cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edu Geography
ISSN : 22526684     EISSN : 25490346     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Edu Geography [p-ISSN 2252-6684|e-ISSN 2549-0346|DOI 10.15294.edugeo] publishes original research and conceptual analysis of geography education. Edu Geography provides a forum for educators and scholars to present innovative teaching strategies and essential content for elementary and secondary geography, AP Human Geography, introductory college geography, and preservice methods courses. The journal invites scholarly work in the areas of how students learn and instructors teach by preserving and disseminating research. It is also a forum for discussion of state, national, and international trends in geography education. The journal seeks original manuscripts that contribute to the understanding of issues and topics associated with geography education.
Arjuna Subject : -
Articles 634 Documents
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN GEOGRAFI
Edu Geography Vol 11 No 1 (2023): Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i1.67168

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan tujuan mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan model Problem Based Learning Berbasis Outdoor Study terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi meteri dinamika penduduk. Penelitian di lakukan di SMA Negeri 1 Patimuan dan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu kelas XI IPS 1 dan XI IPS 2 dengan jumlah 49 siswa dimana kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen pada penelitian ini menggunakan pretest dan posttest dengan jumlah 50 soal pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, homogenitas dan uji t untuk menjawab hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh pemggunaan model problem based learning berbasis outdoor study terhadap hasil belajar siswa kelas eksperimen 19,6% dan kelas kontrol 9,1 %. Dengan masing masing rata rata nilai kelas eksperimen yaitu 71,6 dan kelas kontrol 61,1 serta nilai signifikansi sebesar 0,002 atau r hitung 1,795 ≥ 1,688. Artinya terdapat pengaruh penggunaan model problem based learning berbasis outdoor study terhadap hasil belajar siswa
Pengembangan Bahan Ajar Geografi Berbasis Web Pada Materi Siklus Hidrologi untuk Siswa Kelas X di SMA N 1 Kejobong Kabupaten Purbalingga
Edu Geography Vol 11 No 1 (2023): Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i1.67539

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Materi geografi yang memiliki cakupan luas dan bersifat abstrak membuat peserta didik sulit dalam memahami materi. Hasil observasi menunjukkan bahwa pembelajaran geografi di SMA N 1 Kejobong menggunakan panduan modul cetak yang sudah ada di sekolah, dan belum ada pembaharuan bahan ajar yang dilakukan oleh pihak sekolah. Penelitian ini mengembangkan produk bahan ajar geografi berbasis web dengan menggunakan pendekatan ADDIE yang melalui 3 tahapan yaitu Analysis, Design, dan Development untuk mengetahui tingkat kelayakan produk tersebut. Uji kelayakan produk dilakukan melalui 2 tahap uji coba yaitu uji validasi oleh ahli yaitu 3 ahli bahan ajar, 2 ahli IT, dan 36 peserta didik. Hasil kelayakan produk oleh validator ahli bahan ajar diperoleh persentase sebesar 88% (sangat layak), validator ahli IT sebesar 87% (sangat layak), dan respon peserta didik sebesar 90,6% (sangat menarik). Tingkat kelayakan bahan ajar oleh ahli bahan ajar, dan ahli IT dinyatakan sangat layak, hasil respon peserta didik terhadap bahan ajar dinyatakan sangat menarik, sehingga bahan ajar dinyatakan layak digunakan. Abstract ___________________________________________________________________ Geography is a study that has a wide range scope and is abstract, this problem makes it difficult for the student to understand the material. The observational study shows that the geography learning process in SMA N 1 Kejobong uses guidelines in the form of printed media that are provided by the school, and yet any renewal of study material from the school. This research to develop a web-based geography teaching material produced using the ADDIE approach which goes through 3 stages namely Analysis, Design, and Development to determine the feasibility level of the product. The product feasibility test was carried out through 2 trial stages, namely validation tests by experts, namely 3 teaching materials experts, 2 IT experts, and 36 students. The results of product feasibility by teaching material expert validators obtained a percentage of 88% (very feasible), IT expert validators of 87% (very feasible), and student responses of 90.6% (very interesting). Based on the feasibility level of the teaching material from teaching experts, IT experts are regarded as very feasible and the response of the students toward the teaching material is very interesting, therefore teaching material is stated as a suitable teaching material.© 2023 Universitas Negeri Semarang
Pemanfaatan Maron Mangrove Edupark (MMEP) sebagai Sumber Belajar oleh Guru Geografi di Kota Semarang
Edu Geography Vol 11 No 1 (2023): Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i1.67829

Abstract

Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dapat diterapkan ke dalam beberapa mata pelajaran di sekolah, salah satunya adalah pada mata pelajaran geografi. Kota Semarang memiliki beberapa hutan mangrove salah satunya MMEP yang dapat digunakan sebagai sumber belajar peserta didik. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan, yaitu: 1) mengidentifikasi potensi ekosistem mangrove pada MMEP yang dapat menjadi sumber belajar geografi SMA; 2) menganalisis relevansi antara ekosistem mangrove dengan capaian pembelajaran geografi pada kurikulum merdeka; dan 3) mengetahui respon yang diberikan oleh guru geografi SMA Negeri di Kota Semarang terhadap pemanfaatan MMEP sebagai sumber belajar geografi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan deskriptif persentase dan skala likert. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru geografi SMA Negeri di Kota Semarang. Sampel penelitian ini merupakan 16 guru geografi SMA Negeri yang lokasi sekolah berjarak 1-10 km dari objek penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa MMEP memiliki potensi alami, sosial ekonomi, serta sarana dan prasarana. Sebagian besar responden yang berasal dari guru SMA Negeri menyatakan bahwa ekosistem mangrove relevan dengan capaian pembelajaran geografi pada kurikulum merdeka. Mayoritas responden uga menyatakan bahwa MMEP dapat digunakan sebagai sumber belajar geografi. Namun demikian, terdapat kendala pembelajaran di luar kelas yang disebabkan oleh faktor waktu dan biaya yang cukup banyak dan mahal untuk menuju ke lokasi.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT MENGENAI ABRASI MELALUI EDUKASI DENGAN CITRA SATELIT MULTITEMPORAL DI DESA PANDANGAN KULON KABUPATEN REMBANG
Edu Geography Vol 11 No 1 (2023): Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i1.68590

Abstract

Penyempitan kawasan pantai dan kerusakan infrastruktur desa adalah bukti kerusakan akibat bencana abrasi. Pendidikan bencana dengan media edukasi sangat penting diberikan kepada masyarakat agar memiliki pengetahuan dan sikap peduli dengan lingkungan dan dapat meminimalisir dampak bencana. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan citra satelit multitemporal mengenai abrasi (2) mengetahui sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan citra satelit multitemporal mengenai abrasi (3) mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan citra satelit multitemporal mengenai abrasi. Penelitian ini dilaksanakan pada masyarakat Desa Pandangan Kulon Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif pre-eksperimental design dengan desain one group pretest posttest. Sampel diambil 46 responden secara purposive sampling. Variabel pada penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan masyarakat mengenai abrasi dan sikap masyarakat dalam menghadapi abrasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test dan uji n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap masyarakat mengenai abrasi mengalami peningkatan yang signifikan. Pengetahuan masyarakat sebelum diberi edukasi tergolong kurang dengan nilai sebesar 45,54% dan setelah diberi edukasi tergolong baik dengan nilai sebesar 83,91%. Sikap masyarakat sebelum diberi edukasi tergolong cukup dalam menghadapi abrasi yang memperoleh nilai sebesar 50,28% dan setelah diberikan edukasi tergolong kategori sangat baik dengan nilai sebesar 86,35% .Hasil uji perbedaan variabel pengetahuan masyarakat mengenai abrasi diperoleh nilai sebesar 0,842 masuk dalam kategori peningkatan tinggi dan variabel sikap masyarakat dalam menghadapi abrasi diperoleh nilai sebesar 0,725 masuk dalam kategori peningkatan tinggi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap masyarakat setelah diberikan edukasi dengan citra satelit multitemporal mengalami peningkatan yang signifikan sehingga pada tingkat pengetahuan masuk dalam kategori baik dan sikap masuk dalam kategori sangat baik. Peningkatan yang terjadi didapatkan dari informasi yang telah diperoleh masyarakat melalui edukasi dengan citra satelit multitemporal. Perlunya edukasi sekaligus simulasi dalam menghadapi bencana agar masyarakat tanggap ketika bencana datang.
Media Pembelajaran Geografi Efektivitas Media Pembelajaran Berbasis 3D Pada Kelas 10 pada mata pelajaran Geografi dengan capaian Akademik Siswa materi Atmosfer di SMAN 1 CIGUGUR. Dandi Budiman
Edu Geography Vol 11 No 2 (2023): Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.69310

Abstract

Pembelajaran yang efektif adalah kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pendidikan. Dalam upaya untuk mencapai tujuan ini, media pembelajaran yang tepat dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperbaiki capaian akademik siswa Dalam mata pelajaran geografi, salah satu materi yang kompleks adalah atmosfer. Untuk memahami materi ini, siswa harus memahami banyak konsep dan fenomena yang kompleks, sehingga diperlukan metode pembelajaran yang efektif Penggunaan media pembelajaran berbasis 3D telah diidentifikasi sebagai salah satu solusi yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dalam mempelajari materi yang kompleks seperti atmosfer. Namun, meskipun banyak penelitian yang telah dilakukan untuk menguji efektivitas media pembelajaran berbasis 3D, masih ada kekurangan dalam penelitian tentang penggunaan media ini pada kelas 10 di SMAN 1 CIGUGUR. Dalam penelitian untuk menguji efektivitas media pembelajaran berbasis 3D pada kelas 10 pada mata pelajaran geografi dengan capaian akademik siswa pada materi atmosfer di SMAN 1 CIGUGUR. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran dan memberikan solusi yang efektif bagi guru dan siswa dalam menghadapi materi yang kompleks seperti atmosfer.
Efektivitas penggunaan physic educatio technology (PhET) terhadap kemampuan kognitif siswa pada materi lempeng tektonik Nona Chalista Aurora; Muh Sholeh
Edu Geography Vol 11 No 2 (2023): Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.69435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui efektivitas penggunaan Physic Education Technology (PhET) simulation terhadap kemampuan kognitif siswa pada materi lempeng tektonik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-experimental design. Desain penelitian yang digunakan yaitu one grup pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas x semester 2 SMA N 3 Klaten tahun pelajaran 2023/2024. Sampel pada penelitian ini ditentukan dengan cara random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu soal tes, lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, dan angket respon siswa. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji hipotesis. hasil analisis mengenai kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran diperoleh skor rata-rata 3,56.efektivitas PhET pretest postest menunjukan bahwa nilai rata-rata N-Gain Score sebesar 0,5782 termasuk dalam kategori sedang. Sedangkan nilai rata-rata N-Gain dalam persen(%) sebesar 57,82% termasuk dalam kategori cukup efektiv, ketuntasan klasikal siswa setelah dilaksanakan pembelajaran menggunakan PhET mendapatkan rata-rata 75%, dan respon siswa sebesar 82,187%. serta nilai rata-rata kemampuan kognitif siswa meningkat dilihat dari nilai pretest posttest.Oleh karena itu,dapat disimpulkan bahwa penggunaan Physic Education Technology (PhET) efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif siswa.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Google Earth Berintegrasi Data USGS Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas X SMAN 49 Jakarta. Farah Fauzziyyah Isnaeni; Ilham Badaruddin Mataburu; Lia Kusumawati
Edu Geography Vol 11 No 2 (2023): Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.69601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran interaktif Google Earth yang berintegrasi data USGS terhadap minat belajar siswa kelas X di SMA Negeri 49 Jakarta. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design yang menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu kelas X.5 sebagai kelas eksperimen yang akan menggunakan aplikasi Google Earth dalam proses pembelajaran dan kelas X.6 sebagai kelas kontrol yang akan menggunakan powerpoint dalam proses pembelajaran. Instrument penelitian ini antara lain: instrument minat belajar siswa (Pre-Test & Post-Test) dan lembar observasi minat belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yakni uji intrumen, uji sebagai prasyarat analisis data, dan uji analisis data. Instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel, serta data dinyatakan normal dan homogen. Berdasarkan hasil penelitian, perolehan rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 81% berkategori Sangat Baik Sekali dan kelas kontrol sebesar 75% berkategori Sangat Baik. Penggunaan media Google Earth yang berintegrasi dengan data USGS memberikan pengaruh seperti siswa menjadi lebih senang, bersemangat, berantusias dan aktif selama diskusi berlangsung. Analisis data menggunakan uji Independent Sample T-test diperoleh bahwa taraf signifikansi (Sig.) sebesar (0,006 < 0,05), maka H0 ditolak dan HA diterima. Sehingga terdapat pengaruh positif minat belajar siswa di kelas X SMAN 49 Jakarta setelah menggunakan aplikasi Google Earth yang terintegrasi data USGS dalam pembelajaran geografi.
Edukasi Bencana Longsor Pada Masyarakat Kalangan Usia SD Melalui Media Leaflet Di Deliksari Kota Semarang Alifa Ambar Sari; Satya Budi Nugraha
Edu Geography Vol 11 No 2 (2023): Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.69679

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat pengetahuan masyarakat usia SD di Deliksari terhadap bencana longsor, menganalisis efektivitas edukasi bencana longsor untuk masyarakat usia SD melalui media leaflet, mengetahui sikap masyarakat usia SD di Deliksari setelah mendapat edukasi bencana longsor melalui media leaflet. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini semua masyarakat usia SD di Deliksari.Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 masyarakat usia SD di Deliksari kelas 4 sampai kelas 6. Teknik analisis data dengan menggunakan deskriptif persentase dan skala likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat usia SD di Deliksari terhadap bencana longsor mengalami peningkatan dengan skor pre test 74,7 dengan kriteria baik dan skor post test 89,1 dengan kriteria sangat baik. Hasil uji efektivitas media leaflet menunjukkan hasil 98% dengan kriteria sangat efektif. Tingkat sikap masyarakat usia SD setelah diberikan edukasi bencana media leaflet sebesar 74% dengan kategori responsif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat usia SD di Deliksari setelah diberikan edukasi bencana longsor menggunakan media leaflet.
Tingkat Pengetahuan mengenai Isu Kependudukan Berdasarkan Tempat Tinggal pada Siswa SMA di Kota Semarang Jihan Arkani Fauziyah; Puji Hardati; Saptono Putro; Rahma Hayati
Edu Geography Vol 11 No 2 (2023): Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.71191

Abstract

Isu kependudukan menjadi sesuatu hal yang esensial bagi ahli kependudukan dan pemerintah di Indonesia karena jumlah penduduk Indonesia yang terus meningkat dan tidak diiringi dengan sumber daya manusia yang baik menyebabkan timbulnya permasalahan kependudukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan isu kependudukan pada siswa SMA Negeri 6 Semarang berdasarkan tempat tinggal siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 100 siswa SMA Negeri 6 Semarang dengan teknik pengambilan data berupa tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji ketuntasan klasikal. Hasil penelitian ini yaitu pengetahuan siswa pinggiran kota mengenai isu kependudukan yaitu 73 yang termasuk pada kategori tuntas, sedangkan pada siswa pusat kota memilki nilai pengetahuan mengenai isu kependudukan adalah 75 yang termasuk pada kategori tuntas. Siswa pinggiran kota dan siswa pusat kota memiliki pengetahuan mengenai isu kependudukan pada kategori tuntas artinya siswa memiliki pengetahuan yang baik mengenai permasalahan kependudukan yang ada di sekitar.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Pada Materi Geografi Pokok Bahasan Sebaran Dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia Di SMA Negeri 2 Limboto (Kelas XI IPS) Daud Dos Yusuf; Fitriyane Lihawa; Rifkiansyah Rifkiansyah
Edu Geography Vol 11 No 2 (2023): Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.72120

Abstract

This research aims to develop Android-based learning media that can be used in learning geography at SMA Negeri 2 Limboto. The focus of this learning media is on the material of the distribution and management of Indonesia's natural resources. The development method used is the multimedia development model. This research involved students of class XI IPS as research subjects. The data collected includes data on student needs, analysis of learning materials, and evaluation of learning media that has been developed. The results showed that this Android-based learning media can increase students' interest and understanding of geography material. In addition, this learning media is also considered effective and easy to use by students. In developing this learning media, there are several components that must be considered, such as attractive interface design, relevant and interesting content, and interactive features that can increase student involvement in learning. In addition, this learning media can also be accessed offline, so students can access it anytime and anywhere. It is expected that the development of Android-based learning media can be an effective alternative in learning geography at SMA Negeri 2 Limboto.

Filter by Year

2012 2023