Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMODELAN PERGERAKAN KENDARAAN PADA GUNA LAHAN PERDAGANGAN DAN JASA Muthmainnah Muthmainnah; M Fauzan; Yunidar Lestari; Herman Fithra
Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology Vol 6, No 2 (2022): Special Issue in Material and Transportation - Malikussaleh Journal of Mechanica
Publisher : Malikussaleh University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjmst.v6i2.7080

Abstract

Jalan Merdeka merupakan jalan akses utama keluar masuk Kota Lhokseumawe. Saat ini di sepanjang jalan Merdeka Barat banyak bermunculan usaha kedai kopi, antara lain: Station Coffee Premiun, A2 Coffee, D'crown Coffee, Lampoe Merah Kupie, dan D'Royal Coffee Space Reborn. Banyaknya warung kopi di jalan Merdeka Barat tentunya akan menambah daya tarik arus lalu lintas di sepanjang jalan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memodelkan tarikan pergerakan kendaraan pada warung kopi di sekitar jalan Merdeka Barat Kota Lhokseumawe. Analisis pemodelan dilakukan dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Analisis linier berganda berfungsi untuk mengukur pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Dimana variabel terikat dalam penelitian ini adalah jumlah kendaraan penarik ke warung kopi dan variabel bebas berdasarkan penggunaan lahan adalah jumlah pengunjung (XI), luas lahan total (X2), luas lantai (X3), luas areal parkir. (X4), jumlah karyawan (Xs), jumlah kursi/kapasitas (X6). Dari hasil analisis statistik disimpulkan persamaan model terbaik untuk semua kendaraan yaitu Y (drive/hari): 1 1,949+3,814 X2 +0,041 Xs, dengan luas lahan X2, dan jumlah karyawan Xs sedangkan untuk sepeda motor, Y (SM /hari ) z13.581+0.070X3+2.129X5 dengan luas lantai X3, dan jumlah karyawan Xs dan untuk mobil yaitu Y (mobil/hari) :2,327Xs-0,833 dengan jumlah karyawan Xs
STUDI ANALISIS EFISIENSI DAN KEHILANGAN AIR PADA SALURAN IRIGASI KAMPUNG REJE GURU KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH Fadhliani; Nanda Savira Ersa; Adhan Palaguna; Nura Usrina; Muthmainnah
Lingkar: Journal of Environmental Engineering Vol 4 No 1 (2023): LINGKAR : Journal of Environmental Engineering
Publisher : Department of Environmental Engineering (Prodi Teknik Lingkungan), Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ljee.v4i1.2821

Abstract

D.I. Reje Guru is an open system irrigation network located in Bukit District, Bener Meriah Regency, Aceh Province. Various problems were identified such as cracked lining and wild vegetation around the network. These issues have impact on water losses along the channels’ conveyances through evaporation, seepage, operational factors and leakage. The input – output discharge measurement is used to determine the water loss and the value of the efficiency of water distribution in the Irrigation network. In addition, the evaporation and seepage loss are also calculated to find out the percentage of the loss from these two factors. The results shown that the maximum and minimum loss is from BS3RG and BS4RG which are 0,027 m3/sec and 0,004 m3/sec, respectively. The values are correlated to the efficiency values which are the highest 84,23% from BS4RG and 36,908% from BS3RG. It is confirmed that the two factors of evaporation and seepage are not the significant factor to the conveyance water loss.
Pengaruh Penambahan Crumb Rubber pada Campuran AC-BC Menggunakan Substitusi Filler Abu Sekam Padi terhadap Karakteristik Marshall Wildan Zikrullah; Lis Ayu Widari; Muthmainnah Muthmainnah; Burhanuddin Burhanuddin; Fadhliani Fadhliani; Zuraida Zuraida
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2025): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v1i1.22002

Abstract

AC-BC (Aspal Concrete Binder Course) adalah lapisan perkerasan yang terletak dibawah lapisan aus (wearing course) serta diatas lapisan pondasi (base course). Filler merupakan bahan pengisi campuran yang berfungsi untuk meningkatkan stabilitas dan mengurangi rongga udara dalam campuran lapisan perkerasan. Crumb Rubber dan abu sekam padi merupakan limbah yang terdapat di lingkungan masyarakat yang belum banyak termanfaatkan, Sehingga di masyarakat umum masih menjadi sampah. Pemanfaatan Crumb Rubber selaku bahan tambah pada campuran AC-BC ialah salah satu upaya guna mengurangi limbah, ban bekas yang selama ini cuma dibakar guna mengurangi limbah dimana bisa mencemari lingkungan akibat pembakaran. Begitupun dengan abu sekam padi selain mengurangi limbah beberapa keuntungan yang jelas terlihat dari abu sekam sebagai bahan Filler diantaranya mengingat sulitnya mendapatkan abu batu (dust) yang digunakan sebagai Filler pada campuran laston, maka abu sekam padi dapat dijadikan bahan alternatif material jalan sebagai pengganti Filler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan besarnya nilai karakteristik Marshall terhadap penambahan Crumb Rubber pada aspal dan subtitusi Filler abu sekam padi terhadap parameter Marshall pada campuran aspal AC-BC. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode ekperimen yang dilakukan di laboratorium. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu Berdasarkan hasil pemeriksaan dan analisa karakteristik campuran beraspal panas dengan Penambahan Crumb Rubber 0%, 3%, 4% dan 5%. Pada campuran AC-BC menggunakan Subtitusi Filler abu sekam padi 6% dapat mempengaruhi semua nilai parameter Marshall, Variasi optimum karakteristik Marshall didapat pada variasi penambahan Crumb Rubber (aspal) 3% dan subtitusi Filler abu sekam padi 6%, dimana pada variasi tersebut semua karakteristik  Marshall memenuhi spesifikasi binamarga tahun 2018  revisi 2  untuk menjadi campuran AC-BC.
Analisis Stabilitas Lereng Jalan Tol Ruas Sigli - Banda Aceh Muhammad Iqbal Alfathan; Fasdarsyah Fasdarsyah; Lis Ayu Widari; Said Jalalul Akbar; Muthmainnah Muthmainnah
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26465

Abstract

Pembangunan jalan tol sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional memerlukan perencanaan geoteknik yang cermat, khususnya pada pekerjaan timbunan di daerah dengan topografi tidak seragam. Salah satu permasalahan utama yang sering dihadapi adalah ketidakstabilan lereng timbunan akibat variasi sudut kemiringan dan penambahan beban konstruksi, yang berpotensi menimbulkan longsor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai faktor keamanan (safety factor) lereng timbunan pada proyek Jalan Tol Ruas Sigli–Banda Aceh STA 8+650 serta mengevaluasi pengaruh variasi sudut kemiringan lereng terhadap stabilitas timbunan sebelum dan sesudah pembebanan. Metode yang digunakan meliputi perhitungan manual dengan metode Bishop yang disederhanakan dan pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak GeoStudio (Slope/W). Data penelitian berupa parameter tanah, geometri lereng, serta beban perkerasan dan lalu lintas diperoleh dari laporan geoteknik proyek. Hasil analisis lereng asli dengan sudut kemiringan 30° bahwa sebelum pembebanan nilai safety factor sebesar 2,32 untuk geostudio dan 2,30 untuk metode bishop, setelah ditambahkan pembebanan nilai faktor keamanan menurun menjadi 1,69 dan 1,67. Pada sudut kemiringan bervariasi menunjukkan kemiringan 25° nilai safety factor sebesar 2,66 dan terus menurun hingga 1,36 pada kemiringan 60° sebelum pembebanan, pola yang sama juga terjadi pada kondisi sesudah pembebanan, dimana nilai safety factor turun dari 1,93 pada kemiringan 25° menjadi 0,94 pada kemiringan 60°. Temuan ini menegaskan bahwa sudut kemiringan lereng merupakan parameter dominan dalam menentukan stabilitas timbunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan lereng yang lebih landai diperlukan untuk menjaga keamanan konstruksi, serta merekomendasikan penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan pengaruh muka air tanah, curah hujan, dan beban gempa.
Perbandingan Anggaran Biaya Menggunakan Analisis AHSP 2016 dan AHSP 2022 Rauzatul Munawarah; Muthmainnah Muthmainnah; Said Jalalul Akbar; Nura Usrina; Fasdarsyah Fasdarsyah
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26757

Abstract

Perencanaan anggaran biaya merupakan tahapan penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi guna menjamin efisiensi, ketepatan perhitungan, dan pengendalian biaya. Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada proyek konstruksi di Indonesia umumnya mengacu pada Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Seiring dengan perkembangan teknologi konstruksi, perubahan metode kerja, serta dinamika kondisi ekonomi, pemerintah melakukan pembaruan standar AHSP dari AHSP 2016 menjadi AHSP 2022. Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi pembentukan koefisien alat dan tenaga kerja yang berdampak langsung pada besarnya anggaran biaya proyek. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pembentuk koefisien alat dan tenaga kerja antara AHSP 2016 dan AHSP 2022 serta menganalisis pengaruh perbedaan tersebut terhadap total anggaran biaya proyek konstruksi jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif komparatif dengan pendekatan studi kasus pada Proyek Preservasi Jalan Buket Rata. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang meliputi dokumen RAB, Bill of Quantity (BoQ), serta data harga bahan, upah tenaga kerja, dan biaya alat. Analisis dilakukan dengan menghitung kembali harga satuan pekerjaan berdasarkan kedua standar AHSP, kemudian membandingkan hasil total biaya yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada nilai koefisien alat dan tenaga kerja antara AHSP 2016 dan AHSP 2022 yang berdampak pada perubahan total anggaran biaya proyek. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan bahan pertimbangan bagi praktisi konstruksi dalam menyusun estimasi biaya yang lebih akurat dan sesuai dengan regulasi terbaru.
Upaya Penanggulangan Kemacetan Lalu Lintas Guna Kelancaran Pariwisata Di Daerah Danau Lut Tawar Yogi Juanda; Burhanuddin Burhanuddin; Nanda Savira Ersa; M Fauzan; Muthmainnah Muthmainnah
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i2.29125

Abstract

Ruas Jalan Takengon-Bintang di kawasan wisata Danau Lut Tawar mengalami penurunan kinerja signifikan pasca longsor akibat penyempitan geometrik menjadi jalur sementara (detour) lebar efektif ±5 m (2/2 TT) serta tingginya hambatan samping dari aktivitas wisata dan lalu lintas lokal. Penelitian ini menganalisis karakteristik dan kinerja ruas jalan tersebut menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 melalui survei volume, kecepatan, hambatan samping, dan geometrik selama tujuh hari. Hasil menunjukkan kapasitas turun tajam menjadi 1.102,25 skr/jam (FCLJ = 0,56; FCHS = 0,82), volume puncak mencapai 523,1 smp/jam pada Minggu sore, menghasilkan derajat kejenuhan (DJ) 0,45 (LOS C secara teknis). Namun, penerapan sistem buka-tutup dan traffic mixing antara arus wisatawan dan penduduk lokal menyebabkan kecepatan kendaraan berat turun hingga 11–15 km/jam serta antrian panjang, sehingga kinerja riil setara LOS D. Temuan ini menegaskan bahwa longsor tidak hanya mereduksi kapasitas geometrik, tetapi juga memperburuk hambatan samping di koridor wisata, sehingga menghasilkan degradasi kinerja yang lebih parah daripada nilai DJ numerik semata. Kontribusi akademik penelitian terletak pada penyediaan bukti empiris hubungan antara bencana alam, karakteristik wisata, dan kinerja jalan di wilayah non-perkotaan, sekaligus memperkuat penerapan PKJI 2014 pada kondisi pascabencana sebagai dasar rekomendasi penanganan dan rekayasa lalu lintas yang lebih kontekstual.