cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edu Geography
ISSN : 22526684     EISSN : 25490346     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Edu Geography [p-ISSN 2252-6684|e-ISSN 2549-0346|DOI 10.15294.edugeo] publishes original research and conceptual analysis of geography education. Edu Geography provides a forum for educators and scholars to present innovative teaching strategies and essential content for elementary and secondary geography, AP Human Geography, introductory college geography, and preservice methods courses. The journal invites scholarly work in the areas of how students learn and instructors teach by preserving and disseminating research. It is also a forum for discussion of state, national, and international trends in geography education. The journal seeks original manuscripts that contribute to the understanding of issues and topics associated with geography education.
Arjuna Subject : -
Articles 634 Documents
Hubungan Antara Pendidikan Dengan Tingkat Pengetahuan Pengelolaan Sampah Pada Masyarakat Di Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi Bunga Fakhira Supriatna Putri
Edu Geography Vol 11 No 2 (2023): Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.72141

Abstract

Bunga Fakhira Supriatna Putri. 4315161263. Hubungan Antara Pendidikan Dengan Tingkat Pengetahuan Pengelolaan Sampah Pada Masyarakat Di Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, universitas Negeri Jakarta, 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan dengan tingkat pengetahuan pengelolaan sampah pada masyarakat di Keluharan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2023-Juli 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan. Populasi dalam penelitian ini adalah warga Kelurahan Jatiluhur yaitu sebanyak 32.788 jiwa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan metode Propotional Random Sampling yaitu sebanyak 100 sampel. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data adalah analisis statistik deskriptif dengan teknik analisis Crosstab dan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat berpendidikan terakhir pada jenjang SMA/Sederajat dengan persentase 47%. Tingkat pengetahuan masyarakat Kelurahan Jatiluhur berada pada tingkat sedang dengan persentase 74% berada pada kriteria 56%-75%. Pengetahuan C1 dan C2 berada pada kategori tinggi namun pengetahuan C3 berada pada kategori sedang dikarenakan masih banyak masyarakat yang tidak menyediakan wadah terpisah untuk sampah organik dan non-organik dan juga banyak yang masih membakar sampah. Selanjutnya berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian yang telah disusun oleh peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara variabel (X) tingkat pendidikan dengan variabel (Y) pengetahuan pengelolaan sampah yang dapat diketahui dari hasil uji Chi-square dengan nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,022 < 0,05 sehingga terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan pengelolaan sampah pada masyarakat Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Kata Kunci: Tingkat Pendidikan, Pengetahuan Pengelolaan Sampah
Peran Serta Ibu Rumah Tangga Dalam Pengelolaan Sampah Di Lingkungan RW 2 Kelurahan Tambakharjo Kota Semarang Dika Ayu Safitri; Hariyanto Hariyanto
Edu Geography Vol 11 No 2 (2023): Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.72464

Abstract

Permasalahan sampah seolah menjadi persoalan yang tidak kunjung selesai. Rendahnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan tidak adanya pengelolaan sampah yang tidak seimbang dengan pertambahan jumlah penduduk, serta lemahnya peraturan yang mengatur tentang permasalahan sampah menjadi faktor utama penyebab produksi sampah semakin meningkat. Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat kepedulian lingkungan ibu rumah tangga, mendeskripsikan peran serta ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah, mengetahui hubungan antara kepedulian lingkungan dengan peran serta ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah serta mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, Secara spesifik, penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi penelitian ini sebanyak 223 ibu rumah tangga di Rw 2 Kelurahan Tambakharjo. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Proportional Random Sampling, sampel sebanyak 33 ibu rumah tangga di Kelurahan tambakharjo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, kuesioner, wawancara, tes. Hasil pembahasan tersebut yaitu dalam penelitian ini persentase tingkat kepedulian lingkungan ibu rumah tangga terbanyak adalah 60,6% dengan tingkatan sedang, Hubungan Antara Kepedulian Lingkungan Dengan Peran Serta Ibu Rumah Tangga di Lingkungan Rw 2 Kelurahan Tambakharjo diperoleh nilai korelasi sebesar 0,315 menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang cukup kuat antara kepedulian lingkungan dengan peran serta ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah di lingkungan Rw 2. Adapun faktor pendorong peran serta ibu rumah tangga adalah keuntungan yang diberikan dari pengelolaan sampah.Faktor yang menghambat peran serta ibu rumah tangga adalah faktor cuaca dan pengetahuan ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kepedulian ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah tergolong dalam kategori rendah, peran serta ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah di lingkungan Rw 2 tergolong dalam kategori rendah, tidak adanya hubungan antara kepedulian lingkungan dengan peran serta ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah, dan terdapat faktor pendukung peran serta ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah yaitu adanya keuntungan yang diberikan dari pengelolaan sampah baik secara mandiri maupun kelompok. Sedangkan faktor penghambat peran serta ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah adalah faktor cuaca dan pengetahuan ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah.
Analisis Pengetahuan Dan Sikap Petani Dalam Bertani Jagung Di Bawah Tegakan Terhadap Kelestarian Hutan Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan Atik Ulfa Rofiah; Eva Banowati
Edu Geography Vol 11 No 2 (2023): Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.73079

Abstract

The purpose of this research are to analyze the knowledge and the attitude of forest farmers in farming corn under canopy cover Geyer district Grobogan regency. The population studied is farmers pesanggem in Jambangan village. Sample collection using purposive sampling with 97 respondents. Data collection was carried out by observation, documentation, questionnaires and interviews. The data analysis techniques using descriptive percentages and multiple linier regression. The result showed that farmers knowledge had an average of 74,40% with good criteria, while farmers attitude had an average of 64,51% with good criteria. After conducting multiple linear regression test simultaneously, there is an influence of knowledge and attitude of farmers in corn farming under forest canopy by 3%, meaning that the contribution of knowledge and attitude of farmers in this study does not have plenty effect on farming under forest because the rest is influence by other variables outside the arranged model. Farmers need to raise the participation in activities or counseling which held by Perhutani to increase knowledge so that it could give good impact for them.
Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Geografi Terhadap Hasil Belajar di SMA Negeri 1 Karangsambung Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah Tari Nur Fauzi; Rahma Hayati
Edu Geography Vol 11 No 2 (2023): Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.73547

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar geografi, mengetahui pengaruh pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar geografi terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposiv sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan observasi, angket, dan tes. Data kemudian dianalisis menggunakan deskriptif presentase dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar geografi memperoleh presentase 82% dan berdasarkan hasil observasi pada guru diperoleh presentase 94%. Hasil analisis regresi linear sederhana mengenai pengaruh pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar geografi terhadap hasil belajar memperoleh persamaan Y = 31,378 + 1,532X dan besarnya pengaruh mencapai 85,1%. Sedangkan untuk presentase hasil belajar pada kelas eksperimen sebesar 83.00 dan kelas kontrol sebesar 69.90, sehingga memiliki perbedaan signifikan. The purpose of this research is to determine the implementation of the use of the environment as a source of learning geography, to determine the effect of using the environment as a source of learning geography on learning outcomes. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental design. The research sample was taken by purposive sampling technique. Collecting research data using observation, questionnaires, and tests. The data were then analyzed using descriptive percentages and simple linear regression. The results showed that the implementation as a source of learning by utilizing the environment as a source of learning geography obtained a percentage of 82% and based on the results of observations on the teacher obtained an orientation of 94%. The result of a simple linear regression analysis regarding the effect of using the environment as a source of learnng geography on learning outcomes obtained the equation Y=31.378+1.532X and the magnitude of the effect reaxhed 85,1%. As for the percentage of learning outcomes in the experimental class of 83.00 and the control class of 69.90, so there is a significant difference.
Hubungan Antara Literasi Lingkungan Dengan Kemampuan Memecahkan Masalah Lingkungan Pada Peserta Didik di Sekolah Adiwiyata SMA N 4 Semarang Aulia, Anugrah Tunjung; Aji, Ananto
Edu Geography Vol 11 No 3 (2023): Vol 11 No 3 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.69710

Abstract

SMA N 4 Semarang sebagai salah satu Sekolah Adiwiyata tingkat nasional di Kota Semarang memiliki permasalahan masih ditemukan perilaku tidak ramah lingkungan pada siswa yang berpotensi memunculkan permasalahan lingkungan. Maka dari itu, dibutuhkan kemampuan memecahkan masalah lingkungan pada siswa yang dapat dibentuk melalui literasi lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis tingkat literasi lingkungan indikator pengetahuan lingkungan, keterampilan kognitif, dan sikap terhadap lingkungan pada peserta didik, untuk menganalisis kemampuan literasi lingkungan indikator perilaku terhadap lingkungan pada peserta didik, untuk menganalisis tingkat kemampuan memecahkan masalah lingkungan pada peserta didik, dan untuk mengetahui hubungan antara literasi lingkungan indikator pengetahuan lingkungan, keterampilan kognitif, dan sikap terhadap lingkungan dengan kemampuan memecahkan masalah lingkungan pada peserta didik di SMA N 4 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes, kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan regresi linier sederhana dan korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi lingkungan dan kemampuan memecahkan masalah lingkungan pada siswa masuk dalam kategori tinggi dengan nilai yang diperoleh masing-masing sebesar 85 dan 87. Berdasarkan hasil pengamatan, siswa juga memiliki perilaku terhadap lingkungan yang baik namun belum optimal dalam konservasi energi. Hasil yang didapatkan juga menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan dengan kekuatan rendah antara literasi lingkungan dengan kemampuan memecahkan masalah lingkungan pada siswa dengan persamaan regresi sebesar Y= 51,755 + 0,413 X. Koefisien korelasi yang dihasilkan sebesar 0,368 dan koefisien determinasi sebesar 13,5%.
Identifikasi Kesesuaian Ekologi Permukiman Kampung Air Pulau Kemaro Sebagai Sumber Belajar Geomorfologi Fluvial Susyati, Nanda Ayuliana; Disurya, Ramanata; Giyanto, Giyanto
Edu Geography Vol 11 No 3 (2023): Vol 11 No 3 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.70776

Abstract

The objective of this study is to identify the ecological attributes of the settlements in Kemaro Island Water Village as well as assess their appropriateness as educational resources for geography course material on the topic of fluvial geomorphology in class X, SMA N 5, Palembang. The research employed a descriptive-qualitative approach, utilizing various methods for data collection such as interviews, observation, and documentation. The findings of the study indicate that Kemaro Island is a geographical feature characterized by its location as a bar or sediment situated within the central area of a channel or river flow. Kemaro Island exhibits ecological characteristics in the form of a distinctive Water Village, where individuals reside along the Musi riverbank. The primary occupations of the local community residing on Kemaro Island encompass fishing, diving, boat operation, and agricultural pursuits. The agricultural practitioners residing on Kemaro Island employ a method of rice cultivation that capitalizes on the tidal nature of the nearby river water. Kemaro Island exhibits considerable potential for utilization as a tourism destination. The water landscape of Kemaro Island possesses ecological characteristics that can serve as a valuable educational resource for studying fluvial geomorphology within an environmental context. Hence, it is anticipated that social studies Geography teachers could use the Kemaro Island Kampung Air area as an educational resource for social studies Geography, with the aim of enhancing students' understanding of the local environment
Keterampilan Metakognitif Dalam Kesiapsiagaan Bencana Tanah Bergerak di Desa Tumanggal Kecamatan Pengadegan Purbalingga Andriyanto, Mail; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 11 No 3 (2023): Vol 11 No 3 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.71377

Abstract

Dalam mengurangi risiko bencana diperlukan pemikiran kritis diperlukan oleh pemuda dalam mengidentifikasi informasi, mengevaluasi, dan pengambilan keputusan keputusan secara cepat dan akurat dalam menghadapi bencana. Kemampuan berpikir kompleks tersebut berkaitan dengan kemampuani metakognitif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan keterampilan metakognisi dengan kesiapsiagaan bencana pada generasi Z di Desa Tumanggal, Purbalingga. Terdapat 97 sampel penelitian yang diambil dengan metode simple random sampling dan data diambil menggunakan tes dan angket. Analisis yang digunakan berupa statistik deskriptif untuk menjelaskan bagaimana keterampilan metakognitif dan kesiapsiagaan bencana. Selain itu analisis Partial Least Square - Structural Equation Model (PLS-SEM) untuk mengetahui hubungan antar variabel laten. Hasil analisis data yang diperoleh menunjukan bahwa keterampilan metakognitif generasi Z di Desa Tumanggal pada kategori berkembang dan level kesiapsiagaan berada pada kategori siap. Hasil pengujian PLS-SEM menghasilkan 25 lajur hipotesis dimana 10 diantaranya memiliki hubungan yang signifikan. Keterampilan metakognisi pada tahap berkembang menunjukan bahwa generasi Z dalam kesadaran dan keterampilan berpikirnya pelu adanya dorongan dari luar. Kesiapsiagaan bencana yang tinggi di dorong oleh faktor pengalaman. Keterampilan metakognisi yang memiliki hubungan signifikan karena manusia mempertimbangkan sesuatu yang dianggap penting dan mendesak untuk bertahan hidup.
Efektivias Penggunaan Metode Pembelajaran Inquiry Berbantu Media Story Maps Pada Materi FLora Fauna Di SMA N 3 Salatiga Risaldo, Hendi; Budi Nur Sidiq, Wahid Akhsin; Santoso, Apik Budi; Putro, Saptono
Edu Geography Vol 11 No 3 (2023): Vol 11 No 3 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.73035

Abstract

Hasil wawancara yang telah dilakukan dengan guru geografi di SMA N 3 Salatiga menyatakan bahwa penerapan metode pembelajaran yang bersifat verbal menjadi kendala dalam pembelajaran geografi terutama materi yang berkaitan dengan sistem informasi geografis (SIG). Hal tersebut dikarenakan belum banyak media interaktif yang memiliki penekanan pada pola pikir spasial, sehingga untuk meningkatkan pola pikir spasial tersebut yang dapat dilakukan oleh guru yaitu dengan memberikan contoh pembelajaran SIG melalui flora dan fauna. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk:1) mengembangkan media pembelajaran story maps bertema flora fauna, 2) mengetahui penerapan pembelajaran inquiry-based learning berbantu media story maps, 3) menganalisis efektivitas metode pembelajaran inquiry-based learning berbantu media story maps dalam mempermudah pembelajaran pada materi flora fauna. Penelitian ini merupakan penelitian quasi ekperimen. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA N 3 Salatiga. Sampel penelitian yang digunakan adalah siswa kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 2 sebagai kelas kontrol. Variabel penelitian ini adalah penerapan metode pembelajaran inquiry dengan sub variabel implementasi pembelajaran yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi yang diukur dengan observasi dan pengembangan media pembelajaran inquiry melalui uji kelayakan media pembelajaran. Teknik data menggunakan teknis sampling purposive sampling..
Pengembangan E-Modul Berbasis Kebudayaan Pandalungan Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran Geografi di SMA Lestari, Ana Wahyu; Astutik, Sri; Apriyanto, Bejo
Edu Geography Vol 11 No 3 (2023): Vol 11 No 3 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.73968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji kevalidan pengembangan e-modul berbasis kebudayaan pandalungan terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran geografi di SMA, dan (2) mengkaji respon siswa terhadap pengembangan e-modul berbasis kebudayaan pandalungan terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran geografi di SMA. Pengelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Tahap-tahap pengembangan meliputi tahap analyze (analisis), design (desain), development(pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Sampel uji coba lapangan sebanyak 33 orang siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Jember. pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket respon, dan tes kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbasis kebudayaan pandalungan terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran geografi di SMA menurut ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa dinyatakan sangat valid dengan nilai rata-rata 90.91%. Penerapan dan penggunaan e-modul mendapat respon baik dengan nilai persentase sebesar 74.55%. Kemampuan berpikir kreatif siswa dikategorikan baik dengan nilai persentase sebesar 78.64%.
Pengembangan media Pembelajaran berbasis Vlognow dan Wordwall Mata Pelajaran Geografi materi Mitigasi Bencana Kelas XI SMA Negeri 1 Kota Gorontalo Kurune, Astuti; Yusuf, Daud; Rusiyah, Rusiyah
Edu Geography Vol 11 No 3 (2023): Vol 11 No 3 (2023)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v11i2.74602

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran berbasis VlogNow dan Wordwall pada materi mitigasi bencana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model ADDIE sebagai pendekatan dalam menyusun media pembelajaran. Dalam penelitian ini terdapat 5 (lima) tahapan yaitu tahap analysis, tahap design, tahap development, tahap implementation, dan tahap evaluation. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan menggunakan VlogNow dan Wordwall telah melewati uji coba validitas oleh ahli materi yang mendapatkan presentase 87.5%, validator selanjutnya adalah validator ahli produk yang mendapatkan presentase nilai sebesar 82.5% yang terakhir validator selanjutnya ahli pembelajaran yang mendapatkan presentase nilai sebesar 90.55%. Hasil respon siswa terhadap media pembelajaran menggunakan VlogNow dan Wordwall materi mitigasi bencana alam yaitu dengan menggunakan uji general mendapatkan hasil 88.6%. Sehingga media pembelajaran menggunakan VlogNow dan Wordwall dapat digunakan dalam proses pembelajaran di kelas teerkait dengan materi Mitigasi Bencana Alam. Simpulan penelitian ini adalah media pembelajaran dinyatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran. The aim of this research was to create learning media based on VlogNow and Wordwall for disaster mitigation topics. The research used the development research method with the ADDIE model as the approach for designing learning media. The research consisted of 5 stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of this research can be summarized as follows: the development using VlogNow and Wordwall has undergone validation by subject matter experts, achieving a percentage of 87.5%. The next validation was conducted by product experts, with a percentage of 82.5%. Finally, validation by learning experts resulted in a percentage of 90.55%. Student responses to the learning media using VlogNow and Wordwall for disaster mitigation topics, as measured by a general test, yielded a result of 88.6%. In conclusion, this research found that the learning media developed using VlogNow and Wordwall is suitable for use in the classroom for teaching disaster mitigation topics.

Filter by Year

2012 2023