Indra Atriyana Saputra
Universitas Muhammadiyah Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Revitalisasi Perpustakaan Sekolah Sebagai Upaya Meningkatkan Budaya Literasi Siswa MTS MBS Selong Nusa Tenggara Barat Maemunah Maemunah; Adinda Adinda; Dea Hafidzah; Nila Sari; Muhamad Khatami Rafsanjani; Indra Atriyana Saputra; Kusmiati Kusmiati; Rusdianto Rusdianto; Marida Ullah
Melayani: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Melayani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/melayani.v2i3.322

Abstract

Minat baca siswa di madrasah masih menjadi tantangan besar dalam penguatan kualitas pendidikan. Perpustakaan sekolah, sebagai ruang strategis pembentukan budaya literasi, sering kali tidak difungsikan secara optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi perpustakaan MTs MBS Selong melalui kolaborasi mahasiswa PLP II Universitas Muhammadiyah Mataram dengan warga sekolah guna menciptakan ruang literasi yang inklusif dan fungsional. Menggunakan pendekatan partisipatif kolaboratif, pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga tahap utama: observasi kondisi awal, perencanaan kolaboratif, serta implementasi penataan fisik dan klasifikasi koleksi perpustakaan. Evaluasi aspek personal mahasiswa juga dilakukan secara kualitatif melalui instrumen observasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan terhadap kualitas fisik ruang perpustakaan, termasuk sistem klasifikasi berbasis kode warna dan tata letak yang lebih ergonomis. Intervensi ini mendorong peningkatan partisipasi siswa dalam aktivitas membaca serta memicu keterlibatan guru dan kepala madrasah dalam pengelolaan literasi. Penilaian aspek personal mahasiswa memperlihatkan penguatan karakter profesional, terutama dalam dimensi tanggung jawab, kepemimpinan, dan kerja sama. Studi ini menegaskan bahwa revitalisasi perpustakaan sekolah bukan sekadar transformasi ruang, tetapi juga sebagai wahana pendidikan karakter dan penguatan budaya literasi yang berkelanjutan. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi antara program PLP dan pengabdian masyarakat dalam konteks lokal. Ke depan, model ini dapat direplikasi pada sekolah dengan kondisi serupa sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan. Kata kunci: Perpustakaan sekolah, literasi siswa, revitalisasi, PLP II, pendidikan karakter.
PELATIHAN INTEGRATED SKILLS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI BOARDING SCHOOL MU’ALLIMIN MUHAMMADIYAH LOMBOK BARAT Ilham Ilham; Siti Agrippina Alodia Yusuf; Moh. Fauzi Bafadal; Indra Atriyana Saputra; Fira Fira; Rima Rahmaniah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45731

Abstract

Peningkatan keterampilan berbahasa Inggris menjadi kebutuhan esensial dalam dunia pendidikan, terutama bagi siswa di lingkungan boarding school yang membutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan komprehensif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris siswa secara terpadu (integrated skills) melalui metode pelatihan. Mitra dalam kegiatan ini adalah 32 siswa dari Boarding School Mua’llimin Lombok Barat. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada guru mengenai metode integrated skills dan pemanfaatan media pembelajaran digital, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan intensif kepada siswa. Pelatihan ini dirancang untuk mengembangkan empat keterampilan utama dalam bahasa Inggris, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis, secara simultan. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran angket yang terdiri dari 14 butir soal untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan keterampilan bahasa Inggris siswa sebesar 22,72%. Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan aktif selama sesi pelatihan, serta peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris secara lisan maupun tulisan. Keberhasilan program ini mengindikasikan bahwa metode integrated skills dan penggunaan media digital efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris. Diharapkan hasil pengabdian ini dapat menjadi referensi bagi program serupa di lingkungan pendidikan berbasis asrama.