cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)
ISSN : 25415581     EISSN : 25415603     DOI : -
Core Subject : Health,
The "Higeia" (Journal of Public Health Research and Development) is a scientific periodical journal containing scientific papers in the form of qualitative and quantitative research reports or research articles (original article research paper) with focus on epidemiology, biostatistics and population, health promotion, health environment, occupational health and safety, health policy administration, public health nutrition, hospital management, maternal and child health, and reproductive health.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Infrastruktur Sekolah Dasar Siaga Bencana Ayunina, Qurotu
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4iSpecial 1.35082

Abstract

ABSTRAK Di Yogyakarta, BNPB mencatat tahun 2018 sebanyak 25 kejadian bencana alam di Yogyakarta, berdampak pada 2 jiwa meninggal dunia dan hilang, 7 unit rumah rusak, 4 unit tempat ibadah, dan 5 unit bangunan sekolah rusak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran infrastruktur sekolah dasar siaga bencana di Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, informan berjumlah 6 orang dengan purposive sampling. Hasil menunjukkan dari 38 indikator, SD X Kota Yogyakarta sebanyak 11 indikator sesuai, 11 indikator tidak sesuai dan 16 indikator tidak tersedia. Sementara, SD Y Kabupaten Gunung Kidul sebanyak 15 indikator sesuai, 7 indikator tidak sesuai dan 16 indikator tidak tersedia. Simpulan dari penelitian ini adalah infrastruktur kedua SSB belum siap. Saran yang diberikan meliputi sarana dan prasarana tambahan yang lebih ramah untuk disabilitas; pendampingan secara berkelanjutan; alokasi anggaran untuk mendukung kesiapsiagaan pada sekolah. ABSTRACT In Yogyakarta, BNPB recorded that in 2018 there were 25 natural disasters in Yogyakarta, affecting 2 people dead and missing, 7 units of damaged houses, 4 units of places of worship, and 5 units of school buildings were damaged. The purpose of this study was to determine the description of disaster preparedness primary school infrastructure in Yogyakarta. This type of research is qualitative, informants numbered 6 people with purposive sampling. The results showed that of the 38 indicators, SD X Yogyakarta City were 11 indicators in accordance, 11 indicators were not suitable and 16 indicators were not available. Meanwhile, SD Y Gunung Kidul Regency as many as 15 indicators are appropriate, 7 indicators are not suitable and 16 indicators are not available. The conclusion from this study is that the second SSB infrastructure is not ready. Suggestions include additional facilities and infrastructure that are more friendly to disability; ongoing assistance; budget allocation to support preparedness in schools.
Implementasi Kebijakan Penanggulangan HIV/AIDS Istiqomah, Annisa
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4iSpecial 4.35108

Abstract

Abstrak Angka kejadian HIV/AIDS di Kabupaten Kebumen dari 2012 selalu mengalami kenaikan. Prevalensi kasus pada tahun 2014 yaitu 32 per 100.000 penduduk, selalu mengalami peningkatan hingga 68 per 100.000 penduduk pada tahun 2017. Tingginya kasus HIV/AIDS dipengaruhi beberapa hal seperti tingkat pengetahuan yang rendah, partisipasi masyarakat yang kurang, tidak dilakukannya KT-HIV pada calon pengantin, serta ketersediaan data yang kurang. Puskesmas Adimulyo merupakan puskesmas dengan peningkatan kasus terbanyak yaitu 6 kasus pada 2017 menjadi 14 kasus pada 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh komunikasi, sumber daya, disposisi, birokrasi, dan dukungan masyarakat dalam implementasi kebijakan penanggulangan HIV/AIDS di Puskesmas Adimulyo. Penelitian ini dimulai bulan Agustus s.d Oktober 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengambilan data wawancara mendalam yang dipilih secara purposive. Hasil menunjukkan bahwa masih terdapat hambatan dalam kejelasan komunikasi, staf, fasilitas, serta dukungan masyarakat. Maka dapat disimpulkan bahwa disposisi sudah baik, sedangkan komunikasi, sumber daya, disposisi, dan dukungan masyarakat belum optimal. Kata kunci : Kebijakan, implementasi, HIV/AIDS
Perbedaan Keluhan Low Back Pain pada Perawat Nurhafizhoh, Farah Hutami
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 4 (2019): HIGEIA: October 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i4.35278

Abstract

Musculoskeletal disorder (MSD) merupakan jenis penyakit akibat kerja yang menghabiskan biaya kerja terbanyak yaitu 40%. Low back pain merupakan salah satu jenis MSDs yang banyak terjadi pada perawat rumah sakit karena dalam melakukan pekerjaannya banyak menggunakan gerakan membungkuk dan memutar tubuh, khususnya di sekitar tulang punggung bawah, mengangkat benda berat, dan mentransfer pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata keluhan low back pain pada perawat rawat inap, rawat jalan, dan instalasi gawat darurat (IGD) di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain observasional, pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Juli 2019. Besar sampel dalam penelitian yaitu 78 perawat dengan teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuisioner. Data dianalisis menggunakan uji non parametrik Kruskal-Wallis. Hasil analisis statistik menunjukkan perbedaan variabel keluhan low back pain (p value=0,002). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan rata-rata keluhan low back pain perawat rawat inap, rawat jalan, dan IGD di Rumah Sakit Islam Jak
Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Minat Kunjungan Ulang di Balai Kesehatan Masyarakat Shalamah, Umy Hani; Indrawati, Fitri
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i1.35334

Abstract

Berdasarkan data kunjungan pasien jumlah kunjungan pasien Balkesmas wilayah Ambarawa pada 3 tahun terakhir mengalami penurunan, pada tahun 2016 yaitu sebanyak 18.098 pasien, pada tahun 2017 sebanyak 17.214 pasien dan pada tahun 2018 yaitu sebanyak 15.857 pasien. Bila dilihat dari pengkategori pasien baru dan lama. Jumlah pasien lama pada tahun 2016 sebanyak 12.293 pasien, tahun 2017 sebanyak 11.601 pasien dan pada tahun 2018 sebanyak 11.161 pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap minat kunjungan ulang layanan kesehatan di Balkesmas wilayah ambarawa. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel yang ditetapkan dalam penelitian adalah 100 pasien rawat jalan. Teknik pengambilan sampel secara proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan chi square dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara bauran pemasaran produk (p=0,000), harga (p=0,000), promosi (p=0,004), tempat (p=0,005), proses (p=0,001), bukti fisik (p=0,001) terhadap minat kunjungan ulang serta tidak ada hubungan antara bauran pemasaran orang (p=0,708) dan layanan pelanggan (p=0,088) terhadap minat kunjungan ulang layanan kesehatan di Balkesmas Wilayah Ambarawa. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah pihak Balkesmas Wilayah Ambarawa sebagai penyedia layanan kesehatan dalam manajemen pemasaran jasa harus memperhatikan dan mempertimbangan strategi pemasaran jasa salah satunya bauran pemasaran. ABSTRACT Based on patient visit data, that the number of Balkesmas patient visits in the Ambarawa region in the last 3 years decreased, in 2016 as many as 18,098 patients, in 2017 as many as 17,214 patients and in 2018 as many as 15,857 patients. When viewed from the categorization of new and old patients. The number of old patients in 2016 was 12,293 patients, in 2017 there were 11,601 patients and in 2018 there were 11,161 patients. The purpose of this study was to determine the effect of the marketing mix on the interest in revising health services in the Balkesmas ambarawa area. This type of research is observational analytic with cross sectional design. The sample set in the study was 100 outpatients. The sampling technique is proportionate stratified random sampling. The instrument used was a questionnaire. Data were analyzed using chi square with SPSS. The results showed that there was a relationship between product marketing mix (p= 0,000), price (p= 0,000), promotion (p= 0.004), place (p= 0.005), process (p = 0.001), physical proof (p = 0.001) to the interest in return visits and there is no relationship between the marketing mix of people (p= 0.708) and customer service (p=0.088) to the interest in health service re-visits in the Balkesmas Wilayah Ambarawa. The advice given in this research is the Balkesmas Wilayah Ambarawa as a health service provider in service marketing management must pay attention to and consider service marketing strategies, one of which is the marketing mix.
Pengembangan Buku “Aksi Santri” Sebagai Upaya Early Detection Penyakit Kulit Cahyati, Widya Hary; Siyam, Nur; Hasan, Karnowo
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i2.35360

Abstract

Personal hygiene and environmental sanitation greatly affect the incidence of infectious diseases. Skin and respiratory diseases are often occur in boarding schools. Skin disease is the most common disease in developing countries. It was 20-80% of population. The intervention of this study was education about the prevention and control of skin diseases in a boarding house. It was conducted by developing a book entitled “AKSI SANTRI” (Ayo Jaga Kulit Sehat Santri Mandiri). The research was conducted in June 2019 until September 2019 at SMPIT Bina Amal Semarang which is a boarding school. The data instrument was a questionnaire to measure students' knowledge, attitudes, and practices in preventing and controling skin diseases. Respondents in this study were students at SMPIT Bina Amal Gunungpati Semarang. Based on the research results, it was concluded that the activity of providing education through counseling by providing the book "AKSI SANTRI" in an effort to detect skin diseases in boarding schools was significantly increase the knowledge and attitudes of boarding school students. Keywords: AKSI SANTRI Book, Skin Disease, Dormintory
Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) Wahyuni, Tri; Cahyati, Widya Hary
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No Special 3 (2020): HIGEIA: November 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4iSpecial 3.35413

Abstract

Abstrak Kota Semarang merupakan kota dengan jumlah kasus tertinggi pertama di Provinsi Jawa Tengah. Jumlah kasus MDR-TB pada tahun 2018 sebanyak 66 kasus, meningkat dibandingkan pada tahun 2017 yaitu sebanyak 35 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian multidrug resistant tuberkulosis (MDR-TB) di puskesmas Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian case control. Sampel penelitian yaitu 33 kasus dan 33 kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis univariat, bivariat (uji chi square), dan multivariat (regresi logistik) dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi penderita (OR=5,342; 95%CI=1,526-18,697), riwayat pengobatan sebelumnya (OR=44,8; 95%CI=4,554-440,76), kepatuhan minum obat (OR=6,5; 95%CI=1,64-25,759), lama pengobatan TB (OR=25,714; 95%CI=2,756-239,939), dan status efek samping obat (OR=5,333; 95%CI=1,859-15,301) berhubungan dengan kejadian TB MDR di puskesmas Kota Semarang. Faktor yang paling dominan dengan kejadian TB MDR adalah riwayat pengobatan sebelumnya. Saran penelitian diberikan kepada pihak-pihak terkait agar berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan penularan TB MDR di Kota Semarang. Abstract Semarang City is the city with the highest number of cases first in Central Java. The number of MDR-TB cases in 2018 was 66 cases, an increase compared to 2017 in 35 cases. The purpose of this study was to determine the factors associated with the occurence of multidrug resistant tuberculosis (MDR-TB) in puskesmas of Semarang. This research is an analytic observational study case control design. Samples were 33 cases and 33 controls using consecutive sampling technique. The instrument used was a questionnaire. Data were analyzed univariate, bivariate (chi square test), and multivariate (logistic regression) with SPSS. The results showed that patient motivation (OR = 5.342; 95% CI = 1.526-18.697), history of previous treatment (OR = 44.8; 95% CI = 4.554-440.76), medication adherence (OR = 6.5; 95% CI = 1.64-25.759), duration of TB treatment (OR = 25.714; 95% CI = 2.756-239.939), and status of drug side effects (OR = 5.333; 95% CI = 1.859- 15,301) related to the incidence of MDR TB in puskesmas of Semarang. The most dominant factor with the occurence of MDR TB is a history of previous treatment. Research suggestions are given to related parties to participate in efforts to prevent and transmit MDR TB in Semarang City.
Desa Tangguh Bencana Tanah Longsor Prastika, Inda Sintya
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4iSpecial 1.35473

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan tingkat risiko bencana yang cukup tinggi karena berada di pertemuan tiga lempeng tektonik (Adiyoso, 2018). Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terlihat bahwa kejadian bencana di Indonesia dari tahun 2005-2015 adalah 78% (11.648) merupakan bencana hidrometeorologi, dan 22% merupakan bencana geologi (BNPB, 2016). Salah satu upaya yang dilakukan BNPB dan BPBD dalam penanggulangan bencana adalah melalui pembentukan Kelurahan/ Desa Tangguh Bencana di desa dan kelurahan dengan risiko bencana tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja Desa Tangguh Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Kendal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan studi perbandingan (komparasi). Penelitian dilaksanakan pada tahun 2019 di Desa Tlogopayung dan Desa Cening Kabupaten Kendal. Hasil penelitian yang di dapatkan adalah tidak ada perbedaan kinerja pada aspek legislasi yaitu keduanya mencapai 100% dan terdapat perbedaan pencapaian pada aspek perencanaan, pendanaan, kelembagaan, pengembangan kapasitas dan penyelenggaraan penanggulangan bencana pada Destana Tlogopayung dan Destana Cening di Kabupaten Kendal.
Higiene Sanitasi Kantin dan Tingkat Kepadatan Lalat dengan Keberadaan Escherichia coli pada Jajanan Suryaningsih, Nita; Wijayanti, Yuni
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No Special 2 (2020): HIGEIA: October 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4iSpecial 2.35493

Abstract

E.coli merupakan salah satu penyebab kejadian diare dan keracunan makanan. Di Jawa Tengah, tahun 2017 KLB keracunan makanan menduduki peringkat pertama dan diare menduduki peringkat ketiga. KLB keracunan pangan di lembaga pendidikan paling banyak terjadi di SD/MI (15 kejadian). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara higiene sanitasi kantin dan tingkat kepadatan lalat dengan keberadaan E.coli pada jajanan di kantin Sekolah Dasar di Kecamatan Gunungpati. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada Juli – Agustus 2019. Sampel penelitian ini berjumlah 30 sekolah yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil menunjukkan bahwa kondisi penyimpanan makanan jadi (p=0,011), lokasi kantin (p=0,045), dan higiene penjamah (p=0,024) berhubungan dengan keberadaan E. coli pada jajanan. Sedangkan kondisi tempat cuci tangan (p= 0,314), tempat cuci peralatan (p=0,749), tempat penyimpanan bahan makanan (p=1,000), penyimpanan peralatan (p=1,000), dan tingkat kepadatan lalat (p=0,094) tidak berhubungan dengan keberadaan E. coli. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tempat penyimpanan makanan jadi, lokasi kantin dan higiene penjamah dengan keberadaan E.coli.
Penyuluhan Kesehatan melalui Media Video Explainer Berbasis Sparkol Videoscribe terhadap Pengetahuan Ibu Hamimah, Hamimah; Azinar, Muhammad
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i4.35562

Abstract

ABSTRAK Prevalensi balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Poncol Kota Semarang pada tahun 2017 yakni sejumlah 18,6%, terdiri dari 163 balita kategori pendek (z-score TB/U < -2,00 SD) dan balita sangat pendek (z-score TB/U < -3,00 SD) sejumlah 49 balita. Angka ini menempati urutan pertama prevalensi stunting terbanyak di Kota Semarang. 78 orang dari jumlah tersebut yang mengalami stunting adalah anak bawah dua tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adakah pengaruh penyuluhan kesehatan melalui media video explainer berbasis Sparkol Videoscribe terhadap pengetahuan ibu tentang stunting di wilayah kerja Puskesmas Poncol. Jenis penelitian ini adalah Pre-experiment dengan rancangan One Grup Pretest Posttest Design. Pengembangan media menggunakan Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penilaian media video dilakukan oleh ahli media dan ahli gizi. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 0-23 bulan sejumlah 232 orang dari 9 kelurahan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Poncol. Intrumen penelitian berupa lembar penilaian media dan lembar Pre test dan Post test. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan perangkat SPSS 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan pengetahuan ibu tentang stunting sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan melalui media video explainer berbasis Sparkol Videoscribe yaitu nilai signifikansi p = 0,000 (p-value <0,05). ABSTRACT Prevalence of stunting toddlers in the working area of Primary Healthcare of Poncol Semarang City in 2017 was 18.6%, consisting of 163 short category toddlers (z-score TB / U <-2.00 SD) and very short toddlers (z-score TB / U <-3.00 SD) with total 49 toddlers. This number ranks first in the highest prevalence of stunting in the Semarang City. In addition, 78 of those toodlers stunting were children under two years. The purpose of this study was to know is there any determine an effect of Health Education with Video Explainer Based on Sparkol Videoscribe on Mother's Knowledge of Stunting (Case Study in Primary Healthcare Center of Poncol Semarang City). This research was Pre-experiment with One Group Pretest Posttest Design. Media development uses the ADDIE Model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Assesment of video media by media experts and nutritionists. The sample were mothers with children aged 0-23 months totaling 232 people from 9 villages in the working area of ​​Poncol Primary Healthcare Center. Research instruments were media assessment sheets and Pre test and Post test sheets. Data were analyzed using the Wilcoxon test with SPSS 23. The results showed that there were differences in mother’s knowledge about stunting before and after Health Education with Video Explainer Based on Sparkol Videoscribe, with significance value p = 0,000 (p-value <0.05).
Upaya Pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja Terintegrasi Wilayah Kerja Puskesmas Putri, Anggie Agustin
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4iSpecial 1.35573

Abstract

Abstrak Informasi kesehatan dan perkembangan kesehatan kerja sektor informal relatif kurang mendapat perhatian, sehingga perlu diantisipasi dan diberikan solusidalam pelaksanaan K3 sektor informal. Salah satu upaya dalam pelaksanaan K3 sektor informal adalah Pos UKK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk upaya revitalisasi pos upaya kesehatan kerja terintegrasi wilayah kerja Puskesmas Cepogo Kabupaten Boyolali. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian menggunakan panduan wawancara, lembar observasi, dan lembar studi dokumen. Terdapat 5 informan yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan program Pos Upaya Kesehatan Kerja dari 14 indikator menghasilkan bahwa sebesar 28,6% (4 indikator) sesuai, 42,8% (6 indikator) belum sesuai, dan 28,6% (4 indikator) tidak ada. Simpulan dalam penelitian ini adalah pelaksanaan program Pos Upaya Kesehatan Kerja di Puskesmas Cepogo masih belum maksimal. Saran yang diberikan meliputi membuat perencanaan pelaksanaan yang lebih baik sampai monitoring dan evaluasi. Abstract Health information and health development of the informal sector work relatively less attention, so it needs to be anticipated and given solusiin the implementation of K3 informal sector. One of the efforts in the implementation of K3 informal sector is Pos UKK. The purpose of this research is to revitalize the post of occupational health efforts integrated work area Puskesmas Cepogo District Boyolali. The research was conducted in September 2019. This type of research is a qualitative descriptive. Research instruments use interiew guides, observation sheets, and document study sheets. There are 5 informant that is determined by purposive sampling technique. The results showed the implementation of the occupational health Post program of 14 indicators resulted that a 28.6% (4 indicators) match, 42.8% (6 indicators) were not appropriate, and 28.6% (4 indicators) did not exist. The conclusion in this research is the implementation of the program of Occupational health work at the Cepogo Puskesmas is still not maximized. The advice provided includes making better execution planning until monitoring and evaluation.

Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 3 (2024): July 2024 Vol 8 No 2 (2024): April 2024 Vol 8 No 1 (2024): January 2024 Vol 7 No 4 (2023): October 2023 Vol 7 No 3 (2023): July 2023 Vol 7 No 2 (2023): April 2023 Vol 7 No 1 (2023): January 2023 Vol 7 No Sup (2023): Suplemen July 2023 Vol 6 No 4 (2022): October 2022 Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022 Vol 6 No 2 (2022): Higeia: April 2022 Vol 6 No 1 (2022): HIGEIA: January 2022 Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021 Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press) Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2020 Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020 Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020 Vol 4 No Special 3 (2020): HIGEIA: November 2020 Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020 Vol 4 No Special 2 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020 Vol 4 No 1 (2020): HIGEIA: January 2020 Vol 3 No 4 (2019): HIGEIA: October 2019 Vol 3 No 3 (2019): HIGEIA: July 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA More Issue