cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)
ISSN : 25415581     EISSN : 25415603     DOI : -
Core Subject : Health,
The "Higeia" (Journal of Public Health Research and Development) is a scientific periodical journal containing scientific papers in the form of qualitative and quantitative research reports or research articles (original article research paper) with focus on epidemiology, biostatistics and population, health promotion, health environment, occupational health and safety, health policy administration, public health nutrition, hospital management, maternal and child health, and reproductive health.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Postur Kerja dan Computer Vision Syndrome pada Pekerja yang Menggunakan Personal Computer
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v6i3.55596

Abstract

AbstrakPenggunaan teknologi informasi, dimana komputer sebagai medianya kini semakin meningkat, diantara 85% menggunakannya setiap hari dan 10% beberapa kali dalam seminggu.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis postur kerja dan CVS pada pekerja yang menggunakan personal computer. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 di PT X. Sampel yang diteliti sebanyak 63 sampel, diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan observasi. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara penggunaan kacamata (p= 0,017), jarak pandang mata terhadap komputer (p= 0,003), lama paparan layar komputer (p= 0,010), lama istirahat (p= 0,012) dengan kejadian CVS. Dan ada hubungan antara postur kerja (p= 0,002) dengan kejadian MSDs. Simpulan penelitian adalah penggunaan kacamata, jarak pandang mata terhadap komputer, lama paparan layar komputer, dan lama istirahat berhubungan dengan kejadian CVS. Dan postur kerja berhubungan dengan kejadian MSDs. AbstractThe use of information technology, where the computer as the medium is now increasing, between 85% use it every day and 10% several times a week. The purpose was to analyze work posture and CVS in workers who use personal computers. The research type was a quantitative research that is analytic with a cross sectional design. The research was conducted in December 2021 in PT X. The samples were 63, obtained by using purposive sampling technique. The instrument used a questionnaire and observation. The data were analyzed using Chisquare test. The results showed that there was a relationship between the use of glasses (p= 0.017), distance from the eye to the computer (p= 0.003), length of exposure to computer screens (p= 0.010), length of rest (p= 0.012) and the incidence of CVS. And there was a relationship between work posture (p= 0.002) and the incidence of MSDs. The conclusion was the use of glasses, the distance of the eye to the computer, the length of exposure to the computer screen, and the length of rest are associated with the incidence of CVS. And work posture is related to the incidence of MSDs.
Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Puskesmas Pegandan Sampangan Kota Semarang
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v6i3.55752

Abstract

Abstrak Pandemi Covid 19 menyebabkan negara-negara di dunia melakukan berbagai cara untuk menanggulangi penyebaran Covid-19. Jumlah kasus terkonfirmasi di Puskesmas Pegandan Sampangan Kota Semarang ada sebanyak 342 kasus dari bulan oktober-desember 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mnganalisis pencegahan dan pengendalian Covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Pegandan Sampangan Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pencegahan dan pengendalian di Puskesmas Pegandan berjalan dengan lancar. Simpulan penelitian adalah implementasi pengendalian Covid-19 di Puskesmas Pegandan yaitu dilakukan untuk meminimalkan risiko terjadinya pajanan virus SARS-CoV-2 kepada petugas kesehatan dan non kesehatan, pasien dan pengunjung di fasilitas pelayanan kesehatan, perlu diperhatikan prinsip pencegahan dan pengendalian risiko penularan.
Transmisi COVID-19 pada Pegawai Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2021
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v6i3.56228

Abstract

Jumlah kasus positif COVID-19 di perkantoran Jakarta pada 12-18 April 2021 mencapai 425 orang di 177 kantor, sedangkan besarnya prevalensi pegawai yang bekerja di Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan terkena COVID-19 mencapai 42,8%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan transmisi COVID-19 pada pegawai Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan case control. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2022. Jumlah sampel penelitian sebanyak 72 kasus dan 72 kontrol, dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontak erat (p=0,023), penggunaan transportasi publik (p=0,041), status vaksinasi (p=0,001), dan menjaga jarak (p=0,023) berhubungan dengan transmisi COVID-19. Variabel yang tidak berhubungan dengan transmisi COVID-19 yaitu usia (p=0,738), jenis kelamin (p=1,000), status komorbiditas (p=0,692), penggunaan masker (p=1,000), mencuci tangan (p=0,317), aktivitas fisik (p=0,865), dan mengurangi mobilitas (p=1,000). Faktor-faktor yang berhubungan dengan transmisi COVID-19 adalah kontak erat, penggunaan transportasi publik, status vaksinasi, dan menjaga jarak.
Pengetahuan, Sikap dan Motivasi Ibu Hamil terhadap Partisipasi Vaksinasi COVID-19
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v6i3.56297

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2). Kota Semarang merupakan kota terdampak penyebaran virus COVID-19 dengan kasus terkonfirmasi sebanyak 87.968 kasus diakhir bulan September 2021. Tidak hanya menyebar pada orang dengan kondisi kekebalan tubuh yang sehat, virus COVID-19 juga menyebar kepada kelompok rentan berisiko yaitu ibu hamil. Angka morbiditas ibu hamil terpapar COVID-19 dari Januari hingga Agustus 2021 di Kota Semarang yaitu 18 per 100 orang penduduk. Agustus 2021 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengeluarkan juknis tentang vaksinasi ibu hamil dengan mempertimbangkan peningkatan risiko tertular dan peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan motivasi ibu hamil terhadap partisipasi vaksinasi COVID-19 di Kelurahan Patemon, Kota Semarang. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Patemon, Kota Semarang pada Desember 2021 hingga Februari 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan rancangan desain cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 80 orang ibu hamil. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner terstruktur. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p = 0,004), sikap (p = 0,002), dan motivasi (p = 0,019) ibu hamil dengan partisipasi vaksinasi COVID-19 di Kelurahan Patemon. Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan motivasi ibu hamil terhadap partisipasi vaksinasi COVID-19.
Pengetahuan dan Sikap Siswa terhadap Kepatuhan Protokol Kesehatan di Sekolah Dasar Negeri
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v6i3.56298

Abstract

Abstrak Penyebaran virus dan tingginya kasus COVID-19 di Indonesia turut berdampak dibidang pendidikan. Kota Semarang pada 22 September 2021 ditemukan 7 kasus pada guru dan siswa yaitu dua di SMP dan tiga SD. Pada 2 November 2021 Dinas Kesehatan Kota Semarang menemukan 70 kasus dilingkungan sekolah yang diketahui setelah melakukan random sampling pada 112 sekolah di Kota Semarang pada 25 sampai 27 Oktober 2021. Peningkatan kasus disekolah disebabkan terjadinya pelanggaran atau ketidakpatuhan menerapkan protokol kesehatan. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap siswa terhadap kepatuhan protokol kesehatan di Sekolah Dasar. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Gunungpati pada 27 Desember 2021 – 14 Maret 2022. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan desain cross sectional. Sampel yang ditetapkan sebanyak 370 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan pengetahuan (p= 0,000, RP=1,935) dan sikap (p= 0,000, RP=1,939) siswa terhadap kepatuhan protokol kesehatan di Sekolah Dasar. Kesimpulan variabel yang memiliki hubungan kepatuhan protokol kesehatan yaitu pengetahuan dan sikap siswa. Abstrack The spread of the virus and the high number of COVID-19 cases in Indonesia also have an impact in the field of education. Semarang City on September 22, 2021 found 7 cases in teachers and students, namely two in junior high school and three elementary schools. On November 2, 2021, the Semarang City Health Office found 70 known cases in the school environment after conducting random sampling at 112 schools in Semarang City on October 25 to 27, 2021. The increase in cases in schools is due to violations or non-compliance with implementing health protocols. The purpose of the study was to determine the relationship between students' knowledge and attitudes towards health protocol compliance in elementary schools. The research was conducted at the Gunungpati District State Elementary School on 27 December 2021 – 14 March 2022. This study is a quantitative study using a cross sectional design. The sample set is 370 people with a purposive sampling technique. The instrument uses a questionnaire. The data were analyzed using the Chi Square test by showing the results that there was a relationship between knowledge (p = 0.000, RP = 1.935) and attitudes (p = 0.000, RP = 1.939) of students towards health protocol compliance in elementary schools. Conclusion variables that have a relationship with health protocol compliance are students' knowledge and attitudes.
Praktik Pekerja PPSU dalam Pencegahan Penularan COVID-19
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v6i3.56321

Abstract

Abstrak Praktik pencegahan penularan COVID-19 pada pekerja penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) merupakan sikap dan perilaku bagi pekerja ppsu dalam kepatuhan terhadap protokol kesehatan untuk dapat beradaptasi pada tatanan baru. Pada Februari 2022 lalu, kasus terkonfirmasi COVID-19 kembali mengalami peningkatan menjadi 980.970 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor perilaku dari pekerja PPSU yang berhubungan dengan praktik pencegahan penularan COVID-19 sebagai acuan tindakan preventif bagi kelurahan yang berada di bawah Kecamatan Cakung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan cluster random sampling sehingga diperoleh sampel penelitian sebesar 93 pekerja. Instrumen yang digunakan adalah lembar check-list dan lembar kuesioner. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis univariat, analisis bivariat, dan analisis multivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara ruang lingkup (p=0,033), tingkat pengetahuan (p=0,000), penyuluhan (p=0,010), fasilitas kesehatan (p=0,012), sumber informasi (p=0,003), pemberlakuan SOP (p=0,000), pengawasan (p=0,048) dengan praktik pencegahan COVID-19. Hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan menjadi peluang terkuat untuk menduga praktik pencegahan penularan COVID-19. Abstract The practical prevention of COVID-19 transmission on public infrastructure and facilities workers is a form of an attitude and behaviour on the obedience of health protocol to be able to adapt with new normal conditions. Last February 2022, confirmed case of COVID-19 have increased again with 980,970 cases. The purpose of this research is to find out the behavioural factors from each workers that related to practical prevention of COVID-19. This is a quantitative-research with observational-analytic study and cross sectional design. This research are using cluster random sampling with a total sample of 93 workers. The instrument of this research are check-lists and questionnaire. The statistical study of this research are univariate, bivariate and multivariate analysis. There are relation between scope of work (p=0.033), knowledge (p=0.000), counselling (p=0.010), health facilities (p=0.012), sources of information (p=0.003), implementation of standard operating procedures (p=0.000), surveillance (p=0.048) and practical prevention of COVID-19 transmission. The logistic regression statistical test shows that knowledge is the strongest opportunity to predict a good practical prevention of COVID-19 transmission.
Perilaku terhadap Vaksinasi COVID-19 pada Masyarakat Usia 18-59 Tahun di Kelurahan Lompio
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v6i3.56658

Abstract

Abstrak Kelurahan Lompio merupakan wilayah kerja Puskesmas Banggai yang paling banyak kasus Covid-19 yaitu 191 kasus dengan kriteria penderita pada masyarakat usia 18-59 tahun. Cakupan pelayanan vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Lompio masih rendah untuk kategori usia 18-59 tahun dari total sasaran 2.772 jiwa, hanya 23,7 % yang sudah divaksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku terhadap vaksinasi Covid-19 pada masyarakat usia 18-59 tahun di Kelurahan Lompio. Jenis Penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan selama Januari-Februari 2022. Jumlah sampel adalah 93 orang responden diambil dengan proportional random sampling. Instrumen Penelitian menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor jenis kelamin (p-value=0,866), pekerjaan (p-valu­e=0,001), tingkat pendidikan (p-value=0,000), pengetahuan (p-value=0,095), sikap (p-value=0,000), aksesibilitas/keterjangkauan pelayanan (p-value=0,038), ketersediaan informasi (p-value=0,023), dukungan petugas kesehatan (p-value=0,000), dukungan keluarga (p-value=0,000), dukungan tokoh masyarakat (p-value=0,000). Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara faktor pekerjaan, tingkat pendidikan, sikap, aksesibilitas/keterjangkauan pelayanan, ketersediaan informasi, dukungan petugas kesehatan, dukungan keluarga dan dukungan tokoh masyarakat. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dan pengetahuan. Abstract Lompio Village is the working area of ​​the Banggai Health Center which has the most Covid-19 cases, namely 191 cases with the criteria for sufferers in the community aged 18-59 years. The coverage of Covid-19 vaccination services in Lompio Village is still low for the 18-59 year age category out of a total target of 2,772 people, only 23.7% have been vaccinated. This study aims to determine the factors related to behavior towards Covid-19 vaccination in people aged 18-59 years in Lompio Village. This type of research is analytic observational with a cross sectional approach. This research was conducted during January-February 2022. The number of samples was 93 respondents taken by proportional random sampling. The research instrument used a questionnaire sheet. The results showed that gender (p-value=0.866), occupation (p-value=0.001), education level (p-value=0.000), knowledge (p-value=0.095), attitude (p-value = 0.000), accessibility/affordability of services (p-value = 0.038), availability of information (p-value = 0.023), support from health workers (p-value = 0.000), family support (p-value = 0.000), support from community leaders (p-value=0.000). The conclusion of this study is that there is a relationship between occupational factors, education level, attitudes, accessibility/affordability of services, availability of information, support from health workers, family support and support from community leaders. There is no relationship between gender and knowledge.
Kesiapan Berubah dengan Kinerja Karyawan selama Pandemi COVID-19
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v6i3.50494

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak kepada tenaga kesehatan di instalasi rekam medik RSAB Harapan Kita. Sosialisasi pelayanan rekam medis dengan protokol kesehatan yang telah dijalankan nyatanya tetap saja membuat tumbangnya tenaga kesehatan terpapar COVID-19. Hal ini mengakibatkan pekerjaan tertunda untuk diselesaikan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan kesiapan untuk berubah dengan kinerja karyawan di instalasi rekam medik RSAB Harapan Kita selama pandemi COVID-19. Desain penelitian potong lintang, dengan waktu penelitian Juni-Agustus 2021 dengan sampel 27 karyawan di instalasi rekam medik RSAB Harapan Kita. Analisis data secara bivariat menggunakan uji chi-square untuk menlihat hubungan antar variabel. Hasil analisis menunjukan karyawan yang memiliki persepsi kurang siap berubah dengan kinerja rendah sebanyak 15 responden (100%). Sedangkan jumlah karyawan yang siap berubah dengan kinerja yang baik sebanyak 9 responden (75%). Nilai p-value yang dihasilkan adalah 0,000 dengan nilai Odds Ratio yaitu 4. Sehingga penelitian ini dapat disimpulkan ada hubungan signifikan antara kesiapan berubah dengan kinerja karyawan di instalasi rekam medik RSAB Harapan Kita selama pandemi COVID-19.
Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Pasien di RSUD Pasar Rebo Aisyah, Aisyah; Hardy, Fathinah Ranggauni; Pristya, Terry Y.R.; Karima, Ulya Qoulan
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 6 No 4 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v6i4.48650

Abstract

Diperkirakan bahwa PJK mewakili 2,2% dari keseluruhan beban penyakit global dan sebesar 32,7% dari penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit jantung koroner pada pasien di RSUD Pasar Rebo tahun 2020. Penelitian kuantitatif observasional ini menggunakan desain studi case control dengan simple random sampling. Sampel berjumlah 96 orang. Sumber data penelitian ini adalah rekam medis. Hasil uji chi square, menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian PJK pada pasien adalah jenis kelamin (OR= 2,553; 95%CI= 1,120-5,820) dan diabetes melitus (OR= 0,274; 95%CI= 0,118-0,637). Berdasarkan hasil analisis multivariat, dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling berpengaruh dengan kejadian PJK yaitu hipertensi (Adjusted OR= 3,432; 95%CI= 1,191-9,886) setelah dikontrol oleh variabel usia, jenis kelamin, merokok, dan diabetes melitus. Disarankan bagi pasien dengan hipertensi untuk rutin mengontrol tekanan darah dan melakukan pemeriksaan kesehatan jantung agar mengurangi risiko untuk terkena PJK.
KEMATIAN PADA PASIEN TERKONFIRMASI COVID-19 DI PROVINSI BALI TAHUN 2020 Indarti, I Gusti Ayu Putu; Kurniasari, Ni Made Dian
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i1.49240

Abstract

ABSTRAK Sejak kasus pertama COVID-19 di Indonesia, jumlah kematian terus meningkat dan hal ini menempatkan Provinsi Bali pada peringkat keenam provinsi dengan jumlah kasus kematian COVID-19 terbanyak di Indonesia. Tujuan penelitian, untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan kematian pasien COVID-19 di Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan rancangan case-control dengan menggunakan data sekunder. Penelitian dilakukan dari bulan Januari hingga Mei tahun 2021. Sampel terdiri dari 337 kasus dan 674 kontrol yang dipilih secara simple random sampling. Berdasarkan analisis, variabel yang berhubungan dengan kematian diantaranya, usia yang lebih tua (aOR: 1,06; 95% CI: 1,05-1,07), bertempat tinggal di daerah rural (aOR: 0,48; 95% CI0,33-0,68), sesak napas (aOR: 4,27; 95% CI: 2,99-6,10), hipertensi (aOR; 1,83; 95% CI: 11,07-3,13), gagal ginjal kronis (aOR: 4,47; 95% CI: 2,22-8,99), penyakit jantung (aOR: 2,28; 95% CI: 1,19-4,36), laki-laki (aOR: 1,27; 95% CI: 0,90-1,80), demam (aOR: 1,34; 95% CI: 0,94-1,91), dan diabetes melitus (aOR: 1,51; 95% CI: 0,99-2,32). Pasien terkonfirmasi COVID-19 yang berusia lebih tua, mengalami gejala dan komorbid memiliki peluang untuk mengalami kematian. Abstract The death cases of COVID-19 in Indonesia has continued to increase ever since the first case. Bali Province is in the sixth place of the province with the highest numbers of COVID-19 death cases in Indonesia. The objective of this study is to identify factors related to the death cases of COVID-19 in Bali Province. This study uses a case-control approach with secondary data. The study was conducted from January 2021 to May 2021. Samples taken from 377 cases and 674 control, and chosen from simple random sampling. The results of the study, the variables related to the death cases of COVID-19; older age (aOR: 1.06; 95%CI: 1.05-1.07), living in rural areas (aOR: 0.48; 95%CI: 0.33-0.68), dyspnea (aOR: 4.27; 95%CI: 2.99-6.10), hypertension (aOR; 1.83; 95%CI: 11.07-3.13), chronic kidney disease (aOR: 4.47; 95%CI: 2.22-8.99), heart disease (aOR: 2.28; 95%CI: 1.19-4.36), male (aOR: 1.27; 95%CI: 0.90-1.80), fever (aOR: 1.34; 95%CI: 0.94-1.91), and diabetes mellitus (aOR: 1.51; 95%CI: 0.99-2.32). Patients with COVID-19 who are older, symptomatic patients, and patients with comorbidities have higher risk of death.

Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 3 (2024): July 2024 Vol 8 No 2 (2024): April 2024 Vol 8 No 1 (2024): January 2024 Vol 7 No 4 (2023): October 2023 Vol 7 No 3 (2023): July 2023 Vol 7 No 2 (2023): April 2023 Vol 7 No 1 (2023): January 2023 Vol 7 No Sup (2023): Suplemen July 2023 Vol 6 No 4 (2022): October 2022 Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022 Vol 6 No 2 (2022): Higeia: April 2022 Vol 6 No 1 (2022): HIGEIA: January 2022 Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021 Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2020 Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020 Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020 Vol 4 No Special 3 (2020): HIGEIA: November 2020 Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020 Vol 4 No Special 2 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020 Vol 4 No 1 (2020): HIGEIA: January 2020 Vol 3 No 4 (2019): HIGEIA: October 2019 Vol 3 No 3 (2019): HIGEIA: July 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA More Issue