cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Educational Management
ISSN : 22527001     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Educational Management is a peer-reviewed journal which publishes original contributions on education administration, management and leadership in the widest sense: on the management of schools of all types, and of further and higher education institutions; on administration and policy at all levels - institutional, local, national and international; and on the study and teaching of educational administration.
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2012): December 2012" : 32 Documents clear
EFEKTIFITAS MODEL MANAJEMEN PELATIHAN IPA TERPADU BAGI GURU MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SE-KABUPATEN KUDUS Saputro, Budiyono
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kudus belum disampaikan secara terpadu. Model manajemen pelatihan IPA terpadu merupakan model yang dikembangkan untuk peningkatan kemampuan guru IPA SMP di Kabupaten Kudus dalam penguasaan IPA terpadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development. Subyek uji coba adalah guru IPA SMP di Kabupaten Kudus dan team ahli. Jenis data berupa data kualitatif dan kuantitatif. Alat untuk mengumpulkan data adalah angket skala likert, angket terbuka, format catatan diskusi, alat tes pre-tes dan pos-tes untuk  aspek kognitif, lembar pengamatan observasi kemampuan profesional pembelajaran IPA terpadu. Untuk menguji kefektifan model mengunakan disain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian menunjukkan model manajemen pelatihan IPA terpadu efektif dapat meningkatkan kemampuan profesional guru IPA SMP di Kabupaten Kudus. Disarankan model manajemen pelatihan IPA terpadu dapat menjadi model pelatihan alternatif pada MGMP IPA SMP di Kabupaten yang lain. The learning of natural science at Junior High School in Kudus regency has not been taught in an integrated way. The model of integrated natural science training management is a model developed to improve the competency of junior high natural science teachers in the mastery of integrated natural science. This study uses Research and Development approach. The subject research is junior high natural science teachers and expert teams in Kudus. Qualitative and quantitative data are used. Likert Scale questionnaire, open questionnaire, discussion note format, pre-test and post-test cognitive testing, papers of field observation of professional competency of integrated natural science learning are used to collect data. One-Group Pretest-Posttest Design is occupied to test the effectiveness of the model. The research shows that the model of integrated natural science training management can effectively improve the competency of junior high natural science teachers in Kudus. Thus it is suggested that the model can be applied in MGMPs in other regencies.
PENGELOLAAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN BERSUMBER DARI PARTISIPASI MASYARAKAT Muhajirin, Muhajirin
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan, telah diamanatkan dalam UU RI No 20 Tahun 2003 oleh karena itu diperlukan pengelolaan pembiayaan yang bersumber dari partisipasi masyarakat/orang tua siswa. Fokus penelitian adalah pengelolaan pembiayaan pendidikan dana dari masyarakat, sedangkan rumusan masalah penelitian adalah bagaimanakah proses perencanaan anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS), proses penggalian dana dari masyarakat, proses pembelanjaan pembiayaan pendidikan, proses pengawasan pembiayaan pendidikan, dan proses pelaporan pembiayaan pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengumpulkan informasi guna mendiskripsikan dan menganalisis tentang pengelolaan pembiayaan pendidikan bersumber dari partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu proses penyusunan RAPBS termasuk katagori partisipatif, proses penggalian dana dari orang tua siswa melalui komunikasi secara intensif dengan orang tua siswa. Sumber pembiayaan yang berasal dari orang tua siswa, Infaq pengembangan sekolah dan wakaf, sumbangan pengembangan pendidikan, uang POMG, uang komputer, uang kegiatan, uang ekstrakurikuler, dan uang ZIS. Simpulannya adalah proses penyusunan rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) telah dilakukan secara partisipatif. Abstract: Public participation in education has been mandated by Law No. 20 of 2003.  Therefore, it is necessary in financing management resulting from participation in community / parents. Research focus is the management of funds from public education funding. The research problem is how are the process of planning the school budget revenues and expenditures (RAPBS), the process of extracting funds from the public, the education expenditure finance, education finance process monitoring, and reporting processes of education financing executed?. The purpose of this research is to gather information in order to describe and analyze the management of the education funding which comes from community participation. This study uses descriptive qualitative approach. The data was collected using interview techniques, observation and documentation. The results of the research process include the preparation of School. Budget category participatory process is done by raising funds from the parents of students through intensive communication with them. The funding are basically raised from the student's parents and school development Infaq endowments, donations of education, PTA money, computer money, money activities, extracurricular money, and money ZIS. It is concluded that the process of planning the budget revenue and expenditure of schools (RAPBS) have been conducted in a participatory manner. 
MANAJEMEN PEMBIAYAAN BERBASIS SEKOLAH DI RSBI SMPN 3 MRANGGEN DEMAK Hayati, Endah Dwi
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini  bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen pembiayaan di RSBI SMPN 3 Mranggen Demak yang meliputi kegiatan perencanaan (budgeting), pelaksanaan/pencatatan (accounting) dan pertanggungjawaban/ pengawasan (auditing). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Analisa data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembiayaan / budgeting di SMPN 3 Mranggen dilaksanakan dengan menyusun RAPBS. Dana penyelenggaraan pendidikan di SMP tersebut meliputi  block grant  dan BOS dari  serta dana komite dari orang tua siswa. Dana tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan pendidikan yang diarahkan untuk penjaminan mutu RSBI yang dikelompokan berdasarkan 8(delapan) standar nasional pendidikan. (2) Pelaksanaan/pencatatan (accounting) pembiayaan di SMPN 3 Mranggen terdiri dari dua kegiatan, yaitu pelaksanaan anggaran dan pencatatan anggaran. Pelaksanaan anggaran merupakan tanggungjawab masing-masing koordinator standar pendidikan, sedangkan pencatatan anggaran merupakan tanggungjawab bendahara yang dalam melaksanakan tugasnya menggunakan sistem akuntansi sederhana. (3) Pertanggungjawaban/pengawasan pembiayaan dilaksanakan dengan menyusun laporan pertanggungjawaban, sedangkan pengawasan dilakukan secara internal dan eksternal dari inspektorat pendidikan, BPKP dan BPK,  juga pengawasan melekat oleh kepala sekolah. Abstract. The objectives of this study   were to describe and to analyze the management of the financing activities at SMPN 3 Mranggen, such as: budgeting, accounting, and auditing. The data collection was done by having an interview with the persons in charge, observing the activities, and having a library research. The researcher uses the steps of data reduction, data presentation and conclusion.  The results of the study showed that (1) the budgeting at SMPN 3 Mranggen was done by arranging the school-based budget plan financing. The funds of the education at junior high school were raised from block grant and school operational aid (BOS)  and also from the parents. The funds were used to pay all the education activities based on eight goals of National Education Standards. (2)  the accounting of the financing were divided into two activities: budget executions and budget records. Each of the coordinator of education standards had to be responsible to the budget executor. Meanwhile, the treasurer had to record all the budget executions with a simple accounting system. (3)  the auditing of the financing activities at SMPN 3 Mranggen was done by arranging accountability reports , while the monitoring was done by the education inspectorates, auditing firms and the headmasters internally and externally.
PELAKSANAAN TQM DI SEKOLAH ISLAM TERPADU MI LUQMAN AL HAKIM TEGAL Retnoningsih, Nur
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Pelaksanaan peningkatkan mutu pendidikan yang berfokus pada pelanggan, pelaksanaan perbaikan terus-menerus, dan kerjasama tim sebagai prinsip Total Quality manajement (TQM), namun kenyataanya banyak lembaga pendidikan terutama di tingkat pendidikan dasar tidak menerapkannya. Fokus penelitian adalah peningkatan mutu pendidikan di MI Luqman Al Hakim. Adapun pertanyaan penelitiannya adalah Bagaimana pelaksanaan yang berfokus pada pelanggan, pelaksanaan perbaikan terus-menerus dan pelaksanaan kerjasama tim di MI Luqman Al Hakim? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus yang menggunakan teknik trianggulasi sumber dan metode. Hasil penelitian: (1) Fokus pada pelanggan diawali dengan menggunakan identifikasi harapan pelanggan dilaksanakan melalui isian formulir pendaftaran, paguyuban kelas, POMG, dan komunikasi langsung, Hasil identifikasi harapan dan kebutuhan pelanggan direncanakan dan ditetapkan melalui rapat bersama warga sekolah, orang tua, komite sekolah dan yayasan untuk dijadikan program sekolah, (2) Pelaksanaan perbaikan pelanggan internal dilakukan dengan melalui rapat pekanan setiap hari Sabtu untuk evaluasi dan perbaikan kegiatan pendidikan selama sepekan, meningkatkan kompetensi kepala sekolah, guru dan pemenuhan sarana pembelajaran, serta perbaikan mutu pembelajaran melalui life skill, dan guru model berbasis keteladanan dengan menerapkan pembelajaran aktif, inovatif, menyenangkan, dan (3) Kerjasama tim yaitu kepala sekolah mendelegasikan keputusan pada stafnya menurut bidang pekerjaannya. Abstract : Implementation of quality improvement has focused on customer education, the implementation of continuous improvement, and teamwork as the principle of Total Quality Management (TQM). However, in fact, many educational institutions especially at the primary level, have not applied it. One of the primary school level education institutions which has  implemented the integrated quality improvement of education is Luqman Al-Hakim MI Slawi Tegal regency. The focus of the research is improving the quality of education in MI Luqman Al-Hakim. The research question is: How are the implementation of customer-focused, the implementation of continuous improvement and implementation of teamwork in MI Luqman Al-Hakim? The approach used in this study is a qualitative case study method that uses the source and method triangulation techniques. The data were collected through interviews, observations, and documents. Results of the study: (1) Focus on the customer using identification of customer expectations is carried out through registration form, class associations, PTAs, and direct communication, The identification of customer expectations and needs are planned and established through a meeting with citizens of the school , parents, school committees and foundations to serve as school programs, (2) Implementation of the improvements made ​​to the internal customers through: meeting pekanan every Saturday for evaluation and improvement of educational activities during the week, increasing the competence of school principals, teachers and the fulfillment of a learning tool, as well as improving the quality of learning through life skill, and exemplary teacher-based model to implement active, innovative, and learning, and (3) Teamwork is the principal delegate decisions on staff levels according to the term waka waka involving curriculum, student affairs, facilities and infrastructure, public relations, worship, and team teaching. Based on this research, it is suggested that MI Luqman Al-Hakim needs to delegate the duty to the right person based on the expertise for the optimization of team work and team supervisor.
POLA PENGELOLAAN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN BERBASIS KECAKAPAN HIDUP DI PKBM BENDAN JAYA KOTA PEKALONGAN Sodik, Sodik
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine the pattern of the management program of Life Skills-based Education Equality in PKBM Bendan Jaya Pekalongan. This study employs a qualitative case study approach. The subjects of this study were 5 managers, 27 tutors, 5 technical resource persons and 131 Citizens. The data was collected by the method of participant observation and in-depth interviews and documentation. Analysis of data is employed derived from Miles and Huberman, namely data reduction, display data and verification data. The results revealed that (1) Program Planning education in PKBM Bendan mature Jaya done that based on the potential and opportunities; (2) Implementation of Life skills-based education equality in PKBM Bendan Jaya is very flexible related to the agreement between all the elements that exist in PKBM; (3) Organization of Human Resources at PKBM Bendan Jaya is characterized by patterns of kinship and stewardship patterns which tend to follow the pattern of the dual position gendhong indhit; (4) Eventhough the equality of Education Program Evaluation of PKBM Bendan Jaya tends to be less tolerant, but the residents are found to learn the material well enough with the evidence of high graduation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengelolaan program Pendidikan Kesetaraan berbasis Kecakapan Hidup di PKBM Bendan Jaya Kota Pekalongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Subjek  penelitian ini adalah 5 pengurus, 27 orang Tutor, 5 nara sumber teknis dan 131 Warga Belajar PKBM Bendan Jaya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengamatan terlibat dan wawancara mendalam serta metode dokumentasi. Analisis data dengan teknik analisis yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yaitu reduksi data, display data dan verifikasi data.  Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencanaan Program pendidikan di PKBM Bendan Jaya dilakukan secara matang yakni berdasarkan pada potensi dan peluang yang ada; (2) Pelaksanaan Program pendidikan Kesetaraan berbasis kecakapan Hidup di PKBM Bendan Jaya sangat fleksibel dalam arti berdasarkan kesepakatan antar semua elemen yang ada di PKBM; (3) Pengorganisasian  Sumber Daya Manusia di PKBM Bendan Jaya sangat diwarnai dengan pola kekeluargaan  dan pola kepengurusan cenderung mengikuti pola gendhong indhit; dan (4) Evaluasi Program pendidikan Kesetaraan di PKBM Bendan Jaya meski cenderung toleran  namun daya serap warga belajar terhadap materi cukup tinggi.
MANAJEMEN KURIKULUM PENDIDIKAN KETERAMPILAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNARUNGU) DI SLB MA’ARIF MUNTILAN Muslimah, Muslimah
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objectives of the study were to describe and to analyze of the management curriculum of the education skills for the special needs children (deaf) at SLB Ma’arif Muntilan. The data collection was accomplished by using the interviews, the observation and the library research. The results of the study showed that (1) the planning of the education skills curriculum was started by conducting need analysis, curriculum objectives and the curriculum content design, and evaluation, (2) the organization of the education skills curriculum was divided into the organization of human resources and infrastructures, the arrangement of the school’s subjects and the time allocation, (3) the implementation of the education skills curriculum was executed by preparing the syllabus, the annual programs, the semester’s programs and the lesson plans, and last but not least the evaluation of the school’s activities, (4) the evaluation of the education skill curriculum was assessed by reviewing the the objectives, the functions, and the steps of the evaluations itself. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen kurikulum pendidikan keterampilan bagi anak berkebutuhan khusus (tunarungu) di SLB Ma’arif Muntilan. Data diperoleh dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaan kurikulum pendidikan keterampilan dimulai dari identifikasi kebutuhan, perumusan tujuan kurikulum, perumusan isi kurikulum dan penentuan evaluasi (2) Pengorganisasian kurikulum pendidikan keterampilan meliputi pengorganisasian sumber daya manusia dan sarana prasarana, pengaturan materi pelajaran serta pengaturan waktu (3) Pelaksanaan kurikulum pendidikan keterampilan dimulai dengan pembuatan silabus, program tahunan, program semesteran dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran serta evaluasi pelaksanaan pembelajaran (4) Evaluasi terhadap kurikulum pendidikan keterampilan bagi anak berkebutuhan khusus meliputi tujuan, fungsi dan bentuk atau cara evaluasi.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN LEWAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN GIZI UNTUK MENGATASI ANEMIA GIZI BESI Zahrulianingdyah, Atiek
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objective of this study is to establish an organized model of education and training of community-based nutrition to overcome iron nutrition anemia. The research design uses Research and Development (R&D) with a three-stage model. The population in the research is all productive-age women who live in Mangli village, with the number of 286. The sample is 22% consists of 60 women, and 30 women who are regarded having a small limited scale for nutrition  education and training. The techniques of data collection are documentation, in-depth observation, direct interview, and questionnaire. Data are analyzed using description of percentage and quantative approach by using  Paired t- test. The preliminary result shows that the learning effectiveness in a model that is built, is highly effective. It is proven by the difference in outcomes before and after training which is found to be significantt. The t score is 13,246 while t table is 2,861 (t score > t table). There is a decrease in iron anemia rates between before (40%) and after training in nutrition (20%), and significant difference, t score > t table. Abstrak: Tujuan penelitian mendeskripsikan tentang (1) perilaku kebiasaan makan, (2) tingkat pendidikan, (3) pengetahuan gizi, (4) status gizi, (5) tingkat anemia, (6) efektivitas pembelajaran pada pendidikan dan pelatihan gizi, (7) penurunan angka anemia. Penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D) dengan 3 tahapan. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah  ibu-ibu Desa Mangli usia produktif  yang berjumlah 60 ibu dari 286 ibu, sebagai sampel penelitian awal), sedangkan sampel untuk peserta pendidikan dan pelatihan berjumlah 30 ibu, dengan teknik purposive cluster  random sampling. Analisis data menggunakan deskripsi prosentase dan uji beda (paired t test) Hasil studi menunjukkan efektifitas pembelajaran pada model yang dibangun, memiliki efektifitas yang tinggi, terbukti dari adanya perbedaan hasil sebelum dan sesudah diklat secara signifikan,  t hitung 13,246 sedangkan t tabel 2,861 (t hitung > t tabel).Ada penurunan angka anemia gizi besi antara sebelum (40%) dan sesudah  pelatihan gizi (20%), diukur selang enam bulan dari pelaksanaan pendidikan dan pelatihan gizi, dan terbukti ada perbedaan  secara signifikan (hasil uji p<0,05).
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kepuasan Kerja terhadap Motivasi Berprestasi Guru SD Romani, Ahmad
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Motivasi berprestasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan kepuasan kerja. Rumusan masalah penelitian adalah (1) Berapa besar pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi berprestasi guru? (2) Berapa besar  pengaruh kepuasan kerja  terhadap motivasi berprestasi guru? (3) Berapa besar kepemimpinan kepala sekolah dan kepuasan kerja secara bersama-sama terhadap motivasi berprestasi guru. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di SD Kecamatan Ketanggungan, dengan sampel 100 orang guru. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya keterkaitan antara kepemimpinan kepala sekolah dan kepuasan kerja guru secara bersama-sama dengan motivasi berprestasi. Simpulan penelitian adalah (1) Ada pengaruh antara kepemimpinan kepala sekolah dengan motivasi berprestasi sebesar 0.251, (2) ada pengaruh antara kepuasan kerja guru dengan motivasi berprestasi sebesar 0.323, (3) ada pengaruh secara simultan antara kepemimpinan kepala sekolah, kepuasan kerja dengan motivasi berprestasi sebesar 0.94 Simpulan dalam penelitian ini adalah kepemimpinan kepala sekolah dan kepuasan kerja mempunyai kaitan yang erat dengan motivasi berprestasi dengan tingkat kontribusi yang sangat besar yaitu 94%.   Abstract: Achievement motivation is influenced by several factors, including the influence of the principal's leadership and job satisfaction. The research problems are (1) How large is the effect of principal leadership on achievement motivation of teachers? (2) How much influence on achievement motivation and job satisfaction of teachers? (3) What are the relationship of principal's leadership and job satisfaction on achievement motivation of teachers. The approach used is descriptive research by employing quantitative approach. The study was conducted in primary Ketanggungan District, with a sample of 100 teachers. Results showed that the relationship between principal leadership and teacher job satisfaction together with achievement motivation. The results of the study were (1) There is the influence of the principal's leadership achievement motivation for 0251, (2) there is the influence of the teacher job satisfaction with achievement motivation for 0323, (3) there is a simultaneous effect between principal leadership, job satisfaction of achievement motivation 0.94. It is concluded that this research is that the principal's leadership and job satisfaction has been linked to achievement motivation with a huge level of contribution reaching 94%.
MANAJEMEN KURIKULUM PENDIDIKAN KETERAMPILAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNARUNGU) DI SLB MA’ARIF MUNTILAN Muslimah, Muslimah
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objectives of the study were to describe and to analyze of the management curriculum of the education skills for the special needs children (deaf) at SLB Ma’arif Muntilan. The data collection was accomplished by using the interviews, the observation and the library research. The results of the study showed that (1) the planning of the education skills curriculum was started by conducting need analysis, curriculum objectives and the curriculum content design, and evaluation, (2) the organization of the education skills curriculum was divided into the organization of human resources and infrastructures, the arrangement of the school’s subjects and the time allocation, (3) the implementation of the education skills curriculum was executed by preparing the syllabus, the annual programs, the semester’s programs and the lesson plans, and last but not least the evaluation of the school’s activities, (4) the evaluation of the education skill curriculum was assessed by reviewing the the objectives, the functions, and the steps of the evaluations itself. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen kurikulum pendidikan keterampilan bagi anak berkebutuhan khusus (tunarungu) di SLB Ma’arif Muntilan. Data diperoleh dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaan kurikulum pendidikan keterampilan dimulai dari identifikasi kebutuhan, perumusan tujuan kurikulum, perumusan isi kurikulum dan penentuan evaluasi (2) Pengorganisasian kurikulum pendidikan keterampilan meliputi pengorganisasian sumber daya manusia dan sarana prasarana, pengaturan materi pelajaran serta pengaturan waktu (3) Pelaksanaan kurikulum pendidikan keterampilan dimulai dengan pembuatan silabus, program tahunan, program semesteran dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran serta evaluasi pelaksanaan pembelajaran (4) Evaluasi terhadap kurikulum pendidikan keterampilan bagi anak berkebutuhan khusus meliputi tujuan, fungsi dan bentuk atau cara evaluasi.
POLA PENGELOLAAN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN BERBASIS KECAKAPAN HIDUP DI PKBM BENDAN JAYA KOTA PEKALONGAN Sodik, Sodik
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine the pattern of the management program of Life Skills-based Education Equality in PKBM Bendan Jaya Pekalongan. This study employs a qualitative case study approach. The subjects of this study were 5 managers, 27 tutors, 5 technical resource persons and 131 Citizens. The data was collected by the method of participant observation and in-depth interviews and documentation. Analysis of data is employed derived from Miles and Huberman, namely data reduction, display data and verification data. The results revealed that (1) Program Planning education in PKBM Bendan mature Jaya done that based on the potential and opportunities; (2) Implementation of Life skills-based education equality in PKBM Bendan Jaya is very flexible related to the agreement between all the elements that exist in PKBM; (3) Organization of Human Resources at PKBM Bendan Jaya is characterized by patterns of kinship and stewardship patterns which tend to follow the pattern of the dual position gendhong indhit; (4) Eventhough the equality of Education Program Evaluation of PKBM Bendan Jaya tends to be less tolerant, but the residents are found to learn the material well enough with the evidence of high graduation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengelolaan program Pendidikan Kesetaraan berbasis Kecakapan Hidup di PKBM Bendan Jaya Kota Pekalongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Subjek  penelitian ini adalah 5 pengurus, 27 orang Tutor, 5 nara sumber teknis dan 131 Warga Belajar PKBM Bendan Jaya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengamatan terlibat dan wawancara mendalam serta metode dokumentasi. Analisis data dengan teknik analisis yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yaitu reduksi data, display data dan verifikasi data.  Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencanaan Program pendidikan di PKBM Bendan Jaya dilakukan secara matang yakni berdasarkan pada potensi dan peluang yang ada; (2) Pelaksanaan Program pendidikan Kesetaraan berbasis kecakapan Hidup di PKBM Bendan Jaya sangat fleksibel dalam arti berdasarkan kesepakatan antar semua elemen yang ada di PKBM; (3) Pengorganisasian  Sumber Daya Manusia di PKBM Bendan Jaya sangat diwarnai dengan pola kekeluargaan  dan pola kepengurusan cenderung mengikuti pola gendhong indhit; dan (4) Evaluasi Program pendidikan Kesetaraan di PKBM Bendan Jaya meski cenderung toleran  namun daya serap warga belajar terhadap materi cukup tinggi.

Page 2 of 4 | Total Record : 32