cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 477 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS TERINTEGRASI DENGAN AUTHETIC ASSESMENT PADA PRAKTIKUM KIMIA SMA Ervina, Nurul Huda; Agustiani, Ida; Susilaningsih, Endang; Harjito, Harjito
Chemistry in Education Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang ditemukan yakni keterampilan proses sains terintegrasi siswa dalam pembelajaran kimia masih kurang, salah satu cara penyelesaian pembelajaran yang mampu diterapkan yakni dilakukan penilaian autentik. SMA Negeri 1 Gubug merupakan salah satu sekolah yang memiliki masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi keterampilan proses sains terintegrasi siswa setelah dengan aunthentic assessment. Subjek penelitian ini adalah kelas XI IPA 7 dengan jumlah siswa sebanyak 34. Pelaksanakan pra siklus digunakan sebagai uji coba instrumen observasi dan angket. Reliabilitas instrumen observasi dianalisis menggunakan inter rater reliability sedangkan reliabilitas angket menggunakan Cronbach Alpha. Selama pelaksanaan siklus 1 ada beberapa bagian berhasil dilaksanakan serta menandakan hasil yang baik dan beberapa bagian lain yang masih terjadi kesalahan. Aspek keberhasilan yaitu keterampilan proses sains siswa di laboratorium, pembuatan laporan sementara dan penilaian sikap di laboraotorium. Siklus 2 berfungsi sebagai penguatan siklus 1. Hasil yang diperoleh menandakan perbaikan dan peningkatan, seluruh aspek yang dinilai dalam penelitian ini sudah mencapai hasil maksimal dan ijin waktu penelitian sudah berakhir maka penelitian ini selesai pada siklus 2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa authetic assesment pada praktikum kimia SMA N 1 Gubug dapat meningkatkan keterampilan proses sains terintegrasi. 
Komparasi Hasil Belajar dengan Model Problem Based Learning dan Inquiry SMAN 1 Wiradesa Serfanda, Febilia Dhita; Sedyawati, Sri Mantini; Nurhayati, Sri
Chemistry in Education Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar dengan penggunaan model PBL dan inquiry. Metode penelitian yang digunakan adalah metode komparasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling terpilih kelas X IPA 5 dengan model PBL, kelas X-IPA 6 dengan model Inquiry. Setelah dianalisis menggunakan uji anava satu jalur menunjukkan bahwa F hitung sebesar 0,0051 dan F tabel sebesar 4,28 dengan derajat kebebasan 1 dan taraf signifikansi 5%. Sehingga F hitung < F tabel maka Ho diterima artinya penggunaan model PBL dan inquiry tidak memberikan perbedaan secara signifikan (Sumber: Data Primer). Penilaian hasil belajar dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan hasil belajar pada aspek kognitif, aspek afektif kelas PBL lebih baik daripada kelas inquiry dalam aspek Percaya diri, Komunikatif, dan Kerjasama. Sedangkan perolehan skor pada aspek Kritis, Demokratis, Santun, Antusiasme dan rasa ingin tahu,  Tanggung Jawab, Gotong Royong, Spiritual, Teliti, Jujur, Disiplin, dan Damai tidak berbeda secara signifikan. Sedangkan aspek psikomotorik kelas PBL yaitu kemampuan mempertahankan pendapat lebih baik daripada kelas X-IPA 6, dan pada aspek lain yaitu bahan presentasi, pemahaman materi presentasi, penguasaan kondisi audiens, dan kelantangan suara tidak berbeda secara signifikan.
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN PRODUK ARTIKEL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Lestari, Resa Ani; Hadisaputro, Subiyanto; Nuswowati, Murbangun
Chemistry in Education Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa SMA Negeri 8 Semarang melalui pembelajaran berbasis proyek dengan produk artikel. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan Pretest-Postest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA SMA Negeri 8 Semarang yang terdiri dari 4 kelas. Sampel yang digunakan adalah kelas XI IPA-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA-4 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, observasi, dan angket. Hasil uji perbedaan rata-rata menunjukkan bahwa rara-rata nilai pos-test kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Rata-rata hasil belajar kognitif kelas eksperimen adalah sebesar 81,97 dan kelas kontrol sebesar 77,63. Hasil uji N-gain menunjukkan bahwa terdapat peningkatan antara sebelum diberikan perlakuan (pre-test) dan setelah diberikan perlakuan (pos-test) yaitu kelas eksperimen peningkatannya sebesar 0,73 pada kriteria tinggi sementara kelas kontrol sebesar 0,67 pada kriteria sedang. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata nilai afektif dan psikomotorik kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek dengan produk artikel dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN MODUL KIMIA BERBASIS MASALAH PADA MATERI ASAM BASA Khotim, Hikmatun Nurul; Nurhayati, Sri; Hadisaputro, Subiyanto
Chemistry in Education Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan modul kimia berbasis masalah pada materi asam basa. Penelitian menggunakan metode R&D (Research and Development) model 4D, tetapi langkah penelitian yang dilakukan hanya sampai 3D yaitu Define, Design, dan Develope. Hasil penilaian pakar terhadap modul kimia berbasis masalah memperoleh kriteria sangat layak dengan penilaian pakar materi sebesar 3,82, pakar bahasa sebesar 3,69, dan pakar penyajian sebesar 3,9. Hasil angket tanggapan siswa pada uji coba skala kecil memperoleh rata-rata presentase 87,5% dengan kriteria sangat baik dan uji coba skala besar memperoleh presentase skor mencapai 93,6% dengan kriteria sangat baik pula. Untuk mengetahui keefektifan modul yang dikembangkan dilakukan uji coba lapangan di SMA Negeri 8 Semarang pada kelas XI IPA 5. Keefektifan modul kimia berbasis masalah dilihat dari hasil pretest dan posttest siswa yang dihitung dengan menggunakan rumus N-gain dan diperoleh peningkatan sebesar 0,41 dalam kriteria sedang. Sedangkan berdasarkan ketuntasan hasil belajar siswa diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 92,86%. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa modul kimia berbasis masalah pada materi asam basa yang dikembangkan layak dan efektif meningkatkan pemahaman konsep pada materi asam basa.
KEEFEKTIFAN METODE PRAKTIKUM BERBASIS INQUIRY BASED LEARNING (IBL) PADA PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Nashrullah, Anna Nashrullah; Hadisaputro, Subiyanto; Sumarti, Sri Susilogati
Chemistry in Education Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep siswa dan mengetahui adanya perbedaan keterampilan proses sains siswa pada kelas kontrol dan eksperimen materi larutan penyangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan metode Pretest-Postest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 2 – XI IPA 5. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling dan diperoleh kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi, tes, dan angket. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai post test kelas eksperimen 76,214 dan kelas kontrol 69,434. Hasil uji t pada nilai post test diperoleh harga thitung (2,415) > ttabel (1,665) dengan derajat kebebasan = 78 dan taraf signifikansi 5%, yang berarti ada perbedaan hasil belajar kognitif kelas eksperimen dengan kontrol. Uji korelasi biserial diperoleh rb sebesar 0,6557, sehingga didapatkan thitung (7,6696) > ttabel (1,665) dengan koefisien determinasinya = 42,99%. Uji N-gain yang dihasilkan sebesar 0,5162 pada kelas eksperimen dan 0,373 pada kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahwa metode praktikum berbasis IBL memberi pengaruh yang signifikan terhadap pembelajaran dan ada perbedaan keterampilan proses sains siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH BERBASIS GUIDED DISCOVERY UNTUK HASIL BELAJAR SISWA Listantia, Lia; Sumarti, Sri Susilogati; Prasetya, Agung Tri
Chemistry in Education Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan media Flash berbasis guided discovery yang layak, efektif dan mendapat respon positif dari siswa maupun guru. Desain penelitian yang digunakan yaitu Research and Development yang terdiri dari tiga tahap yakni Define, Design, and Develop. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, observasi, tes dan angket. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa media Flash berbasis guided discovery layak digunakan dalam pembelajaran. Media Flash berbasis guided discovery dinyatakan efektif karena 75% siswa dari subjek penelitian mencapai nilai KKM pada hasil tes dan aspek afektif dan psikomotorik mendapat predikat baik. Selain itu, data angket menunjukkan bahwa media Flash berbasis guided discovery dinyatakan mendapat respon baik dari siswa dan guru. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa media Flash berbasis guided discovery untuk hasil belajar siswa dinyatakan layak, efektif, dan mendapat respon positif dari siswa dan guru sehingga dapat diterapkan dalam pembelajaran kimia.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETERCAPAIAN KOMPETENSI SISWA Ikawati, Agnes; Hilmia, Mahmud; Nurhayati, Sri; Widodo, Antonius Tri
Chemistry in Education Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas dilakukan di XI MIA 4 SMA 1 Kudus untuk meningkatkan aktivitas dan ketercapaian kompetensi siswa. Permasalahan yang ada adalah aktivitas dan kompetensi siswa yang rendah. Metode yang dilakukan yaitu, Perencanaan, Tindakan, Observasi, dan Refleksi selama 2 siklus. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah aktivitas dan ketercapaian kompetensi siswa mencapai 85% siswa tuntas. Kehadiran siswa dalam penelitian ini diharapkan minimum 90% siswa hadir. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah aktivitas siswa pada siklus I  73, 53% dengan rata-rata 81,18 meningkat menjadi 100% siswa tuntas dengan rata-rata 87,79. Penilaian kognitif pada siklus I mencapai 76,47% dengan rata-rata  81,86 meningkat pada siklus II menjadi 88,24% siswa tuntas dengan rata-rata 83,73. Hasil penilaian afektif pada siklus I 70,59% siswa tuntas dengan rata-rata 81,07 meningkat menjadi 88,24% dengan rata-rata 84,53. Hasil penilaian psikomotorik siswa pada siklus I 64,71% dengan rata-rata 77,73 meningkat di siklus II menjadi 91,18 % dengan rata-rata 85,0. Kehadiran siswa pada siklus I dan II mencapai 100%. Penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan ketercapaian kompetensi siswa sehingga mencapai indikator keberhasilan pada siklus II.
PENGEMBANGAN FLASH FLIP BOOK BERBASIS GUIDED DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Nuryani, Sari; Supardi, Kasmadi Imam; Sudarmin, Sudarmin
Chemistry in Education Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan tujuan untuk menghasilkan media flash flip book berbasis guided discovery yang layak dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah kimia siswa SMA. Metode penelitian menggunakan three-D model yang meliputi pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA di SMA Islam Sudirman Ambarawa. Desain penelitian menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Data penelitian dianalisis secara deskriptif persentase. Penilaian tingkat kelayakan media didasarkan pada penilaian Badan Standar Nasional Pendidikan yang telah disesuaikan. Uji efektifitas mengunakan gain ternormalisasi serta persentase ketuntasan belajar klasikal. Instrumen penelitian menggunakan soal-soal yang mengandung indikator pemecahan masalah. Hasil uji kelayakan media yang meliputi aspek kelayakan isi, penyajian, kegrafikan dan bahasa berturut-turut adalah 95,31%; 94,08%; 94,79% dan 93,79% dengan kriteria sangat layak. Hasil uji gain ternormalisasi dan persentase ketuntasan belajar klasikal menunjukkan kriteria sedang dan tuntas dengan nilai 0,66 dan 96,67%. Tanggapan siswa dan guru sangat baik dengan persentase mencapai 96,75 % dan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan media flash flip book berbasis guided discovery yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah kimia siswa SMA.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT Umami, Min Zahrotil; Rejeki, Sri; Harjito, Harjito; Sudarmin, Sudarmin
Chemistry in Education Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar afektif, keterampilan generik sains, dan kognitif siswa X MIA 3 SMA 1 Bae Kudus menggunakan metode cooperative learning tipe teams games tournament. Penelitian terlaksana tiga dari tiga siklus yang direncanakan. Keberhasilan pembelajaran diukur berdasarkan data observasi, angket, wawancara dan tes. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan teknik persentase, rata-rata klasikal, rasio ketuntasan klasikal, dan N-gain. Hasil capaian pada siklus I, II dan III meliputi : a) aspek N-gain keterampilan generik sains siswa yaitu 0,53, 0,71, dan 0,71, b) aspek aktivitas siswa sebesar 87%, 89% dan 92%, c) aspek afektif siswa berdasarkan observasi sebesar 83%, 89%, menjadi 92%, d) aspek afektif siswa berdasarkan penilaian diri dan penilaian sejawat yaitu 89%, 90%, menjadi 91%, d) Rata-rata klasikal yaitu 67,09, 73,84, dan 75,84, dan e) rasio ketuntasan hasil belajar klasikal yaitu 15/32, 17/32, dan 24/32. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode cooperative learning tipe teams games tournament dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan generik sains siswa kelas X MIA 3 SMA N 1 Bae Kudus.
PENGGUNAAN METODE KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAAN KETUNTASAN BELAJAR SISWA Syafangah, Ishri Arju; Pujiati, Kumar; Harjito, Harjito; Kusumo, Ersanghono
Chemistry in Education Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan ketuntasan belajar siswa kelas XI MIA 3 SMA Negeri 2 Magelang. Desain penelitian terdiri dari 2 siklus dimana setiap siklusnya terdapat tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, angket, dan tes. Hasil yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik persentase dan rasio. Hasil penelitian menunjukkan persentase aktivitas belajar siswa siklus 2 pada aspek memperhatikan penjelasan guru atau teman, berpendapat saat pembelajaran, bertanya saat pembelajaran, mampu maju untuk menjawab soal atau masalah yang diberikan guru, mampu menanggapi pertanyaan atau pendapat, mampu mengambil keputusan atau kesimpulan, dan berani mempresentasikan hasil diskusi di depan teman-teman berturut-turut adalah 99,1; 67,9; 75,0; 75,9; 67,9; 76,8; dan 81,3. Hasil tersebut lebih tinggi daripada persentase aktivitas belajar siswa pada kegiatan pra siklus dan siklus 1. Sedangkan siswa yang tuntas belajarnya mulai dari pra siklus, siklus 1, dan siklus 2 berturut-turut adalah 7, 12, 22 dari 28 siswa. Jadi, penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas dan ketuntasan belajar siswa kelas XI MIA 3 SMA Negeri 2 Magelang.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023 Vol 12 No 1 (2023): Terbit bulan April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Terbit bulan Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): Terbit bulan April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020 Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018 Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit bulan April 2017 Vol 5 No 1 (2016): Terbit bulan April 2016 Vol 5 No 1 (2016): Terbit Bulan April 2016 Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015 Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015 Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014 Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014 Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013 Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013 Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012 Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012 More Issue