Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

URGENSI MEDIA BERBASIS DIGITAL DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Nurhikmah Laili; Ristra Sandra Ritonga
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 3 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i3.577-586

Abstract

Pembelajaran berbasis media digital pada anak usia dini tentu akan melibatkan pendidik (Guru) dan orang tua dalam proses pelaksanaannya untuk membantu perkembangan anak usia dini.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara yang dilakukan pada beberapa guru PAUD yang berada dibeberapa kota di Sumatera Utara. Dari beberapa manfaat yang sudah dikemukakan di atas, maka secara tidak langsung Pendidik dituntut untuk meningkatkan dan memahami inovasi dan kreativitas dalam menciptakan proses pembelajaran berbasis teknologi yang dapat digunakan dalam pembuatan media pembelajaran. Selanjutnya berdasarkan hasil observasi dibeberapa satuan Pendidikan Anak Usia Dini, peneliti dapat menjabarkan urgensi dari penggunaan media pembelajaran berbasis digital pada proses pembelajaran anak usia dini yaitu sebagai berikut: (1) Menarik perhatian anak usia dini yang memiliki karakteristik unik dengan rasa ingin tahunya; (2) Membantu Guru untuk lebih praktis dalam pembuatan media pembelajaran (3) Dapat dikerjakan dimana saja; dan (4) pembelajaran yang dihasilkan akan lebih update sehingga anak akan terus mendapatkan informasi terbaru. 
PENERAPAN PLAY THERAPY PADA ANAK YANG MENGALAMI TEMPER TANTRUM USIA 4-5 TAHUN Yunita Fedriani Ritonga; Ristra Sandra Ritonga
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 3 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i3.595-603

Abstract

Masa anak-anak merupakan masa rasa ingin tahunya tinggi sehingga selalu mencari tahu hal-hal baru yang membuat anak-anak pensaran tanpa memikirkan konsekuensinya. Seringkali, jika kita berada di tempat umum akan menemukan peristiwa dimana anak akan menangis, berteriak, hingga menghentakkan dan menendang kakinya jika sesuatu hal tidak terwujud. Tantrum merupakan salah satu masalah yang terjadi pada spek perkembangan emosional anak, dimana anak tidak bisa mengontrol emosinya. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatif deskriptif. Play Therapy merupakan salah satu proses terapi yang diberikan kepada klien dengan cara bermain sehingga klien atau anak akan lebih senang saat menjalankan terapi tersebut. Adapun tiga tahapan pelaksanaan play therapy yaitu (1) rancangan treatment; (2) pelaksanaan treatment; dan (3) evaluasi treatment. Dalam menunjang pelaksanaan play therapy terdapat beberapa metode yaitu: (1) Permainan boneka; (2) bercerita; (3) kotak pasir; dan (4) menggambar. Play therapy diharapkan menjadi penerapan yang tepat untuk mengatasi sikap tantrum
STRATEGI GURU DALAM MENANGANI ANAK USIA 4-5 TAHUN YANG MENGALAMI TEMPER TANTRUM DI RA BAHRUL ILMI PADANG SIDEMPUAN Nanda Sari Harahap; Ristra Sandra Ritonga
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 3 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i3.610-616

Abstract

Perilaku tantrum merupakan kesulitan individu dalam mengontrol emosi yang dirasakannya sehingga individu akan mengaplikasikannya dengan emosi marah atau menangis yang diluar dari batas normal. Perilaku tantrum sendiri sering terjadi pada anak usia dini, hal ini dikarenakan anak belum mampu mengontrol emosi yang mereka rasakan. Penelitian ini sendiri memiliki tujuan untuk emndeskripsikan perilaku tantrum dan strategi yang digunakan guru untuk membantu anak dalam mengontrol emosinya sehingga intensitas tantrum anak tidak lama dan terlalu sering. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Dalam hal ini yang akan menjadi subjek penelitiannya adalah guru dan kepala sekolah di RA Bahrul Ilmi Padang Sidempuan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tiga stretegi yang sering digunakan guru untuk meredakan perilaku tantrum pada anak yaitu bercerita, menasehati, dan mengalihkan pemikiran anak pada hal yang menyenangkan. Namun strategi yang paling sering digunakan oleh guru adalah menasehti anak jika sudah memukul teman dan melempar barang disekitarnya.
Efektivitas Play Therapy dalam Pengendalian Emosi Anak Usia 3 sampai 5 Tahun Ristra Sandra Ritonga; Rita Nofianti; Daud Arifin; Sabrina Patuzahra
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol. 11, No. 1: Mei 2024
Publisher : diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Sriwijaya Jl. Palembang Prabumulih KM 3.2 Palembang-Indonesia Email: jkk@fkip.unsri.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jkk.v11i1.14

Abstract

Early childhood is only able to express emotions by crying which in the end will become a tantrum in early childhood. One therapy that can be implemented is play therapy where children can easily express their emotions by playing, such as coloring and so on. This research was carried out using the meta analysis method so that the research results were obtained based on previous research. Meta analysis was carried out on eleven journals taken from Google Scholar and Eric Journal. The results of his research explained that almost all the journals that were used as informants for the results of his research explained that play therapy was very suitable for controlling the emotions of early childhood.
Penanaman Nilai Multikultural pada Anak di PAUD Az-Zahra Sihepeng Dua Mandailing Natal Farida Hannum; Ristra Sandra Ritonga
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 2 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i2.20087

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Penanaman Nilai Multikultural Pada Anak Di Paud Az-Zahra Sihepeng Dua Mandailing Natal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif yang mendeskripsikan data menggunakan rangkaian kalimat dan Metode yang digunakan dalam penelitian adalah wawancara percakapan dua orang atau lebih mengenai suatu masalah tertentu dapat berupa tanya jawab untuk menghasilkan data yang diperlukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penanaman nilai Multikultural Pada Anak Di Paud Az-Zahra Sihepeng Dua Mandailing Natal yaitu dengan cara memberi memotivasi, menasehati, mendidik, membimbing, dan menjadi model teladan. Penanaman nilai kebhinekaan dengan cara memberi arahan bahwa meskipun kita berbeda budaya, suku, ras dan agama kita berstatus sama. Penanaman nilai toleransi dengan mengenalkan sifat-sifat baik kepada anak usia dini dengan cara pembiasaan, pemberian nasehat pada anak usia dini saat pelajaran dikelas. Penanaman nilai toleransi melalui metode bercerita, menunjukan bahwa budaya di Indonesa berbeda. Penanaman nilai kemanusian menggunakan media gambar karena gambar merupakan salah satu media rancangan yang sederhana, menarik minat anak. Penanaman nilai kearifan lokal seperti pembiasaan tadarus, berjanjen, ziarah kubur.
Pola Asuh Ayah dalam Pembentukan Perilaku Prososial Anak Usia Dini di Desa Tanjung Padang Lawas Rokiah Daulay; Ristra Sandra Ritonga
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 2 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i2.20151

Abstract

Peran ayah dalam sebuah keluarga tidak hanya terbatas pada mencari nafkah, tetapi juga berperan secara aktif dalam pengasuhan anak dan mengawal perkembangan anak dari masa ke masa, yang meliputi kemampuan kognitif, perilaku dan hubungan sosial, serta kesehatan mental dan fisik anak. Kehadiran ayah sebagai kepala keluarga atau pemimpin membuat ayah sering kali dijadikan idola dan panutan bagi anak-anaknya. Perilaku prososial anak dipengaruhi oleh sosok idola anak yaitu seorang ayah. Tujuan penelitian ini untuk melihat pola pengasuhan yang dilakukan setiap ayah dalam membentuk perilaku prososial anak usia dini di Desa Tanjung Padang Lawas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik angket questionnaire dan observasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pola asuh ayah dalam perilaku prososisal anak yaitu rata-rata ayah selalu menerapkan pola autoritatif sebesar 36% dengan kategori kurang, intensitas kadang-kadang dari pola asuh permisif ebesar 58% dengan kategori cukup, intensitas kadang-kadang dari pola asuh otoriter sebesar 39% dengan kategori kutang, serta intensitas kadang-kadang perilaku prososial sebesar 35% dengan kategori kurang. Rendahnya hasil pola asuh ayah dipengaruhi oleh faktor sosiodemografi yang meliputi usia, pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan serta keterlibatan intensitas komunikasi. Sedangkan rendahnya perilaku prososial karena dipengaruhi oleh modeling dari orang tua, komunikasi, dan kebiasaan.
Implementation of A Clean and Healthy Lifestyle to Increase Self Endurance for Children Aged 5-6 Years at PG-TK Panca Budi Medan Desmila Fajaria; Ristra Sandra Ritonga; Asmidar Parapat
International Journal of Society and Law Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Multidimensi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A clean and healthy lifestyle is very important to be taught to children from an early age. The school environment is one of the places where children meet and interact with many people. Therefore, it is necessary to pay attention to the implementation of a clean and healthy lifestyle at school, because it will have an impact on children's self-endurance or the child's immune system. This research aims to find out how the process of implementing a clean and healthy lifestyle at PG-TK Panca Budi Medan. This study uses a quantitative approach with. One group pre-test and post-test methods. The result of the average pretest score was 58 while the postest was 77.83, it can be seen that there is a significant increase in children's self-endurance. Data was obtained through periodic observations, questions and answers to children, and documentation. The criteria for the subject of this study are children aged 5-6 years or the Kindergarten B group. The results of this study are: the application of a clean and healthy lifestyle to increase self endurance in children aged 5-6 years is successful, the child's ability to implement a clean and healthy lifestyle, and the self endurance increases well.