cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 477 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT LARUTAN ASAM BASA DENGAN STRATEGI INTEGRATED SCIENCE PROCCESS SKILL Nurfasya, Ratna
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KTSP menuntut guru untuk mengembangkan sendiri perangkat pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan perangkat pembelajaran yang tepat untuk mencapai kompetensi dasar yang diinginkan. Permasalahan yang sering terjadi adalah pembelajaran yang kurang mengaktifkan siswa dan jarang melakukan kegiatan laboratorium sehingga keterampilan proses siswa kurang terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran larutan asam basa berstrategi integrated science process skill yang valid dan efektif. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian R&D (Research and Development) menggunakan metode one group pre tes – post test. Perangkat yang dikembangkan adalah silabus, RPP, bahan ajar larutan asam basa, dan alat evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berstrategi integrated science process skill yang dikembangkan valid dengan rata – rata skor sebesar 3,71. Perangkat pembelajaran juga efektif karena hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa berada di atas KKM yaitu mencapai nilai ≥ 80.  Integrated science process skill (ISPS) berada pada kategori baik untuk tiap aspeknya yaitu mencapai nilai ≥ 80. Untuk hasil angket respon, seluruh siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran kimia menggunakan strategi ISPS. Simpulannya perangkat pembelajaran berstrategi ISPS yang dikembangkan valid dan efektif sehingga dapat diimplementasikan dalam lingkup yang luas.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN ASAM BASA DENGAN STRATEGI KONTEKSTUAL BERBANTUAN MODUL Putri, Nafila Rahma; Saptorini, Saptorini
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran asam basa yang valid, efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan mendapat respon baik dari siswa. Penelitian menggunakan metode R&D model 4D, tetapi langkah-langkah penelitian yang dilakukan hanya sampai 3D yaitu Define, Design, dan Develope. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah valid terbukti dari rata-rata skor validasi dari tiga validator tidak kurang dari 3,5. Hasil belajar siswa meningkat setelah pembelajaran menggunakan perangkat yang dikembangkan, terbukti dari peningkatan hasil belajar kognitif dari rata-rata skor siswa 12,32 menjadi 25,62, peningkatan hasil belajar afektif dari rata-rata skor 21,41 menjadi 37,74, dan peningkatan hasil belajar psikomotorik dari rata-rata skor 27,44 menjadi 35,53. Respon siswa terhadap pembelajaran telah terbukti baik dilihat dari hasil analisis angket respon siswa yang menunjukkan rata-rata skor tidak kurang dari 3,5. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran asam basa yang dikembangkan valid, efektif meningkatkan hasil belajar siswa, dan mendapatkan respon baik dari siswa.
Penerapan tugas berbasis modified free inquiry pada praktikum untuk meningkatkan pemahaman konsep Widiyanti, Widiyanti; Saptorini, Saptorini
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan tugas berbasis modified free inquiry pada praktikum asam basa terhadap peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Temanggung tahun ajaran 2013/2014. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, karena populasi berdistribusi normal dan homogen. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest group design. Pengambilan data dilakukan dengan metode tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya pengaruh penerapan tugas berbasis modified free inquiry terhadap pemahaman konsep siswa sebesar 31,36% dan terhadap keterampilan proses sains siswa sebesar 27,04%. Uji N-gain untuk pemahaman konsep siswa sebesar 0,72 dan keterampilan proses sains sebesar 0,66. Hal ini berarti terdapat peningkatan pemahaman konsep dalam kategori tinggi dan peningkatan keterampilan proses sains siswa dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan penerapan tugas berbasis modified free inquiry pada praktikum asam basa dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa.This research aimed to determine of the implementation of task based on modified free inquiry in acid-base practicum in increasing students’ concept understanding and science process skills. The population in this research was students of XI IPA SMAN 2 Temanggung in academic year 2013/2014. In selecting the sample, the researcher used cluster random sampling technique because the population’s distribution was normal and homogeneous. Design used in this research is  pretest-posttest group design. Data collection in this research was using test, observation, questionnaire and documentation. The result of data analysis indicated that there were an effect of the implementation of task based on modified free inquiry in acid-base practicum toward students’ concept understanding was obtained 31,36% and 27,04% for science process skills. N-gain test for students’ concept understanding was obtained 0,72 and 0,66 for science process skills. This means there is an increased students’ concept understanding in the high category and science process skills in the middle category. Based on the result of data analysis, it can be concluded that the implementation of task based on modified free inquiry in acid-base practicum increase the students’ concept understanding and science process skills. 
Pengembangan media pembelajarn interaktif berbasis inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar siswa Aulia, Falasifah
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan :1) mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis inkuiri yang teruji,2) mengetahui respon siswa pada pembelajaran dengan media interaktif. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian Research and Development (R&D). Tahapan rancangan pengembangan media pembelajaran interaktif yaitu : 1) pendefinisian, 2) perancangan, 3) pengembangan. Produk pengembangan dinyatakan teruji dan valid apabila telah memenuhi kriteria baik atau sangat baik dari validator.Produk pengembangan teruji untuk meningkatkan hasil belajar siswa yaitu diuji berdasarkan penggunaan media interaktif, hasil uji peningkatan dibandingkan dengan indikator pencapaian yang telah dirumuskan. Hasil pengembangan produk media pembelajaran interaktif berbasis inkuiri dinyatakan valid dengan kategori baik dan layak diterapkan berdasarkan uji kelayakan oleh ahli media dengan skor rata-rata 3,75%; ahli materi 3,6 dan 3,8, skor rata-rataahli bahasa 4. Produk pengembanganyang dihasilkan mampu meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik dengan hasil belajar yang melebihi target pencapaian.Angket respon siswa terhadap pembelajaran adalah sangat baik. Simpulan dari penelitian ini adalah :1) media pembelajaran interaktif yang dikembangkan teruji, 2) media pembelajaran interaktif mendapat respon baik dari siswa.ABSTRACT This study aims to : ( 1 ) Development of Inquiry – Based Interactive Learning media tested; (2 ) Knowing the students' responses to learning with an interactive media-based inquiry.This type of research is a kind of research Research and Development ( R & D ) . Stages of development of the design of interactive learning media is done : 1) definition; 2) design; 3) development . Product development of an interactive media is valid and tested if it fulfills the criteria of a good or very good by the validators . The tested of the development of interactive learning media to improve student learning outcomes tested by the use of interactive learning media, the test results are then compared with the increase in achievement indicators that have been formulated.The results of product developmentinteractive media inquiry-based learning has been declared invalid by both category and feasible based on due diligence according to media experts with the average score is 3,75 ; expert validator material I 3,6 and a validator II 3,8, while the score gain for linguists is 4 . media interactive inquiry-based learning can improve learning outcomes of cognitive , affective , and psychomotor with an increase of learning equal or more than achievement indicators that have been formulated. Questionnaire responses of students to learning also showed excellent results. The conclusions obtained from this study are : 1) media interactive inquiry-based learning developed was tested; 2) an interactive learning media received good response from the students.  
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTUAN MODUL INTERAKTIF Anggraeni, Selvia
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang layak, valid dan efektif pada materi Larutan Asam-Basa dengan pendekatan CTL berbantuan Modul Interaktif. Jenis penelitian adalah penelitian Research and Development dengan metode Tiagaradjan, Semmel & Semmel yang dikenal dengan model 4-D (four D model). Fokus penelitian adalah validitas dan efektivitas perangkat pembelajaran hasil pengembangan. Penelitian dilakukan di kelas XI SMA N 1 Comal dengan subyek penelitian kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 sebagai kelas uji coba skala kecil dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas uji coba skala besar pada semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Validitas perangkat pembelajaran didasarkan pada penilaian ahli sementara efektivitasnya berdasarkan peningkatan dan uji ketuntasan hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis Gain, terdapat peningkatan hasil belajar sebesar 0,776 dengan kriteria peningkatan tinggi. Sementara ketuntasan hasil belajar secara klasikal diperoleh prosentase 88,09%.  Rata-rata hasil belajar ranah psikomotorik dan afektif kelas uji coba skala besar secara berturut – turut adalah 4,1 (baik) dan 4,15 (baik).Siswa memberikan tanggapan positif terhadap pembelajaran hasil pengembangan. Simpulan penelitian ini yaitu perangkat pembelajaran dengan pendekatan CTL berbantuan Modul Interaktif pada materi Larutan Asam-Basa valid dan efektif sebagai perangkat pembelajaran di SMA N 1 Comal. KataKunci : CTL; HasilBelajar; Modul Interaktif; Perangkat Pembelajaran 
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERPENDEKATAN CTL BERBANTUAN MODUL HANDS-MINDS ON ACTIVITY Ningrum, Afrilia Mada Yunita
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan (1) mengembangkan perangkat pembelajaran berbantuan modul Hands-minds on yang teruji valid (2) mengetahui respon siswa terhadap perangkat pembelajaran menggunakan pendekatan contextual teaching and learning (CTL) berbantuan modul Hands-minds on activity. Peneltian ini adalah penelitian R&D Thiagaradjan dengan model 4D yang terdiri dari tahap define, design, develop dan disseminate. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah silabus, RPP, modul Hands-minds on activity beserta instrument evaluasinya. Validitas produk yang dikembangkan diuji oleh 3 validator yang menunjukkan hasil bahwa perangkat yang dikembangkan sangat layak digunakan dengan perolehan skor rata rata diatas 75%.  Uji coba kelas kecil pada penelitian ini menggunakan 9 siswa dan pada uji coba skala besar menggunakan 27 siswa kelas XI IPA 1. Hasil analisis menunjukan bahwa uji gain peningkatan hasil belajar siswa memperoleh skor 0,8068 dengan kriteria tinggi, dan uji gain pada keterampilan literasi sains memperoleh skor sebesar 0,8194 dengan kriteria peningkatan tinggi. Hasil aspek afektif dan psikomotor diukur dengan lembar observasi, sedangkan respon siswa diukur menggunakan angket dan hasilnya baik. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa (1) perangkat pembelajaran berbantuan modul Hands-minds on activity yang dikembangkan valid. (2) respon siswa terhadap pembelajaran berbantuan modul Hands-minds on activity baik.   Kata kunci : keterampilan literasi sains; modul hands-minds on activity; pendekatan CTL; R&D Abstract The development research aims to (1) developing the learning sets using module hands-minds on activity  validated (2) knowing the student’s response about learn using module hands-minds on activity . This research is the study of R & D Thiagaradjan with 4D models that define, design , develop and disseminate . Products developed in this study is the syllabus , lesson plans , modules Hands - on activity and their minds evaluation instrument . Small class trials in this study using 9 students and the large -scale trials using 27 students . The results of the analysis showed that the gain test improving student learning outcomes with criterion scores 0.8068 high , and the gain in test scores of science literacy skills of 0.8194 with a high improvement criteria . Afectif and psikomotoric test using observasion sheet, and student’s response about learning activity is good. Based on the data analysis the products that have been developed show the results we conclude that (1) the lesson sets with CTL approach using module Hands-minds on activity is valid (2) module hands-minds on activity received good responses.   Keywords : CTL approach ; Hands-minds on activity module; Scientific literacy skills; R&D 
Implementasi Peer and Self Assessment pada Pembelajaran SPK untuk Mengukur Peningkatan Performance Mahasiswa dalam Strategi Mengajar Triscahyaningrum, Tira; Susilaningsih, Endang
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan peer and self assessment pada perkuliahan SPK dan mengukur peningkatan performance mahasiswa dalam strategi mengajar. Jenis penelitian adalah penelitian penerapan, instrumen penelitian yang teruji diterapkan melalui pelaksanaan peer and self assessment pada performance mahasiswa. Sampel diambil dengan teknik purposif sampling. Prosedur penelitian yaitu menyusun instrumen penelitian, validasi instrumen,uji coba melalui implementasi performance pertama, analisis data uji coba,penyempurnaan instrumen penelitian, implementasi,analisis data implementasi,menyimpulkan. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, rubrik, dan angket respon mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan performance berkatagori baik dari 6 mahasiswa menjadi 31 mahasiswa, berkatagori cukup dari 32 mahasiswa menjadi 7 mahasiswa. Hasil kemampuan mahasiswa dalam peer assessment dianalisis dengan mencari IKK diperoleh yang termasuk katagori sangat baik 5 penilaian, baik 10 penilaian, cukup 30 penilaian, kurang 24 penilaian, kurang sekali 11 penilaian. Hasil penilaian peer and self assessment dihubungkan dengan kesepahaman dosen diperoleh hasil peer assessment yang sepaham dengan penilaian dosen 36 penilaian dan tidak sepaham dengan penilaian dosen 44 penilaian, hasil self assessment sepaham dengan dengan dengan penilaian dosen 19 mahasiswa, dan tidak sepaham dengan penilaian dosen 21 mahasiswa. Hasil analisis angket respon mahasiswa sebagian besar merespon setuju terhadap pelaksanaan peer and self assessment pada performance dalam strategi mengajar.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN ADOBE FLASH MATERI REDOKS Sari, Dwi Anita; Haryani, Sri
Chemistry in Education Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi sains siswa dan mengetahui tanggapan siswa terhadap strategi pembelajaran berbasis masalah berbantuan Adobe Flash pada materi redoks. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Pada kelas eksperimen digunakan strategi pembelajaran berbasis masalah berbantuan Adobe Flash, dan kelas kontrol menggunakan strategi pembelajaran kooperatif STAD. Pengukuran peningkatan literasi sains yaitu pada aspek konten, proses, dan konteks. Berdasarkan pretes dan postes perhitungan diukur dengan uji perbedaan dua rata-rata pada aspek konsep kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol menggunakan uji t diperoleh 3,058 sedangkan perhitungan uji perbedaan dua rata-rata antar pada aspek konteks kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol menggunakan uji t diperoleh 4,754. Berdasarkan uji perbedaan rata-rata aspek konten dan konteks, diperoleh thitung (4) lebih dari ttabel (1), maka disimpulkan rata-rata kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Pada aspek proses dilihat dari analisis deskriptif kelas eksperimen lebih antusias pada saat praktikum. Maka dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran berbasis masalah berbantuan Adobe Flash dapat meningkatkan literasi sains dan mendapat tanggapan baik siswa
PENERAPAN MIND MAPPING DAN CATATAN TULIS SUSUN PADA KREATIVITAS DAN KETUNTASAN BELAJAR Kurniawati, Any
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui ada tidaknya perbedaan kreativitas dan ketuntasan belajar kimia model Quantum Learning menggunakan Mind Mapping dan Catatan: TS (Tulis Susun). Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan dua sampel yaitu kelas eksperimen 1 yang diterapkan Mind Mapping dan kelas eksperimen 2 yang diterapkan Catatan: TS (Tulis Susun). Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design. Uji yang digunakan dalam membandingkan hasil belajar dan ketuntasan individu kedua kelas adalah uji t. Uji t menunjukkan hasil thitung (3,16) lebih dari ttabel (1,99) artinya hasil belajar kelas eksperimen 1 lebih baik daripada kelas eksperimen 2. Hasil uji ketuntasan individu kelas eksperimen 1 adalah thitung (8,59) lebih dari ttabel (1,693) sedangkan pada kelas eksperimen 2 adalah thitung (3,08) lebih dari ttabel (1,695) pula. Artinya kelas eksperimen 1 dan 2 telah mencapai ketuntasan belajar individu. Ketuntasan belajar klasikal kelas eksperimen 1 mencapai 91,17% sedangkan kelas eksperimen 2 mencapai 81,25 %. Analisis observasi kreativitas klasikal menunjukkan hasil 63,06 dan 57,50. Rata-rata penilaian hasil karya kreativitas siswa kedua kelas masing-masing 85,44 dan 82,81. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kelas  Mind Mapping lebih unggul kreativitas dan ketuntasan belajarnya dibandingkan kelas Catatan:TS.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN STUDI KASUS BERBANTUAN MODUL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Arum, Desi Rosa
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI IA 3 SMA Negeri 7 Semarang melalui penerapan metode pembelajaran studi kasus berbantuan modul. Peningkatan keterampilan berpikir kritis dianalisis melalui beberapa tahapan dalam siklus-siklus tindakan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan berpikir kritis siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 66,7% dengan nilai rata-rata kemampuan kognitif 77,46, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 83% dengan nilai rata-rata 85,00, dan pada siklus II meningkat menjadi 90% dengan nilai rata-rata 85,22. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kimia melalui penerapan metode pembelajaran studi kasus berbantuan modul dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan meningkatkan semangat belajar siswa. Pelajaran kimia senantiasa berkaitan dengan menganalisis dan menyelesaikan kasus-kasus, melalui metodepembelajaran studi kasus siswa dapat belajar tentang bagaimana memecahkan suatu masalah. Sedangkan modul yang digunakan dapat memberikan pengalaman kepada siswa dalam proses belajar mengajar, yaitu kegiatan belajar mengajar dengan memberikan tugas sesuai dengan aturan dan mencakup petunjuk, tujuan, serta materi pelajaran dan evaluasinya. Oleh karena itu, modul dapat menjadi salah satu media mandiri yang membantu siswa dalam memahami materi pelajaran

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023 Vol 12 No 1 (2023): Terbit bulan April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Terbit bulan Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): Terbit bulan April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020 Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018 Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit bulan April 2017 Vol 5 No 1 (2016): Terbit bulan April 2016 Vol 5 No 1 (2016): Terbit Bulan April 2016 Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015 Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015 Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014 Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014 Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013 Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013 Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012 Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012 More Issue