cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Eduarts: Journal of Arts Education
ISSN : 22526625     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 304 Documents
ANALISIS PROSES BERKARYA DAN NILAI ESTETIK SENI GAMBAR SENIMAN INDARTO AGUNG SUKMONO
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 11 No 3 (2022): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses berkarya dan nilai estetik karya seni gambar seniman IndartoAgungSukmono.Sepuluhkaryasenigambaryangditeliti,yaitu. (1) TigaBan, (2)Pengilon (3) Payaman-Tanjung Karang, (4) Bertahan, (5) Yang di Tinggalkan, (6) Tempuran, (7) Genuk, (8) Tirai Portal, (9) Tiga Rasa, (10) Den Ayu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri atas observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil penelitian didapat bahwa (1) proses kreatif karya lukis Indarto terdiri dari tiga tahapan, yakni pencarian yang bersumber dari pengalaman visual dan batin, tahapan penyempurnaan ide-gagasan melalui pembacaan dan penafsiran menggunakan metode antropologi visual dan pendekatan kontekstual, dan tahapan visualisasi berupa media, proses rancangan, dan pendetailan; (2) nilai intrinsic karya menampilkan bentuk fisik karya gambar Indarto, (3) nilai ekstrinsik karya berupa penyampaian pesan dari Indarto terkait interpretasi tentang histori dan memori seputar Kudus dan sekitarnya.
KARYA GAMBAR KOMIK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 38 SEMARANG SELAMA PEMBELAJARAN DARING
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 1 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa pandemi Covid-19 yang melanda sejak tahun 2020 menciptakan perubahan dalam dunia pendidikan dimana pembelajaran yang biasanya dilakukan secara luring digantikan menjadi daring. Selama pelaksanaan pembelajaran daring, banyak ditemukan kendala komunikasi dan kejenuhan bagi siswa, termasuk yang dialami oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 38 Semarang. Salah satu media pembelajaran efektif pada masa pandemic adalah melalui gambar komik. Tujuan penelitian ini adalah (1) menjelaskan pelaksanaan pembelajaran menggambar komik bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 38 Semarang selama pembelajaran daring; (2) mendeskripsikan bentuk visual dan pesan dalam karya gambar komik siswa kelas VIII SMP Negeri 38 Semarang, dan (3) menjelaskan kelebihan dan kekurangan karya gambar komik siswa kelas VIII SMP Negeri 38 Semarang selama pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data melalui proses observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di SMP Negeri 38 Semarang dibantu dengan beberapa aplikasi, seperti Google Classroom, Google Meet, dan Whatsapp. Sedangkan, media pembelajaran yang digunakan berupa slide Powerpoint. Pembelajaran dilaksanakan dalam waktu maksimal 30 menit dengan cara penggabungan seluruh kelas VIII A - VIII E. Selanjutnya, bentuk visual dalam karya gambar komik siswa kelas VIII SMP Negeri 38 Semarang dideskripsikan berdasarkan unsurunsur rupa, unsur cerita komik, dan prinsip komposisi yang digunakan dan diterapkan pada masingmasing gambar komik siswa. Dari unsur cerita komik, dibagi dalam tiga kategori tema, yaitu Virus Corona, Pembelajaran Daring, dan Menjaga Kebersihan. Dari keseluruhan karya gambar komik, mayoritas siswa mampu menyampaikan pesan tentang himbauan untuk ikut bersama-sama dalam menjaga kesehatan terlebih saat situasi pandemi dalam bentuk visualisasi yang baik.
PERANCANGAN ILUSTRASI BUKU KISAH PRABU RAHWANA
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 1 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilustrasi didefinisikan sebagai gambar yang bercerita sebuah definisi yang mencakup beragam gambar di dinding gua pada zaman prasejarah sampai pada gambar komik surat kabar yang terbit hari ini. Ilustrasi memang secara tradisional telah digunakan untuk menggambarkan benda, suasana, adegan, atau ide yang diangkat dari teks buku atau lembaran-lembaran kertas. Rahwana adalah tokoh pewayangan yang terkenal pada cerita ramayana. Diberi nama Rahwana karena pada waktu lahir terdiri dari segumpal darah (rah) yang berada ditengah-tengah hutan (wana). Proyek studi ini dibuat dengan tujuan sebagai upaya dalam melestarikan, mengingatkan kembali dan memperkenalkan kisah pewayangan prabu rahwana serta untuk menyampaikann pesan-pesan yang terkandung di dalamnya. Alat yang digunakan penulis dalam pembuatan karya ilustrasi adalah berupa laptop, pentab wacom, pensil. Proses penciptaan karya Ilustrasi buku diawali dengan menentukan cerita, konseptualisasi atau pencarian ide berkarya, visualisasi atau menentukan jenis karya yang meliputi: tahap pengamatan, tahap penentuan objek gambar, tahap sketsa digital, tahap coloring, tahap finishing, tahap cetak buku. Penulis menghasilkan karya kolase sejumlah 14 karya berukuran A2. Pemilihan cerita Rahwana merujuk pada referensi novel yang berjudul “Rahwana Kisah Rahasia”. Seluruh karya yang dihasilkan merupakan kisah Rahwana yang dijadikan sebagai subjek utama karya. Masing-masing karya memiliki cerita yang berkesinambungan karena karya ini merupakan buku cerita bergambar. Visualisasi karya terlihat bervariatif. Semua karya tersebut di display dalam sebuah pameran sebagai sarana penyampaian informasi kisah Rahwana ke dalam ilustrasi buku. Penulis berharap dengan adanya proyek studi ini bisa menjadi upaya dalam melestarikan, mengingatkan kembali dan memperkenalkan kisah pewayangan prabu Rahwana.
BURUNG CENDRAWASIH KUNING SEBAGAI INSPIRASI BERKARYA SENI UKIR KAYU
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 1 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Burung Cendrawasih dikenal masyarakat sebagai burung surga karena bentuk keindahan bulu ekornya, tetapi burung Cendrawasih ini digolong dalam hewan yang di lindungi karena burung Cendrawasih kuning ini sedang di ambang kepunahan. Tujuan proyek studi ini adalah membuat karya seni ukir dengan objek burung Cendrawasih kuning melalui bahan kayu dan media edukasi konservasi burung Cendrawasih kuning kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam berkarya meliputi pemilihan media (alat, bahan, teknik). Proses berkarya di lakukan melalui tahapan-tahapan praproduksi yaitu membuat konsep dan desain, kemudian produksi karya dengan teknik ukir dan pascaproduksinya menyajikan pameran karya ukir kayu bertema burung Cendrawasih kuning yang di dalamnya terdapat proses konseptualisasi dan visualisasi gagasan. Proyek studi ini menghasilkan sebanyak sepuluh karya. Dengan judul Cendrawasih I, Cendrawasih II, Cendrawasih II hingga Cendrawasih X, Karya ukir tersebut difungsikan sebagai penghias ruangan. Harapan penulis sejumlah karya tersebut dapat menjadi pemantik bagi penulis untuk berkarya lanjut, dan pemantik bagi kreator lain. Dan di dalam membuat karya ukir perlu ketelitian dan kesabaran agar karya yang dihasilkan rapi dan memiliki nilai estetis.
PERANCANGAN ILUSTRASI PENDEKATAN TRANSFORMASI BINATANG LANGKA DENGAN TEKNIK DIGITAL
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 1 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek studi ini mengambil tema “Perancangan gambar ilustrasi pendekatan transformatif binatang langka dengan teknik digital” bermula dari keresahan penulis di era modern ini dimana banyak hewan yang dilindungi semakin turun populasinya yang disebabkan oleh banyak faktor seperti perubahan ekosistem dan perubahan lingkungan. Melihat dari hal ini menginspirasi penulis untuk menciptakan sebuah karya seni. Menggambarkan hewan yang dilindungi sebagai objek yang kemudian akan dipadukan dengan teknologi elemen-elemen mesin sebagai hewan bionic. Proyek studi ini dibuat dengan tujuan untuk mengekspresikan ide dan gagasan penulis tentang hewan-hewan bionic kedalam sebuah karya seni ilustrasi pendekatan transformatif. Pembuatan “Perancangan Ilustrasi Pendekatan Transformatif Binatang Langka Dengan Teknik Digital” bertujuan (1) menuangkan ide dan kreatvitas penulis tentang transformasi binatang langka dengan teknologi, (2) menghasilkan sebuah karya seni digital mengenai gambar ilustrasi pendekatan transformative secara visualisasi estetis maupun secara filosofis. Karya seni dalam “Perancangan Ilustrasi Pendakatan Transformatif Binatang Langka Dengan Teknik Digital” dibuat menggunakan media Ipad dengan program Procreate dengan beberapa tahapan, diawali dengan pembuatan sketsa kasar langsung pada program procreate yang kemudian memasuki tahapan lining atau mempertegas garis dari sketsa awal, kemudian pewarnaan secara digital dan finishing karya. Karya-karya yang dihadirkan dalam proyek studi ini terdiri dari 8 karya yang berukuran 42 cm x 29,7 cm. Dengan adanya proyek studi ini diharapkan dari karya-karya yang ditampilkan dapat memberikan kesadaran dan rasa kepedulian dalam menyikapi kemajuan zaman yang terjadi pada saat ini, agar masyarakat luas juga ikut berpartisipasi dan berkontribusi dan tidak menjadi manusia yang ‘punah’ atau ketinggalan zaman pada era digital ini, untuk para pelaku seni proyek studi ini diharap mampu menjadi inspirasi dan sebagai bentuk kontribusi bahwa dalam berkarya seni dapat mengambil tema apapun dan menggunakan berbagai teknik dan media.
ALBUM “NEVERMIND” OLEH BAND NIRVANA SEBAGAI INSPIRASI BERKARYA SENI ILUSTRASI
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 1 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek studi ini mengangkat tema tentang sebuah band legendaris yang membuat sub-genre baru di dalam dunia rock. Alasan penulis mengangkat band Nirvana adalah kelompok musik ini memiliki dampak besar pada perkembangan musik hingga saat ini, terutama saat album Nevermind dirilis 31 tahun yang lalu. Album Nevermind merupakan salah satu album terbaik sepanjang masa yang saat itu menggeser era Hair Metal/ Glam rock dan menggeser album Dangerous milik Michael Jackson yang saat itu tengah populer di dunia. Pada saat itulah sejarah rock pun bergeser dan era musik grunge atau alternatif dimulai. Dampak besar inilah yang membuat penulis tertarik untuk mengangkat Album Nevermind sebagai proyek studi yang dikerjakan dengan secara digital yang mengambil cerita dibalik lagu – lagu yang tertulis di dalam album Nevermind. Alat yang digunakan oleh penulis dalam pembuatan proyek studi ini berupa iPad gen 7 dan Apple Pencil, Macbook Air dan Xp – Pen Artist 12 Pro. Dalam pembuatan karya, penulis menggunakan sudut pandang dari cerita di setiap lagu pada album Nevermind yang pada akhirnya menjadi 12 karya ilustrasi untuk proyek studi ini. Proses pembuatan karya diawali dengan pra ide dan ide, proses konseptualisasi, pengamatan, visualisasi, menentukan objek, proses sketsa, memberi garis dan detail, memberi warna dasar, memberi detail warna, proses finishing. Pada proses finishing penulis menyusun tiap karya secara digital dengan cara ditata seolah olah karya berada di dalam sebuah bingkai kaca. Berdasarkan tema yang diambil, penulis menghasilkan 12 karya ilustrasi yang berukuran 60,49 cm x 90,74 cm yang memiliki karakteristik yang berbeda beda. Semua karya ilustrasi penulis di display dalam sebuah pameran online sebagai sarana penyampaian informasi tentang cerita dibalik tiap lagu yang ada pada album Nevermind. Penulis berharap dengan adanya proyek studi ini bisa menjadi sebuah informasi tentang pergeseran dan perkembangan di dalam dunia musik.
PENDEKATAN EKSPRESI ESTETIS KARYA SENI PATUNG SUMARNO DESA MULYOHARJO KABUPATEN JEPARA
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 1 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di balik keberhasilan Jepara menyandang gelar kota ukir, timbul fenomena tentang minat belajar ukir semakin menurun. Dari fenomena tersebut lahirlah ide-ide kreatif para seniman terhadap karya ukir yang dibuat. Masalah penelitian ini adalah (1) bagaimanakah varian bentuk karya seni patung yang diproduksi oleh Sumarno; (2) bagaimanakah pendekatan ekspresi estetis yang digunakan oleh Sumarno dalam berkarya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif, dengan subjek penelitian adalah karya seni patung yang dibuat oleh Sumarno. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan pengumpulan dokumen. Data yang telah didapatkan kemudian dicek keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik, kemudian data yang telah didapat dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) varian bentuk karya patung yang diproduksi Sumarno dan (2) pendekatan ekspresi estetis yang digunakan Sumarno dalam berkarya.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENGGAMBAR SECARA DARING DI SMK MUHAMMADIYAH 1 SEMARANG
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 1 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK Muhammadiyah 1 Semarang menggunakan sistem pembelajaran daring guna tetap dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran selama pandemi virus Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran menggambar secara daring di SMK Muhammadiyah 1 Semarang. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini yaitu:1) Bagaimana pembelajaran menggambar secara daring di SMK Muhammadiyah 1 Semarang?, 2) Bagaimana gambar yang dihasilkan siswa melalui pembelajaran secara daring di SMK Muhammadiyah 1 Semarang? dan 3) Apakah pelaksanaan pembelajaran menggambar secara daring terbukti efektif?. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Animasi SMK Muhammadiyah 1 Semarang. Penelitian ini menunjukan hasil seperti berikut: 1) Pembelajaran menggambar secara daring di kelas X Animasi SMK Muhammadiyah 1 Semarang dilaksanakan melalui 3 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Penugasan keterampilan serta pengetahuan untuk memberikan evaluasi kepada siswa dibagi menjadi tiga yang mengacu pada masing-masing kompetensi dasar (KD) seperti membuat karya gambar dengan menggunakan tema yang telah ditentukan yaitu “lima objek model peralatan makan atau dapur”, dan dikumpulkan melalui Whatsapp pribadi guru, 2) Jumlah karya yang terkumpul ada 11 dan dibagi menjadi tiga kategori yang meliputi kategori baik berjumlah 1, kategori cukup baik berjumlah 6 serta kategori kurang baik berjumlah 4, dan 3) Berdasarkan hasil penelitian diatas pelaksanaan pembelajaran menggambar secara daring yang dilakukan di SMK Muhammadiyah 1 Semarang menghasilkan data yang kurang efektif, selain itu dilihat melalui profesionalitas guru perlu adanya perbaikan dan peningkatan.
MOTIF KHAS TENUN IKAT TROSO SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL SENI RUPA SMP DI KABUPATEN JEPARA
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 1 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenun Ikat Troso merupakan potensi lokal Kabupaten Jepara yang memiliki motif khas, namun tidak banyak diketahui masyarakat tentang bentuk dan struktur perupaannya. Hal ini menjadi sangat menarik untuk dikaji sekaligus diintegrasikan ke dalam sumber pembelajaran muatan lokal dalam konteks pembelajaran seni rupa di SMP. Penelitian ini bertujuan; (1) mendeskripsikan bentuk dan struktur motif khas tenun ikat Troso, (2) menganalisis peluang pemanfaatan motif khas tenun ikat Troso sebagai sumber pembelajaran muatan lokal seni rupa SMP di Kabupaten Jepara, (3) menjelaskan implementasi motif khas tenun ikat Troso sebagai sumber pembelajaran muatan lokal seni rupa SMP di Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan metode gabungan (mixed method) yaitu gabungan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner online. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data, serta statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk dan struktur motif khas tenun ikat Troso (motif Ampel, motif Kedawung, motif Mbelik Boyolali, dan motif Sicengkir) memiliki bentuk-bentuk yang mengandung ciri khas masingmasing wilayah kamitua Desa Troso dan memiliki struktur yang jika dilihat dari segi motif mengandung tumpal di pinggir kain, sedangkan dari proses pembuatan, mengandung struktur ikat pakan. (2) Motif khas tenun ikat Troso berpeluang sebagai sumber pembelajaran seni rupa muatan lokal SMP di Kabupaten Jepara. Mayoritas guru seni budaya di Kabupaten Jepara dari jumlah 47 responden sebanyak 95,8% setuju dengan pernyataan yang dibuat peneliti. (3) Motif khas tenun ikat Troso sebagai sumber pembelajaran seni rupa muatan lokal di SMP dapat diimplementasikan dengan tepat hingga mencapai nilai kompetensi yang diinginkan, baik dari aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
KAJIAN PROSES DAN NILAI ESTETIK SENI RELIEF KAYU JATI KARYA HERU SUPRAYITNO DI DESA MEDINI KUDUS Mulya Saputri; Onang Murtiyoso
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 2 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Heru Suprayitno merupakan pembuat relief kayu yang memiliki proses kreatif yang unik dalam menghasilkan karya. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis proses pembuatan dan nilai estetik seni relief karya Heru Suprayitno di Desa Medini Kudus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian pertama, proses pembuatan melalui tahap persiapan (alat, bahan, desain, dan tempat kerja), tahapan pembuatan (1) membuat garis di bagian samping dari papan kayu jati, (2) memotong bagian latar belakang dari desain gambar, (3) menempelkan desain gambar pada permukaan papan kayu jati, (4) menebalkan bagian pola gambar pada desain gambar, (5) menjemur desain gambar yang sudah ditempelkan, (6) merajam pada bagian yang nantinya menjadi latar belakang, (7) merekatkan papan kayu jati pada meja, (8) pahat pada bagian latar belakang, (9) mengukir pada pola, (10) memperlebar garis-garis ukiran yang sudah dibuat, (11) membuat bentuk ukiran sesuai dengan desain gambar tetapi masih dalam bentuk kasar, sekaligus membuat bagian hidung, (12) membuat detail ukiran secara menyeluruh, (13) penghalusan yang dilakukan sebanyak 2 kali, (14) bersihkan serbuk kayu, dan tahapan finishing (pemberian politur, warna, dan pilox clear). Untuk diberikannya atau tidak politur, warna, dan pilox clear bergantung dengan pesanan. Kedua, Dalam karya-karya relief dari Heru Suprayitno sudah memiliki nilai estetika. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis beberapa karya Heru Suprayitno yang sudah pernah dibuat memiliki unsur-unsur seni rupa yang terdiri dari garis, raut, tekstur, warna, dan gelap terang serta memiliki prinsip-prinsip seni rupa yang terdiri dari irama, dominasi, proporsi, keseimbangan, keselarasan dan kesatuan. Unsur-unsur seni rupa tersebut sudah tersusun dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip seni rupa.