cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Elementary Education
ISSN : 22529047     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 112 Documents
KEEFEKTIFAN MODELPEMBELAJARAN CLIS (CHILDREN LEARNING IN SCIENCE) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA
Journal of Elementary Education Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Journal of Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran IPA di SD, pada umumnya guru hanya menggunakan model pembelajaran konvensional tanpa menggunakan langkah percobaan atau pengamatan yang mengakibatkan pembelajaran kurang bermakna. Hal ini berdampak pada rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut, peneliti berinisiatif mengujikan sebuah model pembelajaran CLIS. Desain penelitian ini menggunakan Quasi Experimental Populasinya yaitu 59 siswa kelas V SD Negeri Debong Tengah 1 dan 3 Kota Tegal tahun ajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data yang dipakai meliputi dokumentasi, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji prasyarat analisis  yang meliputi normalitas, homogenitas, serta analisis akhir yang menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil uji hipotesis data motivasi belajar siswa menunjukkan nilai thitung sebesar 3,414  dan t tabel sebesar 1,677 (thitung > ttabel), sehingga Ho ditolak. Dapat disimpulkan motivasi belajar IPA siswa dengan menerapkan model CLIS lebih baik daripada yang menerapkan model pembelajaran konvensional. Hasil uji hipotesis untuk hasil belajar siswa menunjukkan nilai thitung sebesar 2,941 dan ttabel sebesar 1,677 (thitung > ttabel), sehingga Ho ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan model CLIS terbukti efektif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA materi perubahan sifat benda. Learning science in elementary school teachers generally only use conventional learning models without the use of steps that lead to experimental or observational learning less meaningless. This resulted in low motivation and student learning outcomes. Based on that, the researchers examined the initiative CLIS an innovative learning model.Design Quasi-Experimental research using experimental designs. Populations in this study were 59 students of fifth grade of Debong Tegal 1 and 3 Elementary School of the academic year 2013/2014. Sampling using probability sampling with simple random sampling method. Data collection techniques employed include documentation, observation, tests, and questionnaires. Data analysis techniques used are prerequisite test analysis include normality, homogeneity, and final analysis. In the final analysis or research hypothesis testing using t-test. Based on the results of hypothesis testing students' motivation with the data using the calculation formula of comparative hypothesis testing independent samples, suggesting that tcount 3,414 and ttable1,677(t count > t table), then Ho is rejected. Meanwhile, the results of hypothesis testing for student learning outcomes shows that t count and ttable 2,941 and 1,677(t count > t table), then Ho is rejected. So it can be concluded that, CLIS proven effective implementation of the model on motivation and student learning outcomes in science learning material change in the nature of things.
PENGARUH POLA ASUH TERHADAP KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA
Journal of Elementary Education Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Journal of Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pola asuh terhadap kedisiplinan belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri di Gugus Teuku Umar yang berjumlah 297 siswa, tetapi karena keterbatasan dana, waktu, dan tenaga, maka dalam penelitian ini digunakan sampel sebanyak 165 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Proportional Random Sampling. Uji prasyarat untuk penelitian ini meliputi uji normalitas dan uji liniearitas. Analisis data penelitian menggunakan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan hasil R sebesar 0,645, yang artinya terjadi hubungan yang kuat antara pola asuh dan kedisiplinan belajar siswa, sedangkan pada analisis koefisien determinasi didapat R2 sebesar 0,416 yang menunjukkan bahwa persentase sumbangan pengaruh variabel independen sebesar 41,6%. Hal ini menunjukkan bahwa 41,6% kedisiplinan belajar siswa dipengaruhi oleh pola asuh, sedangkan 58,4% dipengaruhi oleh faktor lain. The purpose of this research is to know the influence of parenting style against the discipline of learning. The method of this research is ex post facto research with quantitative approach. The population of this research are all of students in the class 5 of state elementary school in the Gugus Teuku Umar subdistrict Dukuhturi district of Tegal with number of students as many as 297 people, but because of limited funds, time, and energy, so in this research used a sample of 165 students were determined by using proportional random sampling formula. Test a prerequisite for this research covering normality test and liniearitay test. The data analysis of this research using simple regression. The results showed the results of R at 0.645, which means there is a strong relationship between parenting and discipline of student learning, while the coefficient of determination R2 of 0.416 obtained which showed that the percentage contribution of the effect of the independent variable of 41.6%. This shows that 41.6% of student learning discipline is influenced by parenting, while 58.4% is influenced by other factors.
Implementasi Pendidikan Inklusif di SDN Slerok 2 Kota Tegal Fa’iqotusholeha, A.; Andaryani, E. T.
Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Journal of Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan inklusif di SDN Slerok 2 Kota Tegal, meliputi: 1) profil anak berkebutuhan khusus; 2) pelaksanaan pendidikan inklusif; 3) faktor pendukung dan faktor penghambbat implementasi pendidikan inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan peserta didik sebagai subjek pendukung. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses penentuan profil ABK diawali dengan kegiatan asesmen. Saat ini terdapat 2 peserta didik kelas VI yang merupakan anak berkebutuhan khusus dengan jenis slow learner (lamban belajar). (2) Pendidikan Inklusif di SDN Slerok 2 Kota Tegal dilaksanakan dengan model kelas reguler penuh. Proses pembelajaran berlangsung dengan menggunakan kurikulum reguler yang berlaku dengan sedikit penyesuaian pada komponen materi, strategi, dan evaluasi pembelajaran. (3) Faktor pendukung meliputi guru yang telah mengikuti pelatihan terkait dengan pendidikan inklusif, peserta didik yang ada mampu menerima keberadan ABK, orang tua dan masyarakat disekitar sekolah tidak memberi penolakan terhadap pelaksanaannya, sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya perhatian dari pemerintah daerah. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memberikan saran sebagai berikut: (1) bagi guru, sebaiknya menyiapkan PPI untuk ABK yang ada. (2) bagi pemerintah Sebagai pemangku kebijakan pemerintah diharapkan lebih memperhatikan penyelenggaraan pendidikan inklusif dengan menugaskan guru pembimbing khusus (GPK) di sekolah inklusif. (3) bagi peneliti Selanjutnya hasil penelitian ini dirahapkan dapat menjadi refensi untuk melakukan penelitian RnD mengenai cara mengembangkan kreatifitas peserta didik slow learner di SD.
Peningkatan Prestasi Belajar Siswa di Kelas VI SDN 02 Gunungsari Kabupaten Pemalang pada Kurikulum Merdeka Ni’mah, F; Ratnaningrum, I
Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Journal of Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan sarana untuk mencapai kesejahteraan bagi semua umat manusia. Pendidikan yang berkualitas juga mencerminkan masyarakat yang maju dan modern. Pendidikan merupakan mesin budaya. norma setiap zaman berubah sinkron menggunakan perubahan yang dibawa sang proses pendidikan itu sendiri. Pendidikan mampu membentuk hal-hal yang kreatif, inovatif, menghadapi setiap era pembangunan. Bila suatu negara ingin membangun kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyatnya, pendidikan adalah elemen penting yang perlu dipersiapkan buat memenuhi cita-cita tersebut. Pendidikan adalah upaya sadar guru, peserta, dan siswa untuk mengembangkan potensi dan pengetahuan siswa melalui kegiatan pendampingan dan/atau pendampingan untuk perannya di masa depan. Dunia pendidikan erat kaitannya dengan keberadaan siswa dan guru-siswa, sehingga proses pembelajaran berlangsung. Keberhasilan pendidikan tidak terlepas proses pembelajaran di sekolah, sehingga sekolah merupakan salah satu unit pelaksana pedagogik utama di lembaga pendidikan umum dan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Peningkatan mutu pendidikan tidak terlepas dari peran guru. Baik itu pendidikan formal, pendidikan nonformal maupun pendidikan nonformal, peran guru merupakan salah satu peran yang sangat penting dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, dalam segala upaya peningkatan mutu pendidikan di tanah air, guru tidak terlepas dari berbagai hal yang berkaitan dengan keberadaannya. : (1)Terdapat peningkatan prestasi belajar siswa pada kurikulum merdeka terutama pada kelas IV. (2) Faktor penghambat dalam peningkatan prestasi belajar siswa kelas IV di SDN 02 Gunungsari Kabupaten Pemalang. (3) Solusi dari penghambat dalam peningkatan prestasi belajar siswa kelas IV di SDN 02 Gunungsari Kabupaten Pemalang. (4) Upaya dalam peningkatan prestasi belajar siswa kelas IV di SDN 02 Gunungsari Kabupaten Pemalang.
Implementasi Profil Pelajar Pancasila Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Randugunting 7 Kota Tegal Nadila, R; Aeni, K
Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Journal of Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profil Pelajar Pancasila merupakan karakter dan keterampilan yang akan dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri individu peserta didik. Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengalami pengetahuan sebagai proses pemantapan karakter serta kesempatan untuk belajar dari lingkungan. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan implementasi Profil Pelajar Pancasila dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia pada kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler peserta didik kelas serta mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila dimensi Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan simpulan. Uji keabsahan data yaitu uji kredibilitas triangulasi sumber. Hasil penelitian: (1) Profil Pelajar Pancasila dimensi Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia pada kegiatan intrakurikuler diimplementasikan melalui pembiasaan, keteladanan, pembinaan disiplin peserta didik, pembelajaran partisipatif, dan program kegiatan sekolah. (2) Profil Pelajar Pancasila dimensi Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia pada kegiatan ekstrakurikuler khususnya Pramuka diimplementasikan melalui pembiasaan, pembinaan disiplin peserta didik, dan program kegiatan Pramuka. (3) Faktor pendukung: 1) pemberlakuan kurikulum merdeka; 2) diklat guru mengenai penguatan profil pelajar Pancasila; 3) bantuan dana sebagai sekolah penggerak; 4) guru kreatif serta inovatif; 5) suasana belajar nyaman, berkarakter, dan menyenangkan; dan 6) pembiasaan. Faktor penghambat: sarana dan prasarana terbatas, faktor lingkungan dan pergaulan peserta didik, serta kurangnya motivasi belajar peserta didik. Simpulan penelitian yaitu lima elemen pada dimensi Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia terlihat pada kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler serta terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan Profil Pelajar Pancasila.
Analisis Kompetensi Profesional Guru dalam Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif (Studi Kasus di SD Muhammadiyah 01 Pencongan) Isnaini, L; Astuti, T
Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Journal of Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi profesional merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh guru. Kompetensi ini dapat mencakup semua peran dari kompetensi lain karena meliputi tahap perencanaan, pelaksanaaan, dan evaluasi sistem pembelajaran agar mencapai keberhasilan dalam belajar mengajar menggunakan media pembelajaran interaktif. Profesionalisme guru yang harus dikuasai meliputi kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Berdasarkan hasil wawancara, guru sudah berkompeten dalam mengajar namun, pelaksanaan pembelajaran belum sepenuhnya menggunakan media pembelajaran interakif hanya saja di kelas tinggi, muatan pembelajaran IPA telah menggunakan media interaktif agar pembelajaran IPA lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi profesional guru dalam penggunaan media pembelajaran, mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru, dan mengidentifikasi upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data meliputi triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data penelitian meliputi data collection, data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru kelas V sudah baik sedangkan guru kelas VI sangat baik, guru memiliki kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotorik namun, pada kompetensi afektif guru kelas V kurang dapat mengendalikan emosi sehingga suasana kelas menjadi tegang dan tidak nyaman. Kendala guru dalam menggunakan media pembelajaran interaktif yaitu tahap persiapan, perancangan, waktu luang, dan kelaian siswa membawa perlengkapan pembelajaran sehingga menyita waktu lama. Upaya yang dilakukan guru meliputi mempersiapkan media dari jauh-jauh hari, mencoba media sebelum digunakan di kelas, mengikuti berbagai pelatihan kompetensi guru dalam membuat media pembelajaran, dan sikap guru lebih tegas kepada siswa yang lalai.
Analisis Kesulitan Membaca pada Siswa Kelas II SD Negeri Gunungagung 02 Kecamatan Bumijawa Arifah, M S; Supriyanto, T
Journal of Elementary Education Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Journal of Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis kesulitan membaca pada siswa kelas II SD Negeri Gunungagung 02 Kecamatan Bumijawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis dilakukan dengan pengolahan data di lapangan, reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesulitan membaca yang banyak dialami oleh siswa yaitu 1) tidak memperhatikan tanda baca; 2) kekeliruan penglihatan suku kata; 3) sulit menjelaskan maksud dari bacaan yang dibacanya; 4) pengucapan kata salah tidak bermakna; 5) tidak lancar dalam membaca; 6) sulit membaca huruf; 7) pengucapan kata salah makna berbeda; dan 8) penebakan kata. Munculnya bentuk kesulitan membaca pada siswa membuat siswa melakukan kesalahan dalam membaca. Faktor-faktor yang paling memengaruhi yaitu faktor motivasi, minat, pengalaman belajar siswa di rumah, dan keluarga. Upaya yang dilakukan oleh guru yaitu memberikan bimbingan individual, perhatian khusus kepada siswa berkesulitan membaca, dan komunikasi kepada orang tua siswa untuk selalu mendampingi siswa dalam belajar ketika di rumah. Upaya yang dilakukan oleh orang tua yaitu memotivasi anaknya untuk terus belajar, membatasi antara jam bermain dengan waktu belajarnya, mendampingi dan membimbing belajar anaknya, serta membawakan anaknya untuk belajar dengan anggota keluarga yang lain bagi keluarga yang memiliki kemampuan membaca yang rendah.
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH PENGGERAK SD NEGERI RANDUGUNTING 6 KOTA TEGAL Marheni, Ervitri; Supriyanto, Teguh; Junaedi, Akhmad
Journal of Elementary Education Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Journal of Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu topik yang menarik dibahas karena berkaitan dengan proses pembelajaran sepanjang hayat dan segala tempat. Perubahan dalam bidang pendidikan dilakukan sebagai upaya perbaikan kualitas pendidikan salah satunya dalam hal kurikulum. Dalam rangka penyempurnaan kurikulum sebelumnya, pemerintah meluncurkan sebuah kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka yang sebelumnya dikenalkan sebagai kurikulum prototipe. Perubahan Kurikulum Merdeka saat ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untukpemulihan pembelajaran akibat pandemi covid-19 dan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pelaksanaan Kurikulum Merdekadilaksankan melalui beberapa tahapan danpada tahun pertama baru diimplementasikan pada sekolah tertentu, yaitu sekolah yang telah lolos seleksi dalam pemilihan program Sekolah Penggerak sebagai sekolah pilihan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles & Huberman, yaitu meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan simpulan serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kurikulum Merdeka diimplementasikan melalui tahapan teknis dan tahapan implementasi pelaksanaan, (2) pembelajaran Kurikulum Merdeka menggunakan paradigma baru model pembelajaran berdiferensiasi, dan projek penguatan profil pelajar Pancasila(3) hambatan Kurikulum Merdeka terjadi ketika tahapan proses implementasi dan proses pembelajaran, (4) solusi dari hambatan implementasi Kurikulum Merdeka diupayakan oleh seluruh elemen sekolahyaitu oleh kepala sekolah, peranguru, siswa, dan orang tua siswa.
ANALISIS FAKTOR KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MENGERJAKAN SOAL PAS SEMESTER 1 MUPEL MATEMATIKA KELAS V SDN PANDANSARI KECAMATAN BREBES KABUPATEN BREBES Ma’rifatul, Aeni; Witanto, Yuli
Journal of Elementary Education Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Journal of Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang pembahasan Analisis Faktor Kesulitan Siswa Dalam mengerjakan Soal PAS Semester 1 mupel Matematika Kelas V SDN Pandansari. Faktor yang meneyebakan kesulitan belajar siswa terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal yang berasal dari siswa meliputi, sikap belajar, minat belajar, serta motivasi belajar siswa . Sedangkan faktor eksternal yang menyebabkan kesulitan siswa berasal dari lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, serta faktor media masa. Jenis penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian 25 anak sampel penelitian kelas V dengan jumlah 7 anak SDN Pandansari. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, pemeriksaan dokumen dan triangulasi. Hasil penelitian yang diperoleh: a.) faktor kesulitan mengerjakan PAS: faktor internal (minat siswa, intelegensi siswa, sikap belajar) dan faktor ekternal (lingkungan keluarga dan media elektronik). b.) penyebab kesulitan mengerjakan PAS : materi sulit dipahami dan siswa tidak meluangkan waktu untuk belajar. c.) upaya mengatasi: Upaya mengatasi kesulitan mengerjakan PAS matematika jika dilihat dari sudut pandang faktor penyebab yang berasal dari dalam diri siswa dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan orangtua peserta didik untuk saling membantu mengatasi kesulian yang dialami siswa. Kemudian upaya yang dapat mengatasi kesulitan mengerjakan soal PAS matematika berdasarkan faktor eksternal dapat dilakukan dengan cara memberikan motivasi kepada peserta didik, menggunakan metode belajar yang berbeda, serta menggunakan media pembelajaran yang bervariasi. Simpulan penelitian: 1. Pelaksanaan PAS semester 1 mupel matematika Kelas V SDN Pandansari Guru kurang menerapakan metode, model, serta media pembelajaran yang dapat meningkatkan semangat belajar siswa saat melaksanakan belajar mengajar. 2. Setiap siswa memiliki tingakat kesulitan yang berbeda dalam pembelajaran matematika, Bentuk kesulitan siswa kesulitan mengerjakan PAS semester 1 mupel matematika yang dialami siswa kelas V SDN Panadansari yaitu: kesulitan fakta , kesulitan konsep , kesulitan keterampilan, dan kesulitan pemecahan masalah. 3. Faktor yang meneyebakan kesulitan belajar siswa terdiri dari faktor internal dan eksternal.
ANALISIS INSTRUMEN PENILAIAN AUTENTIK PADA BUKU GURU DAN BUKU SISWA TEMA CITA-CITAKU KELAS IV SEKOLAH DASAREDISI REVISI 2017 Nafila, Rizky; Andrijati, Noening
Journal of Elementary Education Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Journal of Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil wawancara dengan guru kelas IV SDN 03 Ujunggede dan SDN 04 Ujunggede Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, menunjukkan bahwa sekolah dasar tersebut menggunakan Buku Guru dan Buku Siswa dalam kegiatan pembelajaran. Instrumen pengukuran hasil belajar yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran yaitu penilaian autentik. Kualitas yang dimiliki instrumen tersebut belum diketahui, sebab guru belum menganalisis secara keseluruhan terhadap instrumen tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas instrumen penilaian autentik pada Buku Guru dan Buku Siswa Tema Cita-citaku Kelas IV Sekolah Dasar edisi revisi 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini yaitu seluruh instrumen penilaian autentik pada Buku Guru dan Buku Siswa Tema Cita-citaku Kelas IV Sekolah Dasar edisi revisi 2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data secara kualitatif pada ranah pengetahuan yaitu aspek materi, konstruksi dan bahasa, serta jenjang ranah pengetahuannya. Kemudian instrumen kualitatif pada ranah sikap dan keterampilan berdasarkan kesesuaian format dan kriteria penulisan instrumen serta berdasarkan distribusi jenjang ranah sikap dan keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Kualitas instrumen penilaian ranah pengetahuan ditinjau dari aspek materi memiliki validitas 0,9 (tinggi), aspek konstruksi 0,74 (sedang), dan aspek bahasa 0,81 (tinggi), butir soal penugasan 0,81 (tinggi), serta memuat distribusi jenjang C1, C2, C3, C4, dan C5; (2) Kualitas instrumen penilaian ranah sikap, ditinjau dari kriteria penulisan instrumen penilaian memiliki validitas isi sebesar 0,87 (tinggi), dan memuat distribusi jenjang A2 dan A5; (3) Kualitas instrumenpenilaian ranah keterampilan, butir soal unjuk kerja memiliki validitas 0,9 (tinggi), proyek 0,65 (sedang), dan produk 0,78 (sedang), serta memuat distribusi jenjang P1, P2, P3, dan P5. Penulis memberikan saran kepada guru hendaknya melakukan analisis instrumen penilaian sebelum menggunakan instrumen penilaian autentik yang terdapat pada buku ajar. Guru hendaknya memperhatikan kualitas menganalisis instrumen penilaian berdasarkan kriteriapenilaian dan ditinjau dari aspek validitas isi, terutama pada aspek konstruksi ranah pengetahuan dan penilaian bentuk proyek serta produk pada ranah keterampilan. Guru hendaknya memperhatikan persebaran distribusi jenjang ranah setiap aspek penilaian autentik

Page 11 of 12 | Total Record : 112