cover
Contact Name
Wiga Nurlatifa Romadhoni
Contact Email
wiganurlatifa@mail.unnes.ac.id
Phone
+6289674330466
Journal Mail Official
ujoss_pko@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Ged. F1 Lantai 3 Fakultas Ilmu Keolahragaan Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Journal of Sport Sciences
ISSN : 22526471     EISSN : 27757803     DOI : -
Core Subject : Education,
Unnes Journal of Sport Sciences (UJOSS) is an open access journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various sports coaching issues.
Articles 116 Documents
ANALISIS GERAK TENDANGAN T PENCAK SILAT PADA ATLET PERGURUAN TAPAK SUCI MIJEN SEMARANG Pratama, Syifa Deeva Alif; Candra, Adiska Rani Ditya
Unnes Journal of Sport Sciences Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Unnes Journal of Sport Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.407 KB)

Abstract

Tendangan T merupakan tendangan yang dijadikan gaya andalan dalam bertarung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterampilan gerak fase sikap awal (sikap pasang), fase posisi tubuh dan lintasan gerak kaki, fase gerak keseimbangan, fase perkenaan (impact) pada sasaran dan fase akhir tendangan pada teknik tendangan T pencak silat ditinjau dari segi kesesuaian. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan bentuk deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan secara sistematik dan akurat, fakta dan karakteristik mengenai gerak tendangan T atlet Perguruan Tapak Suci Mijen Semarang. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 4 atlet Perguruan Tapak Suci Mijen kategori tanding usia 17-22 tahun, yaitu mengambil seluruh jumlah populasi dikarenakan populasi kurang dari 100 subjek. Teknik penarikan sampel menggunakan Total Sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu hasil rata-rata skor dari analisa gerak tendangan T memiliki rata-rata total skor 4,4 dengan kriteria “sesuai”, yang terdiri dari fase awal, fase posisi tubuh dan lintasan gerak kaki, fase gerak keseimbangan, fase perkenaan (impact) pada sasaran dan fase akhir tendangan. Dari hasil penelitian diharapkan bagi pelatih dan pesilat mampu meningkatkan teknik tendangan T dengan lebih baik untuk menunjang prestasi di cabang pencak silat.
Efektivitas Model Latihan Jump to Box dan Double Leg Cone Hop terhadap Peningkatan Akurasi Heading Suwita, Yossa
Unnes Journal of Sport Sciences Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.262 KB) | DOI: 10.15294/ujoss.v5i2.50064

Abstract

Jump to box and double leg cone hop exercises are forms of plyometric training. Theformulation of the research problem is whether there is an effect of jump to box exercise anddouble leg cone hop exercise on heading and which is the most effective of the twoexercises. This study aims to determine the effect of the two plyometric exercises and themost effective results of the two plyometric exercises on heading accuracy. This study usesan experimental method using a quantitative approach. The population of this study wereall players of SSB Salatiga FC, so the number of research samples were 20 players. Thefindings showed that the effect of jump to box exercise was more effective than double legcone hop exercise on increasing heading accuracy applied to SSB Salatiga FC KU players16-18 years old. The conclusion indicated that jump to box exercise is more effective thanthe double leg cone hop exercise. For the suggestion, soccer players can apply jump to boxexercises to improve the heading accuracy.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN TINGKAT KONSENTRASI TERHADAP KETEPATAN SHOOTING DI KIE FUTSAL CLUB U-20 CILACAP TAHUN 2021 Permadi, Rachmat
Unnes Journal of Sport Sciences Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.997 KB) | DOI: 10.15294/ujoss.v5i2.50190

Abstract

Emotional intelligence and the level of concentration are aspects related to mental. The formulation ofthe problem is Is there a relationship between emotional intelligence and the level of concentration onthe accuracy of shooting results?. The purpose of this study was to determine the relationship betweenemotional intelligence and the level of concentration on the accuracy of shooting results on the KIEFutsal Club U-20 futsal team in Cilacap Regency.The research uses quantitative methods. The dataanalysis technique uses product moment correlation analysis. Correlation test data obtained throughPearson product moment by showing the hypothesis 1) There is no relationship between emotionalintelligence and shooting accuracy, 2) there is a relationship between concentration level and shootingaccuracy, 3) there is a relationship between emotional intelligence and concentration level with shootingaccuracy. The conclusion of the study is that there is a relationship between emotional intelligence andthe level of concentration on shooting accuracy. Research advice is for players to always maintainemotional intelligence and concentration so that when shooting at goal they have good results. Coachesare expected to always pay attention to the psychological factors of players both during training andmatches.
ANALISIS KEPUTUSAN TOM THIBODEAU DALAM PERTUKARAN PEMAIN NBA PADA SECOND DRAFT PICK 2020/2021 TIM NEW YORK KNICKS Ridha Uly Novandayany; Anggit Wicaksono
Unnes Journal of Sport Sciences Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujoss.v6i1.53035

Abstract

Salah satu tim NBA yaitu tim New York Knicks menunjukan rendahnya statistik 3P%. Untuk mengatasinya, seharusnya merekrut pemain dengan posisi Shooting Guard. Namun, pada draft pick ke-2 pelatih Tom Thibodeau memilih Derrick Rose yang berada pada posisi point guard untuk bergabung di tim New York Knicks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tepat atau kurang tepat keputusan Tom dalam memilih Rose untuk bergabung di tim New York Knicks pada draft pick ke-2 menurut data statistik 3P%, FG%, dan persentase kemenangan tim. Metode penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian: 1) Keputusan pelatih Tom benar dalam memilih Rose dilihat dari data statistik 3P% yang mengalami peningkatan. 2) Keputusan Tom benar dalam memilih Rose dilihat dari data statistik FG% yang mengalami peningkatan. 3) Menurut data statistik persentase kemenangan tim atau WIN% dan kriteria kemenangan tim keputusan Tom dalam memilih Rose bergabung benar. Persentase kemenangan tim naik 12% dari 44% menjadi 56%. Simpulan penelitian ini adalah dari data statistik yang digunakan yaitu, 3P%, FG%, dan WIN% mengalami peningkatan dari sebelum Derrick Rose bergabung tim New York Knicks
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN DENGAN HASIL TEMBAKAN BEBAS BOLA BASKET
Unnes Journal of Sport Sciences Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Unnes Journal of Sport Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan dengan hasil tembakan bebas bola basket. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah survey. Desain yang digunakan adalah desain hubungan. Variabel bebas adalah kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan, variabel terikat adalah hasil tembakan bebas. Data pengukuran kekuatan otot lengan menggunakan pull and push dynamometer, kelentukan pergelangan tangan menggunakan goneometer serta tes tembakan bebas 10 kali. Data dianalisis menggunakan regresi ganda. Hasil penelitian secara parsial kekuatan otot lengan tidak berhubungan dengan hasil tembakan bebas bola basket (nilai signifikansi 0,661 > 0,05). Secara parsial kelentukan pergelangan tangan berhubungan dengan hasil tembakan bebas (nilai signifikansi 0,316 > 0,05). Secara simultan kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan tidak berhubungan dengan hasil tembakan bebas (nilai signifikansi 0,595 > 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara kekuatan otot lengan kelentukan pergelangan tangan dengan hasil tembakan bebas bola basket.The purpose of this study is to determine whether there is a correlation between muscle strength of arm and wrist flexibility to the result of basketball free throws. Data collection methods in this study is survey. The design used is the correlation design. The independent variable is the strength of the arm muscles and wrist flexibility, the dependent variable is the result of free throws. Measurement of arm muscle strength using a dynamometer pull and push, the wrist flexibility using goneometer and free kick 10 times test. Data are analyzed using multiple regression. The results partially arm muscle strength is not related to the result of basketball free throws (significance value of 0.661> 0.05). Partially the wrist flexibility related with the free throws (significance values 0.316> 0.05). Simultaneous arm muscle strength and flexibility wrist is not related to the result of free throws (significance value of 0.595> 0.05). Conclusions in this study is no correlation between muscle strength and arm wrist flexibility to the result of basketball free throws.
PENGARUH METODE LATIHAN DAN POWER TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN BERENANG 50 METER GAYA DADA PADA ATLET KELOMPOK UMUR IV PERKUMPULAN RENANG SPECTRUM SEMARANG
Unnes Journal of Sport Sciences Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Unnes Journal of Sport Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Perbedaan pengaruh latihan antara metode latihan tungkai gaya dada posisi badan telungkup dan posisi badan telentang terhadap kecepatan berenang 50 meter gaya dada. 2) Perbedaan pengaruh antara power tungkai kategori tinggi dan rendah terhadap hasil kecepatan berenang 50 meter gaya dada. 3) Interaksi antara metode latihan dan power tungkai terhadap kecepatan berenang 50 meter gaya dada. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2, populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah atlet kelompok umur IV Perkumpulan Renang Spectrum Semarang yang berjumlah 20 atlet, teknik pengambilan sampel total sampling. Instrument tes dalam penelitian ini yaitu: 1) Tes power tungkai, 2) Program latihan tungkai gaya dada, 3) Tes kecepatan berenang 50 meter gaya dada. Teknik analisis data menggunakan anava dua jalur. Uji normalitas menggunakan uji lilliefors dan uji homogenitas menggunakan uji bartlet. Kesimpulan: 1) Terdapat perbedaan pengaruh latihan tungkai gaya dada dengan posisi badan telungkup dengan posisi badan telentang terhadap kecepatan berenang 50 meter gaya dada. 2) Terdapat perbedaan pengaruh antara power tungkai dengan kategori tinggi dan rendah terhadap hasil kecepatan berenang 50 meter gaya dada. 3) Tidak terdapat interaksi antara metode latihan renang dan power tungkai terhadap hasil kecepatan berenang 50 meter gaya dada.   Abstract ___________________________________________________________________ This study aimed to 1) The difference between the effects exercise training methods breaststroke leg stomach posture and supine body position against swimming speed 50 meters breaststroke. 2) The difference between the effect high power and low limbs categories on the results the speed swimming 50 meters breaststroke. 3) The interaction between training methods and power leg the swimming speed 50 meters breaststroke. This type research is an experiment with a 2x2 factorial design, the population athletes age group IV totaling 20 athletes, the sample this study with a total sampling techniques. Instrument test: 1) leg power test, 2) breaststroke leg exercise program, 3) Test the speed swimming 50 meters breaststroke. Data analysis techniques using two way ANOVA. Test for normality using lilliefors test and homogeneity test using test Bartlet. The conclusion 1) There are differences in the effects exercise swimming breaststroke body facedown position with supine body position against swimming speed 50 meters breaststroke. 2) There is a difference between the effect power leg with high and low categories of the results the speed swimming 50 meters breaststroke. 3) There is no interaction between method of pool exercises and leg power to the results swimming speed 50 meters breaststroke.
Hubungan antara Tingkat EmotionalQuotient (EQ) dengan Prestasi Kumite Atlet Karate Kadet Putra pada Kejuaraan Nasional Karate Sunan Kalijaga Cup VIII Yogyakarta Tahun 2012.
Unnes Journal of Sport Sciences Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Unnes Journal of Sport Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  ABSTRAK Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui hubungan antara kemapanan emosi, kekuatan emosi, dan kepuasan dengan prestasi kumite atlet karate kadet putra pada Kejuaraan nasional karate Sunan Kalijaga Cup VIII Yogyakarta tahun 2012. Permasalahan dalam penelitian ini adalah secarabersama-samaapakahada hubungan antarakemapananemosi, kekuatanemosi, dankepuasandengan prestasi kumite atlet karate kadet putra pada Kejuaraan nasional karate Sunan Kalijaga Cup VIII Yogyakarta tahun 2012?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei tes : Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive  sampling. Variabel dalam penelitian ini yaitu tingkat Emotional Quotient (EQ) sebagai variabel bebas serta prestasi kumite atlet karate kadet putra pada sebagai variabel terikat. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner atau angket tetutup. Metode analisis datamenggunakan pengubahan data ke dalam skor T karena data variabel mempunyai satuan yang berbeda. Hasil penelitian dengan regresi ganda menunjukan bahwa berdasarkan hasil perhitungan statistik diperoleh nilai Fhitung sebesar 6.812 dan nilai signifikansi 0.004< 0.05 kesimpulannya ada hubungan yang signifikan antara Emotional Quotient (EQ) yang meliputi kemapanan emosi, kekuatan emosi dan kepuasan dengan prestasi kumite pada atlet kadet putra Kejuaraan Nasional Sunan Kalijaga Cup VIII tahun 2012. Saran untuk para pelatih agar dapat mengarakan emosi anak didiknya dan juga untuk para atlet karate untuk bisa mengendalikan emosi dirinya sendiri agar memperoleh hasil yang memuaskan.   Kata Kunci:Tingkat EmotionalQuotient (EQ), Prestasi Kumite Atlet Karate Kadet Putra  
SUMBANGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS BAWAH SEPAK TAKRAW
Unnes Journal of Sport Sciences Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Unnes Journal of Sport Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Banyak aspek yang perlu diperhatikan oleh para pelatih sepak takraw dalam memberikan program latihan kepada anak didiknya agar dapat berprestasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya sumbangan  kekuatan otot tungkai dan kelentukan terhadap hasil servis dalam permainan sepak takraw pada ekstrakurikuler siswa SD Negeri 03 Yosorejo Petungkriyono Kabupaten Pekalongan tahun 2014. Jenis penelitian deskriptif komparatif menggunakan metode survei dengan tes. Menggunakan teknik pengambilan sampel dengan sampel jenuh. Populasi berjumlah 12 siswa didik. Variabel bebas penelitian kekuatan otot tungkai dan kelentukan sedangkan variabel terikat kemampuan servis bawah. Instrumen kekuatan otot tungkai menggunakan back and leg dynamometer, tes kelentukan menggunakan sit and reach, dan servis bawah menggunakan tes servis bawah. Teknik analisis data menggunakan regresi dan korelasi sederhana dan ganda dengan program SPSS versi 20 for windows. Hasil Uji Koefisien Determinasi Ganda diperoleh nilai Adjusted R2 = 0.822 ini berarti memberikan sumbangan terhadap kekuatan otot tungkai dan kelentukan secara bersama-sama terhadap servis bawah sebesar 82,2%. . Abstract ___________________________________________________________________ Many aspects need to be considered by coaches sepak takraw in providing training programs to their students in order to play well and excel. The purpose of this research is to find out  how much the contribution leg muscle strength and flexibility, either separately or together to serve results in a game of sepak takraw in elementary school student extracurricular 03 Yosorejo Petungkriyono Pekalongan in 2014. Comparative descriptive research using survey method with the test. Election sampel with total population. Population of 12 students. The independent variables leg muscle strength and flexibility while the dependent variable servicing capabilities under. The instrument uses a back leg muscle strength and leg dynamometer, tests using the sit and reach flexibility, and lower service using a service test below. Data were analyzed using regression and simple and multiple correlation with SPSS version 20 for Windows. Results of the study is the Coefficient of Determination Dual Adjusted R2 values ​​obtained = 0822 means to contribute to the leg muscle strength and flexibility together to lower servicing amounted to 82.2%.
PEMBELAJARAN SERVIS ATAS MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PERMAINAN BOLA VOLI
Unnes Journal of Sport Sciences Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Unnes Journal of Sport Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Pendidikan jasmani harus mengutamakan tujuan pembelajaran. Model pembelajaran yang ada sekarang dirasa monoton. Hal tersebut membuat anak cenderung bosan dan kurang menangkap inti pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh tindakan pembelajaran penjas melalui pendekatan metode audiovisual dalam servis atas bolavoli untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMK Negeri 11 Semarang. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Prosedur penelitian tindakan kelas meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap refleksi.  Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan pengamatan dilapangan, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti, lembar tes praktik, dan RPP, silabus dan CD audiovisual. Analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian siklus I menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 60 dengan ketuntasan klasikal 63.75% dari indikator ketercapaian 75%. Untuk hasil penelitian siklus II menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 70 dengan ketuntasan klasikal 76.56% dari indikator ketercapaian 75%. Hasil akhir meningkat dengan diterapkannya model pembelajaran audiovisual. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar servis atas siswa dengan menggunakan model pembelajaran audio visual Abstract ___________________________________________________________________ Physical education should be prioritized the  goal of learning . The learning model is often considered monotonous. This makes children tend to become bored and less captures the core subject learning . The aim of this research is to find out the effect of an action by the application of physical education learning through audiovisual method approach in servicing the top volleyball to improve student learning outcomes XI SMK State 11 Semarang. This research method is a Classroom Action Research. The procedure includes classroom action research planning stage, the implementation phase , stage of observation, and the stage of reflection. Data collection techniques done by field observations, interviews and documentation . The research instrument used in this study were researchers , sheets practice tests , and lesson plans , syllabi and audiovisual CD. Analysis of the data is quantitative and qualitative descriptive.  Results of the first cycle studies show the average student learning outcomes by 60 with 63.75 % classical completeness of indicators of achievement 75 % . For the second cycle study results showed an average student learning outcomes by 70 with 76.56 % classical completeness of indicators of achievement 75 % . The final result increased with the implementation of audiovisual learning model . Based on the above results it can be concluded that an increase in service on student learning outcomes by using audio- visual learning model .
KONDISI KESEGARAN JASMANI ATLET PERKUMPULAN RENANG TIRTA WAHANA USIA 10 – 12 TAHUN
Unnes Journal of Sport Sciences Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Unnes Journal of Sport Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Kesegaran jasmani atlet Perkumpulan Renang Tirta Wahana sangat berpengaruh terhadap semangat latihan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi kesegaran jasmani atlet Perkumpulan Renang Tirta Wahana usia 10-12 tahun Kabupaten Grobogan tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan teknik tes TKJI yang meliputi beberapa item tes yaitu : (1) lari 40 meter, (2) gantung siku tekuk, (3) baring duduk, (4) loncat tegak, dan (5) lari 600 meter. Populasi yang digunakan adalah atlet Perkumpulan Renang Tirta Wahana Kabupaten Grobogan tahun 2015 usia 10-12 tahun yang berjumlah 20 atlet. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata kondisi kesegaran jasmani atlet usia 10 tahun termasuk dalam kategori kurang (K) dengan nilai mean 13,75. Untuk atlet usia 11 tahun termasuk dalam kategori sedang (S) dengan nilai mean 17,00. Dan atlet usia 12 tahun termasuk dalam kategori baik (B) dengan nilai mean 20,00. Serta kondisi kesegaran jasmani atlet Perkumpulan Renang Tirta Wahana usia 10-12 tahun Kabupaten Grobogan tahun 2015 dari 9 atlet termasuk dalam kategori sedang (S) dengan nilai mean 16,56.   Abstract ___________________________________________________________________ Freshness Physical Society athlete Pool Tirta Wahana influence on the spirit of the exercise. The purpose of this study is to determine the conditions Physical Freshness Association Pool Tirta Wahana athletes aged 10-12 Grobogan 2015. The method used in this study is a survey technique TKJI test which includes several test items, namely: 1) run 40 meters, 2) pull ups, 3) sit ups, 4) vertical jump, 5) run 600 meters. The population used is the athlete Association Pool Tirta Wahana Grobogan 2015 which amounted to 20 athletes and use total population. Analysis of the data used in this research is descriptive statistics. The results showed that the average conditions of physical fitness of athletes age of 10 years are included in the category of less (K) with a mean of 13.75. For athletes 11 years of age are included in the category of medium (S) with a mean of 17.00. And athletes 12 years of age included in either category (B) with a mean of 20.00. And the condition of physical fitness of athletes Association Pool Tirta Wahana aged 10-12 Grobogan 2015 of 9 athletes included in the category of medium (S) with a mean of 16.56.Kesegaran jasmani atlet Perkumpulan Renang Tirta Wahana sangat berpengaruh terhadap semangat latihan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi kesegaran jasmani atlet Perkumpulan Renang Tirta Wahana usia 10-12 tahun Kabupaten Grobogan tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan teknik tes TKJI yang meliputi beberapa item tes yaitu : (1) lari 40 meter, (2) gantung siku tekuk, (3) baring duduk, (4) loncat tegak, dan (5) lari 600 meter. Populasi yang digunakan adalah atlet Perkumpulan Renang Tirta Wahana Kabupaten Grobogan tahun 2015 usia 10-12 tahun yang berjumlah 20 atlet. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata kondisi kesegaran jasmani atlet usia 10 tahun termasuk dalam kategori kurang (K) dengan nilai mean 13,75. Untuk atlet usia 11 tahun termasuk dalam kategori sedang (S) dengan nilai mean 17,00. Dan atlet usia 12 tahun termasuk dalam kategori baik (B) dengan nilai mean 20,00. Serta kondisi kesegaran jasmani atlet Perkumpulan Renang Tirta Wahana usia 10-12 tahun Kabupaten Grobogan tahun 2015 dari 9 atlet termasuk dalam kategori sedang (S) dengan nilai mean 16,56.   Abstract ___________________________________________________________________ Freshness Physical Society athlete Pool Tirta Wahana influence on the spirit of the exercise. The purpose of this study is to determine the conditions Physical Freshness Association Pool Tirta Wahana athletes aged 10-12 Grobogan 2015. The method used in this study is a survey technique TKJI test which includes several test items, namely: 1) run 40 meters, 2) pull ups, 3) sit ups, 4) vertical jump, 5) run 600 meters. The population used is the athlete Association Pool Tirta Wahana Grobogan 2015 which amounted to 20 athletes and use total population. Analysis of the data used in this research is descriptive statistics. The results showed that the average conditions of physical fitness of athletes age of 10 years are included in the category of less (K) with a mean of 13.75. For athletes 11 years of age are included in the category of medium (S) with a mean of 17.00. And athletes 12 years of age included in either category (B) with a mean of 20.00. And the condition of physical fitness of athletes Association Pool Tirta Wahana aged 10-12 Grobogan 2015 of 9 athletes included in the category of medium (S) with a mean of 16.56.

Page 7 of 12 | Total Record : 116