cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 477 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN LABORATORIUM MELALUI METODE PRAKTIS DEMONSTRATIF PADA KURIKULUM SISTEM KREDIT SEMESTER Setyaningsih, Yohanna Indah; Harjito, Harjito
Chemistry in Education Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH MODEL PROBLEM-BASED INSTRUCTION BERBANTUAN FUNNY WORKSHEET TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KREATIVITAS Kharista, Ria Yanna; Widodo, Antonius Tri; Subroto, Tjahyo
Chemistry in Education Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem-Based Instruction (PBI) berbantuan Funny Worksheet terhadap hasil belajar dan kreativitas siswa kelas XI-IPA SMAN 4 Pekalongan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI-IPA SMAN 4 Pekalongan yang berjumlah 4 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling terpilih kelas XI-IPA1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI-IPA2 sebagai kelas kontrol setelah dilakukan uji homogenitas. Pengambilan data dilakukan dengan metode dokumentasi, tes, observasi, dan angket. Analisis tahap awal meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji anava. Sedangkan analisis tahap akhir meliputi uji normalitas, uji kesamaan dua varian, uji kesamaan dua rata-rata, uji perbedaan dua rata-rata, uji hipotesis menggunakan analisis pengaruh antar variabel dan penentuan koefisien determinasi, uji ketuntasan belajar, dan analisis hasil angket tanggapan. Dari hasil analisis pengaruh hasil belajar diperoleh rb 0,55 dengan besarnya kontribusi 30,25% dan dari hasil analisis pengaruh kreativitas diperoleh rb 0,42 dengan besarnya kontribusi 17,64%. Dengan demikian, model PBI berbantuan Funny Worksheet berpengaruh terhadap hasil belajar dan kreativitas siswa kelas XI-IPA dengan kontribusi pengaruh terhadap hasil belajar 30,25% dan kontribusi pengaruh terhadap kreativitas 17,64%.
KEEFEKTIFAN METODE DRILL AND PRACTICE BERBANTUAN MEDIA KARTU SOAL TERHADAP PENGUASAAN KONSEP Sulistyowati, Gustiyani Eka; Nuswowati, Murbangun; Supardi, Kasmadi Imam
Chemistry in Education Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode Drill and Practice berbantuan media kartu soal dan untuk mengetahui persentase ketuntasan belajar aspek penguasaan konsep dan keterampilan preentasi siswa setelah pembelajaran tersebut diterapkan pada materi Koloid. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Kelas XI TSM 1 sebagai kelas eksperimen mendapat pembelajaran dengan metode Drill and Practice berbantuan media kartu soal sedangkan kelas XI TKKB sebagai kelas kontrol mendapat pembelajaran dengan metode Drill and Practice biasa tanpa berbantuan media kartu soal. Data penelitian diperoleh dengan metode dokumentasi, tes, angket dan observasi. Pembelajaran yang diterapkan efektif pada hasil belajar karena tercapainya indikator efektif dari aspek penguasaan konsep dan keterampilan. Aspek penguasaan konsep dibuktikan dengan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol, karena thitung = 2,529 > t(0,95)(58) = 2.002. Persentase ketuntasan belajar aspek penguasaan konsep kelas eksperimen sebesar 90.90% sedangkan kelas kontrol sebesar 77.78%, persentase ketuntasan aspek keterampilan presentasi kelaseksperimen 84.84% dan kelas kontrol 77.78%, lebih dari 75% siswa telah mencapai ketuntasan dari KKM sebesar 75.
PENERAPAN MIND MAPPING DAN CATATAN TULIS SUSUN PADA KREATIVITAS DAN KETUNTASAN BELAJAR Kurniawati, Any
Chemistry in Education Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui ada tidaknya perbedaan kreativitas dan ketuntasan belajar kimia model Quantum Learning menggunakan Mind Mapping dan Catatan: TS (Tulis Susun). Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan dua sampel yaitu kelas eksperimen 1 yang diterapkan Mind Mapping dan kelas eksperimen 2 yang diterapkan Catatan: TS (Tulis Susun). Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design. Uji yang digunakan dalam membandingkan hasil belajar dan ketuntasan individu kedua kelas adalah uji t. Uji t menunjukkan hasil thitung (3,16) lebih dari ttabel (1,99) artinya hasil belajar kelas eksperimen 1 lebih baik daripada kelas eksperimen 2. Hasil uji ketuntasan individu kelas eksperimen 1 adalah thitung (8,59) lebih dari ttabel (1,693) sedangkan pada kelas eksperimen 2 adalah thitung (3,08) lebih dari ttabel (1,695) pula. Artinya kelas eksperimen 1 dan 2 telah mencapai ketuntasan belajar individu. Ketuntasan belajar klasikal kelas eksperimen 1 mencapai 91,17% sedangkan kelas eksperimen 2 mencapai 81,25 %. Analisis observasi kreativitas klasikal menunjukkan hasil 63,06 dan 57,50. Rata-rata penilaian hasil karya kreativitas siswa kedua kelas masing-masing 85,44 dan 82,81. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kelas  Mind Mapping lebih unggul kreativitas dan ketuntasan belajarnya dibandingkan kelas Catatan:TS.
PENDEKATAN QUANTUM TEACHING PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN Setiawan, Rudi; Sudarmin, Sdarmin; Subroto, Thahyo
Chemistry in Education Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa,keefektifan, kreativitas dan respon siswa dengan pendekatan Quantum Teachingberbantuan CET (Chemo-Edutainment). Seluruh siswa kelas XI-IPA SMA N 1Karanganom yang terdiri atas 4 kelas sebagai populasi dalam penelitian inidengan sampel yang terpilih secara acak kelas XI-IPA 4 sebagai kelaseksperimen menggunakan metode problem solving bermedia virtual lab, dankelas XI-IPA 3 sebagai kelas kontrol menggunakan metode ceramah danpraktikum. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, angket dan dokumentasi.Analisis data dibagi dalam tiga tahap yaitu tahap analisis data populasi, analisistahap awal yang merupakan tahap pemadanan sampel dan tahap akhir yangmerupakan tahap analisis data untuk menguji hipotesis penelitian. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mampumeningkatkan hasil belajar siswa, keefektifan pembelajaran, meningkatkankreativitas siswa, serta siswa memberikan respon baik terhadap pendekatanQuantum Teaching berbantuan media CET. Pendekatan Quantum Teachingberbantuan media CET sesuai untuk materi kelarutan dan hasil kali kelarutandan dapat diterapkan untuk materi lain.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETERCAPAIAN KOMPETENSI SISWA Ikawati, Agnes; Hilmia, Mahmud; Nurhayati, Sri; Widodo, Antonius Tri
Chemistry in Education Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas dilakukan di XI MIA 4 SMA 1 Kudus untuk meningkatkan aktivitas dan ketercapaian kompetensi siswa. Permasalahan yang ada adalah aktivitas dan kompetensi siswa yang rendah. Metode yang dilakukan yaitu, Perencanaan, Tindakan, Observasi, dan Refleksi selama 2 siklus. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah aktivitas dan ketercapaian kompetensi siswa mencapai 85% siswa tuntas. Kehadiran siswa dalam penelitian ini diharapkan minimum 90% siswa hadir. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah aktivitas siswa pada siklus I  73, 53% dengan rata-rata 81,18 meningkat menjadi 100% siswa tuntas dengan rata-rata 87,79. Penilaian kognitif pada siklus I mencapai 76,47% dengan rata-rata  81,86 meningkat pada siklus II menjadi 88,24% siswa tuntas dengan rata-rata 83,73. Hasil penilaian afektif pada siklus I 70,59% siswa tuntas dengan rata-rata 81,07 meningkat menjadi 88,24% dengan rata-rata 84,53. Hasil penilaian psikomotorik siswa pada siklus I 64,71% dengan rata-rata 77,73 meningkat di siklus II menjadi 91,18 % dengan rata-rata 85,0. Kehadiran siswa pada siklus I dan II mencapai 100%. Penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan ketercapaian kompetensi siswa sehingga mencapai indikator keberhasilan pada siklus II.
PENERAPAN PENDEKATAN INDUKTIF-DEDUKTIF DALAM PEMBELAJARAN MATERI KELARUTAN DAN Ksp Sania, Ratna Zahrotus; Priatmoko, Sigit
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berpusat pada guru menyebabkan siswa tidak dapat membangun pengetahuannya sendiri sehingga menjadi pasif. Pendekatan induktif-deduktif merupakan pendekatan pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa dalam membangun pengetahuan. Penelitian dilakukan di MAN 1 Magelang pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran dengan pendekatan induktif-deduktif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA MAN 1 Magelang tahun pelajaran 2012/2013. Desain penelitian yang digunakan adalah postest only control design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, dengan kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t terhadap nilai posttest. Dari hasil uji hipotesis tersebut diperoleh nilai thitung sebesar 4,99 dan nilai ttabel pada ? = 5% adalah 1,72, yang berarti nilai thitung > ttabel sehingga nilai postest kelas eksperimen sudah mencapai ketuntasan belajar. Pada pengujian proporsi ketuntasan klasikal kelas eksperimen mencapai 86,36% sedangkan pada kelas kontrol hanya 75%. Pada pengujian aspek afektif dan psikomotor, rata-rata nilai hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan induktif-deduktif efektif pada hasil belajar kimia siswa MAN 1 Magelang pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan.
PENGGUNAAN BUKU SAKU PRAKTIKUM KIMIA UNTUK MENINGKATKAN KERJA ILMIAH DAN KETERAMPILAN GENERIK pakiz, Rudiyanto; Cahyono, Edy; Subroto, Tjahyo
Chemistry in Education Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENERAPAN NUMBERED HEADS TOGETHER DAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR Yunarti, Nestri; Susatyo, Eko Budi
Chemistry in Education Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan hasil belajar materi larutan penyangga model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together dan model pembelajaran kooperatif Make a Match. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling karena populasi mempunyai homogenitas yang sama. Penelitian ini menggunakan dua sampel, yaitu kelas eksperimen I mendapatkan model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together dan kelas eksperimen II mendapatkan model pembelajaran kooperatif Make a Match. Desain penelitian ini adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil belajar meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Uji t digunakan untuk menilai aspek kognitif dan diperoleh thitung (3,193) lebih dari tkritis (1,997). Rata-rata nilai aspek afektif pada kelas eksperimen I (3,72) lebih dari kelas eksperimen II (3,58). Rata-rata nilai aspek psikomotorik pada kelas eksperimen I (3,55) lebih dari kelas eksperimen II (3,34). Hasil penelitian menyimpulkan model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together lebih baik daripada model pembelajaran kooperatif Make a Match.
PENGARUH METODE KONSEP BERTINGKAT BERBANTUAN QUESTION BOX TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Asmara, Stella Dila; Sumarni, Woro; Hadisaputro, Subiyanto
Chemistry in Education Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paradigma pembelajaran yang berpusat pada siswa menuntut dan menantang guru untuk dapat memberdayakan siswa agar memiliki kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan observasi awal di SMA Negeri 3 Pati, siswa belum mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode konsep bertingkat berbantuan question box pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest and postest group design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, diperoleh kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen menggunakan metode konsep bertingkat berbantuan question box dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan metode konsep bertingkat berbantuan question box terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yaitu sebesar 49%. Peningkatan secara signifikan kemampuan berpikir kritis ditunjukkan dengan harga thitung yaitu 8,11 lebih besar dari ttabel 1,67. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode konsep bertingkat berbantuan question box memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa.

Page 9 of 48 | Total Record : 477


Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023 Vol 12 No 1 (2023): Terbit bulan April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Terbit bulan Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): Terbit bulan April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020 Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018 Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit bulan April 2017 Vol 5 No 1 (2016): Terbit bulan April 2016 Vol 5 No 1 (2016): Terbit Bulan April 2016 Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015 Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015 Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014 Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014 Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013 Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013 Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012 Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012 More Issue