cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Biology Education
ISSN : 2540833X     EISSN : 22526579     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Journal of Biology Education [e-ISSN 2540-833X | p-ISSN 2252-6579 | DOI 10.15294/jbe | DOAJ toc/2252-6579 | Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang] publishes research articles and conceptual analysis of philosophy, education theory, biology education research, instrument of biology learning tools, biology of learning media, biological experiments developing, and evaluation of biology learning.
Arjuna Subject : -
Articles 956 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING Annisa, Nuraini; Dwiastuti, Sri; Fatmawati, Umi
Journal of Biology Education Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v5i2.7153

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 6 Surakarta. Penelitian yang dilakukan merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 6 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015. Data diperoleh melalui metode tes, observasi, dan wawancara. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif.  Prosedur penelitian menggunakan metode spiral. Aspek memilah meningkat 30,88%  dari pra-siklus ke siklus III. Aspek mengorganisasi meningkat 29,41% dari pra-siklus ke siklus III. Aspek mengatribusi meningkat 25,74% dari pra-siklus ke siklus III. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ada peningkatan kemampuan berpikir analitis sebesar 28,68% melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 6 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SISTEM DALAM KEHIDUPAN TUMBUHAN BERBASIS WEB DENGAN VISUALISASI DAN SIMULASIPENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SISTEM DALAM KEHIDUPAN TUMBUHAN BERBASIS WEB DENGAN VISUALISASI DAN SIMULASI Mundiyakin, Ika; Herlina, Lina; Habibah, Noor Aini
Journal of Biology Education Vol 1 No 3 (2012)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v1i3.10255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pembelajaran sistem dalam kehidupan tumbuhan berbasis web dengan visualisasi dan simulasi. Penelitian ini dikatakan layak jika hasil penilaian kelayakan dari pakar media dan materi 70% dan hasil belajar klasikal ≥ 75% di atas nilai KKM. Penelitian ini merupakan Research and Development (R & D) yang akan menghasilkan web pembelajaran pada materi sistem dalam kehidupan tumbuhan di MTs Negeri. Hasil analisis penilaian kelayakan pakar materi adalah 85% dan hasil penilaian oleh pakar media 75,76%. Pada uji coba skala terbatas hasil belajar siswa mencapai 100%. Pada uji coba pemakaian kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Terbukti dengan pencapaian hasil belajar kelas eksperimen ketuntasan klasikal mencapai 100% dan pada kelas kontrol ketuntasan klasikalnya hanya 75%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran biologi berbasis web dengan visualisasi dan simulasi layak digunakan pada materi sistem dalam kehidupan tumbuhan di MTs Negeri.   The purpose of this study was to know the appropriateness of web based learning system plant life topic with visualization and simulation. The experiment was considered succesfull if the results of quality assessment of media experts and materials was 70% and the results of classical learning ≥ 75% was which above the standard of KKM. This study was a Research and Development (R & D) that the result is web-learning system material in the plant life in the MTs. The results of expert analysis for feasibility assessment of the material was 85% and the results of expert assessment for the media is 75.76%. On a limited scale trial, students assessment reached 100%. On the trial application, experiment class performed better than the control class. It could be showed by study result assessment in the experiment class. The classical completeness was 100% and the control class was 75%. Based on the results, it could be concluded that the use of web-based biology learning media with visualization and simulation was appropriate to be used in the system in the living plant material in MTs.  
Penerapan Perangkat Pembelajaran Model Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Idris, Rafiqa; Tjandrakirana, Tjandrakirana; Soejipto, Soejipto
Journal of Biology Education Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v6i3.11727

Abstract

Abstrak : Telah dilakukan penelitian yang menerapkan perangkat pembelajaran model inkuiri terbimbing (Guided inquiry) pada 30 siswa dengan desain one group pretest- posttest. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif-kualitatif dengan hasil : (a) keterlaksanaan pembelajaran baik (3,6); (b) Frekuensi aktivitas yang menonjol adalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa (c) respon siswa positif (82); (d) kemampuan berpikir kritis siswa meningkat (N-gain; 0,76 dengan kriteria tinggi). Simpulan penelitian ini, bahwa penerapan perangkat pembelajaran model inkuiri terbimbing (Guided inquiry) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
ANALISIS HAMBATAN GURU BIOLOGI SMA DI KOTA SEMARANG DAN PEMECAHANNYA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Ayuningrum, Sinta; Peniati, Endah
Journal of Biology Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v5i1.12296

Abstract

Hasil observasi awal di sekolah yang telah mengimplementasikan Kurikulum 2013 di kota Semarang menunjukkan guru Biologi SMA mengalami hambatan pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran Kurikulum 2013. Tujuan penelitian untuk menganalisis hambatan dan mendeskripsikan upaya pemecahan hambatan guru Biologi SMA di kota Semarang dalam implementasi Kurikulum 2013. Metode penelitian adalah kualitatif yang dilaksanakan di SMA N 2, SMA N 5, SMA N 13, SMA Kesatrian 1, dan SMA Kesatrian 2 kota Semarang pada semester gasal tahun ajaran 2014/2015. Sumber data pada penelitian ini adalah guru Biologi SMA kelas X, siswa kelas X, dan dokumen RPP. Data tentang hambatan guru Biologi SMA dalam perencanaan pembelajaran Kurikulum 2013 diperoleh dengan menggunakan angket guru dan dokumen RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Hambatan pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran diperoleh dengan menggunakan angket guru dan angket siswa. Pedoman wawancara digunakan sebagai data tambahan tanggapan guru BiologiSMA terhadap implementasi Kurikulum 2013. Hasil penelitian berupa hambatan guru pada perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Pada perencanaan pembelajaran kualitas RPP guru tergolong sangat baik dan hambatan guru dalam menyusun RPP tergolong rendah. Pada pelaksanaan pembelajaran tergolong hambatan sedang dan tanggapan siswa terhadap implementasi Kurikulum 2013 tergolong baik. Pada evaluasi pembelajaran tergolong dalam hambatan rendah dan tanggapan siswa terhadap implementasi Kurikulum 2013 tergolong sangat baik. Result of preliminary observations in schools which have implemented Curriculum 2013 at Semarang showed that highschool Biology teachers have obstacles in Curriculum 2013 learning plan, learning implementation, and learning assesement. This study aims to analyze and describe obstacles to a solutions of Semarang senior high school Biology teachers in implementing the Curriculum 2013. This research was done by qualitative method, with research sites in SMA N 2, SMA N 5, SMA N 13, SMA Kesatrian 1, and SMA Kesatrian 2 Semarang of the school year 2014/2015 odd semester. This research data sources were X grade Biology teachers, X grade students, and lesson plan documents. Data about obstacles of X grade Biology teachers in learning plan was measured using teacher questionnaire, student questionnaire, and lesson plan documents. Data about obstacles of X grade Biology teachers in learning implementation and learning assesement was measured using teacher questionnaire and student questionnaire. Interview guidance is used as secondary data of X grade Biology teachers implementing Curriculum 2013 perception. The result of the learning plan showed that teachers’ lesson plan quality was very good and teacher obstacles of learning plan was in low criteria. Learning implementation obstacles was in intermediate criteria and students perception in implementing Curriculum 2013 was in good criteria. The result of the learning assessment showed that the obstacles was in low criteria and students perception was in very good criteria
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TUTORIAL BERBANTUAN KUIS INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA Wafda, Zulfa; Utami, Nur Rahayu; Pribadi, Tyas Agung
Journal of Biology Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v5i1.12462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Model Pembelajaran Tutorial Berbantuan Kuis Interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem gerak manusia. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental design. Rancangan penelitian menggunakan pola pretest posttest design. Populasi penelitian ini adalah kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pamotan. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling dan didapatkan sampel kelas XI IPA-1 dan XI IPA-3 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Hasil perhitungan N-gain pada kelas XI IPA-1 dan kelas XI IPA-3, menunjukkan > 85 siswa mencapai N-gain > 0,3 dengan kriteia sedang sampai tinggi, dan > 85% siswa hasil belajarnya mencapai nilai >80. Hasil analisis korelasi diketahui bahwa pada kelas XI IPA-1 dan kelas XI IPA-3 rhitung > rtabel, maka terdapat hubungan antara N-gain dan nilai posttest siswa dengan kriteria hubungan sangat kuat. Hasil analisis aspek afektif dan psikomotorik siswa kelas XI IPA-1 dan kelas XI IPA-3 termasuk dalam kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran tutorial berbantuan kuis interaktif efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem gerak manusia di SMA Negeri 1 Pamotan. This study aims to determine the effectiveness of the Model Learning Tutorial Assisted Interactive Quiz to improve student learning outcomes in the matter of human motion system. This research is a quasi-experimental design. The study design using pretest posttest design.Populasi pattern in this study dalah XI IPA SMAN 1 Pamotan. Sampling using purposive sampling and obtained samples of grade XI-1 and XI-3 as the experimental class. Data collected by the test method, and questionnaire. The results showed that the learning outcome of students grade XI-1 and XI IPA-3,> 85 students reach the N-gain> 0.3 with kriteia moderate to high, and> 85% of students study result reached a value> 80. Based on the results of this study concluded that the Learning Model Berbantan Quiz Interactive Tutorial effectively to improve student learning outcomes in the matter of human motion systemThis study aims to determine the effectiveness of the Model Learning Tutorial Assisted Interactive Quiz to improve student learning outcomes in the matter of human motion system. This research is a quasi-experimental design. The study design using pretest posttest design.Populasi pattern in this study dalah XI IPA SMAN 1 Pamotan. Sampling using purposive sampling and obtained samples of grade XI-1 and XI-3 as the experimental class. Data collected by the test method, and questionnaire. The results showed that the learning outcome of students grade XI-1 and XI IPA-3,> 85 students reach the N-gain> 0.3 with kriteia moderate to high, and> 85% of students study result reached a value> 80. Based on the results of this study concluded that the Learning Model Berbantan Quiz Interactive Tutorial effectively to improve student learning outcomes in the matter of human motion system
PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI QUESTION STUDENT HAVE (QSH), MEDIA INTERAKTIF EKOSISTEM, DAN KOMBINASINYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Rahmawati, Lady; Rahayu, Enni Suwarsi; Martin H.B., F. Putut
Journal of Biology Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v5i1.12469

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan strategi QSH, media interaktif ekosistem, dan kombinasi keduanya dan menentukan yang paling optimal digunakan pada pembelajaran ekosistem. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre-Experiment Design, dengan menggunakan pola Pretest-Posttest Group Design. Populasi penelitian terdiri atas seluruh siswa kelas X SMA PGRI 2 Kayen yang terdiri atas 7 kelas, dengan 3 kelas sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling.  Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 60% siswa kelas QSH, 82% siswa kelas flash, 100% siswa kelas kombinasi lulus KKM. Rata-rata n-gain ketiga kelas eksperimen mencapai kriteria sedang, dan hasil belajar afektif siswa mencapai kategori baik. Hasil uji hipotesis dilanjutkan dengan uji lanjut BNT menunjukkan bahwa kelas kombinasi paling optimal digunakan dalam pembelajaran ekosistem dibandingkan kedua kelas lainnya.The objective of the research to examine the effect of using QSH strategy, interactive media of ecosystem, and a combination of both and which is more optimal treatment used in the ecosystem. This research was Pre-Experiment Design, using pretest-posttest group design. The population in this research was all students X SMA PGRI 2 Kayen, while samples in this study was three classes taken using purposiv sampling. The results showed 60% of QSH class , 82% students of flash class, 100% of students of combination class pass KKM. N-gain result of third class reached medium criteria, and affective learning outcomes reach high category. Hypothesis results continued with LSD test showed that treatment of combination class was the most optimal  in the learning ecosystem than the other two classes.
EFEKTIVITAS METODE FIELD TRIP DI SUNGAI KALIGARANG SEMARANG TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI PENGELOLAAN LINGKUNGAN Marini, Marini; Rahayuningsih, Margareta; Retnoningsih, Amin
Journal of Biology Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v5i1.12472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode field trip di Sungai Kaligarang Semarang terhadap hasil belajar siswa pada materi pengelolaan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre experimental dengan desain one shot case study. Populasi diambil dari siswa kelas VII SMP N 40 Semarang tahun ajaran 2014/2015. Sampel yang digunakan adalah kelas VIIF, VIIG, dan VIIH yang diambil dengan teknik convenience sampling. Data penelitian berupa hasil belajar siswa ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, data tanggapan siswa dan guru yang dikumpulkan dengan metode observasi dan tes. Data-data tersebut dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ≥ 75% siswa mencapai ketuntasan (nilai ≥ 75) pada hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik. Jumlah siswa yang tuntas pada hasil belajar kognitif di kelas VIIF sebesar 96,7%, kelas VIIG sebesar 100% dan kelas VIIH sebesar 100%. Pada hasil belajar afektif kelas VIIF sebesar 87%, kelas VIIG sebesar 100% dan kelas VIIH sebesar 81,2%. Pada hasil belajar psikomotorik kelas VIIF sebesar 100%, kelas VIIG sebesar 78,1% dan kelas VIIH sebesar 87,2%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa filed trip di Sungai Kaligarang Semarang dan jalan sekitarnya efektif terhadap hasil belajar siswa materi pengelolaan lingkungan. The objective of the research was to analyse effectiveness learning outcome on  environmental management in Semarang Kaligarang River using field trip methods.The method used in this research is a pre-experimental design with one shot case study. The population of this research used all the grade VII studentsat SMPN40Semarangacademic year2014/2015. Samples were gradeVIIF, VIIG, andVIIH students collected by convenience samplingtechnique. Data were obtained from the student worksheet, post test, questionaire studentandteacher. The data was analyzed by descriptive quantitative. The results showed that≥ 75% of student achieved optimal learning outputs (score ≥ 75) in cognitive, affective, and psychomotor learning outcome. The number of student that got optimal value on the cognitif outcome amounted to 96,7% in  grade VIIF and amounted 100% in  grade VIIG and VIIH. In affective learning outcome  grade VIIF amounted to 87%,  grade VIIG of 100% and amounted to 81,2% in  grade VIIH. In psychomotor learning outcome amounted to 100% in  grade VIIF, amounted 78,1% in grade VIIG and amounted 87,2% in  grade VIIH.Based on the resultsof this study can be concludedthat thefiledtripinSemarangKaligarangRivereffective on student learning outcomes in environmental management.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN METODE GALLERY WALK PADA PEMBELAJARAN MATERI SEL DI SMA Tsani, Una Lailis; Marianti, Aditya; Utami, Nur Rahayu
Journal of Biology Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v5i1.12475

Abstract

Pokok bahasan sel merupakan materi dasar dalam pembelajaran biologi untuk menunjang materi selanjutnya .Tingkat penguasaan materi yang baik oleh siswa dapat ditunjang melalui model pembelajaran aktif. Salah satu model pembelajaran yang dapat menunjang keaktifan serta interaksi siswa di dalam kelas yaitu pembelajaran berbasis proyek dengan metode gallery walk.. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran berbasis proyek dengan metode gallery walk pada pembelajaran materi sel. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (pre-experimental design) yang  menggunakan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Populasi dalam  penelitian ini adalah kelas XI MA Al irsyad Gajah demak yang terdiri dari 2 kelas, penentuan  sampel dari penelitian ini diambil dari seluruh populasi yang ada dikarenakan keterbatasan sampel yaitu kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, observasi, dan angket. Hasil belajar siswa menunjukkan rata-rata diatas KKM (≥80) pada kedua kelas yaitu sebesar 86.38 pada kelas XI IPA 1 dan 84.85 pada kelas XI IPA 2. Hasil uji  N-gain menunjukkan bahwa lebih dari 75% siswa memperoleh nilai N-gain pada kategori sedang dan  tinggi. Hasil penilaian aktifitas siswa menunjukkan tingkat keaktifan yang tinggi yaitu lebih dari 70% siswa aktif selama pembelajaran berlangsung yang mencakup 5 kali pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek dengan metode gallery walk efektif untuk membelajarkan materi sel di kelas XI MA Plus keterampilan Al Irsyad Gajah Demak. The subject matter of cell is the basic material in Biology learning to support the further material. The mastery level of the material can be supported by the students through active learning model. One model of learning that can support the activity and interaction of students in the classroom is project-based learning with a gallery walk methods. This study aimed to test the effectiveness of project-based learning model with a gallery walk method Pre-experimental design was carried out in the design of one-group pretest-posttest. Two classes of eleventh grade students of MA AL Irsyad Gajah Demak were employed as the population of this study. The data was collected through test, observation, and questionnaire as the instrument.Students’ learning result indicated the average score in two classes were above KKM (≥80) that is 86.38 on the class XI IPA 1 and 84.85 on the XI IPA 2. N-gain test result showed that over 75% students were on the medium and high categories. Students’ activity assessment result indicate high level of activity that is over 70% students active during the learning process that consist of 5 meetings. Based on the results of this research, it can concluded that the project-based learning with a gallery walk- method is effective to be applied to the cell material in class XI MA Plus Keterampilan Al Irsyad Gajah Demak
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 AJIBARANG Octavia, Elsa Nur; Purwantoyo, Eling
Journal of Biology Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v5i1.12483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Guided Inquiry pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan di kelas VIII SMP Negeri 3 Ajibarang. Rancangan penelitian menggunakan pola One - shot Case Study. Teknik sampling yang digunakan yaitu Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A, VIII B dan VIII C. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketiga kelas eksperimen memiliki aktivitas dan hasil belajar yang tinggi. Ketuntasan klasikal aktivitas siswa dalam diskusi dan presentasi mencapai 75,30%, sedangkan ketuntasan klasikal aktivitas siswa dalam praktikum mencapai 89,28%. Ketuntasan klasikal hasil belajar mencapai 88,66%. Siswa memberikan tanggapan positif terhadap pembelajaran Guided Inquiry sebesar 94,95%. Pembelajaran efektif karena >85% siswa memperoleh nilai ≥80 dan >75% siswa berpartisipasi aktif. Simpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Guided Inquiry efektif diterapkan pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan di kelas VIII SMP Negeri 3 Ajibarang. The aim of the study is to determine the effectiveness of Guided Inquiry learning in concept of structure and function of plant tissue in class VIII SMP Negeri 3 Ajibarang. The study was done by One - shot Case Study. The sampling technique used was Purposive Sampling. The samples in this study were class VIII A, VIII B and VIII C. The results showed that all three experimental class activity and learning outcomes are high. Classical completeness of student activity in the discussions and presentations is 75.30%, while the classical completeness student activity in the practicum is 89.28%. Classical completeness of student learning outcome is 88.66%. Students’ positive response to the Guided Inquiry learning is 94.95%. Learning effective because >85% of students received grades ≥80 and >75% of students participate actively. The conclusion of this study is Guided Inquiry learning model can be effectively applied in  structure and function of plant tissue concept in class VIII SMP Negeri 3 Ajibarang.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E DIPADU DENGAN MEDIA PUZZLE EDUCATION PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA DI SMA Meilina, Defi Fahrul; Widiyaningrum, Priyantini; Supriyanto, Supriyanto
Journal of Biology Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v5i1.12484

Abstract

Penerapan Pembelajaran Learning Cycle 5E Dipadu dengan Media Puzzle Education Pada Materi Sistem Gerak Manusia diharapkan mampu untuk mengatasi permasalahan hasil belajar peserta didik yang masih rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas penerapan metode Learning Cycle 5E dipadu dengan media Puzzle Education pada materi Sistem Gerak Manusia di SMA N 1 Godong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre experimental dengan desain one shot case study. Populasi diambil dari peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Godong Tahun Ajaran 2015/2016. Sampel yang digunakan adalah kelas XI MIPA 2 dan XI MIPA 4 yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data penelitian berupa hasil belajar peserta didik ranah kognitif dianalisis dengan metode tes, ranah afektif dan psikomotor dengan observasi dan tanggapan peserta didik dan guru menggunakan angket. Data-data tersebut dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 75% siswa mencapai KKM pada hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik. Peserta didik yang mencapai KKM pada ranah kognitif sebesar 84,90% afektif 85,24% dan psikomotor 100%. Pada tanggapan peserta didik dan guru memperoleh tanggapan yang baik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 5E dipadu dengan media Puzzle Education pada materi Sistem Gerak Manusia efektif diterapkan di SMA N 1 Godong Application of 5E Learning Cycle Combined with Puzzle Education In Human skeletal Systems will be able to solve the low learning result of student problem. The purpose of this research was to analyse effectiveness of the application of  5E Learning Cycle combined with Puzzle Education on Human skeletal System at SMA N 1 Godong. The method  used  in  this  research  is  a  pre-experimental  design with  one  shot  case study. The population of  this  research used all  the grade XI SMA Negeri 1 Godong academic  year 2014/2015. Samples were grade XI MIPA 2 and XI MIPA 4 students collected by purposive sampling technique. The research data is cognitive learning outcomes was analyzed by test method, affective and psychomotor with observation, students and teachers response using a questionnaire. These data were analyzed descriptively. The results showed that more than 75% of students achieve the KKM learning outcomes of cognitive, affective, and psychomotor. Students that achieve KKM on cognitive learning outcome amounted 84.90%, affective amounted 85.24%  and psychomotor amounted 100%. The students and teachers response got a good response. Based on the results of the study can be concluded that the 5E Learning Cycle combined with Puzzle Education on Human skeletal System effectively implemented in SMA N 1 Godong.