cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Eduarts: Journal of Arts Education
ISSN : 22526625     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 304 Documents
KOMIK STRIP TENTANG DAMPAK NEGATIF MEDIA SOSIAL DENGAN TEKNIK DIGITAL Ana Suyanah; Arif Fiyanto
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 2 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial saat ini memiliki peranan penting di dalam kehidupan masyarakat, yaitu sebagai media mengirim atau menerima informasi yang mencakup seluruh dunia secara cepat dan mudah. Masa pandemi Covid-19 meningkatkan penggunaan media sosial dalam keperluan sehari-hari, seperti untuk belajar, sekolah, bekerja, dan bermain secara daring. Terbatasnya aktivitas diluar rumah, sebagian besar masyarakat menghabiskan waktu untuk menggunkan media sosial, khususnya bagi remaja yang merupakan pengguna dengan jumlah terbesar. Selain dapat membantu, media sosial memiliki sejumlah dampak negatif yang secara sadar maupun tidak sadar yang dirasakan oleh masyarakat. Hal tersebut bahkan berlanjut setelah pandemi. Proyek studi yang berjudul “Komik Strip Tentang Dampak Negatif Media Sosial dengan Teknik Digital” ini penulis buat dengan media digital yang dicetak pada kertas Albatros dan dikemas dengan bingkai kaca. Teknik yang digunakan dalam proses berkarya adalah teknik digital menggunakan aplikasi Adobe Illustrator CS6. Pada proses berkarya komik strip, penulis membuat berbagai karakter tokoh yang berbeda setiap cerita komik strip karakter namun memiliki satu ciri khas yang sama. Proyek studi ini menghasilkan 8 karya dengan ukuran 42 x 60 cm yang berjudul: 1) Konten Negatif, 2) Berita Hoax, 3) Kecanduan Medsos, 4) Insecure, 5) Individualis, 6) Komentar Jahat, 7) Penipuan Online, 8) Privasi Terancam. Penulis berharap karya komik strip ini dapat bermanfaat dan menginspirasi bagi orang lain. Melalui proyek studi ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi serta referensi berkarya terkait permasalahan yang diambil baik bagi remaja, mahasiswa, masyarakat, perupa dan apresiator lainnya.
INOVASI TEKSTIL GESEK GODHONG PADA KING BATIK SEMARANG Nur Lela; Eko Haryanto
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 2 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, keberadaan tekstil semakin beragam jika dilihat dari segi motif maupun aplikatif. Semakin menggeliatnya tekstil yang ditawarkan pada konsumen, semakin banyak perkembangan dengan bermacam-macam inovasi. Selera masyarakat terhadap perkembangan produk tekstil menyebabkan adanya peningkatan persaingan industri tekstil. Perlu adanya inovasi produk tekstil baik secara motif maupun aplikatif. Tekstil gesek godhong ialah seni tekstil dengan inovasi menggunakan media serta teknik baru dalam proses pembuatannya. Masalah penelitian ini yaitu bagaimana inovasi tekstil gesek godhong pada King Batik Semarang. Metode pengumpulan data adalah analisis deskriptif data wawancara terstruktur yang dilengkapi instrumen dan hasil dokumentasi di lapangan. Penelitian ini mendeskripsikan hasil dari proses aplikasi daun sebagai bahan utama pembentuk motif pada tekstil gesek godhong dalam implementasi ide penciptaan dan inovasinya. Hasil penelitian ini adalah: (1) tekstil gesek godhong dibuat dengan inovasi baik secara teknik maupun media sehingga menghasilkan produk yang berbeda dari produk tekstil yang telah ada. (2) Bahan daun dan teknik gesek yang digunakan menjadikan motif tekstil gesek godhong memiliki karakter unik dan terkesan modern sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami perubahan selera serta mampu bersaing di kancah industri tekstil secara luas.
PEMBELAJARAN SENI KALIGRAFI PADA SISWA KELAS IV DI MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH AWALIYAH BAITUL ‘ILMI SUROWITI KABUPATEN GRESIK Alifia Rembulan Rahma Firdausi; Dwi Wahyuni Kurniawati
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 2 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan Arab merupakan salah satu jenis seni kaligrafi yang dapat berupa firman Allah SWT, sabda Rasululloh SAW, maupun kalam/maqolah ulama. Seni kaligrafi merupakan warisan seni Islam yang dihargai sepanjang zaman. Seni Islam seperti ini seharusnya dikenalkan pada anak-anak mulai dari kecil, sehingga anak mampu mengenali dan memahami karya kaligrafi dengan baik. Saat ini banyak peserta didik yang sangat lancar membaca tulisan Arab tapi masih kesulitan dalam menulis Arab. Penelitian ini didasari oleh rasa keingintahuan peneliti terhadap pelaksanaan pembelajaran kaligrafi yang ada di lembaga pendidikan MDTA Baitul 'Ilmi Surowiti. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan studi dokumen. Analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kaligrafi menghasilkan beberapa karya yang tergolong menjadi empat, 23,5% atau 4 peserta didik dengan kategori sangat baik, 29,4% atau 5 peserta didik dengan kategori baik, 47,1% atau 8 peserta didik dengan kategori cukup. Adapun faktor pendukung pembelajaran adalah sarana dan prasarana yang memadai, semangat siswa dan guru, serta dukungan dari wali murid pada kegiatan sekolah. Adapun faktor-faktor penghambat yakni kedisiplinan siswa dan keadaan orang tua. Saran kepada pihak sekolah, menjalin hubungan baik dengan wali murid, sehingga memudahkan wali murid memberi keyakinan penuh pada peserta didik, agar pembelajaran berjalan dengan lancar.
PENGEMBANGAN E-MODUL PEMBELAJARAN MENGGAMBAR ILUSTRASI BERBASIS APLIKASI IBIS PAINT X UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KARANGANYAR Aprilia Esti Candra; Ratih Ayu Pratiwinindya
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 2 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengidentifikasi kondisi dan kebutuhan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Karanganyar terhadap pengembangan e-Modul pembelajaran menggambar ilustrasi; 2) menjelaskan prosedur pengembangan media e-Modul pembelajaran menggambar ilustrasi berbasis Aplikasi Ibis Paint X; 3) menganalisis keberhasilan pembelajaran impelementasi e-Modul pembelajaran menggambar ilustrasi berbasis Aplikasi Ibis Paint X. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada adaptasi model Reseach & Development oleh Sugiono dengan beberapa langkah yang dilakukan yaitu studi pendahuluan, pembuatan sumber belajar, uji coba terbatas, revisi produk sumber belajar, implementasi sumber belajar dan evaluasi pembelajaran. Angket serta hasil karya siswa merupakan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dianalisis dengan teknik deskriptif, dikumpulkan berupa uraian dari data validator. Elektronik modul melalui tahap validasi oleh ahli media dan ahli materi dengan hasil uji validasi media 3,5 dan hasil validasi ahli materi sebesar 3,7 dan masuk dalam kategori sangat layak. Pada uji coba terbatas pada kelas 8E mendapatkan jumlah presentase 93% yang termasuk dalam kriteria sangat tertarik, sedangkan pada tahap uji coba skala besar pada kelas 8B dan 8C mendapatkan hasil presentase yang mengalami peningkatan dengan jumlah 96% dengan kriteria sangat tertarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber belajar ini efektif ditunjukkan dari hasil respon siswa yang sangat tertarik, aktivitas di dalam kelas dinilai sangat tampak dan keberhasilan belajar siswa dalam materi menggambar ilustrasi berbasis aplikasi Ibis Paint X tuntas sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan.
KONEKSI ALAM BAWAH SADAR TERHADAP PERILAKU MANUSIA SEBAGAI TEMA DALAM BERKARYA SENI GAMBAR DIGITAL Muhammad Gunawan Assegab; Mujiyono Mujiyono
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 2 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari proyek studi ini adalah menghasilkan karya seni gambar digital yang dapat memvisualisasikan ide tentang koneksi alam bawah sadar terhadap perilaku manusia. Dalam proyek studi ini penulis memilih seni gambar digital sebagai pembuatan karya. Ipad dan apple pencil merupakan alat utama dalam pembuatan keseluruhan karya. Software yang digunakan merupakan software Procreate dan Adobe Photoshop CC 2014. Adapun beberapa tahapan dalam proses pembuatan karya seni digital ini. Tahapan pertama adalah pemilihan media berkarya yang terdiri dari alat, bahan dan teknik. Kedua adalah proses berkarya yang terdiri dari pengumpulan gagasan dan alasan pemilihan simbol. Ketiga merupakan proses visualisasi karya yang terdiri dari proses membuat sketsa, inking, shading, coloring, dan finishing. Proyek studi ini menghasilkan 12 karya seni gambar digital. Penulis berharap karya seni digital ini dapat bermanfaat bagi masyarakat atau audience baik sebagai sumber inspirasi berkarya maupun dalam memantik pikiran tentang tema alam bawah sadar.
PEMBELAJARAN MENGGAMBAR BERBASIS OBJEK GEOMETRIS PADA ANAK KELOMPOK B1 TK TARBIYATUL ATHFAL BANJARAN 02 KABUPATEN JEPARA Nurul Muhimmatul Aliyah; Gunadi Gunadi
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 2 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran menggambar berbasis objek geometris pada anak kelompok B1 TK Tarbiyatul Athfal Banjaran 02 Kabupaten Jepara. penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) menjelaskan pembelajaran menggambar berbasis objek geometris pada anak kelompok B1 TK Tarbiyatul Athfal Banjaran 02 Kabupaten Jepara, (2) menjelaskan hasil gambar anak pada pembelajaran menggambar berbasis objek geometris pada anak kelompok B1 TK Tarbiyatul Athfal Banjaran 02 Kabupaten Jepara, dan (3) menjelaskan faktor pendukung dan penghambat pembelajaran menggambar berbasis objek geometris pada anak kelompok B1 TK Tarbiyatul Athfal Banjaran 02 Kabupaten Jepara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan berupa reduksi data, penyajian data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pembelajaran menggambar berbasis objek geometris dilaksanakan dengan empat tahap kegiatan yaitu pembukaan, inti, recalling, dan penutup, (2) hasil gambar anak Kelompok B1 TK Tarbiyatul Athfal Banjaran 02 dibagi dengan tiga kategori yaitu, baik, sedang, dan cukup, (3) faktor pendukung dari pembelajaran menggambar berbasis objek geometris adalah suasana belajar yang menyenangkan, komunikasi yang baik, kemampuan guru mengkondisikan kelas, kondisi lingkungan yang mendukung, dan kemampuan guru dalam bercerita. Sedangkan faktor penghambatnya adalah anak tidak memiliki kebudayaan menggambar, ekspektasi wali murid yang tinggi, dan penggunaan spidol membuat seragam rentan terkena coretan.
BANGKAI HEWAN SEBAGAI INSPIRASI BERKARYA SENI GAMBAR TEKNIK DIGITAL Gesit Wiji Pradana; Mujiyono Mujiyono
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 2 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia melakukan berbgai perilaku yang bersifat pengrusakan demi kepentingan yang hanya menguntungkan bagi manusia seperti: pembalakan hutan guna memperluas lahan pertanian, serta maraknya pemburuan liar untuk kebutuhan konsumsi dan perdagangan, serta berbagai kegiatan menjadi penyebab utama atas hilang dan langkanya beberapa spesies hewan endemik di Indonesia. Penulis merasa simpati dan prihatin terhadap kondisi hewan di Indonesia yang populasinya semakin menurun, rasa simpati penulis akan permasalahan tersebut melahirkan gagasan untuk membuat sejumlah karya gambar digital. Tujuan proyek ini sebagai bentuk rasa simpati dan rasa prihatin penulis terhadap hewan-hewan di Indonesia yang hampir punah. Pembuatan proyek studi ini mengguna media Ipad (aplikasi Procrate). Teknik yang digunakan penulis dalam berkarya gambar adalah teknik digital. Pembuatan proyek studi dilakukan melalui beberapa tahapan, antara lain: pencarian ide, penentuan tujuan, analisis khalayak sasaran, pengumpulan data, pra produksi, produksi, pasca produksi, pra pameran, dan strategi media. Karya-karya yang dihadirkan terdiri atas 11 karya berukuran 42 cm x 60 cm menampilkan hewan Indonesia yang hampir punah antara lain: (1) Harimau Sumatera; (2) Burung Jalak Bali; (3) Buaya Muara; (4) Kancil; (5) Badak Jawa; (6) Burung Maleo; (7) Anoa Pegunungan; (8) Rusa Bawean; (9) Anjing Kintamani; (10) Orang Utan; (11) Gajah Sumatera. Penulis berharap karya gambar digital ini bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi bagi orang lain. Dalam berkarya hendaknya lebih banyak bereksplorasi tentang ide, media, maupun teknik berkarya.
PROSES PRODUKSI, MOTIF DAN MAKNA SIMBOLIK “BATIK BANGBANGAN BURUNG HONG” DI SANGGAR BATIK KATURA TRUSMI CIREBON Elsa Nur Tiara; Syafii Syafii
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 3 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses produksi batik, motif dan makna simbolik batik Bangbangan Burung Hong. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data yang diperoleh dianalisis dan dideskripsikan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan proses produksi batik Bangbangan Burung Hong di Sanggar Batik Katura terdiri dari: 1) tahap persiapan yaitu mencuci kain, 2) tahap pembuatan pola batik (memola), 3) tahap pembatikan dilakukan sebanyak dua kali yaitu: a) pembatikan pertama terdiri dari proses nglowong, nembok, isen-isen, pewarnaan dengan teknik celup menggunakan pewarna napthol AS-D dengan larutan garam merah yaitu Diazo Merah R atau Scarlet R, kemudian proses nglorod atau pelorodan, b) Pembatikan kedua terdiri dari proses nembok, pewarnaan dengan teknik celup menggunakan pewarna napthol AS-BO dengan larutan garam merah bata yaitu Diazo Merah B, kemudian proses pelorodan, 4) tahap akhir yaitu mencuci, menyetrika kain batik dan dikemas. Batik Bangbangan Burung Hong memiliki ciri khas pada motifnya yaitu perpaduan corak budaya terdiri dari: 1) motif Burung hong berasal dari budaya Cina sebagai motif pokok, 2) motif pelengkap berasal dari budaya Cina yaitu motif Bunga Seruni dan dari budaya Cirebon di antaranya motif Tumpal atau Pucuk Rebung, motif Banji dan motif Burung, 3) motif isen-isen berupa cecek (titik), sawut (garis-garis), dan sisik. Ciri khas kedua terdapat pada warna motif batik yaitu berwarna merah seperti warna darah ayam. Makna simbolik batik Bangbangan Burung Hong terdiri dari: 1) berdasarkan keseluruhan motif batik menjadi perlambangan dari sifat, sikap dan perilaku kehidupan masyarakat Cirebon yang memegang erat nilai religius dan nilai sosial budaya (kebajikan, kemanusiaan, kesatuan, tanggung jawab, kebahagiaan atau kesejahteraan, kekuatan, kesabaran, kejujuran, menjunjung tinggi kedamaian), 2) berdasarkan warna pada batik Bangbangan Burung Hong yaitu warna merah seperti warna darah ayam melambangkan karakter masyarakat Cirebon yaitu harapan, kemakmuran, kebahagiaan dan keberuntungan.
PEMBELAJARAN BERKARYA BATIK CAP DENGAN STEMPEL BERBAHAN KERTAS TEBAL PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 UNGARAN Rizal Sofyana Fatahillah; Ratih Ayu Pratiwinindya
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 3 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik merupakan salah satu warisan Indonesia yang memiliki kerumitan tinggi dan dibuat dengan proses yang panjang. SMP Negeri 1 Ungaran menerapkan pembelajaran batik cap bagi kelas IX, stempel yang digunakan siswa dibuat dari bahan kertas tebal dan merupakan hasil karya siswa. Jauh sebelum pembelajaran tersebut dilaksanakan, SMP Negeri 1 Ungaran telah melaksanakan pembelajaran batik dengan teknik canting, tetapi ditemui banyak kendala. Tujuan penelitian ini yakni (1) pelaksanaan pembelajaran batik yang sebelumnya telah terlaksana di kelas IX SMP Negeri 1 Ungaran, (2) mendeskripsikan bentuk pengembangan stempel batik berbahan kertas tebal oleh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Ungaran, dan (3) menjelaskan proses penerapan stempel batik berbahan kertas tebal oleh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Ungaran pada kain, (4) mendeskripsikan hasil dan evaluasi penerapan stempel batik berbahan kertas tebal oleh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Ungaran pada kain. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran batik canting, siswa menghasilkan karya yang tidak begitu rapi dan ditemui berbagai kendala dalam pelaksanaannya. Meskipun demikian, siswa menghasilkan karya secara tuntas dengan hasil yang relatif baik bagi anak seusia SMP, serta menunjukkan minat yang baik. Dalam pembelajaran pengembangan stempel batik berbahan kertas tebal, siswa menghasilkan karya batik cap yang relatif baik serta menunjukkan sikap dan tanggung jawab yang baik. Sebagian besar siswa telah membuat karya dalam kategori yang baik, dengan perolehan nilai 87-95. Siswa memiliki tanggung jawab yang baik. Seluruh siswa mengumpulkan tugas proyek yang diberikan.
TARIAN KHAS KABUPATEN BATANG SEBAGAI INSPIRASI BERKARYA SENI LUKIS DENGAN MEDIA SENG BESI BEKAS Nico Aryo Pradita; Mujiyono Mujiyono
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 12 No 3 (2023): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat berbagai macam seni tari di Batang seperti: Tari Babalu, Tari Simo Gringsing, Tari Tahu Robyong dan tarian lainnya yang tentunya memiliki keunikan dan makna simbolis yang mencerminkan nilai-nilai tradisi yang ada di Batang. Namun seiring berjalannya waktu, banyak masyarakat yang belum tahu dan tidak mengenal tari-tarian tersebut. Sebagai bentuk rasa kepedulian penulis terhadap tradisi dan budaya daerah asal dan tanah kelahiran penulis. Maka penulis berharap mampu membawa perubahan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk tetap mengenal dan melestarikan budaya sendiri.. Proyek studi ini menghasilkan karya seni ilustrasi berupa lukisan dengan tema tarian Khas Kabupaten Batang dengan tujuan sebagai bentuk apresiasi dan bentuk kepedulian penulis terhadap budaya lokal terutama budaya di daerahnya sendiri. Proyek studi ini dalam pembuatannya menggunakan media cat akrilik pada seng besi bekas. Teknik yang digunakan penulis dalam berkarya ilustrasi adalah perpaduan lukis kering dan basah Dalam pembuatan proyek studi dilakukan beberapa tahapan, antara lain pengamatan, gagasan berkarya, pengumpulan data, reduksi data, memahami karakter, pembuatan sket secara manual, mengaplikasikan sket pada media seng besi bekas, pewarnaan, dan finishing karya. Karya-karya yang dihadirkan dalam proyek studi ini terdiri dari 7 karya berukuran 180 cm x 120 cm antara lain yaitu karya 1; Tari Tahu Robyong 1, karya 2; Tari Tahu Robyong 2, karya 3; Tari Tahu Robyong 3, karya 4; Tari Simo Gringsing 1, karya 5; Tari Simo Gringsing 2, karya 6; Tari Babalu 1, karya 7; Tari Babalu 2. Penulis berharap karya lukis bermanfaat dan dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.