cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Eduarts: Journal of Arts Education
ISSN : 22526625     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 304 Documents
PEMBELAJARAN MELUKIS PADA GERABAH BAGI ANAK-ANAK DI SANGGAR “OMAH KREATIF” SEMARANG Devrisha Alfianita; Syakir Syakir
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 3 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seni memiliki peran dan fungsi yang penting bagi pendidikan, seni sebagai alat atau sebagai sarana untuk pencapaian tujuan pendidikan. Penelitian ini dapat gambaran yang jelas, benar, dan lengkap tentang kreativitas melukis pada media gerabah di Sanggar “Omah Kreatif”. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan; Faktor pendukung penerapan yaitu; (1) media gerabah sebelumnya telah familiar di kalangan peserta didik Sanggar “Omah Kreatif”, (2) Peserta didik aktif dalam pembelajaran melukis. Sedangkan faktor penghambat penerapan yaitu; (1) beberapa peserta didik merasa sulit mengaplikasikan kuas pada media gerabah. Berdasarkan faktor-faktor yang ada, penulis merekomendasikan media gerabah sebagai sumber media dalam pembelajaran melukis oleh peserta didik Sanggar “Omah Kreatif” dengan dua catatan; (1) memastikan anak dapat dikondisikan dalam pembuatan karya, (2) pengajar membimbing peserta didik dalam pencarian ide agar peserta didik tidak merasa kebingungan dalam menentukan ide.
DESAIN KERAJINAN KUNINGAN COR DAN STRATEGI PENGEMBANGANNYA DI PT. SAMPURNA KUNINGAN JUWANA DESA GROWONG LOR KABUPATEN PATI Luthfi Nur Hidayat; Syakir Syakir
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 3 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses produksi, desain produk, perkembangan desain dan strategi pengembangannya kerajinan kuningan cor di PT. Sampurna Kuningan Juwana Kabupaten Pati.Metode penelitian menggunakan pendekatan dan desain kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan kesimpulan: Pertama, pembuatan desain kerajinan kuningan cor yang di produksi PT. Sampurna Kuningan melewati beberapa tahapan meliputi: 1) Persiapan alat yang digunakan dalam produksi, 2) Persiapan bahan produksi kerajinan kuningan cor, 3) Proses produksi kerajinan kuningan cor, 4) Finishing dan pengemasan kerajinan kuningan cor. Kedua, macam desain produk kerajinan kuningan cor PT. Sampurna Kuningan menurut bentuk dan fungsi seninya terbagi dalam dua macam: 1) Desain karya dan produk murni (fungsi hias). 2) Desain Produk terapan (fungsi pakai). Dari semua desain produk terapan (fungsi pakai), dapat digolongkan dalam tiga jenis yaitu desain klasik, desain modern, dan desain minimalis. Ketiga, Perkembangan dan strategi pengembangan produk sebagai berikut: terdapat beberapa aspek fungsi desain, penampilan desain, penggunaan alat produksi, pengemasan pengiriman, dan jalur atau teknik baru dalam penjualan. Strategi pengembangan saat ini lebih mengandalkan 1) sistim make to order dari pada membuat untuk stok showroom. 2)Memberlakukan pembayaran DP atau uang muka untuk pembuatan desain kerajinan kuningan cor. 3) Mempertahankan kualitas desain kerajinan kuningan cor yang dibuat dan pemberian garansi. 4) Pemasaran dengan mengikuti expo, melakukan kerja sama (rekanan) bersama perusahaan lain serta juga melalui media sosial juga dilakukan.
ANALISIS BENTUK ESTETIK DAN MAKNA SIMBOLIK MOTIF BATIK KHAS WONOSOBO SEBAGAI BUSANA IDENTITAS DAERAH Panji Raditya; Purwanto Purwanto
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 3 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan bentuk estetik batik khas Wonosobo yang digunakan sebagai busana identitas daerah. (2) Mendeskripsikan makna simbolik batik khas Wonosobo yang digunakan sebagai busana identitas daerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bentuk estetik batik lereng purbayasa terdiri dari motif purbayasa dan motif lereng. Pola batik terdiri dari pengulangan 5 motif purbayasa. Warna batik yaitu: warna coklat sogan, warna putih, dan warna biru tua. Makna simbolik batik lereng purbayasa berdasarkan motif, melambangkan pemimpin yang kuat dan religius. Berdasarkan warna melambangkan sifat-sifat pemimpin. Nilai estetik batik lereng purbayasa berdasarkan konsep estetika Jawa yaitu: (1) Nilai budaya Kosmologis adanya keteraturan antara makhluk hidup dengan alam semesta. (2) Klasifikasi simbolik batik ini difungsikan sebagai sinjang untuk Bupati/pimpinan daerah. (3) Orientasi kehidupan orang Jawa yaitu harmoni pada motif purbayasa dan gotong royong pada motif lereng. Bentuk estetik batik lereng tunggul madya terdiri dari motif tunggul madya dan motif lereng. Pola batik terdiri dari pengulangan 5 motif tunggul madya. Warna batik yaitu: warna coklat sogan, warna putih, dan warna biru tua. Makna simbolik batik lereng tunggul madya berdasarkan motif melambangkan pegawai yang selaras terhadap pemimpin dan kehidupan masyarakat yang harmonis. Berdasarkan warna melambangkan sifat-sifat masyarakat Wonosobo. Nilai estetik batik lereng tunggul madya berdasarkan konsep estetika Jawa yaitu: (1) Nilai budaya Kosmologis adanya keteraturan antara alam semesta dengan manusia. (2) Klasifikasi simbolik batik ini difungsikan sebagai sinjang untuk seluruh lapisan masyarakat. (3) Orientasi kehidupan orang Jawa yaitu harmoni pada motif tunggul madya dan gotong royong pada motif lereng.
KREASI SISWA KELAS XI DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPA 2 DIMENSI PROYEK “MASKARA” DI MAN 1 SEMARANG Amelia Loveita Sari; Eko Sugiarto
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 3 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi pembelajaran seni rupa pada MAN 1 Semarang baik teori dan paktek disusun dengan rapi dan selalu mengusung tema yang unik, salah satunya pada pembelajaran berkarya seni rupa materi KD 4.1 berkarya seni rupa 2 dimensi dengan memodifikasi objek pada kelas XI yaitu proyek “MASKARA”. Penelitian ini bertujuan mengetahui lebih rinci bagaimana proses dan hasil dari kreasi siswa pada pembelajaran berkarya seni rupa proyek MASKARA di MAN 1 Semarang.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-studi kasus yang dilakukan melalui pengamatan langsung di lapangan.Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi . Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini berupa rincian proses dan hasil pembelajaran seni rupa project “MASKARA” pada MAN 1 Semarang. Tahapan proses kreasi siswa dari pengenalan konsep dan tema hingga terciptanya hasil karya MASKARA siswa merupakan produk dari penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi insprirasi untuk guru dan calon guru seni rupa dalam melakukan serangkaian proses pembelajaran, dan menjadi inspirasi konsep tugas berkarya seni rupa.
PENCIPTAAN ILUSTRASI CERITA RAKYAT MEDANG KAMULAN DENGAN TEKNIK DIGITAL Julia Permatasari; Arif Fiyanto
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 3 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap daerah di Indonesia dapat dijumpai mitos-mitos berupa cerita rakyat yang diyakini hingga saat ini. Salah satunya yaitu cerita rakyat Kerajaan Medang Kamulan yang terdapat di daerah Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. Cerita tersebut dahulunya sangat dikenal oleh masyarakat, namun seiring perkembangan zaman, cerita tersebut kini sudah jarang diketahui oleh masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi, wadah atau media yang dapat mengenalkan masyarakat kepada cerita rakyat khususnya masyarakat sekitar, dengan media edukasi yang dikemas secara modern dalam bentuk ilustrasi digital diharapkan masyarakat tertarik untuk mengetaui cerita rakyat hingga asal-usul sebuah peninggalan yang ada didaerahnya. Pada penciptaan karya ilustrasi, penulis menggunakan teknik digital dalam proses berkarya, mulai dari tahap pembuatan sketa hingga menjadi sebuah gambar yang berwarna kemudian melalui tahap finishing. Aplikasi dan software yang digunakan dalam proses berkarya ilustrasi ini adalah Procreate dengan menggunakan alat berupa Ipad, yang kemudian pada tahap finishing menggunakan Software Adobe Photoshop pada Laptop. Gaya visual yang diterapkan dalam ilustrasi ini yaitu semi-realis, yang dapat terlihat pada penggunaan warna, gelap terang, anatomi, serta proporsi sehingga terkesan nyata dengan bentuk aslinya. Penggambaran figur menggunakan acuan ciri khas yang didapat dari sumber-sumber seperti buku cerita, serta cerita yang beredar di masyarakat. Pada cerita ini, dapat diperoleh pesan moral dari setiap figur. Proyek Studi ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan secara visual bagi masyarakat awam khususnya generasi muda yang tentu tidak banyak yang mengetahui cerita rakyat di daerah sendiri, selain itu juga diharapkan menjadi sebuah media yang dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat betapa pentingnya mempertahankan warisan dari leluhur nenek moyang.
MOTIF PADA LAWANG BLEDHEG SEBAGAI INSPIRASI BERKARYA SENI LUKIS Aini, Ima Nurul; Fiyanto, Arif
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 13 No 1 (2024): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ornamen adalah hiasan berupa pola-pola yang sengaja dipakai untuk memperindah dan menghasilkan keserasian pada benda maupun pada suatu tempat. Salah satu benda yang memiliki hiasan ornamen adalah Lawang Bledheg. Lawang Bledheg sendiri merupakan unit pintu yang memiliki ukiran bermotif yang memiliki makna. Melalui makna motif pada Lawang Bledheg inilah penulis terinspirasi untuk memilih berkarya seni lukis dalam menyelesaikan proyek studi. Tujuannya agar pesan yang terkandung dalam lukisan yang terinspirasi dari makna motif pada lawang bledheg dapat disampaikan oleh penulis kepada masyarakat umum. Teknik yang digunakan penulis dalam berkarya seni adalah sapuan kuas dan goresan krayon. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi pustaka. Data yang dikumpulkan adalah berupa informasi mengenai Lawang Bledheg dan delapan motif serta maknanya yang ada pada Lawang Bledheg. Motif-motif tersebut diantaranya: motif kepala naga, motif jambangan, motif sulur-suluran, motif tumpal, motif semburan api, motif mata naga, motif camara dan motif stupa. Dari delapan motif tersebut menghasilkan delapan karya yang berjudul Wasilah, Sugih Asih, Rukun, Gayutan, Kauripan, Ngurmati, Kayon, dan Prasaja. Keseluruhan karya menonjolkan karakter yang didistorsi dan memiliki corak dekoratif yang menjadi cirikhas penulis. Penulis berharap pada masyarakat umum khususnya para pemuda lebih peduli dan tahu keberadaan dengan benda-benda bersejarah yang ada disekitarnya. Dengan begitu benda bersejarah yang ada disekeliling kita dapat terjaga dan terlestarikan.
KAJIAN TEKNIS DAN ESTETIK SENI LUKIS IRENG WAWAN DARI AMBARAWA, KABUPATEN SEMARANG Wardaya, Bilal Galih; Purwanto, Purwanto
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 13 No 1 (2024): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian teknis melukis oleh seniman daerah asal Ambarawa, Kabupaten Semarang bernama Ireng Wawan serta kajian bentuk estetik atas karyanya dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Kajian karya lukis di analisis secara generalisasi, berdasarkan bentuk, struktur, dan harmonisasi aspek warna yang digunakan. Kajian karya difokuskan pada karya Ireng Wawan yang bercorak Kubistis dengan cara pengamatan langsung terhadap subjek live painting on the spot. Sumber data penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber hasil observasi, hasil wawancara, sosial media milik seniman, serta dokumentasi berupa foto guna memperoleh data yang diperlukan. Penulis menggunakan teknis pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi pustaka, dan pendokumentasian. Hasil dari penelitian ini adalah dari delapan karya yang dihasilkan dengan teknis proses berkarya yang dilakukan sangat mempengaruhi hasil karya Ireng Wawan dikarenakan dalam teknis melukis live painting on the spot. Hal tersebut mengharuskan seniman mempertimbangkan kecepatan dan efisiensi waktu, maka karya yang dihasilkan juga memiliki karakteristik. Warna pastel yang terlihat lembut dengan nuansa damai sering dihadirkan dalam lukisannya. Sebagai sentuhan akhir pada beberapa karya terdapat kontur hitam yang mampu membangun karya dengan baik. Hal ini menunjukan kecerdasan Ireng Wawan dalam mengekspresikan suatu dimensi yang bersifat eksklusif di luar warna dan bentuk.
PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG SEBAGAI INSPIRASI DALAM PENCIPTAAN KARYA KOMIK Herlambang, Setyoko; Fiyanto, Arif
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 13 No 1 (2024): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan tradisional egrang merupakan kebudayaan Bangsa Indonesia yang memiliki nilai kebudayaan kerja keras dan tekun. Kerja keras dan tekun merupakan sifat – sifat yang penting untuk dimiliki setiap orang di jaman sekarang ini yang lebih senang dengan hal – hal yang sifatnya instan. Tingginya nilai - nilai yang dimiliki oleh permainan tradisional egrang memberikan inspirasi penulis untuk membuat karya komik. Tujuan proyek studi ini adalah sebagai sarana penuangan ide penulis terkait permainan tradisional egrang menggunakan media karya komik. Selain itu proyek studi ini diharapkan mampu memberikan informasi dan edukasi terkait permainan tradisional kepada banyak orang sehingga ekistensi permainan tradisional egrang dapat meningkat. Teknik yang digunakan dalam berkarya komik pada proyek studi ini adalah teknik hybrit atau kombinasi teknik manual egrang dan digital. Proses pembuatannya melalui tahapan pra produksi, produksi dan pra produksi. Hasil dari proyek studi ini adalah sebuah karya komik yang terinspirasi dari permainan tradisional egrang yang terdiri dari tiga bagian yaitu bagian pertama yang berisi tentang proloq cerita, bagian dua tentang cara bermain permainan tradisional egrang dan bagian ketiga tentang cara membuat egrang. Dalam upaya meningkatkan eksistensi permainan tradisional egrang karya komik yang telah dibuat dipublikasikan melalui media sosial dan dipamerkan di galeri B9 Unnes. Saran dari penulis (1) Desain karakter yang baik akan sangat mempermudah proses pembuatan karya komik. (2) Pemilihan palet warna dengan lebih serius dan matang. (3) Gunakan jenis pen yang sesuai dan mudah digunakan (3) Kelompokkan layer secara rapi dan informatif pada aplikasi menggambar komik sehingga memudahkan proses revisi karya.
MAKHLUK MITOLOGI KINARA-KINARI DI RELIEF CANDI PRAMBANAN SEBAGAI INSPIRASI DALAM BERKARYA SENI HIAS KACA Sari, Nila Kumala; Murtiyoso, Onang
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 13 No 1 (2024): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makhluk mitologi relief Kinara-Kinari versi Hindu-Buddha merupakan keabadian cinta dan kesetiaan sidharta dan istrinya gopa yang terlahir kembali di berbagai candi dan ada kaitanya dengan ajaran reinkarnasi. Tujuan pembuatan proyek studi yakni 1) memvisualisasikan relief candi Prambanan Kinara-Kinari sebagai sumber gagasan dalam ber karya desain kaca hias, 2) melestarikan keberagaman budaya di Indonesia dan memperkenalkan makhluk mitologi dalam relief candi Prambanan Kinara-Kinari yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat. 3) menjadi wahana pengembangan dan pematangan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang seni rupa khususnya dalam berkarya seni kaca hias, 4) mengeksplorasi teknik, alat, dan materi yang penulis kuasai dalam berkarya desain kaca hias. Teknik berkarya yang dipilih yaitu 1) menentukan gagasan/ide penciptaan, 2) pembuatan desain, 3) penerapan desain ke media kaca. Hasil proyek studi yakni dua belas karya seni kaca hias bertemakan kisah KiranaKirani. Saran penelitian yaitu seni hias kaca yang merupakan salah satu bagian dari karya seni rupa yang harus dieksplorasi dari segi alat, bahan, dan teknik agar dapat diciptakan karya seni hias kaca baru yang berbeda dengan kaca hias pada umumnya.
ILUSTRASI DENGAN TEKNIK DIGITAL TENTANG PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI MEDIA INFORMASI DAN NOSTALGIA ANTAR GENERASI Suseno, Mas Anjal Bimo; Athian, Muhammad Rahman
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 13 No 1 (2024): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini berkembang dengan pesat sehingga dapat mempengaruhi aktivitas bermain anak. Aktivitas bermain di lapangan (seperti bertemu secara langsung) mulai tergantikan dengan virtual atau game online. Untuk itu melalui permainan tradisional, anak-anak dapat meningkatkan kesehatan jasmani karena saat bermain mereka melakukan aktivitas fisik dengan berolahraga sekaligus juga dapat berjemur. Penulis membuat karya dengan pendekatan kartunis agar mempermudah penyampaian isi karya kepada apresiator yang merupakan anak muda dan dekat dengan dunia kartunal. Karya ini dibuat dengan free hand tools melalui proses digitalisasi untuk mempermudah proses pembuatan, pemilihan warna, pencetusan ide kedalam visual. Karya yang dibuat berjumlah 15 karya permainan tradisional yang ada di indinosia. Analisis karya permainan tradisional berdasarkan pada spesifikasi karya, deskripsi karya, analisis formal, dan interpretasi karya dari aspek teknik, estetis, dan ilustratif.