Syaiful Bahri Djamarah
UIN Antasari Banjarmasin

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ijss

Analisis Kesiapan Mental Peserta Didik SMP Terhadap Penggunaan Media Sosial Barkudin Barkudin; Helmi Qodrat Ichtiat; Syaiful Bahri Djamarah; Marzuki Marzuki; Sri Mulyeni
Indonesian Journal of Social Science Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v4i1.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan mental peserta didik tingkat SMP dalam menggunakan media sosial, khususnya pada aspek kedewasaan berinteraksi, kesadaran terhadap risiko digital, kemampuan mengelola waktu, dan literasi digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Sampel penelitian berjumlah 86 siswa SMPN 3 Cisarua yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Instrumen berupa angket skala empat pilihan yang mengukur kesiapan mental peserta didik pada masing-masing indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori “Siap” dan “Kurang Siap” dalam berbagai aspek penggunaan media sosial. Pada aspek kedewasaan berinteraksi, 59% siswa tergolong sangat siap, namun 17% masih kurang siap. Pada aspek kesadaran risiko digital, 48% sangat siap dan 28% kurang siap. Kemampuan mengelola waktu menunjukkan 45% sangat siap, sementara 29% kurang siap. Adapun pada literasi digital, hanya 7% sangat mampu, sedangkan 60% berada pada kategori kurang mampu. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian siswa memiliki kesiapan mental yang baik, masih diperlukan penguatan literasi digital dan pendampingan penggunaan media sosial secara sehat dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan sekolah dalam merancang program edukasi digital yang lebih terarah.
Manajemen Kelas yang Efektif Dalam Mengatasi Bulying di Era Digital Syaiful Bahri Djamarah; Arya Tangkas; Mawiyati Marwiyati; Risa Karmida; Asrul Zain Asy'ari
Indonesian Journal of Social Science Vol. 4 No. 2 (2026): JULY-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v4i2.214

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap pola interaksi peserta didik, termasuk meningkatnya risiko terjadinya bullying dan cyberbullying di lingkungan pendidikan. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan manajemen kelas yang efektif sebagai strategi preventif dan kuratif dalam mengatasi berbagai bentuk perundungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen kelas yang efektif dalam mengatasi bullying di era digital serta mengidentifikasi strategi yang diterapkan guru dalam menciptakan iklim pembelajaran yang positif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru, kepala sekolah, dan peserta didik, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen kelas yang efektif melalui penyusunan aturan kelas secara partisipatif, disiplin positif, pembelajaran kolaboratif, komunikasi yang terbuka, penguatan pendidikan karakter, serta integrasi literasi digital mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua berperan penting dalam mencegah serta menangani bullying dan cyberbullying secara lebih efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen kelas yang efektif merupakan strategi yang relevan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital karena tidak hanya mampu menekan perilaku bullying, tetapi juga mendukung perkembangan karakter, keterampilan sosial, dan kesejahteraan peserta didik.