cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 477 Documents
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS EDUCATION GAME SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA Heriyanto, Aris; Haryani, Sri; Rahayu S., Sri Mantini
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to develop an MPI based on an education game as a media of chemistry learning media.This research is constructed  with  the research design of Research and Development (R & D) with the stages of problem and potential identification, data collection, product design, design validation, product revision, product testing, revision of the design, testing and revision of product usage, so that the final product is produced. This research examines the characteristics and effectiveness of MPI based education game on learning games on colloidal system in high school.  media characteristics is achieved on MPI processes based education game, whereas the effectiveness is measured by students indicator who reach the score  ? 75 to 75% of total students, students who have a good interest reach 75% of total students, and students who have very high activity reach 75% of total students. The Results of this research is that the characteristics of MPI-based education game is an interactive computer-assisted learning media which is designed for high school students and teachers in the learning the material of colloid system which emphasise on education game, that is packaged in a CD learning with Executable format (*. Exe) and Shockwafe Flah Object (*. swf). At the pilot usage, it is found that all the effectiveness criteria are achieved. In addition, the responses of students and teachers of the MPI-based education game show a very good responses. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that MPI-based education games is effective and proper for use as a learning medium of chemistry.
Brain Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Wulandari, Dyah Ayu
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas XI SMA N 1 Tengaran, pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan setelah diterapkan desain pembelajaran berbasis brain based learning. Pengambilan dua kelompok sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Desain penelitian yang digunakan yaitu pretest-postest control group design. Pada analisis tahap akhir, uji yang digunakan untuk membandingkan peningkatan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol adalah uji t. Berdasarkan hasil uji t peningkatan hasil belajar siswa, diperoleh thitung (3,38)  lebih dari tkritis (1,67), artinya peningkatan hasil belajar siswa kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol. Hasil uji t peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa juga menunjukkan bahwa thitung (2,55)  lebih dari t kritis (1,67), sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol.
Keefektifan Model Pembelajaran Generatif Berfasilitas Multimedia Learning Terhadap Hasil Belajar Pratama, Denis Rahayu Yuna; Kusumo, Ersanghono; Susatyo, Eko Budi
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran generatif berfasilitas multimedia learning terhadap hasil belajar siswa ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN 1 Ungaran. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control design yang diterapkan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sebagai sampel penelitian. Pengambilan sampel dilakukan secara acak berdasarkan teknik cluster random sampling, setelah populasi dinyatakan berdistribusi normal dan mempunyai homogenitas yang sama. Uji  perbedaan rata-rata data posttest kedua sampel menunjukkan bahwa rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil uji ketuntasan belajar klasikal siswa pada kelas eksperimen sebesar 89,29% dan pada kelas kontrol 76,67%. Analisis terhadap hasil belajar afektif siswa diperoleh rata-rata nilai pada kelas eksperimen 3,60 dan pada kelas kontrol 3,39. Analisis terhadap hasil belajar psikomotor siswa diperoleh rata-rata nilai pada kelas eksperimen 3,13 dan pada kelas kontrol 3,06. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa model pembelajaran generatif berfasilitas multimedia learning efektif terhadap hasil belajar siswa.   Kata Kunci: Hasil Belajar; Model Pembelajaran Generatif; Multimedia Learning.
PENGGUNAAN JEJARING FACEBOOK BERVISI SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGI, SOCIETY TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN PEMAHAMAN KONSEP Permatasari, Gadis Kusuma; Miswadi, Siiti Sundari
Chemistry in Education Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agar peserta didik SMA N 2 Pekalongan antusias berinteraksi memahami materi dan dapat mengaitkan konsep kelarutan dan hasilkali kelarutan dengan permasalahan dalam kehidupan, sehingga dalam pembelajaran dapat digunakan jejaring facebook bervisi SETS yang didukung fasilitas wifi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan sikap ilmiah dan pengaruh penggunaan jejaring facebook bervisi SETS terhadap pemahaman konsep. Populasi penelitian adalah kelas XI IPA dengan teknik random sampling diperoleh kelas XI IPA 1 dan XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen, sedangkan sebagai pembanding pemahaman konsep digunakan kelas kontrol data nilai ulangan tahun 2012/2012. Pengamatan online dilakukan untuk mengukur sikap ilmiah peserta didik menghasilkan peningkatan kriteria N-Gain dari rendah menjadi sedang, sedangkan pengamatan langsung saat diskusi dan praktikum diperoleh peningkatan dari baik menjadi sangat baik. Tes tertulis dilakukan untuk mengukur pemahaman konsep peserta didik yang ditinjau dari hasil rerata nilai tes kelas eksperimen 80 dan kelas kontrol 70,46, sedangkan nilai koefisien determinasi sebesar 46,24%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ada peningkatan sikap ilmiah dan ada pengaruh sebesar 46,24% dari penggunaan jejaring facebook bervisi SETS terkait kompetensi kelarutan dan hasilkali kelarutan terhadap pemahaman konsep kimia peserta didik kelas XI SMA N 2 Pekalongan.
PENGARUH METODE KONSEP BERTINGKAT BERBANTUAN QUESTION BOX TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Asmara, Stella Dila; Sumarni, Woro; Hadisaputro, Subiyanto
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paradigma pembelajaran yang berpusat pada siswa menuntut dan menantang guru untuk dapat memberdayakan siswa agar memiliki kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan observasi awal di SMA Negeri 3 Pati, siswa belum mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode konsep bertingkat berbantuan question box pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest and postest group design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, diperoleh kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen menggunakan metode konsep bertingkat berbantuan question box dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan metode konsep bertingkat berbantuan question box terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yaitu sebesar 49%. Peningkatan secara signifikan kemampuan berpikir kritis ditunjukkan dengan harga thitung yaitu 8,11 lebih besar dari ttabel 1,67. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode konsep bertingkat berbantuan question box memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION TERHADAP HASIL BELAJAR Hidayah, Nur; Soeprodjo, Soeprodjo; Latifah, Latifah
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masalah yang sering muncul dalam mempelajari kimia adalah kesulitan siswa dalam memahami konsep kimia sehingga siswa belajar hanya melalui hafalan tanpa mengetahui konsepnya (makna). Hal ini mengakibatkan hasil belajar yang diperoleh siswa kurang baik. Sehingga diperlukan suatu pembelajaran yang menekankan pada pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) terhadap hasil belajar siswa  SMAN 1 Pemalang materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonequivalent pretest-posttest control group design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, diperoleh kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Dari hasil penelitian, diperoleh hasil kelas eksperimen memiliki rata-rata 82,21 dan kelas kontrol memiliki rata-rata 76,38. Berdasarkan analisis, diperoleh ketuntasan belajar klasikal pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 29 dari 33 siswa dan 21 dari 34 siswa secara berturut-turut. Hasil analisis data menunjukkan bahwa model pembelajaran PBI efektif terhadap hasil belajar siswa SMAN 1 Pemalang pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan.   Kata kunci: Hasil Belajar; Keefektifan; Konsep; Model Problem Based Instruction; Pemecahan Masalah   Abstract   Problems are often encountered in learning Science Chemist is difficulty of studets to know which is the chemist concepts, so they will just study by memorize without know the concepts (means). It can make the student achivement are not god. so it needed learning process by emphasize to problem solving. This research is aimed to determined the effectiveness of Problem Based Instruction (PBI) model’s for student achivement grade students of SMAN 1 Pemalang of material solubility and solubility product. Design that used in this research were a nonequivalent pretest-posttest control group design. Sampling technique used was cluster random sampling, derived class XI IPA 4 as the experimental class and class XI IPA 2 as the control class. The results of the study, obtained results of the experimental group had an average of 82.21 and a control group had an average of 76.38. Results showed mastery of classical learning in the experimental class and control class is 29from 33 students and 21 from 34 students respectively. The Results of data analysis showed that PBI learning model’s effective with student achivement class XI of SMAN 1 Pemalang of the material solubilty and solubility product.   Keywords: Concepts; Effectiveness; Problem Based Instruction Model’s; Problem Solving; Student achievement
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIFNUMBERED HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PEMAHAMAN KONSEP Anjasmorowati, Tri; Haryani, Sri; Susatyo, Eko Budi
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran di dalam kelas yang kurang melibatkan aktivitas siswa akan menyebabkan siswa bosan dan mencari kesibukan sendiri. Hal tersebut membuat siswa tidak fokus terhadap materi yang diajarkan, sehingga siswa mengalami kesulitan memahami konsep materi tersebut. Pendidik harus bisa mencari cara untuk menciptakan suasana pembelajaran yang dapat membuat siswa aktif dan mudah memahami konsep materi yang diberikan agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas siswa dan pemahaman konsep materi kelarutan dan hasil kali kelarutan dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together(NHT). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1, XI IPA 2, XI IPA 3, XI IPA 4, XI IPA 5 dan XI IPA 6 SMA N11 Semarang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest and postest group design. Sampel diambil dengan teknik random sampling.Hasil pengambilan sampel didapatkan kelas eksperimen (XI IPA 5) sebanyak 35 siswa dan kelas kontrol (XI IPA 6) sebanyak 36 siswa.Perhitungan hasil penelitian diperoleh data rata-rata klasikal aktivitas fisik dan mental kelas eksperimen sebesar 76.63% dan 79,57%, sedangkan rata-rata klasikal aktivitas fisik dan mental kelas kontrol sebesar 68,35% dan 63,05%. Untuk hasil penelitian pemahaman konsep diperoleh perhitungan uji observasi berpasangan thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung 23,41 dan ttabel 12,71.Dari hasil uji observasi berpasangandapat diambil kesimpulan bahwa peningkatan pemahaman konsep materi siswa kelas eksperimen lebih baik dari peningkatan pemahaman konsep materi siswa kelas kontrol.Aktivitas siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan yang lebih baik dari kelas kontrol.Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan aktivitas siswa dan pemahaman konsep materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Kata kunci :Aktivitas Siswa,ModelPembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together, Pemahaman Konsep
PENGARUH PENERAPAN VIRTUAL LABS BERBASIS INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA Nurrokhmah, Ida Elwy; Sunarto, Wisnu
Chemistry in Education Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan besar kontribusi penerapan media virtual labs berbasis inkuiri terhadap hasil belajar kimia materi kelarutan dan hasil kali kelarutan di SMA Negeri 1 Belik, Pemalang. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan menggunakan cluster random sampling, diambil  kelas XI-IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan XI-IPA 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes soal pilihan ganda dan instrumen nontes berupa lembar observasi. Data hasil instrumen tes dianalisis dengan uji perbandingan nilai postes, sedangkan data hasil instrumen nontes lembar observasi dianalisis secara kualitatif dan digunakan untuk mendeskripsikan ketercapaian proses pembelajaran. Berdasarkan uji t, diperoleh nilai thitung sebesar 1,967 sedangkan nilai tkritis pada taraf signifikansi 5% adalah 1,672. Terlihat bahwa nilai thitung lebih besar dari tkritis, dengan demikian hasil belajar kimia kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Besar kontribusi penerapan media virtual labs berbasis inkuiri dihitung dengan korelasi biserial dan diperoleh sebesar 0,318 sehingga besarnya koefisien determinasi 10,11%. Dalam aspek afektif dan psikomotor, rata-rata nilai hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan media virtual labs berbasis inkuiri berpengaruh terhadap hasil belajar kimia siswa SMA Negeri 1 Belik, Pemalang pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan.   Abstract This research aimed to determine the effect and contribution of the application of virtual labs inquiry-based for chemistry learning of solubility and solubility product in SMA Negeri 1 Belik, Pemalang. Sampling was selected by using cluster random sampling, taken classes XI-IPA as an experimental class 2 and XI-IPA 1 as the control class. The instrument used was a multiple choice test instruments and instrument observation sheet nontes form. The data of instrument test result analyzed by the comparison test post-test values​​, while data from the observation sheet nontes instruments analyzed qualitatively and used to describe the achievement of the learning process. Based on t test, obtained tcount 1.967 while the value at the significance level of 5% is 1.672. Seen that the value of tcount more than tcritics, thus the learning achievment of experiment class better than the control class. Great contribution the application of virtual labs inquiry-based biserial calculated by biserial correlation and obtained 0.318 so that the coefficient of determination 10.11%. In affective and psychomotor aspects, the average value of the experimental class learning better than classroom control. Conclusions from this research is the implementation of virtual labs inquiry-based given affect to chemistry learning achievement for student of SMA Negeri 1 Belik, Pemalang on material solubility and solubility product.  
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI REACT TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS XI Farid, Akhmad; Nurhayati, Sri
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kimia dengan strategi REACT dan seberapa besar pengaruh yang diberikan terhadap hasil belajar kimia siswa kompetensi kelarutan dan hasil kali kelarutan di MAN Babakan Lebaksiu Tegal. Data hasil penelitian diperoleh melalui metode tes, observasi, dan angket. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA  MAN Babakan Lebaksiu Tegal. Desain penelitian ini adalah posttest only group design. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata hasil posttest kelas eksperimen 1 dan eksperimen 2 sebesar 82,03 dan 77,07. Hasil uji perbedaan rata-rata menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen 1 lebih baik daripada kelas eksperimen 2. Analisis pengaruh terhadap hasil belajar siswa diperoleh koefisien korelasi biserial sebesar 0,45 dengan koefisien determinasi 20,25%. Hasil belajar afektif dan psikomotorik kelas eksperimen 1 lebih baik dari kelas eksperimen 2. Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran kimia dengan strategi REACT berpengaruh positif terhadap hasil belajar kimia siswa.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BERORIENTASI CHEMOENTREPRENEURSHIP PADA PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN LIFE SKILL SISWA Nurmasari, Novita; Supartono, Supartono; Sedyawati, Sri Mantini Rahayu
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di SMA N 9 Semarang kelas X tahun ajaran 2012/2013, diperoleh data ketuntasan klasikal siswa pada mata pelajaran kimia kurang dari 85% dan kemampuan life skill siswa rendah yaitu sebesar 61%, sehingga diperlukan metode yang tepat untuk membantu siswa agar lebih tertarik dalam mempelajari kimia dan dapat meningkatkan kemampuan life skill siswa. Dalam penelitian ini, peneliti menerapkan pembelajaran minyak bumi berorientasi Chemoentrepreneurship (CEP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran berorientasi Chemoentrepreneurship (CEP) pada pemahaman konsep dan kemampuan life skill siswa SMA kelas X. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 9 Semarang. Desain yang digunakan adalah post test only control design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling, kelas X-3 sebagai kelas eksperimen dan X-2 sebagai kelas kontrol. Hasil ketuntasan belajar menunjukkan bahwa kelas eksperimen mencapai ketuntasan belajar klasikal sebesar 88,89%, sedangkan kelas kontrol hanya sebesar 78,95%. Rata-rata pemahaman konsep siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol yaitu masing-masing sebesar 80,11 dan 74,32. Kemampuan life skill siswa meningkat dari 61% menjadi 84%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berorientasi Chemoentrepreneurship (CEP) efektif pada pemahaman konsep dan kemampuan life skill siswa SMA kelas X.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023 Vol 12 No 1 (2023): Terbit bulan April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Terbit bulan Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): Terbit bulan April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020 Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018 Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit bulan April 2017 Vol 5 No 1 (2016): Terbit bulan April 2016 Vol 5 No 1 (2016): Terbit Bulan April 2016 Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015 Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015 Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014 Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014 Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013 Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013 Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012 Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012 More Issue