapat 17 responden laki-laki (18,9%) dan 22 responden perempuan (24,4%). Insomnia banyak diderita oleh responden yang berusia 60-74 tahun (23,3%), pada responden yang tidak bersekolah (18,9%), yang berstatus duda/janda (27,8%), dan berdasarkan gaya hidup kebiasaan merokok (10%) serta kebiasaan mengkonsumsi kopi (26,7%). Prevalensi insomnia di Panti Werdha Dharma Bakti dan Tresna Werdha Teratai Palembang Periode Oktober-November 2014 cukup tinggi. Insomnia banyak diderita oleh perempuan, terbanyak diusia 60-74 tahun, tingkat pendidikan rendah, duda/janda, dan kebiasaan mengkonsumsi kopi.
EFFECT OF HIBISCUS ROSA-SINENSIS LINN. EXTRACTS ON THE AMOUNT, MOTILITY, MORPHOLOGY, VABILITY OF SPERMATOZOA OF MALE RATS (RATTUS NORVEGICUS) Julia, Dina; Salni, salni; Nita, Sri
Biomedical Journal of Indonesia Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/bji.v5i1.7976

Abstract

The participation of men in family planning is still relatively low when compared to the participation of women. One of the traditional medicinal plants used is antifertility hibiscus flowers. This study aims to examine the effect of hibiscus flower extract on the number, motility, morphology and viability of spermatozoa of male rats (Rattus norvegicus). This research is an experimental study using a completely randomized design (CRD). The sample in this study used 25 male Sprague Dawley strains aged 60-70 days with a body weight of 200-210 grams. Duration of treatment for 30 days at a dose of 200 mg / kg, 300 mg / kg, 400 mg / kg. Data is presented in the form of tables and diagrams and narration to interpret the data. The results of this study indicate a decrease in sperm count in the treatment group compared to the control group (p = 0,000), a decrease in sperm motility (p = 0.001), an abnormal morphological increase (p = 0,000), and a decrease in spermatozoa viability between the treatment groups compared to the group control (p = 0,000). It can be concluded that there is a significant difference in the effect of hibiscus flower extract on the number, motility, morphology, viability of spermatozoa.
Obat-Obat Antitrombotik yang Digunakan pada Pasien Infark Miokard Akut di Rsup Mohammad Hoesin Palembang Pandani, Ni Wayan Puspa
Biomedical Journal of Indonesia: Jurnal Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol 4, No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infark miokard akut (IMA) adalah kelanjutan dari nekrosis otot jantung  yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan otot jantung. Obat antitrombotik merupakan salah satu dari serangkaian penatalaksanaan IMA. Antitrombotik adalah obat yang dapat menghambat agregasi trombosit sehingga menyebabkan terhambatnya pembentukan trombus pada pembuluh darah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis obat antitrombotik yang digunakan pada pasien IMA di RSUP Mohammad Hoesin Palembang pada tahun 2012. Jenis penelitian  yang dilakukan adalah jenis deskriptif observasional. Populasi pada penelitian ini adalah rekam medik di RSUP Mohammad Hoesin Palembang. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh rekam medik pasien yang didiagnosa IMA di Bagian Kardiovaskular tahun 2012 yang mencantumkan tatalaksana antitrombotik. Data disajikan dalam bentuk tabel yang diolah dengan bantuan komputer menggunakan program microsoft word office. Data yang disajikan akan menunjukkan persentase penggunaan obat-obat antitrombotik. Dari 18 rekam medik yang diamati, obat antitrombotik yang digunakan adalah golongan aspirin 53,3%; heparin 23,3%; clopidogrel 13,3%; dan fondaparinux 10%. Aspirin menjadi pilihan utama dalam terapi antitrombotik pasien IMA, sesuai dengan berbagai literature yang menyebutkan aspirin direkomendasikan pada pasien Non-STEMI tanpa kontraindikasi, serta merupakan antiplatelet standar pada STEMI yang direkomendasikan ACC/AHA. Jadi simpulan akhir penelitian ini, obat antitrombotik yang digunakan pada pasien IMA di RSUP Mohammad Hoesin Palembang tahun 2012 adalah aspirin, heparin, clopidogrel dan fondaparinux.
Pengaruh Paparan Gas Amonia Terhadap Perubahan Kadar Serum SGOT dan SGPT pada Kelompok Berisiko Saputra, Andi; Irfannuddin, Irfannuddin; Swanny, Swanny
Biomedical Journal of Indonesia: Jurnal Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/BJI.V4I1.7956

Abstract

Amonia merupakan zat yang beracun dan memiliki bau yang khas (menyengat) yang menimbulkan keresahan dan resistensi dari masyarakat sekitarnya. Jika terpapar amonia akan menimbulkan dampak kesehatan salah satunya berupa kerusakan sel hepar yang dapat diketahui dengan mengukur jumlah enzim transminase yaitu Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT) dan Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gas amonia terhadap perubahan kadar serum SGOT dan SGPT pada kelompok berisiko di Kota Palembang. Penelitian ini Design cross sectional dengan quota sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 22 orang di Kelurahan Karang Anyar Palembng dan 22 di Desa Pajar Bulan Ogan Ilir. Pengukuran kadar udara ambient oleh Petugas BTKL Palembang dan untuk pemeriksaan kadar serum SGOT dan SGPT diperiksa di Laboratorium BBLK Palembang. Hasil : Kadar udara ambient amonia di Kelurahan Karang Anyar sebesar 2,18 ppm lebih tinggi di bandingkan di Desa Pajar Bulan sebesar 0,0020 ppm. Rerata  kadar serum SGOT pada kelompok berisiko (19,42±3,06) lebih tinggi dibandingkan kelompok tidak berisiko (19,40±4,18) dengan p value =0,984 dan Rerata  kadar serum SGPT pada kelompok berisiko (15,74±4,57) lebih tinggi dibandingkan kelompok tidak berisiko (15,68±4,49) dengan p value =0,971. Tidak Terdapat Perbedaan Rerata Kadar Serum SGOT dan SGPT pada kelompok berisko dan kelompok tidak berisiko

Page 2 of 40 | Total Record : 392


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 3 (2025): Vol 11, No 3, 2025 Vol. 11 No. 2 (2025): Vol 11, No 2, 2025 Vol. 11 No. 1 (2025): Vol 11, No 1, 2025 Vol. 10 No. 3 (2024): Vol 10, No 3, 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Vol 10, No 2, 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Vol 10, No 1, 2024 Vol. 9 No. 3 (2023): Vol 9, No 3, 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Vol 9, No 2, 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Vol 9, No 1, 2023 Vol. 8 No. 3 (2022): Vol 8, No 3, 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): Vol 8, No 2, 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Vol 8, No 1, 2022 Vol. 7 No. 3 (2021): Vol 7, No 3, 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): Vol 7, No 2, 2021 Vol. 7 No. 1 (2021): Vol 7, No 1, 2021 Vol. 7 No. 3 (2021): Biomedical Journal of Indonesia Vol. 7 No. 2 (2021): Biomedical Journal of Indonesia Vol. 7 No. 1 (2021): Biomedical Journal of Indonesia Vol. 6 No. 3 (2020): Vol 6, No 3, 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): Vol 6, No 2, 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Vol 6, No 1, 2020 Vol. 6 No. 3 (2020): Biomedical Journal of Indonesia Vol 6, No 2 (2020) Vol. 6 No. 2 (2020): Biomedical Journal of Indonesia Vol 6, No 1 (2020) Vol. 5 No. 3 (2019): Vol 5, No 3, 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol 5, No 2, 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol 5, No 1, 2019 Vol 5, No 3 (2019) Vol. 5 No. 3 (2019): Biomedical Journal of Indonesia Vol. 5 No. 2 (2019): Biomedical Journal of Indonesia Vol 5, No 2 (2019) Vol 5, No 1 (2019) Vol. 5 No. 1 (2019): Biomedical Journal of Indonesia Vol. 4 No. 3 (2018): Vol 4, No 3, 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol 4, No 2, 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol 4, No 1, 2018 Vol 4, No 3 (2018) Vol. 4 No. 3 (2018): Biomedical Journal of Indonesia Vol. 4 No. 2 (2018): Biomedical Journal of Indonesia Vol 4, No 2 (2018) Vol 4, No 1 (2018) Vol. 4 No. 1 (2018): Biomedical Journal of Indonesia Vol. 3 No. 3 (2017): Vol 3,No 3, 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): Vol 3, No 2, 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol 3, No 1, 2017 Vol. 3 No. 3 (2017): Biomedical Journal of Indonesia Vol 3, No 3 (2017) Vol 3, No 2 (2017) Vol. 3 No. 2 (2017): Biomedical Journal of Indonesia Vol 3, No 1 (2017) Vol. 3 No. 1 (2017): Biomedical Journal of Indonesia Vol 1, No 1 (2015) More Issue