cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 477 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUMON BERBANTUAN MEDIA POSTER BERVISI SETS TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI Tiyanto, Waris; Binadja, Ahmad; Santoso, Nurwachid Budi
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran kumon berbantuan media poster bervisi SETS dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya terhadap pencapaian kompetensi siswa terkait kelarutan dan hasil kali kelarutan. Desain penelitian yang digunakan control group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Pada kelas eksperimen digunakan model pembelajaran kumon berbantuan media poster bervisi SETS, dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran berbantuan media poster bervisi SETS. Rata-rata hasil post test kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut 82,97 dan 75,29. Sedangkan ketuntasan klasikal berturut-turut sebesar 34 dari 38 siswa dan 27 dari 38 siswa. Peningkatan pencapaian kompetensi kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Nilai uji normalized gain kelas eksperimen sebesar 0,57 dan pada kelas kontrol nilai uji normalized gain sebesar 0,37. Uji korelasi diperoleh harga koefisien biserial sebesar 0,28. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran model pembelajaran kumon berbantuan media poster bervisi SETS berpengaruh positif terhadap pencapaian kompetansi siswa terkait kelarutan dan hasil kali kelarutan dengan memberikan kontribusi sebesar 28%.
KEEFEKTIFAN PENILAIAN PORTOFOLIO DALAM PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK SMA Wandansari, Tekad Putri; Wahyuni, Sri
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penilaian portofolio terhadap pemahaman konsep peserta didik pada materi koloid. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA SMA N 1 Ambarawa. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Shot Case Study dengan kelas eksperimen diambil secara cluster random sampling. Penilaian portofolio dikatakan efektif jika proporsi ketuntasan belajar klasikal kelas eksperimen minimal mencapai 75% dengan ketuntasan belajar individu 73. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata hasil belajar kognitif peserta didik dari tugas portofolio pada kelas eksperimen yaitu 82,51. Penilaian portofolio pada kelas eksperimen memenuhi KKM 73 dan memenuhi ketuntasan klasikal 75%, dengan persentase ketuntasan klasikal kelas eksperimen sebesar 97,22%. Hasil analisis proporsi ketuntasan klasikal dengan uji z pada taraf kepercayaan 95% menunjukkan penerapan penilaian portofolio pada pembelajaran materi koloid mampu mencapai ketuntasan belajar klasikal. Hasil rata-rata persentase angket tanggapan pesera didik terhadap penilaian portofolio sebesar 80,3% dalam kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan penilaian portofolio efektif dalam pemahaman konsep peserta didik kelas XI IPA SMA N 1 Ambarawa pada materi koloid. Kata kunci : keefektifan; koloid; pemahaman konsep; penilaian portofolio
PENERAPAN PENDEKATAN INDUKTIF-DEDUKTIF DALAM PEMBELAJARAN MATERI KELARUTAN DAN Ksp Sania, Ratna Zahrotus; Priatmoko, Sigit
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berpusat pada guru menyebabkan siswa tidak dapat membangun pengetahuannya sendiri sehingga menjadi pasif. Pendekatan induktif-deduktif merupakan pendekatan pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa dalam membangun pengetahuan. Penelitian dilakukan di MAN 1 Magelang pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran dengan pendekatan induktif-deduktif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA MAN 1 Magelang tahun pelajaran 2012/2013. Desain penelitian yang digunakan adalah postest only control design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, dengan kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t terhadap nilai posttest. Dari hasil uji hipotesis tersebut diperoleh nilai thitung sebesar 4,99 dan nilai ttabel pada ? = 5% adalah 1,72, yang berarti nilai thitung > ttabel sehingga nilai postest kelas eksperimen sudah mencapai ketuntasan belajar. Pada pengujian proporsi ketuntasan klasikal kelas eksperimen mencapai 86,36% sedangkan pada kelas kontrol hanya 75%. Pada pengujian aspek afektif dan psikomotor, rata-rata nilai hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan induktif-deduktif efektif pada hasil belajar kimia siswa MAN 1 Magelang pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan.
Analisis Instrumen Performance Assessment dengan Metode Generalizability Coefficient pada Penilaian Keterampilan Dasar Laboratorium Izza, Laily Noor; Susilaningsih, Endang; Harjito, Harjito
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena saat ini, pelaksanaan penilaian hasil belajar di lembaga pendidikan pada umumnya menggunakan paper and pencil test, sedangkan penilaian individu mahasiswa saat melakukan kinerja dan keterampilan dalam melakukan praktikum masih belum teramati dan terukur dengan baik. Alternatif tes yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan belajar mahasiswa adalah penilaian kinerja (performance assessment). Penelitian ini dilakukan pada praktikum kimia dasar Universitas Negeri Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah instrumen performance assessment yang merupakan hasil penelitian dapat digunakan untuk menilai keterampilan dasar laboratorium mahasiswa. Pada penelitian ini instrumen penilaian kinerja dianalisis menggunakan metode generalizability coefficient berdasarkan teori Thorndike. Penelitian ini merupakan penelitian analisis instrumen performance assessment untuk mengetahui kualitasnya (validitas dan reliabilitas). Instrumen penilaian kinerja hasil penelitian dapat dikatakan baku dan layak digunakan, jika memenuhi validitas konstruk dan koefisien generalisabilitas ?0,700. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian kinerja memiliki koefisien generalisabilitas sebesar 0,805. Hal ini berarti bahwa instrumen penilaian tersebut secara konseptual sudah layak untuk digunakan. Sedangkan validitas instrumen ini merupakan validitas konstruk, yang dilakukan oleh dosen pembimbing 1, pembimbing 2, dan dosen-dosen kimia pengampu mata kuliah praktikum kimia dasar. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa instrumen penilaian kinerja hasil penelitian sudah baku dan dapat digunakan untuk menilai keterampilan dasar laboratorium mahasiswa. Kata Kunci: Performance assessment; metode Generalizability Coefficient; Keterampilan dasar laboratorium
IMPLEMENTASI LOCAL MATERIAL EXPERIMENT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Pratama, Pandu Wahyu; Supardi, Kasmadi Imam
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains siswa menggunakan local material experiment pada materi konsep redoks. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X.1 sampai kelas X.8 SMA Negeri 2 Pekalongan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pretest and postest group. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas eksperimen (X.5) 29 siswa, dan kelas kontrol (X.4) 29 siswa. Hasil N-gain keterampilan mengklasifikasikan kelompok siswa prestasi tinggi, sedang dan rendah untuk kelas eksperimen berturut-turut sebesar 0,844;0,710;0,648; dan kelas kontrol sebesar 0,760;0,562;0,544 . N-gain keterampilan memprediksi kelompok siswa prestasi tinggi, sedang, dan rendah untuk kelas eksperimen berturut-turut sebesar 0,856;0,781;0,700; dan kelas kontrol sebesar 0,740;0,630;0,615. N-gain keterampilan mengkomunikasikan kelompok siswa prestasi tinggi, sedang dan rendah untuk kelas eksperimen berturut-turut sebesar 0,796;0,716;0,632; dan kelas kontrol sebesar 0,625;0,615;0,582. N-gain keterampilan menyimpulkan kelompok siswa prestasi tinggi, sedang dan rendah untuk kelas eksperimen berturut-turut sebesar 0,933;0,723;0,671; dan kelas kontrol sebesar 0,794;0,618;0,563. Simpulan penelitian adalah pembelajaran pada local material experiment memberikan peningkatan keterampilan proses sains pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Pekalongan.
PENGARUH PENERAPAN METODE ROLE PLAYING DENGAN PENDEKATAN KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR KOLOID Faiza, Whiny Okta; Prasetya, Agung Tri
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan metode pembelajaran yang bervariasi, siswa akan tertarik sehingga tugas guru dalam menyampaikan materi menjadi lebih mudah, dan tujuan pembelajaran dapat dicapai. Di SMA Negeri 1 Rawalo, ketuntasan klasikal siswa dalam menguasai materi kimia kurang dari 85%, sedangkan nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) di sekolah tersebut untuk mata pelajaran kimia yaitu 70. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan seberapa besar pengaruh penerapan metode role playing dengan pendekatan konsep terhadap hasil belajar koloid siswa. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas XI IPA semester genap SMA Negeri 1 Rawalo tahun pelajaran 2012/2013. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest and postest group design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, diperoleh kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen menggunakan metode role playing dengan pendekatan konsep dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran ceramah dan diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh dan peningkatan yang signifikan metode role playing dengan pendekatan konsep terhadap hasil belajar siswa. Besarnya pengaruh penerapan metode role playing dengan pendekatan konsep terhadap hasil belajar siswa 48,58%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan penerapan metode role playing dengan pendekatan konsep pada materi koloid memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Rawalo
PENGGUNAAN PETA KONSEP DAN DIAGRAM VEE UNTUK MENINGKATKAN ATTITUDE TOWARD CHEMISTRY Saddam, Danar; Sudarmin, Sudarmin; Siadi, Kusoro
Chemistry in Education Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas peta konsep dan diagram vee terhadap kenaikan attitude toward chemistry siswa. Peningkatan attitude toward chemistry selanjutnya dianalisis hubunganya dengan hasil belajar siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester genap SMA Negeri 1 Ambarawa tahun pelajaran 2012/2013. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest and postest group design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling. Hasil analisis menyatakan adanya peningkatan attitude toward chemistry dengan besaran harga n-gain adalah 0,43. Hubungan antara peningkatan attitude toward chemistry terhadap hasil belajar menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,853. Hubungan antara peningkatan attitude toward chemistry terhadap kualitas peta konsep menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,680. Hubungan antara peningkatan attitude toward chemistry terhadap kualitas diagram vee menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,715. Penggunaan peta konsep dan diagram vee pada kelas eksperimen dengan batas KKM 71 dapat memenuhi ketuntasan klasikal 75%, dengan persentase ketuntasan klasikal kelas eksperimen sebesar 82,5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan adanya hubungan antara peta konsep, diagram vee, dan hasil belajar siswa terhadap attitude toward chemistry.
KEEFEKTIFAN COLLABORATIVE LEARNING BERBASIS QUIZ EDUTAINMENT TERHADAP KETUNTASAN HASIL BELAJAR Dermawan, Arif
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pembelajaran yang diterapkan pada kegiatan belajar mengajar harus disesuaikan dengan materi yang dipelajari. Teacher center kurang sesuai dengan output yang diharapkan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu terjadi perubahan paradigma pendidikan menjadi student center yang berdampak pada perubahan aktivitas guru dan siswa. Model collaborative learning melibatkan partisipasi aktif siswa dan meminimalisasi perbedaan antar individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model Collaborative Learning berbasis Quiz Edutainment pada pembelajaran kimia. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah posttest-Only Control Design. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling dengan kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan analisis statistics student hasil penelitian menunjukan thitung sebesar 3,06 lebih dari t0,95(65) sebesar 1,7. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan collaborative learning berbasis quiz edutainment terbukti efektif untuk pembelajaran kimia. Hal ini juga dibuktikan dengan hasil analisis uji ketuntasan hasil belajar yang menunjukan ketuntasan belajar siswa mencapai lebih dari 85%.
KEEFEKTIVAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING BERVISI SETS TERHADAP HASIL BELAJAR KOLOID Oviyanti, Lysa Dwi
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil observasi awal diperoleh bahwa hasil belajar kognitif kimia sistem koloid siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Pemalang tahun ajaran 2011/2012 yang mencapai ketuntasan sebanyak 115 siswa dari 160 siswa, hal ini disebabkan karena siswa beranggapan pelajaran kimia sulit dipahami sehingga siswa kurang termotivasi belajar. Siswa diharapkan lebih termotivasi dan aktif melalui pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing bervisi SETS. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling menentukan kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 3 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan metode dokumentasi, tes, observasi, dan angket. Uji hipotesis yang dilakukan adalah uji efektivitas pembelajaran. Hasil uji ketuntasan belajar individu kelompok eksperimen diperoleh thitung (12,97) > ttabel (2,22), artinya hasil belajar kelompok eksperimen ? 75 atau telah mencapai ketuntasan belajar. Hasil uji ketuntasan belajar klasikal kelompok eksperimen diperoleh sebanyak 37 siswa dari 40 siswa telah mencapai ketuntasan belajar, artinya keberhasilan kelas tercapai karena jumlah siswa yang tuntas belajar ? 34. Rata-rata hasil post test kelas eksperimen sebesar 89 dengan kriteria sangat efektif dan kelas kontrol sebesar 84 dengan kriteria efektif. Rata-rata nilai afektif kelas eksperimen sebesar 86 dengan kriteria sangat baik dan rata-rata nilai psikomotorik kelas eksperimen sebesar 88 dengan kriteria sangat baik. Simpulan dari penelitian ini pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing bervisi SETS efektif dalam meningkatkan hasil belajar koloid siswa kelas XI SMA N 2 Pemalang.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kimia Dengan Strategi Probex berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Axviarani, Vivit Novita; Widodo, Antonius Tri
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berpikir kritis siswa pada materi kesetimbangan kimia masih rendah. Pengembangan perangkat pembelajaran dengan strategi Probex merupakan upaya meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian bertujuan (1) mengembangkan  perangkat pembelajaran yang valid (2) menguji efektivitas perangkat pembelajaran meningkatkan keterampilan berpikir, (3) memperoleh respon baik dari siswa. Jenis penelitian merupakan Research and Development. Perangkat pembelajaran dinyatakan valid apabila telah dinyatakan baik atau sangat baik oleh validator. Efektivitas peningkatan keterampilan berpikir kritis diuji berdasarkan implementasi  kelas. Peningkatan dilihat melalui perbedaan skor sebelum dan sesudah menggunakan perangkat pembelajaran. Peningkatan juga dilihat melalui lembar aktivitas keterampilan berpikir kritis di setiap pertemuan Hasil pengembangan perangkat pembelajaran telah dinyatakan valid dengan kategori sangat baik. Perangkat pembelajaran mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis dari skor 20,92 menjadi 60,28. Keterampilan berpikir kritis meningkat di setiap pertemuan. Angket respon siswa terhadap pembelajaran sangat baik. Siswa memberikan respon sangat baik. Hasil ini menunjukkan perangkat pembelajaran teruji efektif. Simpulan yang diperoleh (1) perangkat pembalajaran yang dikembangkan valid (2) perangkat pembalajaran teruji efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, (3) respon siswa terhadap pembelajaran sangat baik. Kata Kunci : Keterampilan Berpikir Kritis; Pengembangan perangkat; Probex Students’ critical thinking skills of chemical equilibrium still low. The development of chemical equilibrium learning device use Probex strategy is effort to improve critical thinking. Study aims (1) develop learning device valid (2) effectiveness of the learning device in enhance critical thinking, (3) obtain positive response from the students to the learning device. This research type is kind of Research and Development. Learning device is valid if has been declared good or very good by experts team. Effectiveness of the enhance in critical thinking skills tested by implementation in classroom. Enhance seen through difference in scores before and after ​​using learning device. Enhance also seen through critical thinking skill in every meeting. The results of product development learning device, declared valid by expert team. Learning devices can enhance  critical thinking skills from score 20.92 into 60.28. Students responses to learning is also very good. Critical thinking skill enhanced in every meeting. All students responded very well. This results show that the device is tested effective learning. The conclusions obtained in this stud,  (1) Lesson device product is developed valid, (2) Lesson proven effective for improving critical thinking skills, (3) students' response to lesson device very good and positive. Keywords : Critical Thinking Skills; Developing Learning Device; Probex

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023 Vol 12 No 1 (2023): Terbit bulan April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Terbit bulan Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): Terbit bulan April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020 Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018 Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit bulan April 2017 Vol 5 No 1 (2016): Terbit bulan April 2016 Vol 5 No 1 (2016): Terbit Bulan April 2016 Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015 Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015 Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014 Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014 Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013 Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013 Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012 Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012 More Issue